Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional dalam Upaya Meningkatkan Nafsu Makan Anak Balita Hanifa Zaini; Mekar Zenni Radhia; Endang Sari; Dewi Asmawati; Nur Hidayah Afnas; Dina Ayuning Tyas; Ira Maulina Sadanoer; Rahmatul Ulya
Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Februari : Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jipm-nalanda.v3i1.1576

Abstract

The problem of lack of appetite in toddlers is a challenge that can impact their growth and development. One solution that can be implemented is the use of traditional medicinal plants which have been used for generations to increase appetite. This community service activity aims to provide education to the public regarding types of traditional medicinal plants that are efficacious, proper processing methods, and their safe use. The methods used in this activity include counseling, processing demonstrations, and distribution of guidebooks. The expected result of this activity is increased public understanding of the benefits of traditional medicinal plants and skills in processing them. With proper implementation, it is hoped that there will be an increase in appetite in toddlers resulting in their health and optimal growth.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA IBU HAMIL TM I DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Arpen, Ratih Septiana; Silvia, Elwitri; Asmawati, Dewi
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 2 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3324

Abstract

Abstract : Stunting is defined as impaired growth and development of children due to chronic malnutrition during the first thousand days of life. Stunting affects a child's height and can have adverse effects on cognitive development and long-term health. The purpose of this study was to determine the effect of providing education on stunting prevention behavior in pregnant women in the Lubuk Alung Puskesmas Working Area. This research method uses One Group Pretest-Posttest de-edesign, this research will be carried out in December- January 2025 in the working area of the Lubuk Alung Health Center. The population of this study is 27 TM 1 pregnant women. The data in this study was processed using the paired sample t test. Data was collected using questionnaire sheets, Data analysis was carried out univariate and bivariate using paired sample t test. The results showed that the average score of pregnant women's behavior before being given Stunting Prevention Education was <50 and after being given showed an increase in behavior with a score of >50. Based on the results of statistical tests there is an influence before and after being given education is Pvalue = 0.000 (<0.05)      The conclusion of this study shows that there is an effect of providing education using leaflets and ppt on the behavior of preventing stunting in pregnant women tm 1 in the working area of the lubuk alung health center. It is recommended for pregnant women to be more active in following the routine examination program suggested by medical personnel and optimizing their healthKeywords: Stunting, Education, Pregnant Women TM I.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting Pada Masa Kehamilan Arpen, Ratih Septiana; Silvia, Elwitri; Ulya, Rahmatul; Asmawati, Dewi; Tyas, Dina Ayuning
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 6 (2025): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i6.2886

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), stunting adalah gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh gizi buruk, infeksi yang berulang, dan simulasi psikososial yang tidak memadai. Adapun stunting menurut Kementerian Kesehatan adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2.00 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari – 3.00 SD (severely stunted). Status gizi dan kesehatan ibu dan anak sebagai penentu kualitas sumber daya manusia, hal ini dibuktikan dengan adanya status gizi dan kesehatan ibu pada masa pra hamil, saat kehamilannya dan saat menyusui merupakan periode yang sangat kritis. Pemberian Pendidikan kesehatan dalam upaya meningkatkan pengetahuan dapat dilakukan dengan menggunakan alat bantu promosi kesehatan berupa memberikan edukasi penyuluhan. Dari survei awal di lokasi pengabdian yaitu Posyandu Kenanga 9 Kelurahan Padang Sarai Kecematan Koto Tangah Kota Padang yaitu sebanyak 9 orang yang datang. dilakukan pada hari kamis tanggal 10 Juli 2025 Kegiatan Pengabdian. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pencegahan stunting dalam masa kehamilan dilakukan dengan memberikan edukasi memberikan Pendidikan, pengetahuan dan manfaat tentang pencegahan stunting masa kehamilan. Metode kegiatan ini melalui Penyuluhan langsung pada Ibu hamil. Kegiatan ini sebagai sarana untuk mengedukasi ibu hamil sebelumnya dikumpulan dan diberikan penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan, Implikasi dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil dengan mengenali pengetahuan tentang persiapan pencegahan stunting masa kehamilan.
Parenting Membangun Kedekatan Hati Dengan Anak Lewat Mendongeng Aninora, Novia Rita; M, Resi Citra; Handayani, Welly; Asmawati, Dewi
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kzaea070

Abstract

Pertumbuhan Lembaga PAUD di Indonesia saat ini sedang berada pada posisi yang sangat tinggi. Secara umum PAUD dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai budaya nasional dan agamis agar anak memiliki jati diri, akhlak, kepribadian dan karakter di masa depannya. Mendongeng sebelum tidur sangatlah bermanfaat, sebelum tidur otak anak dalam keadaan setengah sadar. Pada kondisi ini otak anak akan bekerja lebih dominan, infomasi yang mereka terima akan mudah terserap dan diingat oleh anak, karena otak bawah sadar mempunyai kemampuan lebih besar dibandingkan otak sadar. Dongeng sendiri memiliki banyak manfaat bagi anak yaitu dapat membangun jalinan komunikasi yang erat antara pendongeng dan anak, sehingga lebih dekat. Untuk itu diharapkan orangtua dapat meluangkan waktunya untuk membacakan dongeng bagi anak sebagai pengantar tidur dan membangun kedekatan emosional yang baik. Orangtua yang membacakan dongeng kepada anaknya dapat memberikan pemahaman dan penanaman nilai-nilai budi pekerti yang terkandung dalam dongeng tersebut, sehingga secara tidak langsung orangtua itu menanamkan nilai-nilai moral pada anak sejak usia dini