Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPROVING MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES ON EXPONENTS THROUGH WORDWALL MEDIA FOR STUDENTS OF CLASS X-1 MAN 2 PANDEGLANG Indriani, Arina Nur; Yayan Miftahul Iman
Cakrawala Pedagogik Vol 9 No 2 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i2.833

Abstract

This study aims to improve mathematics learning outcomes in exponents through the use of Wordwall media for 10th-grade students at MAN 2 Pandeglang. This study employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart spiral model, implemented in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 30 10th-grade students of MIPA 2. The research instruments consisted of a learning outcome test, student activity observation sheets, and brief interviews. The results showed a significant improvement from the initial conditions to the second cycle. The average student score increased from 65.3 at the initial conditions to 74.1 in the first cycle, and 83.2 in the second cycle. The percentage of students achieving the Minimum Completion Criteria (KKM ? 75) also increased from 30% to 90%. Observations showed an increase in student learning engagement and motivation. Thus, Wordwall media is an effective interactive learning tool for improving mathematics learning outcomes in exponents.
PENERAPAN GAMIFICATION MATEMATIKA BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X-3 MAN 2 PANDEGLANG Arina Nur Indriani
Cakrawala Pedagogik Vol. 9 No. 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.914

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing Artificial Intelligence-Based Mathematics Gamification on the learning motivation of 10th-grade students at MAN 2 Pandeglang. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 28 10th-grade students selected using a purposive sampling technique. The research instrument was a learning motivation questionnaire designed based on Uno's learning motivation indicators: desire to succeed, drive to learn, hope for the future, appreciation for learning, engaging learning activities, and a conducive learning environment. Data were collected through pretests and posttests, then analyzed using descriptive statistics and a Paired Sample t-test. The results showed that the average student learning motivation score increased from 68.42 in the pretest to 84.76 in the posttest, representing an increase of 16.34 points, or 23.88%. The hypothesis test obtained a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between learning motivation before and after the treatment. Thus, the implementation of Artificial Intelligence-Based Mathematics Gamification has proven effective in increasing the learning motivation of class X-3 students at MAN 2 Pandeglang.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Kecemasan Matematika Siswa Pada Pembelajaran Creative Problem Solving dan Problem Based Learning Arina Nur Indriani; Hasanudin
Metakognisi Vol 8 No 1 (2026): Metokognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/22rmn285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbandingan pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta mengkaji perbedaan kecemasan matematika antara siswa yang memperoleh pembelajaran Creative Problem Solving dan Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain pretest-postest two treatment design. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII di SMP Negeri di Kabupaten Pandeglang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes kemampuan pemecahan masalah, angket kecemasan matematika dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji non parametric yaitu uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini yaitu: (1) terdapat perbedaan pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh model CPS dan siswa yang memperoleh PBL; (2) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh model CPS dan siswa yang memperoleh PBL ditinjau secara keseluruhan; (3) terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang memperoleh model CPS dan siswa yang memperoleh PBL ditinjau berdasarkan KAM tinggi; (4) tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang memperoleh model CPS dan siswa yang memperoleh PBL ditinjau berdasarkan KAM sedang dan rendah; (5) tidak terdapat perbedaan kecemasan matematika antara siswa kelas CPS dan siswa kelas PBL
Perancangan Instrumen Literasi Numerasi: Uji Coba Awal Pada Mahasiswa STKIP Syekh Manshur Linda Linda; Ira Asyura; Ismi Widyaningrum; Arina Nur Indriani
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v4i3.1625

Abstract

Purpose – Suatu instrument penelitian harus disusun dengan baik dan benar. Instrument kemampuan literasi numerasi tidak hanya dalam bentuk soal tes uraian atau pilihan ganda. Instrument literasi numerasi dapat dibuat dalam bentuk angket kuisioner. Oleh karena itu harus dibuat perancangan instrument literasi numerasi yang kemudian di uji coba awal untuk melihat instrument tersebut layak atau tidak. Penelitian ini bertujuan merancang instrument literasi numerasi dalam bentuk angket kuisoner, untuk melihat instrument tersebut layak atau tidak digunakan sebagai dasar penyusunan pengambilan data dalam mengukur literasi numerasi. Methodology – Penelitian ini merupakan penelitian kauntitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika tingkat 3 dan 4 dengan total yaitu 26 mahasiswa. Teknik pengambilan data menggunakan uji coba instrument literasi numerasi yaitu angket kuisioner. Teknik analisis data dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Findings – Hasil uji validitas adalah rhitung > rtabel dengan taraf signifikan sebesar 5% maka dapat diartikan bahwa 20 pernyataan tersebut yaitu valid. Selanjutnya setelah dinyatakan valid, maka harus diuji reliabilitas untuk melihat konsistensi hasil temuan. Hasil uji reliabilitas pada uji coba instrument literasi numerasi dalam bentuk angket kuisioner ini adalah nilai Cronbach Alpha (0,952) > rtabel dengan taraf signifikan sebesar 5% (0,388) maka dapat diartikan reliabel. Dengan demikian, hasil uji coba awal instrument literasi numerasi menunjukkan bahwa dari 20 pernyataan pada angket kuisioner dengan menggunakan skala likert 1-5 dapat digunakan untuk mengukur literasi numerasi. Novelty – Kebaharuan pada penelitian ini instrument dalam bentuk angket kuisioner dapat digunakan untuk melihat kemampuan literasi numerasi Significance – Penelitian ini dapat dijadikan referensi tambahan pada peneliti mauapun masyarakat luas.