Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

PERANCANGAN ALAT PENGUKURAN TINGGI DAN BERAT BADAN BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK DETEKSI STUNTING PADA BAYI USIA 1-12 BULAN DI POSYANDU (STUDI KASUS GAMPONG RAYEUK KAREUNG) Fauzi, Sri Wahyuni; Nurfebruary, Nanda Sitti; Ula, Mutammimul; Nisa, Fidyatun; Ikhwani, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3969

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, khususnya pada anak di bawah lima tahun. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan kognitif anak. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting menurun dari 24,4% (2021) menjadi 21,6% (2022). Di Gampong Rayeuk Kareung, tercatat 8 kasus stunting per November 2024 menurut Puskesmas Blang Mangat. Saat ini, pengukuran tinggi dan berat badan di Posyandu masih menggunakan alat konvensional dan pencatatan manual, sehingga kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pengukur tinggi dan berat badan bayi berbasis Internet of Things menggunakan ESP32, sensor ultrasonik HC-SR04, dan sensor Load cell. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan lunak, pengambilan data primer dari hasil pengukuran langsung pada bayi, serta pengolahan data menggunakan metode Z-score berdasarkan standar WHO untuk klasifikasi status gizi. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata error 6,5% pada sensor load cell dan 3% pada sensor ultrasonik. Dari 23 bayi yang diuji, 18 tergolong normal, 2 mengalami stunting, dan 3 tergolong stunting berat. Sistem juga dilengkapi fitur pengiriman notifikasi melalui WhatsApp kepada orang tua berisi hasil pengukuran, status gizi, serta rekomendasi makanan, sehingga mendukung pemantauan pertumbuhan bayi secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
PENERAPAN STORYTELLING DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANIMASI 3D (STUDI KASUS: PAUD HARAPAN ALINDA) Putri, Rizka Eka; Ikhwani, Muhammad; Nurfebruary, Nanda Sitti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3825

Abstract

Salah satu pendekatan yang terbukti efektif dalam mendukung perkembangan tersebut adalah penggunaan media pembelajaran inovatif yang menggabungkan elemen visual, naratif, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis animasi 3D yang mengintegrasikan teknik storytelling dalam rangka mengenalkan berbagai jenis hewan kepada anak-anak di PAUD Harapan Alinda. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang terstruktur dan sistematis. Aset grafis dibuat menggunakan Adobe Illustrator, animasi dirancang dengan Blender, dan aplikasi interaktif dibangun menggunakan Unreal Engine 5. Pendekatan storytelling yang digunakan menekankan pada narasi sederhana namun menarik, dengan karakter dan alur cerita yang dekat dengan dunia anak, seperti dialog antara karakter anak dan ayahnya. Evaluasi terhadap media dilakukan dengan menyebarkan angket kepada dua guru PAUD untuk menilai kualitas gambar, suara, isi media, alur cerita, dan kesan umum. Hasilnya menunjukkan bahwa media ini memperoleh nilai 56 dari total 60, yang setara dengan 93,33%, dan dikategorikan sebagai “Sangat Layak”. Selain itu, observasi terhadap respon anak menunjukkan adanya peningkatan minat, perhatian, dan pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Penggunaan animasi 3D dipadukan dengan storytelling terbukti mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menyarankan bahwa kombinasi antara teknologi animasi dan pendekatan naratif dapat menjadi strategi pembelajaran efektif yang layak diimplementasikan secara luas di lembaga PAUD. Selain itu, media ini juga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan materi dan fitur yang lebih variatif sesuai kebutuhan kurikulum anak usia dini.
PENERAPAN ISO 25010:2023 DALAM PENGUJIAN KUALITAS APLIKASI MY PELINDO PADA PT. PELINDO Maulida, Fika; Ikhwani, Muhammad; Yulisda, Desvina
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4176

Abstract

Aplikasi My Pelindo merupakan bentuk fasilitas kerja dari PT. Pelabuhan Indonesi untuk para pegawai dalam aksi dan menerima informasi melalui fitur-fitur yang ada. My Pelindo memiliki beberapa layanan yaitu seputar absensi (PCICO), pelaporan keuangan (PICO), dan Travel. Permasalahan yang terjadi pada layanan aplikasi yang digunakan oleh Perusahaan, ditemukan berbagai kendala pada sejumlah layanan, termaksud PCICO absensi, pelaporan keuangan (PICO), dan Travel. Permasalahan yang muncul meliputi aplikasi tidak dapat diakses dalam waktu tertentu, ketidakmampuan login pada aplikasi seperti PCICO, dan Travel, kegagalan dalam registrasi wajah, gagal absensi pada PCICO, serta berbagai masalah terkait tampilan, seperti tampilan pelaporan keuangan yang hilang pada PICO, dan ada data yang tidak muncul sesuai harapan, serta kendala dalam akses data seperti SPPS yang tidak muncul di Travel. Untuk meningkatkan kualitas aplikasi My Pelindo perlu dilakukan pengujian aplikasi My Pelindo salah satunya dengan cara standar ISO 25010:2023. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas aplikasi My Pelindo berdasarkan ISO 25010:2023 yang meliputi karakteristik functional suitability, performan efficiency, compability, interactioan capability, reliability, security, maintainability, flexibility, dan safety. Hasil dari penelitian yang sudah diteliti menunjukkan bahwa aplikasi My Pelindo memiliki kekuatan dalam hal functional suitability dan security, sementara kelemahan ditemukan pada performan efficiency, reliability, compability, interaction capability, ,maintainability, flexibility, dan safety, dimana berbagai masalah kendala seperti gagal login, error pada fitur absensi, data tidak ditemukan, data tidak terekan, dan masalah akses data yang berdampak pada efesiensi operasional. Rekomendasi yang diberikan diharapkan dapat membantu PT. Pelindo dalam melakukan pembaruan dan pengembangan aplikasi agar kualitas aplikasi My Pelindo tetap optimal.