Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN E-SPORT DI KOTA PALEMBANG Merli Yansi; Ainur Ropik; Ibrahim Mifthafariz Mirza
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1730

Abstract

Perkembangan E-Sport sebagai bagian dari transformasi digital mendorong munculnya ruang baru dalam olahraga dan ekonomi kreatif, termasuk di tingkat daerah. Di Kota Palembang, aktivitas E-Sport berkembang cukup pesat melalui peran komunitas dan tingginya partisipasi generasi muda, namun belum diimbangi dengan keterlibatan pemerintah daerah secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pemerintah Kota Palembang dalam pengembangan E-Sport sebagai fasilitator, regulator, pembina, dan katalisator. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah daerah, organisasi E-Sport, dan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah belum berjalan secara maksimal pada keempat aspek tersebut. Peran fasilitator masih terbatas pada dukungan tidak langsung, peran regulator belum terlihat karena belum adanya kebijakan khusus, dan peran pembinaan masih minim serta belum terprogram secara berkelanjutan. Sementara itu, peran sebagai katalisator sudah mulai muncul melalui upaya menghubungkan antaraktor, tetapi belum konsisten. Kondisi ini menyebabkan pengembangan E-Sport di Palembang lebih banyak digerakkan oleh komunitas dan pihak swasta. Penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan penguatan peran pemerintah daerah melalui kebijakan yang lebih jelas dan keterlibatan yang lebih aktif agar pengembangan E-Sport dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
SOSIALISASI PENCEGAHAN BULLYING PADA SISWA SMA X DI KOTA PALEMBANG Amarisma Gusria; Ibrahim Mifthafariz Mirza; Kurdeniansyah Kurdeniansyah; Jihan Sulaiman
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39800

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental maupun hubungan sosial siswa. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, serta cara pencegahan bullying menyebabkan perilaku tersebut sering dianggap sebagai candaan biasa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying melalui kegiatan sosialisasi pada siswa SMA X di Kota Palembang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 05 Januari 2026 dengan melibatkan 200 siswa SMA kelas satu, dua dan tiga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pemberian studi kasus. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa pada seluruh materi yang diberikan. Peningkatan tertinggi terdapat pada topik cara mencegah bullying sebesar 60%, diikuti jenis-jenis bullying sebesar 50%, serta dampak bullying dan faktor penyebab bullying masing-masing sebesar 40%. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mulai memahami pentingnya empati, komunikasi positif, serta penghargaan terhadap perbedaan antar siswa. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi pencegahan bullying dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku bullying.Kata kunci: Bullying; Remaja; Sosialisasi Kesehatan Mental; Sekolah aman. ABSTRAKBullying is one of the social problems frequently found in school environments and may negatively affect students’ mental health and social relationships. The lack of students’ understanding regarding the forms, impacts, and prevention of bullying often causes such behavior to be perceived merely as joking behavior. Therefore, this community service activity aimed to improve students’ knowledge and awareness regarding bullying prevention through a socialization program for students at Senior High School X in Palembang City. The activity was conducted on January 5, 2026, involving 200 students from grades X to XII. The methods used included interactive lectures, discussions, question-and-answer sessions, and case studies. The activity stages consisted of preparation, implementation, and evaluation. Evaluation was carried out using pre-test and post-test methods to measure participants’ improvement in understanding. The results showed an increase in students’ understanding across all presented topics. The highest improvement was found in the topic of bullying prevention strategies (60%), followed by types of bullying (50%), and the impacts and causes of bullying (40% each). In addition, participants showed high enthusiasm throughout the activity and began to understand the importance of empathy, positive communication, and respect for differences among students. Thus, the bullying prevention socialization program was considered effective in increasing students’ awareness and understanding of the importance of creating a safe, comfortable, and bullying-free school environment.Keywords: Bullying; Adolescents; Socialization; Mental Health; Safe School.
Buya Hamka's Thoughts on Religious Moderation in The Political Context R.M. Fakhri Ali Akbar; Ainur Ropik; Ibrahim Mifthafariz Mirza
Jurnal Studi Sosial dan Politik Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Studi Sosial dan Politik
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jssp.v8i1.20021

Abstract

This research aims to examine Buya Hamka's thoughts on religious moderation in the political context based on his works. This study adopts a qualitative approach, utilizing the literature review research type and employing content analysis as the research method. The data source consists of Buya Hamka's works related to religious moderation. The research focuses on the ideas presented by Buya Hamka within his works. The theoretical framework used is the moderation thinking theory of Muhammad Quraish Shihab, which comprises three pillars of moderation. The first pillar is Justice. Buya Hamka really emphasizes the importance of being fair to everyone, which is reflected in his attitude regarding human rights among fellow citizens which must be upheld. The second pillar is Balance, advocating democracy in Islam which considers balance without discriminating against any group or religious view, this is demonstrated by a neutral attitude without taking sides with one particular group. The third pillar is Tolerance which guarantees coexistence between religious communities without weakening their beliefs, in order to encourage unity and harmony between citizens in Indonesia.
Dimensi Politik dalam Proses Perizinan Klub Malam di Kota Palembang Muhammad Karim; Ryllian Chandra Eka Viana; Ibrahim Mifthafariz Mirza
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i4.4360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dimensi Politik dalam perizinan Klub Malam di Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dimensi politik dalam proses perizinan klub malam di Kota Palembang. Perizinan tempat hiburan malam tidak hanya merupakan persoalan administratif, tetapi juga mencerminkan relasi kekuasaan, kepentingan ekonomi, serta keterlibatan aktor-aktor politik di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak pemerintah daerah, pelaku usaha klub malam, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perizinan klub malam di Kota Palembang dipengaruhi oleh kepentingan politik dan relasi informal antara pengusaha dan pejabat publik. Keterlibatan aktor politik terlihat dalam bentuk intervensi kebijakan, kemudahan atau hambatan dalam penerbitan izin, serta praktik negosiasi yang tidak selalu didasarkan pada ketentuan regulasi yang berlaku. Selain itu, ditemukan adanya ketimpangan akses perizinan antara pelaku usaha yang memiliki kedekatan politik dengan yang tidak, sehingga memunculkan indikasi praktik politik rente dalam sektor hiburan malam. Kondisi ini berdampak pada lemahnya transparansi, akuntabilitas, serta menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perizinan klub malam di Kota Palembang merupakan arena politik lokal yang sarat kepentingan, di mana kebijakan publik berpotensi dimanfaatkan sebagai instrumen ekonomi dan politik oleh kelompok tertentu. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem perizinan yang transparan, peningkatan pengawasan publik, serta reformasi birokrasi guna memastikan bahwa kebijakan perizinan berjalan adil dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.