Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Empowerment and Assistance of Mosque Functions through the SMART Mosque Model for Mosque Management Boards in Mandailing Natal Regency Ricka handayani; Ega Putri Duana Manalu; Magdalena Magdalena; Hasbi Anshori; M.Anjas Wa’dah Lubis
International Journal of Community Service Implementation Vol. 3 No. 4 (2026): IJCSI MARCH 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijcsi.v3i4.537

Abstract

This community service activity aims to increase the understanding and capacity of the management of the Mosque Conservation Agency (BKM) in Mandailing Natal Regency regarding the optimization of mosque functions through the Smart Mosque concept. This program was carried out in the form of providing materials and assistance to 30 participants who were BKM administrators from several local mosques. The material presented focused on strengthening the role of mosques as a center of worship, education, social, and empowerment of the people with the support of digital technology. The method of implementing the activity includes the delivery of materials, interactive discussions, and question and answer sessions to explore the understanding and needs of participants related to the application of the Smart Mosque concept. The results of the activity showed that the participants gained increased knowledge about the function and strategic role of mosques in the digital era. In addition, participants showed high enthusiasm in planning the application of simple technologies, such as the use of social media and digital-based information systems, to support religious activities and mosque administration. This activity has a positive impact in strengthening the institutional capacity of mosques towards more modern, transparent, and service-oriented management.
MANAJEMEN PENGELOLAAN BADAN KESEJAHTERAAN MESJID DALAM PENGEMBANGAN STRUKTUR FISIK MESJID AL-HASANAH DI KOTA PADANGSIDIMPUAN. Siti Rahmah Batubara; Sholeh Fikri; Ricka Handayani; Ihsan Rahmat
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 12 No. 1 (2024): -
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jmd.v12i1.38917

Abstract

Pengelolaan mesjid dilaksanakan berdasarkan perencanaan yang baik, tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, mesjid juga membina dan mendidik manusia menjadi insan yang beriman dan bertakwa. Masjid Al-Hasanah merupakan salah satu mesjid yang berada di lingkungan III kelurahan Sihitang, mesjid ini berupaya melalukan pembangunan mesjid dengan menggunakan manajemen BKM dalam pembangunan fisik mesjid Al-Hasanah. Metode penelitian yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian adalah masyarakat yang terkait dengan pembangunan mesjid Al-Hasanah yang berjumlah 11 orang. Data primer dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yaitu ketua BKM, sekretaris BKM, bendahara BKM, penasehat BKM, sedangkan data sekunder adalah kepala lingkungan III di Kelurahan Sihitang, 4 orang masyarakat, dan 2 orang jama’ah Masjid Al-Hasanah. Teknik pengumpulan data yaitu observasi non-partisipatif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yaitu teknik triangulasi yang bertujuan untuk meningkatkan keakuratan data. Hasil yang  diperoleh dari penelitian ini adalah bagaimana manajemen Badan Kesejahteraan Masjid Al-Hasanah yaitu Pertama, adanya perubahan rencana dalam pembangunan mesjid, Kedua pembentukan organisasi yang disahkan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia Kota Padangsidimpuan. Ketiga, pelaksanaan panitia pembangunan bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Keempat, melakukan evaluasi BKM 2 minggu sekali untuk mengetahui perkembangan proses Pembangunan. Serta faktor pendukung besar dari masyarakat sehingga BKM fisik mesjid ni berjalan dengan baik.Kata Kunci: Manajemen, Badan Kesejahteraan Masjid, Masjid.
Pengumpulan Zakat dan Permasalahannya Di Badan Amil Zakat Nasional Mandailing Natal Ade Yonda Ongky; Armyn Hasibuan; Ricka Handayani
Jurnal Manajemen Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): JMD
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah - Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/35fvkv86

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami proses pengumpulan zakat di BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal, mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi dalam pengumpulan zakat di BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal, serta mengetahui upaya yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengumpulan zakat di BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal dilakukan melalui sistem payroll untuk gaji yang dibayarkan secara non-tunai dan melalui UPZ di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk gaji yang dibayarkan secara tunai. Permasalahan dalam pengumpulan zakat di BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal antara lain adalah rendahnya kesadaran dan kemauan muzakki untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS, serta kurang responsifnya ASN dalam menyalurkan zakat dan infaq. Untuk mengatasi masalah tersebut, BAZNAS Kabupaten Mandailing Natal melakukan berbagai upaya sosialisasi dan edukasi, baik kepada masyarakat umum maupun lembaga terkait. Sosialisasi tersebut mencakup penyebaran informasi mengenai PERBUP nomor 53 tahun 2022 kepada OPD di Kabupaten Mandailing Natal, serta kegiatan sosialisasi kepada masyarakat melalui metode diskusi, ceramah keagamaan, khutbah Jumat, dan lain-lain.
Pendampingan Manajemen Masjid Bagi Pengurus Masjid dalam Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dan Pemuda Desa Sigama Ujung Gading Magdalena Magdalena; Anas Habibi Ritonga; Ricka Handayani; Hasbi Anshori Hasibuan; Ega Putri Duana Manalu; Hafizah Rahma Yanti; Asmainun Nasution; Endra Yanto; Muhammad Iqbal
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v8i1.39185

Abstract

Abstrak Desa Sigama Ujung Gading merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara. Mayoritas masyarakat di Desa Sigama Ujung Gading beragama Muslim. Namun yang terlihat masjid-masjid pada desa ini mengalami kendala berupa kurangnya partisipasi masyarakat sekitar untuk mensejahterakan masjid. Hal ini terlihat dari sepinya masjid saat masuk salat dan tidak adanya kegiatan ketika hari besar islam. Maka dari itu perlu adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dapat membantu masyarakat untuk memecahkan permasalahan yang ada. Metode dalam pengabdian ini yaitu dengan ceramah atau penyamapaian materi dan diskusi dengan tanya jawab. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pengurus masjid dibantu untuk menyusun struktur organisasi yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi nya msing-masing, kemudian pengurus dibantu cara merancang kegiatan baik kegitan mingguan hingga kegiatan tahunan serta masyarakat juga diberi pemahaman tentang pentingnya keterlibatan masyarakat untuk mensejahterakan masjid begitu pula dengan pentingnya anak muda sebagai agen of change untuk mensejahterakan masjid.    Kata Kunci: Manajemen Masjid, Pelatihan, Sigama Ujung Gading.   Abstract Sigama Ujung Gading Village is located in the Padang Bolak District of North Padang Lawas Regency. The majority of the population in Sigama Ujung Gading Village is Muslim. However, it appears that the mosques in this village face challenges, such as a lack of community participation in the welfare of the mosques. This is evident from the empty mosques during prayer times and the absence of activities during Islamic holidays. Therefore, there is a need for community service activities that can assist the community in addressing these issues. The method used in this community service involves lectures or material presentations and discussions with Q&A sessions. Based on the results of this community service activity, mosque administrators were assisted in developing an organizational structure that aligns with each of their roles and functions. Additionally, the administrators were helped in planning activities, from weekly to annual events, and the community was educated on the importance of their involvement in the welfare of the mosques. Emphasis was also placed on the role of young people as agents of change in promoting the well-being of the mosque. Keywords: Mosque Management, Training, Sigama Ujung Gading.