Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Evolution of Early Childhood Teacher Wellbeing Research (2020-2024): A Bibliometric Analysis of Global Trends Esita, Zulaeni; Azis, Fatimah; Munirah, Munirah
PPSDP International Journal of Education Vol. 4 No. 2 (2025): PPSDP International Journal of Education (Special Issue)
Publisher : Perkumpulan Program Studi Doktor Pendidikan (PPSDP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59175/pijed.v4i2.749

Abstract

This study conducts a bibliometric analysis to examine global research developments on teacher wellbeing in early childhood education (ECE) from 2020 to 2025. The growing recognition that teachers’ psychological, emotional, and professional wellbeing affects children’s learning outcomes underscores the need to systematically map this field. Drawing on data from Scopus, SciVal, and VOSviewer, a total of 151 documents were analyzed to evaluate research productivity, citation impact, collaboration patterns, and thematic evolution. The findings indicate a significant growth in publication output, accompanied by strong international collaboration and a Field-Weighted Citation Impact (FWCI) of 1.23, reflecting above-average global influence. Science mapping identified five major thematic clusters: (1) psychological dimensions of wellbeing, including burnout and mental health; (2) job demands–resources and institutional policy; (3) resilience and intervention studies in the post–COVID-19 context; (4) positive psychology and self-efficacy enhancement; and (5) links between teacher wellbeing and child development outcomes. Overall, the results highlight a paradigm shift from stress- and burnout-centered research toward strength-based, growth-oriented wellbeing models. Despite the dominance of high-income countries such as the United States, China, and Hong Kong, substantial research gaps persist in developing contexts. These findings underscore the need for context-sensitive, self-care–based, and digital wellbeing interventions to support sustainable ECE teacher wellbeing globally.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN KAIN FLANEL BAGI GURU PAUD AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 1 KENDARI Usman, Usman Usman; Nurlina, Nurlina; Idhayani, Nurul; Amaludin, Roni; Risnajayanti, Risnajayanti; Esita, Zulaeni; Salma, Sitti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i1.1219

Abstract

Media dalam proses pembelajaran dapat mempertinggi proses belajar peser ta didik dalam pembelajaran yang diharapkan dapat mempertinggi hasil belajar yang dicapai peserta didik. Penggunaan media dalam pembelajaran terhadap proses dan hasil belajar pada peserta didik menunjukkan perbedaan antara pembelajaran tanpa media dengan pembelajaran menggunakan media, oleh karena itu penggunaan media pembelajaran sangat penting untuk mempertinggi kualitas pembelajaran. Lingkungan belajar yang diatur oleh guru mencakup tujuan pembelajaran, bahan pembelajaran, metodologi pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Secara khusus terkait dengan metodologi pembelajaran, aspek ini terkait dengan dua hal yang saling menonjol yaitu metode dan media pembelajaran. Media memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Guru PAUD sebagai tenaga pendidik profesional yang berperan sebagai fasilitator dalam pembelajaran dituntut kreatvitasnya untuk menggali potensi sumber dan media pembelajaran yang ada dilingkungannya agar dapat membelajarkan anak didiknya secara berkualitas. Agar dapat jadi fasilitator yang baik guru PAUD diharapkan dapat membekali diri dengan wawasan dan keterampilan pembuatan media pembelajaran sehingga guru dapat menjalankan perannya dengan baik. Kenyataan bahwa guru PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kota Kendari pada umumnya mengalami kesulitan dalam meningkatkan kualitas dan efektifitas pembelajaran di PAUD masing-masing. Keadaan ini disebabkan kurangnya sarana dan prasarana yang dapat menunjang keaktifan dan motifasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Itulah sebabkan kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran akan dilakukan. Hal ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan guru-guru dalam membuat media pempelajaran.