Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hambatan Partisipasi Atlet Perempuan pada Cabang Olahraga Beregu: Studi Kualitatif pada Atlet Mahasiswa Rickadesti Ramadhana; Bimo Alexander; Andri Arif Kustiawan; Nur Khozanah Ilmah; Ary Artanty
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 3 (2026): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i3.100

Abstract

Partisipasi perempuan dalam olahraga terus mengalami peningkatan, namun berbagai hambatan masih memengaruhi keberlanjutan keterlibatan mereka dalam aktivitas olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman atlet perempuan dalam menghadapi hambatan partisipasi olahraga serta mengidentifikasi keterkaitan faktor-faktor yang membentuk pengalaman tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Partisipan terdiri atas lima atlet perempuan yang merupakan mahasiswa aktif Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas PGRI Yogyakarta dari cabang olahraga taekwondo, arung jeram, polo air, hoki, dan rugby. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman partisipasi atlet perempuan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang saling berkaitan, meliputi keterbatasan pendanaan dan fasilitas, kurangnya perhatian terhadap kebutuhan biologis perempuan, stereotip gender dan ketidaksetaraan perlakuan, serta bullying dan tantangan sosial dalam lingkungan olahraga. Meskipun menghadapi berbagai hambatan tersebut, atlet perempuan menunjukkan kemampuan beradaptasi melalui komunikasi, dukungan sosial, dan penguatan resiliensi. Temuan penelitian mengungkap bahwa hambatan partisipasi atlet perempuan merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor struktural, biologis, dan sosial. Oleh karena itu, peningkatan partisipasi atlet perempuan memerlukan sistem pembinaan yang responsif gender melalui penyediaan fasilitas yang memadai, peningkatan kompetensi pelatih, penguatan sistem perlindungan atlet, serta penciptaan lingkungan olahraga yang aman dan inklusif.
Analisis Profil Fisik dan Fisiologis Atlet Hockey Berdasarkan Posisi Bermain: Studi Deskriptif Komparatif Agus Pribadi; Andri Arif Kustiawan; Rickadesti Ramadhana; Tamam Sofan Yunida
VENUE : Jurnal Olahraga Vol. 2 No. 3 (2026): VENUE: Jurnal Olahraga
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/venue.v2i3.102

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan profil fisik dan fisiologis atlet hockey berdasarkan posisi bermain, meliputi defender, midfielder, dan forward. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Sebanyak 30 atlet hockey berpartisipasi dalam penelitian, terdiri atas 10 defender, 10 midfielder, dan 10 forward yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Profil fisik dan fisiologis diukur melalui tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh (IMT), sprint 20 meter, Illinois Agility Test, standing broad jump, handgrip strength, sit and reach, VO₂max, serta Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan One-Way Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf signifikansi 5%, dilanjutkan dengan uji post hoc Tukey untuk variabel yang menunjukkan perbedaan signifikan. Hasil: Analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan berdasarkan posisi bermain pada tinggi badan, IMT, sprint 20 meter, Illinois Agility Test, standing broad jump, handgrip strength, sit and reach, VO₂max, dan RAST fatigue index (p < 0,05). Sebaliknya, berat badan dan RAST peak power tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05). Forward menunjukkan performa relatif lebih baik pada sprint, kelincahan, daya ledak tungkai, dan kapasitas aerobik, sedangkan defender menunjukkan nilai handgrip strength dan IMT yang relatif lebih tinggi. Midfielder menunjukkan karakteristik yang relatif seimbang pada berbagai komponen yang diukur. Profil fisik dan fisiologis atlet hockey menunjukkan variasi berdasarkan posisi bermain, terutama pada komponen kecepatan, kelincahan, daya ledak, kapasitas aerobik, dan kemampuan mempertahankan performa anaerobik. Temuan ini mendukung penerapan evaluasi dan program latihan berbasis spesifikasi posisi dalam pembinaan atlet hockey.