Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Formulasi Mouthwash Dari Daun Ketapang(Terminalia catappa L) Dengan Metode Infundasi Larasati, Dwi; Eko Kurniantoro, Ferli; Arviani; Shefty Destari, Linda
JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Jurusan Farmasi, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/jifs.v3i2.463

Abstract

Ketapang (Terminalia catappa L) memiliki kemampuan sebagai obat alami dengan senyawa metabolit sekunder berperan sebagai antibakteri. Senyawa yang  terkandung  pada tanaman ini berperan untuk  anti jamur dan antibakteri   degan kandungan yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan asam fenolik. Penelitian ini bertujuan memformulasikan sediaan mouthwash daun ketapang dengan metode infundasi. Formula mouthwash daun ketapang dibuat dengan tiga konsentrasi yaitu 12,5%, 25% dan 50%. Dalam penelitian ini, berbagai konsentrasi mouthwash daun ketapang diuji untuk mengukur kestabilan sifat fisiknya, termasuk pH, homogenitas, organoleptis, dan viskositas. Hasil penelitian terhadap uji organoleptis sediaan berbentuk larutan, rasa manis diikuti rasa menthol dan beraroma daun ketapang.. Sediaan homogen jernih dan tidak terbentuk endapan. Hasil uji pH sediaan pada rentang 5-7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan mouthwash dari daun ketapang pada kontrol negatif menunjukkan  kestabilan dalam uji viskositas, pH, homogenitas, dan organoleptis. Meskipun, pada konsentrasi yang berbeda, hasilnya bervariasi, tetapi tetap menunjukkan kestabilan dalam uji organoleptis, homogenitas, dan pH.
CARA MEMILIH DAN MENGENALI INFORMASI OBAT Larasati, Dwi
ABDIMAS Madani Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v4i1.95

Abstract

Information about drugs must be owned by all levels of society. The increasing spread of counterfeit drugs and misuse of drugs is one of the efforts to increase public knowledge of getting, using, storing and disposing of drugs (DAGUSIBU) correctly. The purpose of this community service is to provide counseling to youth youth organizations in Nyamplung Srimulyo Village about how to read the information contained in the drug packaging when taking drugs, know about the kinds of drugs on the market and the differences (hard drugs, limited free drugs, over-the-counter drugs, mandatory pharmacy drugs), knowing about various kinds of drug preparations and how to use each to obtain the expected effect, knowing about the procedures for storing and disposing of drugs that are no longer used. This counseling is expected to increase knowledge of the use of drugs. This counseling was conducted out by lectures, discussions, leaflets and drugs along with drug packaging. Participants were given an example of how to read the information listed on the drug packaging when obtaining the drug. The results indicated that partisipantas began to understand to use the correct and appropriate drugs and read the information listed on the drug packaging.
Sosialisasi Pencegahan dan Penyuluhan Penyakit Asam Urat di Dusun Kradenan, Desa Srimulyo, Kecamatan piyungan, Kabupaten Bantul Larasati, Dwi; Arviani, Arviani
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1: June 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/damhil.v3i1.25223

Abstract

Gout is a condition resulting from elevated levels of uric acid in the blood, primarily affecting the elderly and causing joint pain, which can significantly disrupt daily activities. There is a widespread lack of understanding regarding the distinction between gout-induced pain and pain caused by other conditions. This community service initiative aims to enhance public awareness concerning the typical symptoms of gout, strategies for managing acute attacks, and preventive measures to mitigate the likelihood of future episodes. The program commences with the assessment of participants' uric acid levels, followed by an informative session delivered by PowerPoint presentations. Subsequently, the material presentation transitions into interactive discussions and a question-and-answer segment. This activity proceeded smoothly as planned and was perceived positively by the participants. Positive initiatives should be developed to help reduce gout sufferers and maintain a healthy diet.
Penguatan Literasi Kesehatan Lansia melalui Edukasi Pencegahan Asam Urat di LKS Cempaka Bantul Dwi Larasati; Bingar Hernowo; Novia Ariani Dewi; Arina Titami; Dianita Febrina Leswara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/jpml.v5i2.9668

Abstract

Peningkatan prevalensi asam urat pada kelompok lanjut usia menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang memerlukan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan literasi kesehatan. Rendahnya pengetahuan mengenai faktor risiko, gejala, pencegahan, serta pengelolaan asam urat dapat memengaruhi perilaku kesehatan lansia dalam menjaga kualitas hidupnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi kesehatan lansia melalui edukasi pencegahan asam urat di LKS Cempaka Bantul. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi dan leaflet, penyampaian materi secara interaktif, diskusi, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pretest dan posttest. Sasaran kegiatan adalah lansia yang menjadi binaan LKS Cempaka Bantul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengertian asam urat, faktor risiko, tanda dan gejala, pola makan rendah purin, pentingnya aktivitas fisik, serta upaya pencegahan kekambuhan. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi diskusi dengan kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi perilaku hidup sehat untuk mengurangi risiko peningkatan kadar asam urat. Kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan lansia dan diharapkan dapat mendorong penerapan perilaku pencegahan asam urat secara mandiri sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup pada kelompok lanjut usia