Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Di Sekolah Dasar Atep Lesmana; Hany Handayani; Mubarok Somantri; Siti Aisah; Nanda William
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SDN 1 Cadassari  Kecamatan  Tegalwaru  Kabupaten  Purwakarta.  Penelitian  ini  menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen dan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran STAD sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar IPS. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 1 Cadassari yang berjumlah 60 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan teknik pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan uji mann-whitney yang didahului dengan uji analisis yaitu uji normalitas. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran STAD terhadap hasil belajar IPS siswa. Penerapan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa sekolah dasar. Model pembelajaran STAD melatih siswa untuk belajar secara kelompok sehingga memberi kesempatan siswa untuk saling bertukar pikiran dalam menyelesaikan tugas kelompok.
CARD SORT UNTUK MENGEMBANGKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS Atep Lesmana; Hany Handayani; Asep Nurhuda; Annisa Nurfitriani; Ihsan Rizali; Gemi Gustiani; Nurfatima Rachmasari; Mubarok Somantri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2437

Abstract

This study aims to determine the effect of the Card Sort learning method on students' conceptual understanding abilities in science learning. The background of this research is that students often find it difficult to understand material, especially in science learning. PISA 2018 Results (Volumes I and II) stated that based on the results of the previous PISA survey, in 2018, Indonesia still ranked lower in the ability to understand concepts of elementary school students in all countries participating in the survey, therefore, fun learning is needed. so that students can focus and enthusiasm in learning. The research method used in this study was quasi-experimental or quasi-experimental with a Nonquivalent (Pretest and Posttest) Control Group Design. The population in this study were Grade IV students at SDN 1 Jatiluhur and the research samples taken were class IV A as an experimental class that applied the Card Sort learning method and class IV B as a control class that applied conventional learning. Data collection techniques using tests, observation, and documentation. The results of the analysis of research data on hypothesis testing obtained a significance result (2-tailed) of 0.001. Then a significance value of 0.001 <0.05 is obtained, meaning that there is an influence of the Card Sort learning method on students' conceptual understanding abilities in elementary school science learning. As well as the effect size test of the Cohens' d formula of 0.356 <d ≤ 0.5 which indicates the medium category. Both of these classes fall into the low category but the experimental class has a greater value than the control class. The results of this study indicate that the use of the Card Sort learning method has a moderate effect on students' conceptual understanding skills in science learning.
MEMAHAMKAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR MELALUI LINTASAN KERETA BILANGAN Hany Handayani; Ihsan Rizali; Asep Nurhuda; Atep Lesmana; Annisa Nurfitriani; Mubarok Somantri; Gemi Gustiani; Nadia Sunarti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2545

Abstract

This research is motivated by the low student learning outcomes in mathematics. This study aims to see the influence of the use of the Number Train Tracks media on the understanding of mathematical concepts in class IV elementary school students. This study used a quasi-experimental method with a Nonequivalent (Pretest and Posttest) Control-Group Design. The population in this study were fourth grade students at SDN 1 Jatiluhur and the samples were taken to fourth grade students as a control class (given conventional learning) of 24 students and fourth grade students as an experimental class (given the use of the Number Train Tracks media) as many as 24 students. Samples were taken using purposive sampling technique. Both the experimental class and the control class were given two tests, namely the Pretest and Posttest. The data collection technique used in this study was in the form of documentation and multiple choice tests of 15 questions which were declared valid. The data analysis technique used in this study is Mann- Whitney and N-Gain data which are preceded by normality tests and homogeneity tests. The research results obtained a significance value of 0.021 <0.05, then H1 is accepted. This means that there is an influence on the use of the Number Train Tracks media. From the N-Gain results, it was found that there was an increase in understanding of mathematical concepts with an average N-Gain in the experimental class of 52.79 in the high category and an average N-Gain in the control class of 36.33 in the medium category. Based on these results, there is an influence in increasing the understanding of mathematical concepts of students who are given learning media with Number Train Tracks better than classes with conventional learning.
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Perkalian Siswa Kelas III SDN 3 Munjuljaya Desviana Azzahra; Atep Lesmana; Wina Mustikaati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas III SDN 3 Munjuljaya pada materi perkalian melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan NHT meningkatkan pemahaman matematis siswa secara bertahap. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 47% pada pra-siklus menjadi 60% pada siklus I dan 88% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas pada akhir tindakan mencapai 89. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif berdiskusi, lebih berani mengemukakan pendapat, dan lebih siap menjawab pertanyaan secara individual maupun kelompok. Dengan demikian, model NHT efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Memahami Teks Cerita Siswa Sekolah Dasar Dewi Asri Nurfalah; Yudi Bachtiar; Atep Lesmana
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa kelas III SDN Pangulah Selatan III, yang terdiri atas 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 53,50 menjadi 84,00, sedangkan kelas kontrol dari 50,00 menjadi 60,50. Nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,66 berkategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,21 berkategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model CTL berpengaruh positif terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar.
Penerapan Model Think-Pair-Share (TPS) untuk Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa SDN 3 Pasirtanjung Dea Da Silva; Atep Lesmana; Wina Mustikaati
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas V SDN 3 Pasirtanjung melalui penerapan model Think-Pair-Share (TPS) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes awal, tes akhir, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPS meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa secara bertahap. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 58,33% dengan rata-rata nilai 72,10, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 91,67% dengan rata-rata 84,38. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan hingga kategori sangat baik. Dengan demikian, model TPS efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.