Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Panjang Tungkai dan Daya Ledak Otot Kaki terhadap Kemampuan Berubah Arah pada Atlet Bolabasket Aziz, Muhammad Ivan Miftahul; Irawati, Andi Febi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i1.2584

Abstract

Kemampuan berubah arah (Change of Direction) merupakan faktor penting dalam performa atlet bola basket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara panjang tungkai dan daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan berubah arah pada atlet bola basket BKMF FIK UNM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional pada 30 atlet. Pengukuran dilakukan dengan uji panjang tungkai, Vertical Jump Test untuk daya ledak otot tungkai, dan Illinois Agility Test untuk mengukur kemampuan berubah arah. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa panjang tungkai memiliki hubungan negatif signifikan dengan kemampuan berubah arah (CoD) (r = -0.384, p = 0.018), sedangkan daya ledak otot tungkai memiliki hubungan negatif lebih kuat dengan kemampuan berubah arah (r = -0.646, p = 0.000). Analisis regresi menunjukkan bahwa panjang tungkai dan daya ledak otot tungkai bersama-sama berkontribusi secara signifikan terhadap kemampuan berubah arah (CoD) (R² = 0.521, F = 14.694, p = 0.000). Dari koefisien regresi, diketahui bahwa daya ledak otot tungkai memiliki pengaruh lebih besar terhadap kemampuan berubah arah (CoD) dibandingkan panjang tungkai (β = -0.614, p = 0.000 vs. β = -0.324, p = 0.023). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai merupakan faktor utama dalam menentukan kemampuan berubah arah, sementara panjang tungkai juga berpengaruh tetapi dalam skala yang lebih kecil. Oleh karena itu, dalam program latihan atlet bola basket, fokus utama sebaiknya diberikan pada pengembangan daya ledak otot tungkai melalui latihan eksplosif seperti plyometrics untuk meningkatkan kemampuan berubah arah (CoD).
Analisis Komponen Kebugaran Fisik Atlet Bolabasket Kabupaten Sinjai Menjelang PORPROV 2025 Irawati, Andi Febi; Aziz, Muhammad Ivan Miftahul
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i4.3324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebugaran fisik atlet bolabasket Kabupaten Sinjai menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui tes kebugaran fisik. Sampel terdiri dari 33 atlet yang mengikuti pemusatan latihan, terdiri atas 15 atlet putra dan 18 atlet putri. Komponen kebugaran fisik yang diukur meliputi kekuatan otot, daya tahan kardiovaskular, kecepatan, kelincahan, dan fleksibilitas dengan instrumen tes terstandar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada pada kategori cukup hingga baik pada hampir semua komponen. Pada kekuatan otot, 46,7% atlet putra dan 50% atlet putri berada pada kategori tersebut. Daya tahan kardiovaskular memperlihatkan 60% atlet putra dan 61,1% atlet putri juga termasuk kategori cukup hingga baik. Komponen kecepatan menunjukkan 73,3% atlet putra dan 61,1% atlet putri berada pada kategori serupa. Pada kelincahan dan fleksibilitas, lebih dari 60% atlet secara keseluruhan menunjukkan hasil yang cukup hingga baik, meskipun terdapat atlet dengan kategori kurang hingga sangat kurang pada beberapa komponen. Kesimpulannya, tingkat kebugaran fisik atlet bolabasket Kabupaten Sinjai cukup baik tetapi memerlukan peningkatan, terutama pada daya tahan dan fleksibilitas, untuk memastikan kesiapan optimal menghadapi PORPROV 2025.
PENGARUH LATIHAN SMALL-SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN TACTICAL AWARENESS ATLET MUDA BOLA BASKET Aziz, Muhammad Ivan Miftahul
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.5795

Abstract

Kesadaran taktis (tactical awareness) merupakan aspek penting dalam performa permainan bola basket yang mencakup kemampuan membaca situasi, mengambil keputusan cepat, dan memahami strategi tim. Namun, banyak pelatih masih menggunakan metode latihan konvensional yang menekankan teknik dasar dan kurang mengasah kemampuan berpikir taktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan small-sided games (SSG) terhadap peningkatan tactical awareness atlet muda bola basket. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 22 atlet berusia 14–17 tahun dari klub Old School Basketball Makassar. Instrumen yang digunakan adalah Game Performance Assessment Instrument (GPAI) untuk menilai indikator decision making, support, dan cover. Program latihan dilaksanakan selama 6 minggu, dengan frekuensi 3 kali per minggu, menggabungkan format permainan 3v3 dan 4v4 untuk menstimulasi pengambilan keputusan dalam situasi permainan nyata. Analisis data menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor rata-rata tactical awareness setelah perlakuan (pretest = 61,3 ± 5,4; posttest = 78,6 ± 6,1; t-hitung = 8,42; p < 0,001). Peningkatan ini mencakup seluruh aspek GPAI, terutama pada kemampuan pengambilan keputusan dan dukungan terhadap rekan tim. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan small-sided games efektif dalam meningkatkan tactical awareness atlet muda bola basket, sekaligus mendukung pembelajaran taktis yang lebih kontekstual dan dinamis.
Program Senam Lansia Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Keseimbangan dan Mental Well-being Arfanda, Poppy Elisano; Sadzali, Muhammad; Aprilo, Ians; Aziz, Muhammad Ivan Miftahul; Mappaompo, M. Adam
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Lanjut usia merupakan kelompok masyarakat yang rentan mengalami penurunan kesehatan fisik dan mental. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup lansia adalah melalui aktivitas fisik terstruktur, seperti senam lansia. PKM ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program senam lansia terhadap peningkatan keseimbangan fisik dan mental well-being. PKM ini melibatkan 20 responden lansia di Panti Wreda Batara Hati Mulia. Data dikumpulkan melalui pengukuran keseimbangan fisik dan kuesioner mental well-being sebelum dan sesudah program. Analisis data dilakukan menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keseimbangan (t = 62,868; p < 0,001) dan mental well-being (t = ∞; p < 0,001). Peningkatan ini menunjukkan bahwa senam lansia yang dilakukan di Panti Wreda Batara Hati Mulia tidak hanya memperkuat otot dan koordinasi tubuh, tetapi juga mampu menurunkan rasa kesepian, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperbaiki suasana hati. Dengan demikian, program senam lansia dapat dipandang sebagai intervensi holistik yang efektif untuk meningkatkan kualitas hidup lansia melalui penguatan aspek fisik, mental, dan sosial.Kata kunci: senam lansia, keseimbangan, mental well-being
Pengaruh Functional Training Selama 8 Minggu terhadap Performa Fisik Atlet Bolabasket Mahasiswa Aziz, Muhammad Ivan Miftahul; Irawati, Andi Febi
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v16i1.4062

Abstract

Performa fisik merupakan komponen penting dalam permainan bolabasket, namun program latihan yang digunakan di tingkat mahasiswa masih didominasi oleh latihan konvensional yang berfokus pada penguatan otot secara terisolasi dan belum sepenuhnya sesuai dengan tuntutan gerak permainan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Functional Training selama delapan minggu terhadap performa fisik atlet bolabasket mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas 32 atlet bolabasket mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok Functional Training (n=16) dan kelompok latihan konvensional (n=16). Program latihan dilaksanakan selama delapan minggu dengan frekuensi dua kali per minggu. Performa fisik diukur menggunakan tes sprint 20 meter, T-test agility, vertical jump test, dan push-up test. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired samples t-test, uji independent samples t-test, serta perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok Functional Training mengalami peningkatan yang lebih besar dibandingkan kelompok latihan konvensional pada seluruh variabel performa fisik. Kecepatan lari meningkat dari 3,43±0,05 detik menjadi 3,16±0,04 detik, kelincahan dari 10,09±0,18 detik menjadi 9,26±0,16 detik, daya ledak otot tungkai dari 51,38±2,41 cm menjadi 58,38±2,42 cm, serta daya tahan kekuatan otot dari 31,38±2,51 repetisi menjadi 42,81±2,98 repetisi (p<0,001). Disimpulkan bahwa Functional Training lebih efektif dibandingkan latihan konvensional dalam meningkatkan performa fisik atlet bolabasket mahasiswa.