Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS DAN SIMULASI DESAIN PENAMBAHAN PENYULANG PADA GARDU INDUK KEBASEN – TEGAL Ni Putu Pramanasari; Achmad Solichan; Luqman Assaffat
MEDIA ELEKTRIKA Vol 14, No 1 (2021): Media Elektrika
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.328 KB) | DOI: 10.26714/me.14.1.2021.53-61

Abstract

Pusat pembangkit yang terlalu jauh dari beban menyebabkan kerugian pada saat penyaluran energi listrik. Seperti yang terjadi pada penyulang KSN11 dan penyulang KSN12 pada Gardu Induk Kebasen yang mengalami drop tegangan dan rugi daya ketika penyaluran energi menuju konsumen. Nilai tegangan ujung pada penyulang KSN11 adalah sebesar 18,60 kV dengan persentase beban 51% dan nilai tegangan ujung pada penyulang KSN12 adalah sebesar 17,75 kV dengan persentase beban 60%. Metode penelitian ini menggunakan simulasi ETAP 12.6 dengan melakukan pemecahan beban.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai persentase drop tegangan untuk Penyulang KSN11 mengalami penurunan sebesar 1,62 %, untuk penyulang KSN12 mengalami penurunan sebesar 4,12% sedangkan untuk penyulang KSN20 mengalami kenaikan sebesar 3,08%.  Dan untuk nilai rugi rugi daya total juga mengalami penurunan sebesar 564,84 kW untuk penyulang KSN11, penyulang KSN12, dan penyulang KSN20.
MICROCONTROLLER ATMEGA8535 SEBAGAI BASIS PENGENDALI KECEPATAN MOTOR INDUKSI SATU FASA Heri Suryo; Achmad Solichan
MEDIA ELEKTRIKA Vol 8, No 1 (2015): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.181 KB) | DOI: 10.26714/me.8.1.2015.%p

Abstract

Pada umumnya motor induksi berputar dengan kecepatan konstan dengan tegangan penuh. Pada kebutuhan tertentu kecepatan motor induksi perlu diatur kecepatan putarannya. Dalam tugas akhir ini, saya menggunakan mikrokontrol ATMega8535 sebagai inti proses dan menggunakan bahasa basic dalam pemrograman. Pada bagian pendukung ada driver SSR (Solid State Relay) dan bagian rangkaian counter RPM untuk menghitung banyaknya putaran pada suatu rentang waktu tertentu dengan inti menggunakan LM358, photodiode dan LED putih yang kemudian dimunculkan di LCD. Dari berbagai percobaan, motor induksi ketika diberi tegangan penuh 220V maka motor berputar dengan maksimal dan konstan, namun ketika dihubungkan mikro maka terjadi kecepatan yang tidak stabil karena singal keluaran mikro mencacah tegangan dan juga jika dilihat dari oscilloscope terjadi gelombang loncatan singal, ketika diberi kapasitor yang terjadi motor induksi bisa lebih stabil dan mengurangi loncatan gelombang. Semakin tinggi kecepatan maka semakin besar daya yang dipakai. Pada kecepatan rendah motor induksi AC tidak bisa berjalan stabil.Kata Kunci : ATMega8535, Motor Induksi Satu Phasa, solid state relay, rangkaian counter rpm
EFESIENSI MUSICOOL-22 DENGAN PROSES RETROFIT PADA AC MEREK DAIKIN 3 PK DI UNIT REKTORAT UNIMUS Khoeri -; Achmad Solichan; Samsudi Raharjo
MEDIA ELEKTRIKA Vol 10, No 1 (2017): MEDIA ELEKTRIKA
Publisher : PSTE UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.948 KB) | DOI: 10.26714/me.10.1.2017.%p

Abstract

Mechanical air conditioning to regulate the temperature , circulation , humidity and cleanliness of the air inside the room . Air conditioning (Air Conditioner) maintaining the condition of the air inside so that the occupants of the room to be comfortable . The purpose of this study was to compare the efficiency of the use of refrigerant R - 410A and MC - 22 at the brand split air conditioners Daikin 2 PK with retrofit methods . The results obtained during the test indicates the use of refrigerants MUSIcool-22 more efficient 19.51 % compared with the use of refrigerant R - 410 Aand Performance temperatures MUSIcool-22  colder  0,50C of Performance temperature refrigerant R - 410A. Keywords: Air Conditioning, R-410A, MUSIcool-22, Retrofit, Temperature
RANCANG BANGUN ALAT PENYENGAT NYAMUK LISTRIK Achmad Solichan
TRAKSI Vol 4, No 2 (2006): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.936 KB) | DOI: 10.26714/traksi.4.2.2006.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat rancangan alat pengendali nyamuk yang lebih baik dari segi keamanan, kecepatan dan ketepatannya. Alat penyengat nyamuk yang dibuat berfungsi menarik nyamuk dengan lampu ultra violet dan kipas angin listrik dan menyengatnya dengan rangkaian penyengat listrik. Dari hasil penelitian menunjukkan jumlah nyamuk yang tersengat lebih banyak pada ruangan yang gelap (selisih rata-rata 1,11) dan menggunakan lampu ultra violet (selisih rata-rata 5,45).   Kata Kunci : Nyamuk, Penyengat Listrik, Rancang Bangun.
AUDIT DAN KONSERVASI ENERGI SEBAGAI UPAYA PENGOPTIMALAN PEMAKAIAN ENERGI LISTRIK DI KAMPUS KASIPAH UNIMUS Achmad Solichan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.041 KB)

Abstract

Krisis energi yang melanda dunia mengharuskan pelaksanaan hemat energi di segala lini dan tempat, termasuk di dalamnya energi listrik.  Kampus Kasipah UNIMUS memiliki tingkat pemakaian ruangan yang cukup tinggi pada saat jam kerja dan daya listrik yang terpasang sering trip karena kelebihan beban. Untuk itu diperlukan audit energi untuk menentukan (klarifikasi) nilai indeks konsumsi energi (IKE) dan membandingkannya dengan standar IKE Asia. Hasil penelitian berupa nilai IKE gedung kampus Kasipah UNIMUS adalah 117,4 kWh/m2. Nilai ini masih di bawah standar IKE gedung perkantoran (240 kWh/m2). Dari hasil ini dapat direkomendasikan dua hal yaitu : pemakaian daya di gedung kampus Kasipah masih dapat ditingkatkan guna mencapai standar minimal peralatan ruangan  dan penaikan kapasitas daya terpasang menjadi 33 kVA agar tidak sering terjadi trip. Kata kunci : krisis energi, audit energi, konservasi energi.
KEEFEKTIFAN PENERAPAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERKARAKTER DENGAN PENDEKATAN INQUIRY PADA MATA KULIAH GEOMETRI RUANG BERBASIS ICT Venissa Dian Mawarsari; Achmad Solichan
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.2.2.2015.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran berkarakter dengan pendekatan inquiry pada geometri runag berbasis ICT. Dalam penelitian ini dikatakan efektif jika memenuhi 2 hal, yaitu : (1) ketuntasan hasil belajar dan (2) pengaruh keaktifan dan keterampilan proses terhadap hasil belajar mahasiswa dalam penerapan perangkat pembelajaran berkarakter dengan pendekatan inquiry pada matakuliah geometri ruang berbasis ICT. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi adalah mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Semarang. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah  hasil belajar yang diperoleh dengan cara tes, sedangkan variabel bebasnya adalah keterampilan proses di peroleh dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan perangkat pembelajaran berkarakter dengan pendekatan inquiry pada matakuliah geometri ruang berbatuan ICT efektif. Hal tersebut ditunjukan dengan (1) Terdapat ketuntasan hasil belajar mahasiswa dengan rata-rata 85 dan 100% mahasiswa tuntas, serta (2) adanya pengaruh keaktifan dan keerampilan proses mahasiswa terhadap hasil belajar sebesar 94,3% dan 5,7% dipengaruhi faktor lain.Kata kunci: Inquiry, Geometri ruang, ICT
Optimasi Biaya Bahan Bakar Pembangkit Thermal Area Jawa Tengah dan DIY Berbasis Logika Fuzzy Moh. Sabiqul Faiz; Achmad Solichan; Luqman Assaffat
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 2, No 2/Nov (2016): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.916 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v2i2/Nov.1203

Abstract

Penjadwalan operasi dan pembagian beban yang tepat pada proses pembangkitan tenaga listrik berguna untuk meminimalkan pengeluaran biaya bahan bakar. Dari simulasi operasi unit pembangkit thermal area Jateng dan DIY dengan sampel beban 2496 MW, 3850 MW, dan 4392 MW, metode iterasi lambda menghasilkan daya total pembangkitan yang sama besar dengan kebutuhan beban, sehingga nilai error 0%.  Sedangkan pada metode logika fuzzy memiliki nilai error yang juga bagus, yaitu berturut-turut pada kondisi beban tersebut adalah 0,72%, 0,01%, dan 0,03%. Deviasi pembagian beban menggunakan iterasi lambda dengan logika fuzzy juga menunjukan nilai yang bagus, yaitu pada beban 2496 MW = 6,58%, 3850 MW = 4,39%, sedangkan pada beban 4392 MW mencapai 17,23% atau buruk. Perbedaan daya total pembangkitan metode iterasi dengan fuzzy, membuat perbandingan efisiensi kedua metode tersebut tidak dapat dilakukan. Oleh karena itu, analisis dilakukan dari efektifitas kedua metode tersebut. Selain itu, diperlukan juga pembahasan lebih detail mengenai pembagian beban menggunakan metode logika fuzzy, baik dari sisi variabel input-ouput, fungsi keanggotaan, maupun aturan fuzzy.
Maternal interleukin-6 and prostaglandin levels post-regiosacral counter-pressure as pain therapy due to uterine contractions Sri Rejeki; Achmad Solichan; Fitri Nuroini
Media Keperawatan Indonesia Vol 4, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1897.616 KB) | DOI: 10.26714/mki.4.4.2021.291-297

Abstract

Pain is a physiological condition that is generally experienced by almost all mothers in labor or pain during menstruation (dysmenorrhea). Pain causes tachycardia in the mother, increased oxygen consumption, lactic (lactic) acid production, hyperventilation with a risk of respiratory alkalosis, and increased skeletal muscle tension. Regiosarcal Counter Pressure is an effective therapy to reduce pain due to uterine contractions. Based on research that has been done, Regiosarcal counter-pressure therapy can reduce pain levels and has also been shown to slightly reduce prostaglandin (PGE-2) levels in an insignificant amount. Changes in PGE-2 are suspected to have an impact on the stimulant hormone Interleukin-6 (IL-6). This study aims to determine the levels of IL-6 and prostaglandins in the first stage of labor. The research method used quasi-experimental, with inclusion criteria of first-stage labor, no pelvic abnormalities and other abnormalities that hindered the process of vaginal delivery, primiparas, singleton pregnancies, the location of the head did not receive painkillers. The results obtained 25 respondents with an average age of 23.72 (± 2.89) years, the average concentration of IL-6 before therapy was 185.159 (± 3.76) pg/ml and the mean after therapy was 180.782 (± 22.05) pg. /ml, the mean concentration of PGE2 before treatment was 223.521 (± 72.73) pg/ml and the mean after treatment was 179.873 (± 110.61) pg/ml. Administration of regiosacral counter-pressure therapy did not significantly reduce the levels of the hormone IL-6 and prostaglandins in women who experienced uterine contractions.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumogawe dalam Pembuatan Pupuk Organik dengan Metode Fermentasi Em4 Slamet Saefudin; Apondala Apondala; Ilham Yustar Afif; Dini Cahyandari; Purnomo Purnomo; Achmad Solichan; Hanityo Adi Nugroho
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i3.1892

Abstract

Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, mayoritas penduduknya adalah peternak susu sapi yang menghasilkan limbah kotoran sapi melimpah. Banyaknya kotoran sapi yang dihasilkan sampai saat ini belum mampu dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sebagai produk yang bermanfaat. Pemanfaatan kotoran sapi salah satunya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa Sumogawe dengan memberikan informasi dan praktik cara pembuatan pupuk organik dengan fermentasi menggunakan bakteri Effective Microorganisms 4 (EM4). Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran sapi yang dicampur dengan air cucian beras dan bakteri EM4. Setelah dilakukan sosialisasi masyarakat menyadari pentingnya pengolahan limbah sapi dan cara pengolahan menjadi pupuk dengan fermentasi bakteri EM4. Kegiatan pelatihan dengan praktik langsung telah berhasil membuat produk pupuk berbahan kotoran sapi yang dikemas dengan baik. Dari kegiatan ini, masyarakat mendapat pengetahuan dan mampu membuat pupuk organik untuk tanaman warga tanpa harus membeli pupuk di pasaranKata kunci: Pupuk organik, Kotoran sapi, Fermentasi, EM4
Virtual Outreach (VO) as an effort to increase VCT (Voluntary Counselling and Testing) coverage at PSP (Female Sex Workers) in Semarang Regency Rokhani Rokhani*; Indri Astuti Purwanti; Achmad Solichan; Rohmatul Fitri Ummumah; Rohmalia Shoffi Salsabila
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 1 (2023): Economic History, Education Media, and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v6i1.29485

Abstract

The high number of HIV / AIDS cases in Indonesia requires the role of all parties to reduce the infection of the disease, one of the efforts to reduce the transmission of HIV / AIDS is to increase the coverage of VCT (Voluntary Counselling and Testing). The program aims to increase VCT coverage by using VO (virtual outreach). The method used in the activity uses the PRA (Parcipatory Rural Apraisal) model, namely by involving all field officers at the Sokoguru Foundation  through providing education and training to increase capacity in conducting VO. As a result of this activity, there was a significant difference (p value 0.05) in terms of the knowledge of trainees before and after being given this education and training. In conclusion, the Sokoguru Foundation, which oversees field officers, can routinely increase the capacity of its field officers to conduct virtual outreaches as an alternative in conducting outreach to the Key population.