p-Index From 2021 - 2026
6.739
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI The Indonesian Accounting Review EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS) JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) Infestasi Journal of Accounting and Investment Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan (Journal of Economics and Development Studies) Jurnal Akuntansi Aktual Quantitative Economics Research Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JMM UNRAM (Jurnal Magister Manajemen Universitas Mataram) EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Jurnal Aplikasi Akuntansi Jurnal Gema Ngabdi Valid Jurnal Ilmiah Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Elastisitas Jurnal Ekonomi Pembangunan Jurnal Abdimas Sangkabira International Journal of Social Science Empiricism Journal Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Konstanta : Ekonomi Pembangunan Experimental Student Experiences The Es Economics and Entrepreneurship Jurnal Ilmu Ekonomi International Journal of Tourism Business Research Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Journal of Social and Humanities West Science Social and Humanities Studies Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Abdimas Independen International Journal of Economics Studies Journal of Economic and Economic Education Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pengembangan Desa Wisata Hijau untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah Cantika Amanda Rahman; Prayitno Basuki; Adhitya Bagus Singandaru
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serta strategi pengembangan Desa Wisata Hijau Bilebante dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah. Desa Bilebante merupakan destinasi wisata berbasis lingkungan dan masyarakat yang mengedepankan konsep ekowisata berkelanjutan. Namun, pengembangan desa wisata masih menghadapi beberapa tantangan seperti promosi yang belum maksimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta fasilitas yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bilebante memiliki kekuatan pada potensi alam yang masih asri, kearifan lokal, keberagaman aktivitas wisata, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya minat wisatawan terhadap wisata berbasis alam. Strategi yang perlu diprioritaskan meliputi penguatan promosi, peningkatan kualitas fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dampak Pembangunan Desa Wisata terhadap Perkembangan UMKM Desa Lendang Ara Kabupaten Lombok Tengah Indriyani Rahma; Prayitno Basuki; Adhitya Bagus Singandaru
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1090

Abstract

Pembangunan desa wisata merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan Desa Wisata Lendang Ara terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat setempat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pemerintah desa, pengelola BUMDes dan Pokdarwis, serta masyarakat pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan desa wisata memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM, ditandai dengan meningkatnya jumlah pelaku usaha, bertambahnya variasi produk lokal, serta meningkatnya pendapatan masyarakat melalui aktivitas perdagangan, kuliner, dan jasa wisata. Selain itu, keberadaan fasilitas wisata dan dukungan pemerintah desa turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Namun, pengembangan UMKM masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan akses pemasaran digital, kurangnya inovasi produk, dan belum optimalnya standar kualitas produk. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta pengembangan promosi berbasis teknologi digital guna meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan desa wisata yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) terhadap Ekonomi Masyarakat di Desa Kembang Kuning Kabupaten Lombok Timur Chika Marshendalia; Prayitno Basuki; Irwan Suriadi
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v5i2.6800

Abstract

The main objective of this study is to examine how the Kembang Kuning Community-Based Tourism Village was formed and how it contributes to the local economy. Specifically, this study explores how the development of the tourism village affected the socioeconomic status of the community both before and after its formation, how the principles of Community-Based Tourism were integrated into destination management, and how tourism development helped local residents earn more income and find better jobs. A qualitative approach utilizing descriptive methodology was employed in this study. Documentation, in-depth interviews, and field observations were used to collect data. Triangulation of sources, methodologies, and theories was used to assess the validity of the data. According to the research results, the majority of the village's residents earned their living through subsistence farming before the hamlet became a tourist attraction. The implementation of Community-Based Tourism was carried out through direct community involvement in program planning, tourism management, homestay facilities provision, MSME development, and cultural preservation efforts. Increased household income, increasing employment opportunities, and the development of the creative economy are indicators that the growth of Community-Based Tourism (CBT)-based tourism villages has had a significant positive impact on the local economy. Therefore, the Kembang Kuning tourism village has become an effective means to strengthen the regional economy and encourage inclusive and long-term growth in the tourism industry.
IMPLEMENTATION OF THE MONITORING CENTER FOR PREVENTION AS A MODERATING DETERMINANT OF FRAUD PREVENTION Endar Pituringsih; Prayitno Basuki; Akram; Liga Ayun Selatan
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 9 No 3 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2025.v9.i3.7124

Abstract

This study examines the effect of Leadership Style, Ethical Management Culture, and Internal Control System on Fraud Prevention, moderated by the Monitoring Center for Prevention (MCP) in each Regency/City across Lombok Island. The population of this study consists of two thousand one hundred twenty-four employees. Then, the sample was selected using a non-probability purposive sampling technique, resulting in 100 respondents. The research data were analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Therefore, this study resulted that, partially, Ethical Management Culture and Internal Control System positively affect Fraud Prevention. Whereas this study found that Leadership Style has a negative effect. Furthermore, its finding indicates that implementing the Monitoring Center for Prevention (MCP) has not been able to moderate the determinants of Fraud Prevention within local governments in the Regencies and Cities across Lombok Island. So, the local governments throughout Lombok Island need to enhance their evaluation and supervision efforts.  The fraudulent acts can be prevented and minimized, thereby avoiding losses that could ultimately lead to a decline in the quality of public services.
Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kesejahteraan Sosial-Ekonomi Masyarakat Lokal: Studi Kasus di Destinasi Wisata Pantai Gelora, Kabupaten Sumbawa, NTB Nirmala Selbia; Prayitno Basuki
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 3 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i3.11272

Abstract

Tourism as a national strategic sector continues to grow in Indonesia. One of the city that continues to develop its tourism is Sumbawa City. Tourism is an important sector developed by the government in the hope that it can have a positive impact on changing socio-economic conditions in a better direction. This study aims to know the influence of the Gelora beach tourist attraction to the socio-economic of Rhee Loka people. This research is a qualitative with qualitative descriptive approach. Techniques of collecting data uses interviews, observation, and documentation. Informant selection technique uses purposive sampling, with validity of data triangulation. The process of data analysis uses interactive analysis by Miles and Huberman, these are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study show that social change that is appeared in Rhee Loka society is a way of thinking of the society that begin to progress and developing. Changes are also established in the economic field, that is livelihoods and increasing income in Rhee Loka society. Positive impacts are easy to get clean water, new job opportunities, increased welfare, easy road access, advanced in people mindset. While the negative impact is the westernization are copying by local people, and the potential for crime.
Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Perekonomian Masyarakat Di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Firyaal adilah ramadhani; Prayitno basuki; Muhammad Dzul Fadlli
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.16919

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak alih fungsi lahan terhadap pendapatan masyarakat serta pola spasial pendapatan dan alih fungsi lahan di kecamatan sekarbela, kota mataram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuisioner dan wawancara, yang di analisis menggunakan uji Mann-Whitney U serta analisis spasial LISA dan indeks Moran’s I melalui Geoda. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan median pendapatan yang signifikan antara masyarakat yang melakukan dan tidak melakukan alih fungsi lahan, serta mayoritas wilayah berada pada kategori tidak signifikan dengan autokeralasi spasial yang lemah. Secara umum, alih fungsi lahan belum berpengaruh signifikan terhadap pendapatan masyarakat dan dampaknya cenderung bersifat lokal.
Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan, Jumlah Kamar Hotel, dan Jumlah UMKM terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2015-2024 Nurul Handayani; Prayitno Basuki; Baiq Ismiwati
Journal of Economics and Economic Education Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Economic and Economic Education
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jeee.v3i1.2371

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Selain memberikan efek multiplier terhadap berbagai aktivitas ekonomi, pariwisata juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi dengan pengembangan ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sektor pariwisata dan pengembangan ekonomi lokal yang dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan, jumlah kamar hotel, dan jumlah UMKM terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2015-2024. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pariwisata, dan Laporan Keuangan Daerah. Metode analisis yang digunakan dengan pendekatan kuantitatif asosiatif, jenis data dalam penelitian ini menggunakan data panel. Analisis data menggunakan analisis regresi data panel menggunakan pendekatan Random Effect Model melalui aplikasi Eviews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah kunjungan wisatawan dan jumlah kamar hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD, sedangkan jumlah UMKM berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap PAD. Secara simultan/bersama-sama jumlah kunjungan wisatawan, jumlah kamar hotel, dan jumlah UMKM berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2015-2024.
Model Konseptual Eco Village Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Destinasi Wisata Berkelanjutan di Dusun Sade Kitirman, Kitirman; Basuki, Prayitno; Anwar, Hairil
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.6118

Abstract

Pengembangan destinasi wisata budaya memerlukan pendekatan yang mampu menyeimbangkan pelestarian lingkungan, budaya, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan. Meskipun konsep Eco Village telah banyak diterapkan sebagai pendekatan pembangunan berkelanjutan, kajian yang mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam seluruh dimensi Eco Village pada masyarakat adat masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk merumuskan model konseptual Eco Village berbasis kearifan lokal guna mendukung destinasi wisata berkelanjutan di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal merupakan fondasi utama pengembangan Eco Village karena mampu mengintegrasikan dimensi ekologi, sosial, budaya, dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini menghasilkan Model Konseptual Eco Village Berbasis Kearifan Lokal yang menempatkan kearifan lokal sebagai fondasi, didukung oleh kolaborasi stakeholder, serta diimplementasikan melalui integrasi empat dimensi Eco Village untuk mendukung terwujudnya destinasi wisata berkelanjutan. Kontribusi teoretis model ini adalah memperluas konsep Eco Village dengan menempatkan kearifan lokal sebagai fondasi yang mengintegrasikan dimensi ekologi, sosial, budaya, dan ekonomi, sementara kontribusi praktisnya adalah menyediakan kerangka acuan bagi pengembangan desa wisata berbasis masyarakat adat. Persepsi yang positif dan partisipasi aktif stakeholder memperkuat implementasi nilai-nilai lokal melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan destinasi wisata. Model tersebut memberikan kontribusi konseptual dengan menempatkan kearifan lokal sebagai fondasi yang mengintegrasikan dimensi ekologi, sosial, budaya, dan ekonomi dalam pengembangan Eco Village berbasis masyarakat adat.   A Local Wisdom-Based Eco Village Conceptual Model for Supporting Sustainable Tourism Destinations in Dusun Sade The development of cultural tourism destinations requires an approach that balances environmental, social, cultural, and economic sustainability. Although the Eco Village concept has been widely adopted as a sustainable development approach, studies integrating local wisdom into all dimensions of the Eco Village concept within indigenous communities remain limited. This study employed a qualitative case study approach to formulate a Local Wisdom-Based Eco Village Conceptual Model to support sustainable tourism development in Dusun Sade, Rembitan Village, Central Lombok Regency, Indonesia. The findings reveal that local wisdom serves as the fundamental basis for Eco Village development by integrating ecological, social, cultural, and economic dimensions into the community's daily life. This study proposes a Local Wisdom-Based Eco Village Conceptual Model that positions local wisdom as the foundation of Eco Village development, supported by stakeholder collaboration and implemented through the integration of the four Eco Village dimensions. The theoretical contribution of this model is to broaden the Eco Village concept by positioning local wisdom as the foundation integrating ecological, social, cultural, and economic dimensions, while its practical contribution is to provide a reference framework for the development of indigenous community-based tourism villages. Positive stakeholder perceptions and active participation further strengthen the implementation of local values through collaborative engagement among multiple stakeholders in supporting sustainable tourism development. The proposed model contributes conceptually by positioning local wisdom as the core framework that integrates ecological, social, cultural, and economic dimensions in developing an Eco Village within an indigenous community context.
The effect of budget goal clarity, organizational commitment, accounting control, and adherence to laws on the perception of government performance of Central Lombok Regency Fathul Jawadi; H. Prayitno Basuki; Lukman Effendy
The Indonesian Accounting Review Vol. 6 No. 1 (2016): January - June 2016
Publisher : Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/tiar.v6i1.850

Abstract

This research was conducted to examine the effect of budget goal clarity, organization-al commitment, accounting control and adherence to laws on the perceptions of gov-ernment performance. The respondents consists of the structural positions in a region-al government such as the chair person of a body, an agency, a division, a subdivision, and the team of government performance report of Central Lombok Regency. It used a purposive sampling method to get the respondents. They were asked to respond a set of questions in a questionnaire. Of the 90 questionnaires distributed, only 78 question-naires were valid for analysis. The data were analyzed using multi-linear regression method with SPSS 18.0. The results show that budget goal clarity and organizational commitment have an effect on the perception of government performance. The ac-counting control and adherence to laws have no effect on the perceptions of govern-ment performance. It implies that is important to have observation of planning and budget execution as well as the local government commitment to make the financial transaction control and adherence of laws run effectively. The local government shall obey the existing laws in order to integrate the strategic plan system, governance accounting system, budgeting system and exchequer system into an integrated system by improving human resource and information technology.
Analisis Klaster Pedagang Ikan Bakar Dengan Pendekatan Local Indicator Of Spatial Autocorrelation (LISA) Di Kecamatan Sekarbela Kota Mataram Muhamad Pero Perdi Gozali; Prayitno Basuki; Muhammad Dzul Fadlli
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.16921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klaster spasial pedagang ikan bakar di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, menggunakan pendekatan Local Indicators of Spatial Autocorrelation (LISA). Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik sensus terhadap seluruh pedagang ikan bakar. Data yang dianalisis meliputi gaji, pendidikan, omzet, laba, penjualan online, dan pembiayaan, serta data spasial lokasi usaha. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS) dan perangkat lunak GeoDa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah tidak memiliki keterkaitan spasial yang signifikan, dengan klaster yang terbentuk relatif terbatas dan didominasi oleh klaster Low–Low dan High–Low. Nilai indeks Moran yang mendekati nol menunjukkan lemahnya autokorelasi spasial, sehingga persebaran pedagang ikan bakar cenderung bersifat acak.
Co-Authors Adhitya Bagus Singandaru Ahmad Rifa'i Ahmad Riva'i Ahmadi, Sambirang Akram Akram Akram, Akram Alamsyah MT MT Amy Wardian Pratama Anggara, Jaka Animah Animah Animah Animah Ardhi, Khairunnisa Azhari, Rudi Baihaki, Muhammad Baiq Ismiwati Baiq Ismiwati Baiq Saripta Wijimulawiani Budiarto, H. Cantika Amanda Rahman Cantika Amanda Rahman Chaidir, Taufiq Chika Marshendalia Dayani , Rahman Deni Ahriati Devi Febriana Dewi, Wulan Puspita Dwi Anugrah Putra Dwi Budi Santoso Dwi Yulianda Eka Agustiani Elfan Hidayat EMI SALMAH Emi Yulia Hasanah Endang Astuti Endar Pituringsih Endar Pituriningsih ERNA WIDIASTUTY Fathul Jawadi Firyaal adilah ramadhani Fuady, Helmy H. Budiarto Hailuddin Hailuddin Hairil Anwar Handia Fahrurrozi Handry Sudiartha Athar Helmy Fuady Hendriadi Hendriadi Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Hidayatin, Asmiranda Husni, Vici Handalusia Ika Asmawati Ika Asmawati Indrawan, I Nyoman Gde Ary Indriyani Rahma Indriyani Rahma Irwan Suriadi Irwan Suriadi Irwan Suriadi Iwan Harsono Jalaludin Jalaludin KARISMAWAN, PUTU Kitirman, Kitirman Krismon Nusantara Saksi Liga Ayun Selatan Lilik Handajani Lukman Effendy M. Andy Farhan Nasrullah Mahmudi, Hadi Mahyuni Mahyuni Moh. Deni Kantono Muhamad Pero Perdi Gozali Muhammad Afif Muhammad Alwi Muhammad Dzul Fadlli Muhammad Firmansyah, Muhammad Muhjirin, Muhjirin Nadiani Wibawanindah Ni Ketut Surasni Nilam Dwi Maharani Nirmala Selbia Nurmayanti, Laila Nurul Handayani Oktaviani, Lita Kalhana Putri, Bq. Ananta Ratna Wati, Raudatul Riska Riska Risma Diri Artha Rr. Sri Pancawati Martiningsih Sahri Saputra, Jonni Eko Satarudin Savira, Aora Sri Handayati Sri Pancawati Sri Sulistiowati Sukriati, Sukriati Thatok Asmony Thatok Asmony Thatok Asmony Thatok Asmony Wibawanindah, Nadiani Widiarti Winata, Ni Gusti Ayu Winda Maulia Zulfirman Switriansyah