Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peran Kekuatan Tubuh Bagian Atas dan Bawah terhadap Akurasi Lemparan Tiga Poin dan Lemparan Bebas pada Pemain Basket Perguruan Tinggi Andi Febi Irawati; Muhammad Ivan Miftahul Aziz
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 5 No 2 (2025): Juni: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v5i2.1243

Abstract

Study purpose. This study aims to analyze the role of upper and lower body strength balance on three-point shooting accuracy and free throws in college basketball players. The balance of upper and lower body strength is one of the important factors in supporting the ability of shooting techniques, especially in static and dynamic situations. Materials and methods. The research method used was quantitative correlational involving 17 purposively selected college basketball athletes. The instruments used included an upper body strength test using Bench Press 1 Repetition Maximum, a lower body strength test using Back Squat 1 Repetition Maximum, and a three-point throw accuracy test and free throw. The data were analyzed using simple regression and correlation techniques. Result. The results showed that there was a significant relationship between the balance of upper and lower body strength (UB/LB ratio) and the accuracy of free throws (R² = 0.362; p = 0.011) and three-point throws (R² = 0.485; p = 0.002). The regression equation obtained for free throws is Free-Throw = 2.24 + 5.97 × UB/LB Ratio, while for three-point throws is Three-Point = -0.97 + 8.00 × UB/LB Ratio. Conclusion. These results show that the more balanced the upper and lower body strength, the higher the level of shot accuracy achieved, with a greater contribution to the influence on the three-point shot. This study recommends the importance of an exercise program that emphasizes the balance of upper and lower body strength as an effort to improve the shooting performance of basketball players.
PENGARUH LATIHAN RESISTED SPRINT TERHADAP ACCELERATION PERFORMANCE PADA ATLET BOLA BASKET Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Andi Sahrul Jahrir
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6633

Abstract

Kemampuan akselerasi merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang penting dalam permainan bola basket karena mendukung berbagai aktivitas eksplosif seperti transisi menyerang dan bertahan, mengejar bola, serta menciptakan keunggulan posisi terhadap lawan. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah latihan resisted sprint. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan resisted sprint terhadap acceleration performance atlet bola basket BKMF Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 28 atlet yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Sprint Test 10 Meter untuk mengukur kemampuan akselerasi atlet. Perlakuan berupa program latihan resisted sprint dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali per minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu Sprint Test 10 Meter menurun dari 2,13 ± 0,06 detik pada pretest menjadi 1,99 ± 0,04 detik pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t sebesar 8,24 dengan nilai signifikansi 0,00, sedangkan nilai effect size sebesar 1,56 yang termasuk kategori pengaruh besar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa latihan yang diberikan mampu meningkatkan kemampuan akselerasi atlet secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan resisted sprint memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan acceleration performance atlet bola basket.
HUBUNGAN PHYSICAL SELF-CONCEPT DENGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK PADA SISWA SMA KARTIKA XX-1 MAKASSAR Andi Sahrul Jahrir; Muhammad Ivan Miftahul Aziz
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan physical self-concept dengan tingkat aktivitas fisik pada siswa SMA Kartika XX-1 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 132 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Physical Self-Description Questionnaire Short Form(PSDQ-S) untuk mengukur physical self-concept dan International Physical Activity Questionnaire Short Form (IPAQ-SF) untuk mengukur tingkat aktivitas fisik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata physical self-concept siswa sebesar 134,76 ± 18,44, sedangkan rata-rata aktivitas fisik sebesar 2.148,52 ± 1.052,38 MET-menit/minggu. Sebagian besar siswa memiliki physical self-concept kategori sedang (53,8%) dan aktivitas fisik kategori sedang (62,1%). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara physical self-concept dan tingkat aktivitas fisik (r = 0,468; p < 0,001). Selain itu, physical self-concept memberikan kontribusi sebesar 21,9% terhadap variasi aktivitas fisik siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi positif siswa terhadap kondisi dan kemampuan fisiknya berkaitan dengan kecenderungan yang lebih tinggi untuk terlibat dalam aktivitas fisik. Oleh karena itu, pengembangan physical self-concept perlu menjadi bagian penting dalam program pendidikan jasmani dan promosi gaya hidup aktif di lingkungan sekolah.
Efektivitas Program Psychological Skills Training (PST) dalam Meningkatkan Mental Toughness pada Atlet Bola Basket Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Andi Sahrul Jahrir
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4100

Abstract

Mental toughness merupakan faktor krusial dalam olahraga bola basket yang memengaruhi performa atlet dalam menghadapi tekanan dan tantangan kompetitif. Namun, tidak semua atlet memiliki ketangguhan mental yang optimal, terutama atlet muda yang masih dalam tahap pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program Psychological Skills Training (PST) dalam meningkatkan mental toughness pada atlet bola basket. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 30 atlet bola basket yang tergabung dalam BKMF Bola Basket FIK UNM, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Program PST berlangsung selama 8 minggu dengan sesi mingguan yang mencakup teknik goal setting, visualisasi, self-talk, relaksasi, dan pengaturan emosi. Pengukuran mental toughness dilakukan menggunakan Mental Toughness Questionnaire 48 (MTQ48) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis statistik menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok PST dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Skor rata-rata mental toughness pada kelompok PST meningkat dari 149,67 menjadi 178,40 setelah intervensi, sedangkan kelompok kontrol hanya mengalami peningkatan kecil dari 148,67 menjadi 159,53. Temuan ini menunjukkan bahwa PST efektif dalam meningkatkan ketangguhan mental atlet bola basket, sehingga dapat menjadi strategi yang direkomendasikan bagi pelatih dalam program pengembangan atlet. Hasil penelitian ini juga menekankan pentingnya integrasi PST dalam kurikulum pelatihan untuk membangun kesiapan psikologis atlet menghadapi kompetisi.
Peran Ekstrakurikuler Karate dalam Mengembangkan Resiliensi Mental Atlet Muda di SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar Andi Sahrul Jahrir; Muhammad Ivan Miftahul Aziz
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i6.4101

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ekstrakurikuler karate dalam mengembangkan resiliensi mental atlet muda di SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 23 atlet karate yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan Resilience Scale for Adolescents (READ) dan dianalisis dengan uji statistik deskriptif, uji-t, ANOVA, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47.9% responden telah berlatih lebih dari 1 tahun dengan intensitas 3-4 kali/minggu (39.1%). Skor resiliensi total atlet berada pada kategori sedang-tinggi (93.5±9.8), dengan nilai tertinggi pada aspek struktur personal (21.3±4.1). Analisis statistik mengungkap perbedaan signifikan dalam resiliensi berdasarkan lama latihan (p=0.01) dan korelasi positif antara intensitas latihan dengan tingkat resiliensi (r=0.52; p=0.01). Temuan ini menunjukkan bahwa karate berkontribusi positif terhadap pengembangan resiliensi mental, khususnya dalam membangun disiplin diri dan kemampuan adaptasi. Penelitian ini merekomendasikan pengoptimalan program ekstrakurikuler karate sebagai sarana pengembangan karakter siswa di sekolah kejuruan. Keterbatasan penelitian terletak pada jumlah sampel yang relatif kecil dan desain penelitian yang tidak menguji hubungan kausal. Penelitian lanjutan dengan pendekatan longitudinal dan sampel lebih besar diperlukan untuk memperkuat temuan ini.
Pengaruh Exercise self-efficacy terhadap Aktivitas Fisik Mahasiswa : Analisis Perbedaan Gender Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Andi Sahrul Jahrir
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v6i1.13559

Abstract

Aktivitas fisik mahasiswa cenderung rendah akibat perubahan gaya hidup dan tuntutan akademik, sehingga diperlukan kajian terhadap faktor psikologis yang memengaruhinya, salah satunya exercise self-efficacy. Selain itu, perbedaan gender diduga turut memengaruhi hubungan antara self-efficacy dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh exercise self-efficacy terhadap aktivitas fisik mahasiswa serta menguji peran gender sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 117 mahasiswa PJKR FIK UNM yang dipilih melalui stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Exercise self-efficacy Scale (ESES) dan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan berdasarkan gender pada exercise self-efficacy (t = 2,12; p = 0,036) dan aktivitas fisik (t = 2,45; p = 0,016). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa exercise self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap aktivitas fisik (β = 0,48; t = 5,82; p < 0,001; R² = 0,23). Selain itu, hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa interaksi antara exercise self-efficacy dan gender signifikan (β = 0,21; t = 2,05; p = 0,042) dengan peningkatan koefisien determinasi menjadi R² = 0,29. Disimpulkan bahwa exercise self-efficacy berpengaruh terhadap aktivitas fisik mahasiswa, dan gender berperan sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut.
Pengaruh Functional Training Selama 8 Minggu terhadap Performa Fisik Atlet Bolabasket Mahasiswa Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Andi Febi Irawati
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i1.4062

Abstract

Performa fisik merupakan komponen penting dalam permainan bolabasket, namun program latihan yang digunakan di tingkat mahasiswa masih didominasi oleh latihan konvensional yang berfokus pada penguatan otot secara terisolasi dan belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan gerak permainan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Functional Training selama delapan minggu terhadap performa fisik atlet bolabasket mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas 32 atlet bolabasket mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok Functional Training (n=16) dan kelompok latihan konvensional (n=16). Program latihan dilaksanakan selama delapan minggu dengan frekuensi dua kali per minggu. Performa fisik diukur menggunakan tes sprint 20 meter, T-test agility, vertical jump test, dan push-up test. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired samples t-test, uji independent samples t-test, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Functional Training mengalami peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelompok latihan konvensional pada seluruh variabel performa fisik. Kecepatan lari meningkat dari 3,43±0,05 detik menjadi 3,16±0,04 detik, kelincahan dari 10,09±0,18 detik menjadi 9,26±0,16 detik, daya ledak otot tungkai dari 51,38±2,41 cm menjadi 58,38±2,42 cm, serta daya tahan kekuatan otot dari 31,38±2,51 repetisi menjadi 42,81±2,98 repetisi (p<0,001). Disimpulkan bahwa Functional Training lebih efektif dibandingkan latihan konvensional dalam meningkatkan performa fisik atlet bolabasket mahasiswa.
Coaching Clinic Teknik Dasar Bolabasket pada Anak Usia Sekolah Dasar Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Andi Sahrul Jahrir; Andi Febi Irawati; Sufitriyono; Sudirman Burhanuddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i1.30

Abstract

Anak usia sekolah dasar adalah tahap penting dalam perkembangan fisik, mental, dan sosial mereka. Pengenalan olahraga, khususnya bola basket, melalui coaching clinic merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan minat olahraga sejak dini. Artikel ini membahas kegiatan coaching clinic yang dilakukan di Makassar dengan melibatkan 20 peserta anak usia sekolah dasar. Program ini bertujuan untuk mengajarkan teknik dasar bola basket, seperti dribbling, passing, dan shooting, serta menanamkan nilai-nilai sosial seperti kerja sama dan disiplin. Metode pelatihan mencakup sosialisasi dan demonstrasi langsung, yang dirancang untuk mendorong perkembangan motorik, keseimbangan, serta keterampilan sosial peserta. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman teknik bola basket dan mendorong aktivitas fisik anak-anak, yang diharapkan dapat memunculkan potensi atlet muda di masa depan.
Sosialisasi Pemahaman Masyarakat Tentang Kebugaran Jasmani Menghadapi SNBT Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Irvan; Sufitriyono; Andi sahrul Jahrir; Muhammad Akbar Syafruddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan sosialisasi terkait Tes Keterampilan Olahraga dan Kebugaran Jasmani dalam konteks Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya siswa, terhadap pentingnya kebugaran jasmani dan aturan tes keterampilan. Program ini ditujukan untuk mengatasi kurangnya pemahaman tentang kebugaran jasmani dan tantangan pelaksanaan tes keterampilan yang jarang diterapkan di satuan pendidikan, terutama di Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi, program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap kebugaran jasmani sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Selain itu, kegiatan ini memperkenalkan materi Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang relevan dengan kebutuhan peserta. Hasilnya, peserta memahami berbagai aspek kebugaran jasmani, seperti kesehatan fisik, aktivitas fisik, nutrisi, penurunan risiko penyakit, manfaat kesehatan mental, gaya hidup sehat, pendidikan, instrumen pengukuran, dan pengaruh lingkungan. Sosialisasi ini juga menumbuhkan antusiasme peserta untuk mempersiapkan diri lebih baik dalam mengikuti SNBT, terutama di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar.
Forum Group Discussion PickleBall Club Kab. Maros Muhammad Ivan Miftahul Aziz; Irvan; Andi Sahrul Jahri; Andi Febi Irawati; Sufitriyono
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v2i2.219

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Club Pickleball Kabupaten Maros terhadap aturan serta teknik dasar permainan pickleball. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh permintaan langsung dari pihak club yang telah terbentuk namun masih memiliki keterbatasan dalam aspek edukatif dan teknis permainan. Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD) sebagai media penyampaian teori secara partisipatif, dan simulasi permainan sebagai bentuk praktik langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan rata-rata skor post-test mencapai 85% dibandingkan pre-test sebesar 48%. Selain itu, simulasi permainan turut meningkatkan keterampilan teknis dan kepercayaan diri peserta dalam bermain. Kegiatan ini juga berhasil memfasilitasi ruang dialog, memperkuat kohesi sosial dalam komunitas, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan olahraga berbasis masyarakat di Kabupaten Maros. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelatihan lanjutan dan dukungan infrastruktur agar pengembangan pickleball di daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan. Kata Kunci: pickleball, forum group discussion, pengabdian masyarakat, edukasi olahraga