Bagus Wiyono, Bagus
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara), Yogyakarta 55283 Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

CONVERGENCE MONITORING UNTUK PREVENTIVE SUPPORT MAINTENANCE BERDASARKAN NILAI POTENTIAL DISPLACEMENT PADA AREA CONVEYOR DEEP MILL LEVEL ZONE, PT FREEPORT INDONESIA Larasingati, Margaret Aubrey; Wiyono, Bagus; Saptono, Singgih; Linggasari, Shenny; Rianto, Doli Jumat
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 9 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v9i2.11877

Abstract

Area conveyor drift tambang bawah tanah DMLZ sangatlah penting dan kritis untuk kegiatan transportasi bijih, sehingga diperlukan pemantauan dan perawatan drift. Tambang bawah tanah yang semakin dalam dapat mengakibatkan penggalian bawah tanah menjadi lebih rentan terhadap kerusakan dan desain tambang menjadi lebih rapuh. Pendekatan desain ground support berdasarkan potensi deformasi ketika terjadi displacement akibat adanya tekanan perlu dilakukan karena saat ground support mengalami deformasi, masing-masing kapasitas ground support berkurang secara bertahap menjadi nol. Pendekatan tersebut dapat dikembangkan dengan implementasi Preventive Support Maintenance (PSM), dimana pemasangan tambahan ground support dilakukan sebelum area tersebut membutuhkan rehabilitasi. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data displacement yang terjadi di tiap stasiun sepanjang area drift conveyor DMLZ menggunakan alat ukur konvergen. Data displacement kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan nilai cumulative displacement dan incremental velocity, sehingga dapat membuat klasifikasi PSM berdasarkan nilai potensi displacement dan kapasitas ground support yang telah terpasang di area tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pengukuran dari bulan Mei 2022 sampai dengan April 2023 tidak terjadi displacement yang signifikan. Pengaruh displacement yang terjadi sepanjang area drift conveyor DMLZ sampai saat ini belum menimbulkan kerusakan yang tampak secara visual, namun kegiatan pemantauan tetap perlu dilakukan secara berkala. Klasifikasi PSM telah dibuat berdasarkan potensi displacement, dimana action plan yang disarankan untuk PSM yaitu pemasangan ground support berupa MDX bolt sepanjang 3 m dengan spasi 1,1 m.
Penentuan Konstanta Massa Batuan Utuh (mi) Andesit Pada Pertambangan Rakyat Bawah Tanah Emas Plampang II, Kulon Progo, Yogyakarta Suryani, Diana Azizah; Saptono, Singgih; Dwinagara, Barlian; Wiyono, Bagus; Rosadi, Peter Eka; Titisariwati, Indun
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.8.2.2025.93-104

Abstract

Penambangan bawah tanah memiliki tantangan utama dalam menjaga kestabilan lubang bukaan, yang sangat dipengaruhi oleh kekuatan massa batuan. Di daerah penambangan emas rakyat Plampang II, batuan andesit sebagai batuan induk memerlukan penentuan nilai konstanta massa batuan utuh (mi) sebagai parameter dalam generalized Hoek-Brown failure criterion untuk memperkirakan kekuatan batuan di bawah kondisi tegangan tiga arah. Penelitian ini menggunakan uji triaksial terhadap lima belas conto batuan andesit dengan variasi tegangan utama minimum (σ3). Data diolah menggunakan pendekatan statistik dan numerik untuk menentukan nilai mi, lalu dianalisis kesesuaiannya dengan referensi dari Hoek (2006). Nilai mi yang diperoleh, yakni 29,46 (statistik) dan 27,14 (numerik), berada dalam rentang literatur (25 ± 5) menurut Hoek (2006). Nilai mi hasil penelitian digunakan dalam simulasi kestabilan lubang bukaan dan vertical shaft menggunakan perangkat lunak elemen hingga. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lubang bukaan dan vertical shaft menunjukkan kondisi tidak stabil. Nilai Strength Factor (SF) pada keduanya kurang dari 1,00, menandakan kondisi batuan sudah berada di fase plastis. Oleh karena itu, diperlukan penyangga tambahan untuk meningkatkan kestabilan dan keamanan tambang bawah tanah.
Pengaruh Tegangan Elektroda terhadap Efisiensi Pemisahan Zircon Low Grade pada High Tension Roll Separator Mirahati, Riria Zendy; Mardhatila, Fitri Ayu; Putri, Frideni Yushandiana; Titisariwati, Indun; Wiyono, Bagus; Siwidiani, Indri Lesta; Nusanto, Gunawan
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 2 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i2.16393

Abstract

Zircon low grade merupakan salah satu mineral ikutan yang memiliki nilai ekonomis namun masih mengandung banyak pengotor, sehingga diperlukan proses pemisahan yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan perolehan mineral tersebut. Salah satu metode pemisahan yang umum digunakan adalah High Tension Roll Separator (HTRS) yang memanfaatkan perbedaan sifat kelistrikan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan elektroda terhadap efisiensi pemisahan zircon low grade pada proses HTRS yang dinyatakan melalui nilai recovery. Percobaan dilakukan dengan variasi tegangan elektroda sebesar 16 kV, 18 kV, dan 20 kV, sementara kecepatan roll dijaga konstan pada 18 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tegangan elektroda cenderung menurunkan nilai recovery zircon. Pada tegangan 16 kV diperoleh recovery tertinggi sebesar 74,44%, sedangkan pada tegangan 18 kV dan 20 kV recovery masing-masing menurun menjadi 52,78% dan 45,02%. Penurunan recovery ini diduga disebabkan oleh meningkatnya gaya elektrostatik yang menyebabkan partikel zircon ikut tertarik bersama mineral pengotor sehingga efisiensi pemisahan menurun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tegangan elektroda berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pemisahan zircon low grade pada High Tension Roll Separator, dengan kondisi optimum pada tegangan 16 kV untuk kecepatan roll 18 Hz.