p-Index From 2021 - 2026
6.739
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL EMBA : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI The Indonesian Accounting Review EKONOBIS (JURNAL EKONOMI DAN BISNIS) JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) Infestasi Journal of Accounting and Investment Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan (Journal of Economics and Development Studies) Jurnal Akuntansi Aktual Quantitative Economics Research Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JMM UNRAM (Jurnal Magister Manajemen Universitas Mataram) EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Jurnal Aplikasi Akuntansi Jurnal Gema Ngabdi Valid Jurnal Ilmiah Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Elastisitas Jurnal Ekonomi Pembangunan Jurnal Abdimas Sangkabira International Journal of Social Science Empiricism Journal Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Formosa Journal of Science and Technology (FJST) Jurnal Konstanta : Ekonomi Pembangunan Experimental Student Experiences The Es Economics and Entrepreneurship Jurnal Ilmu Ekonomi International Journal of Tourism Business Research Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan JPNM : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Journal of Social and Humanities West Science Social and Humanities Studies Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Jurnal Abdimas Independen International Journal of Economics Studies Journal of Economic and Economic Education E-JURNAL AKUNTANSI Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi PESHUM Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Tourism Development Strategy for East Lombok Kesik Village in Economic Recovery Efforts: Tourism Development Strategy for East Lombok Kesik Village in Economic Recovery Efforts Emi Yulia Hasanah; Prayitno Basuki; Adhitya Bagus Singandaru
Experimental Student Experiences Vol. 2 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM Institut Studi Islam Sunan Doe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.912 KB) | DOI: 10.58330/ese.v1i3.171

Abstract

The purpose of this study was to determine the tourism development strategy for Kesik Village, East Lombok, in an effort to restore the economy. This study uses a qualitative descriptive approach by collecting data through results of interviews with informants and documentation from the village of Kesik. Based on the results of this research, it can be concluded that from a cultural point of view, Kesik Village is a cultural tourism, because it has several cultural icons that other villages do not have. Kesik Village continues to improve in developing every potential that exists, both infrastructure and tourism potential that it has. Kesik Village desire to build a national standard swimming pool was triggered by its enthusiasm to contribute even more to the region and be able to increase local revenue, especially for coaching youth and athletes as well, as well as the hope that later the pool can become a place of competition at both the district level, Province to National. The development of Tirta Ratu Tourism has not been able to realize the tourism conditions it is proud of, due to various unresolved inhibiting factors such as inadequate quality of supporting facilities and result of the Covid-19 outbreak.
The Influence of the National Civil Service Program for Fostering Prosperous Families (PNM MEKAAR) on the Income of the Poor in Dompu District Nilam Dwi Maharani; Prayitno Basuki; Endang Astuti
Experimental Student Experiences Vol. 3 No. 4 (2024): August
Publisher : LPPM Institut Studi Islam Sunan Doe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58330/ese.v1i8.356

Abstract

This study aims to find out and to analyze how the MEKAAR PNM Program influences the income of the poor in Manggelewa District in 2019-2020. The research method used in this study is a descriptive quantitative approach with data collection techniques through questionnaires, observation, interviews and documentation. The technique used in taking samples from the population uses the slovin formula with an error rate of 10%. The results showed that the PNM MEKAAR program had a positive and significant effect on the income of the poor in Manggelewa District in 2019-2020.
Studi Pelacakan (Tracer Study) Kinerja Lulusan Program Pascasarjana Magister Ilmu Ekonomi (MIE) Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Mataram Santoso, Budi; Mahmudi, Hadi; Basuki, Prayitno
Elastisitas : Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 1 No. 1 (2019): Elastisitas, Maret 2019
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: a) Kondisi Proses belajar mengajar  dan manajemen internal di Prodi MIE UNRAM. b) Kebutuhan soft dan hard skills lulusan/ alumni Prodi  MIE UNRAM. c) Penilaian pengguna terhadap kinerja lulusan Prodi MIE UNRAM. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap sebelas orang responden alumni Prodi MIE UNRAM yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Alumni menyatakan pentingnya pengalaman magang, penekanan besar terhadap aspek peragaan atau demontrasi materi perkuliahan, dan pembimbingan akademik bernilai besar dalam proses pembelajaran. Sedangkan soft dan hard skills yang mereka butuhkan adalah kemampuan mengkomunikasikan hasil penelitian, dan gagasan mereka dengan dunia praktik. Didapati pula bahwa responden alumni sangat mampu bersaing dengan alumni perguruan tinggi lain baik dalam memperoleh pekerjaan maupun dalam penyelesaian pekerjaan di organisasi mereka. 
Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Ika Asmawati; Prayitno Basuki
Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan Vol 2 No 1 (2019): Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, Juni 2019
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/akurasi.v2i1.15

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis akuntabilitas pengelolaan keuangan desa terutama berkaitan pengelolaan Dana Desa pada Desa Dore Bima. Tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar desa yang ada di Indonesia melakukan pemilihan kepala desa secara kekeluargaan tanpa memperhatikan kemampuan atau kompetensi yang dimiliki sehingga akan sangat mempengaruhi kinerjanya, hal ini juga berlaku di Desa Dore Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Dalam penelitian ini, peneliti berfokus pada akuntabilitas aparatur desa, tidak hanya pada kepala desa saja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengambilan dan pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan, wawancara, dan dokumentasi sera wawancara dan interaksi dengan informan. Hasil penelitian ini menunjukkan akuntabilitas keuangan pemerintah Desa tidak berfungsi dengan baik. Masih diperlukan perbaikan kemampuan dan kompetensi aparat desa melalui pelatihan atau kursus untuk aparat desa serta penyediaan media sebagai alat untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan dana desa sehingga akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah desa dapat lebih optimal.
Peran Keberadaan Sirkuit Mandalika Terhadap Ekonomi Masyarakat di Dusun Sade, Lombok Tengah Riska Riska; Prayitno Basuki; Irwan Suriadi
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): April: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan (JUMBIKU)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v6i1.6416

Abstract

This study aims to analyze the role of the Mandalika Circuit in the economic conditions of the Sade Hamlet community in Central Lombok, a cultural tourism village located in the Mandalika buffer zone. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. Informants included the Central Lombok Tourism Office, the Head of Sade Hamlet, the Tourism Awareness Group (Pokdarwis), tour guides, weavers, souvenir vendors, and community leaders. The research results show that the Mandalika Circuit plays a role in improving the economy of the Sade Hamlet community. Increased tourist visits during international events directly contribute to increased household income, particularly through tour guide services, the sale of woven crafts, the souvenir trade, and cultural performances. Job diversification from agriculture to tourism is increasingly evident, especially among the productive age group. However, this study also identified several obstacles, such as limited foreign language skills, the unpreparedness of some business owners to manage increasing tourism demand, increasingly fierce business competition, and the challenge of maintaining cultural authenticity amidst the commercialization of tourism.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Hijau untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah Cantika Amanda Rahman; Prayitno Basuki; Adhitya Bagus Singandaru
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serta strategi pengembangan Desa Wisata Hijau Bilebante dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Lombok Tengah. Desa Bilebante merupakan destinasi wisata berbasis lingkungan dan masyarakat yang mengedepankan konsep ekowisata berkelanjutan. Namun, pengembangan desa wisata masih menghadapi beberapa tantangan seperti promosi yang belum maksimal, keterbatasan sumber daya manusia, serta fasilitas yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal, dan wisatawan. Analisis data dilakukan menggunakan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Bilebante memiliki kekuatan pada potensi alam yang masih asri, kearifan lokal, keberagaman aktivitas wisata, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan pariwisata. Peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya minat wisatawan terhadap wisata berbasis alam. Strategi yang perlu diprioritaskan meliputi penguatan promosi, peningkatan kualitas fasilitas, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan kerja sama dengan berbagai pihak. Penerapan strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dampak Pembangunan Desa Wisata terhadap Perkembangan UMKM Desa Lendang Ara Kabupaten Lombok Tengah Indriyani Rahma; Prayitno Basuki; Adhitya Bagus Singandaru
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1090

Abstract

Pembangunan desa wisata merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan Desa Wisata Lendang Ara terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat setempat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pemerintah desa, pengelola BUMDes dan Pokdarwis, serta masyarakat pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan desa wisata memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM, ditandai dengan meningkatnya jumlah pelaku usaha, bertambahnya variasi produk lokal, serta meningkatnya pendapatan masyarakat melalui aktivitas perdagangan, kuliner, dan jasa wisata. Selain itu, keberadaan fasilitas wisata dan dukungan pemerintah desa turut mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Namun, pengembangan UMKM masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan akses pemasaran digital, kurangnya inovasi produk, dan belum optimalnya standar kualitas produk. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta pengembangan promosi berbasis teknologi digital guna meningkatkan daya saing UMKM secara berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan desa wisata yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) terhadap Ekonomi Masyarakat di Desa Kembang Kuning Kabupaten Lombok Timur Chika Marshendalia; Prayitno Basuki; Irwan Suriadi
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v5i2.6800

Abstract

The main objective of this study is to examine how the Kembang Kuning Community-Based Tourism Village was formed and how it contributes to the local economy. Specifically, this study explores how the development of the tourism village affected the socioeconomic status of the community both before and after its formation, how the principles of Community-Based Tourism were integrated into destination management, and how tourism development helped local residents earn more income and find better jobs. A qualitative approach utilizing descriptive methodology was employed in this study. Documentation, in-depth interviews, and field observations were used to collect data. Triangulation of sources, methodologies, and theories was used to assess the validity of the data. According to the research results, the majority of the village's residents earned their living through subsistence farming before the hamlet became a tourist attraction. The implementation of Community-Based Tourism was carried out through direct community involvement in program planning, tourism management, homestay facilities provision, MSME development, and cultural preservation efforts. Increased household income, increasing employment opportunities, and the development of the creative economy are indicators that the growth of Community-Based Tourism (CBT)-based tourism villages has had a significant positive impact on the local economy. Therefore, the Kembang Kuning tourism village has become an effective means to strengthen the regional economy and encourage inclusive and long-term growth in the tourism industry.
IMPLEMENTATION OF THE MONITORING CENTER FOR PREVENTION AS A MODERATING DETERMINANT OF FRAUD PREVENTION Endar Pituringsih; Prayitno Basuki; Akram; Liga Ayun Selatan
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 9 No 3 (2025): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2025.v9.i3.7124

Abstract

This study examines the effect of Leadership Style, Ethical Management Culture, and Internal Control System on Fraud Prevention, moderated by the Monitoring Center for Prevention (MCP) in each Regency/City across Lombok Island. The population of this study consists of two thousand one hundred twenty-four employees. Then, the sample was selected using a non-probability purposive sampling technique, resulting in 100 respondents. The research data were analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. Therefore, this study resulted that, partially, Ethical Management Culture and Internal Control System positively affect Fraud Prevention. Whereas this study found that Leadership Style has a negative effect. Furthermore, its finding indicates that implementing the Monitoring Center for Prevention (MCP) has not been able to moderate the determinants of Fraud Prevention within local governments in the Regencies and Cities across Lombok Island. So, the local governments throughout Lombok Island need to enhance their evaluation and supervision efforts.  The fraudulent acts can be prevented and minimized, thereby avoiding losses that could ultimately lead to a decline in the quality of public services.
Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Kesejahteraan Sosial-Ekonomi Masyarakat Lokal: Studi Kasus di Destinasi Wisata Pantai Gelora, Kabupaten Sumbawa, NTB Nirmala Selbia; Prayitno Basuki
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 3 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i3.11272

Abstract

Tourism as a national strategic sector continues to grow in Indonesia. One of the city that continues to develop its tourism is Sumbawa City. Tourism is an important sector developed by the government in the hope that it can have a positive impact on changing socio-economic conditions in a better direction. This study aims to know the influence of the Gelora beach tourist attraction to the socio-economic of Rhee Loka people. This research is a qualitative with qualitative descriptive approach. Techniques of collecting data uses interviews, observation, and documentation. Informant selection technique uses purposive sampling, with validity of data triangulation. The process of data analysis uses interactive analysis by Miles and Huberman, these are data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study show that social change that is appeared in Rhee Loka society is a way of thinking of the society that begin to progress and developing. Changes are also established in the economic field, that is livelihoods and increasing income in Rhee Loka society. Positive impacts are easy to get clean water, new job opportunities, increased welfare, easy road access, advanced in people mindset. While the negative impact is the westernization are copying by local people, and the potential for crime.
Co-Authors Adhitya Bagus Singandaru Ahmad Rifa'i Ahmad Riva'i Ahmadi, Sambirang Akram Akram Akram, Akram Alamsyah MT MT Amy Wardian Pratama Anggara, Jaka Animah Animah Animah Animah Ardhi, Khairunnisa Azhari, Rudi Baihaki, Muhammad Baiq Ismiwati Baiq Ismiwati Baiq Saripta Wijimulawiani Budiarto, H. Cantika Amanda Rahman Cantika Amanda Rahman Chaidir, Taufiq Chika Marshendalia Dayani , Rahman Deni Ahriati Devi Febriana Dewi, Wulan Puspita Dwi Anugrah Putra Dwi Budi Santoso Dwi Yulianda Eka Agustiani Elfan Hidayat EMI SALMAH Emi Yulia Hasanah Endang Astuti Endar Pituringsih Endar Pituriningsih ERNA WIDIASTUTY Fathul Jawadi Firyaal adilah ramadhani Fuady, Helmy H. Budiarto Hailuddin Hailuddin Hairil Anwar Handia Fahrurrozi Handry Sudiartha Athar Helmy Fuady Hendriadi Hendriadi Hermanto Hermanto Hermanto Hermanto Hidayatin, Asmiranda Husni, Vici Handalusia Ika Asmawati Ika Asmawati Indrawan, I Nyoman Gde Ary Indriyani Rahma Indriyani Rahma Irwan Suriadi Irwan Suriadi Irwan Suriadi Iwan Harsono Jalaludin Jalaludin KARISMAWAN, PUTU Kitirman, Kitirman Krismon Nusantara Saksi Liga Ayun Selatan Lilik Handajani Lukman Effendy M. Andy Farhan Nasrullah Mahmudi, Hadi Mahyuni Mahyuni Moh. Deni Kantono Muhamad Pero Perdi Gozali Muhammad Afif Muhammad Alwi Muhammad Dzul Fadlli Muhammad Firmansyah, Muhammad Muhjirin, Muhjirin Nadiani Wibawanindah Ni Ketut Surasni Nilam Dwi Maharani Nirmala Selbia Nurmayanti, Laila Nurul Handayani Oktaviani, Lita Kalhana Putri, Bq. Ananta Ratna Wati, Raudatul Riska Riska Risma Diri Artha Rr. Sri Pancawati Martiningsih Sahri Saputra, Jonni Eko Satarudin Savira, Aora Sri Handayati Sri Pancawati Sri Sulistiowati Sukriati, Sukriati Thatok Asmony Thatok Asmony Thatok Asmony Thatok Asmony Wibawanindah, Nadiani Widiarti Winata, Ni Gusti Ayu Winda Maulia Zulfirman Switriansyah