Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

FAKTOR RISIKO HIV PADA ANAK DENGAN IBU PENDERITA HIV POSITIF DITINJAU DARI BERBAGAI LITERATUR Al Hidayani; Clariza Florency
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikalsains.v13i1.6345

Abstract

Abstrak Penularan HIV dari ibu ke anak (transmisi vertikal) masih menjadi tantangan utama dalam pengendalian HIV/AIDS di Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2024, mayoritas kasus HIV pada anak disebabkan oleh infeksi yang ditularkan selama kehamilan, persalinan, atau menyusui, dengan estimasi lebih dari 90% berasal dari jalur ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional terhadap data penjaringan pemeriksaan HIV serta tinjauan literatur untuk menganalisis faktor risiko penularan vertikal dan efektivitas media edukasi. Hasil menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman ibu hamil dan tidak tersedianya intervensi tepat waktu meningkatkan risiko penularan. Studi juga mengungkap bahwa media leaflet dan audiovisual sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan HIV, meskipun media audiovisual dinilai lebih menarik dan mudah diakses. Penerapan program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) melalui strategi 4 pilar terbukti mampu menekan risiko penularan hingga di bawah 5% jika dijalankan secara konsisten. Kesuksesan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, edukasi berkelanjutan, serta dukungan sistem skrining HIV yang kuat selama masa kehamilan dan pascapersalinan. Abstract Mother-to-child transmission (MTCT) of HIV remains a major challenge in the control of HIV/AIDS in Indonesia. According to the latest data from 2024, the majority of HIV cases in children are caused by infections transmitted during pregnancy, childbirth, or breastfeeding, with over 90% estimated to result from this transmission route. This study employs an observational approach to data from HIV screening programs and a literature review to analyze the risk factors for vertical transmission and the effectiveness of educational media. The findings indicate that a lack of awareness among pregnant women and the absence of timely interventions increase the risk of transmission. The study also reveals that both leaflet and audiovisual media are effective in enhancing pregnant women's knowledge about HIV prevention, although audiovisual media is considered more engaging and accessible. The implementation of the Prevention of Mother-to-Child Transmission (PMTCT) program through a four-pronged strategy has been proven to reduce the risk of transmission to below 5% when applied consistently. The success of this program largely depends on cross-sector collaboration, continuous education, and strong support from HIV screening systems during pregnancy and the postpartum period.
EARLY HIV DETECTION: A DESCRIPTIVE STUDY USING RAPID DIAGNOSTIC TESTS AT THE MARINA PERMAI COMMUNITY HEALTH CENTER Al Hidayani; Clariza Florence
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2141

Abstract

Early HIV detection is a key strategy in control HIV/AIDS epidemic in Indonesia. Research This aim For analyze effectiveness of the Rapid Diagnostic Test (RDT) as method detection early HIV in the workplace Marina Permai Community Health Center 2025. Research​ use design descriptive with total sample of 58 people who did HIV test . Examination done use Three immunochromatographic RDT strategies : ViroCheck ® HIV 1/2, Arkan Medical One Step Anti-HIV (1/2), and d3TEKS1 HIV 1/2 Antibody Rapid Test. Research results show that Of the 58 respondents , 5 people (9%) indicated results reactive and 53 people (91%) non- reactive . Based on characteristics demographics , cases reactive found in 3 women (5%), 2 men (3%), with distribution largest in the group aged 18–59 years (4 people, 7%) and 1 case (2%) in the group aged 0–5 years . This study conclude that immunochromatographic RDT effective as tool detection early HIV at the level service primary health with sensitivity and specificity high . Findings This support use of RDT as screening beginning in HIV prevention and control programs in facilities health community . Keywords: Early HIV Detection, Rapid Diagnostic Test, Marina Permai Health Center
EXAMINATION OF ENTEROBIUS VERMICULARIS EGGS IN STUDENT OF SDN 12 LANGKAI PALANGKA RAYA IN 2025 Fitria Hariati Ramdhani; Al Hidayani; Khairul Iman
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2142

Abstract

Enterobius vermicularis is a small intestinal nematode that causes enterobiasis infection. This infection is most commonly found among elementary school–aged children. The aim of this study was to describe the microscopic findings of Enterobius vermicularis eggs among first- and second-grade students of SDN 12 Langkai, Palangka Raya City, in 2025. This research employed a descriptive approach, with specimen collection carried out using the anal swab technique. Samples were examined microscopically after staining with 5% eosin solution, and observations were performed under a light microscope using 10× and 40× objective lenses. The results showed that no eggs or larvae of Enterobius vermicularis were detected in any of the samples, indicating that all samples were negative. Based on these findings, it can be concluded that no cases of enterobiasis infection were found among the first- and second-grade students of SDN 12 Langkai, Palangka Raya City.
Edukasi Penyakit Tuberculosis (TBC) Pada Santri Di Pesantren Hidayatullah Kota Palangka Raya Fera Sartika; Rezqi Handayani; Fitria Hariati Ramdhani; Dwi Purbayanti; Rinny Ardina; Windya Nazmatur Rahmah; Al Hidayani; Noor Fadillah; Sri Suhartati; Nira Meirita Wijayanti
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.985

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kalimantan Tengah. Peningkatan kasus TBC menunjukkan pentingnya upaya edukasi sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri Pesantren Hidayatullah Kota Palangka Raya tentang penyakit TBC. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara luring melalui ceramah, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diawali dengan pembagian pre-test, dilanjutkan penyampaian materi dan sesi diskusi, kemudian diakhiri dengan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan. Jumlah peserta sebanyak 39 santri. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 73,8 dan meningkat menjadi 85,1 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 11,3 poin. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai TBC, sehingga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian TBC di lingkungan pesantren.