Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Model Pengelolaan Wakaf Produktif Di Era Digital Dalam Perspektif Maqashid Syari’ah Catur Bashori, Dhofir; Hasanah, Mifatahul; Huwaida, Hasna
At-Tasharruf "Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah" Vol. 7 No. 1 (2025): At-Tasharruf
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/at.v7i1.3405

Abstract

Productive waqf is an innovation in waqf management aimed at optimizing the benefits of waqf assets without diminishing their perpetuity, in line with the principle of tasbil al-thamrah. Emerging models of productive waqf include mu'aqqat (temporary waqf), cash waqf, istibdal al-waqf (exchange of waqf assets), and istitsmar amwal al-waqf (waqf fund investment). From the perspective of maqashid syariah, productive waqf contributes to the protection of five fundamental objectives of Islamic law: religion, life, intellect, lineage, and wealth. In the digital era, waqf management faces challenges such as low digital literacy among stakeholders, regulatory gaps, data security, standardized digital platforms. Nevertheless, digitalization offers significant opportunities, including expanding public participation, enhancing transparency, fostering innovation in waqf products, and improving operational efficiency. Optimizing technology-based productive waqf requires strengthening digital literacy, reforming regulations, and developing innovative waqf products based on maqashid syariah principles to sustainably support the economic development of the Muslim community
Sosialisasi Pengelolaan Limbah Jeruk Menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan di Desa Sidomulyo Kecamatan Semboro Kabupaten Jember Huwaida, Hasna’; Marnata, Anggi; Rohman, Mutiur; Sulistyaningtyas, Nurul Hidayatullah
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): June
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v1i1.5008

Abstract

In the agricultural sector, Semboro District is the main source of orange producers in Jember Regency. The bulk of the people that live in the Semboro District are farmers, and they created this. The issue in Semboro District's Sidomulyo Village is that farmers haven't been able to make the most of their leftover orange crop. The agricultural industry can handle the remaining oranges. It is possible for this industry to handle oranges that are unfit for consumption. KKN students in Sidomulyo Village are attempting to process orange waste by offering outreach in managing orange waste in an effort to turn it into an environmentally friendly organic fertilizer. To ensure sustainable management of the organic matter, farmers and the Thematic KKN Team 13 collaborate to maximize the use of organic fertilizer. This orange trash trial revealed that adding stale rice to orange waste MOL activates trichoderma, allowing the MOL to be utilized as a pesticide and enhance soil structure.
PERAN GURU PAI SD MUHAMMADIYAH 1 JEMBER PADA STABILITAS KESEHATAN MENTAL SISWA Huwaida, Hasna’; Zaini, Mad
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 7 No. 1 (2023): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v7i1.705

Abstract

Dunia kini menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental. Hal ini bermula dari pandemi covid-19 yang mengakibatkan isolasi wilayah secara global, menjadikan pekerjaan-pekerjaan menumpuk di rumah, bukan di kantor ataupun lembaga lainnya. Kesadaran ini terus terpelihara hingga sekarang. Kesehatan mental yang tak kalah penting untuk dijaga di antaranya adalah kesehatan mental anak usia sekolah dasar pula. Melalui penelitian ini, penulis berusaha membeberkan bagaimana usaha guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Muhammadiyah 1 Jember dalam rangka menjaga stabilitas kesehatan mental siswa-siswanya. Guru PAI tak hanya menjalankan kewajibannya sebagai seorang guru saja, melainkan bagaimana ia menanamkan nilai-nilai keislaman dalam aktifitas sekolah. Tujuan dari penelitian ini yakni mengungkap peran dan usaha guru PAI SD Muhammadiyah 1 Jember dalam menjaga stabilitas kesehatan mental siswa. Merupakan penelitian lapangan, penelitian ini memaparkan hasilnya melalui data yang didapatkan dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari peneltian ini menyatakan bahwa guru PAI berperan sebagai mu’allim, murobbi, mursyid, edukator, pelatih, komunikator dan konsultan, serta role model bagi siswanya, sehingga stabilitas kesehatan mental siswa dapat terjaga dengan baik.
Program Komunikasi Antar Pribadi (KAP) Sebagai Upaya Keluarga Terhadap Pencegahan Bunuh Diri Pada Remaja di SMP Muhammadiyah 12 Paleran Yeni Suryaningsih; Hasna’ Huwaida
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v3i2.600

Abstract

Suicide is an attempt by someone to end their life. National Police data recorded 852 cases of suicide from January to August 2024. Case has increased compared to 2023 which was only 300 cases per year, suicide often occurs at the age of 17-25 years. Interpersonal Communication (KAP) is needed to overcome this incident. Purpose of this program to provide education to parents and adolescents about suicide prevention. Program was implemented at SMP Muhammadiyah 12 Paleran, developed in accordance with the community service plan of the University of Muhammadiyah Jember and government policies related to mental health care. Sample of this service is families and adolescents at SMP Muhammadiyah 12 Paleran. Method will be used is Participatory Action Research (PAR) through surveys and needs analysis: suicide prevention education, Interpersonal Communication (KAP) roleplay and family and adolescent assistance. Activity was carried out on February 1-20, 2025 at SMP Muhammadiyah 12 Paleran, attended by 79 adolescents and families. Activities include socialization of activities, suicide prevention education, roleplay of Interpersonal Communication (KAP) and mentoring of adolescents and families. Conclusion of the results obtained 100% of families expressed satisfaction with the Interpersonal Communication (KAP) program as evidenced by the majority of families wanting similar activities to be held at SMP Muhammadiyah 12 Paleran. So this program can be continued. Keywords: Interpersonal Communication (KAP), Prevent suicide, Adolescents
NABI IDRIS AS: TELADAN ILMIAH DAN SPIRITUAL DALAM DAKWAH ISLAM Anim, Sarbini; Gunawan, Chandra; Hudri, Dudun Syaiful; Khuzamy, Muhammad; Huwaida, Hasna'
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5283

Abstract

Nabi Idris AS dikenal sebagai salah satu nabi yang memiliki keistimewaan dalam hal ilmu pengetahuan, ketekunan, dan spiritualitas. Dalam literatur Islam, beliau disebut sebagai sosok yang pertama kali memperkenalkan tulisan, menjahit pakaian, serta meneliti pergerakan bintang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keteladanan Nabi Idris AS dalam konteks dakwah, terutama terkait pentingnya ilmu dan amal dalam kehidupan seorang dai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan analisis tafsir dan hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode dakwah Nabi Idris AS mengintegrasikan ilmu, amal, dan hikmah, sehingga dapat menjadi model dakwah ilmiah dan beradab di era modern.
Penanaman Literasi Ekonomi Syariah Pada Siswa Mim 03 Dukuhdempok Wuluhan Melalui Permainan Sea Journey Dhofir Catur Bashori; Hasna’ Huwaida; Ismah Salsabil Bahiro
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v11i1.3843

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mengusung tema “Penanaman Literasi Ekonomi Syariah Pada Siswa MIM 03 Dukuhdempok Wuluhan Melalui Permainan SEA Journey”. Tujuannya adalah menanamkan pemahaman dasar ekonomi Syariah sejak usia sekolah, sebagai respon terhadap rendahnya indeks literasi dan inklusi keuangan Syariah di Indonesia tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan siswa kelas 5 dan 6, menggunakan metode permainan edukatif bernama Shariah Economic Adventure Journey (SEA Journey) yang menyerupai permainan ular tangga. Materi yang disampaikan meliputi zakat, infaq, shadaqah, halal-haram, serta prinsip jual beli Syariah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang ditandai dengan antusiasme tinggi selama sesi tanya jawab. Disarankan agar pihak sekolah menindaklanjuti dengan program berkelanjutan, seperti market day berbasis ekonomi Syariah, guna memperkuat pemahaman dan pembiasaan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Menumbuhkan Pemahaman Seksualitas Yang Positif Bagi Remaja Melalui Edukasi Seksual di MTS Subulus Salam Semboro Rey Dhiemaz G. P; Siti Mufikatus S; Hasna’ Huwaida
Journal of Community Development Vol. 5 No. 2 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i2.265

Abstract

Adolescence is an important transition period with many physical, cognitive, and social changes. During this time, sexual education is important to help adolescents understand their development, build healthy relationships, and avoid risky sexual behavior. This activity aims to foster knowledge related to healthy sexuality and how to recognize sexuality at the adolescent stage. This activity was carried out with the results of interviews with students and students at MTs Subulus Salam Sidomulyo Semboro sub-district which indicated that students and students still lacked understanding about protecting reproductive organs, understanding the definition of appropriate sexuality, the importance of maintaining sexual health and had never received an understanding of supporting skills during adolescence in maintaining sexual health. Non-training psychoeducation is given to 7th, 8th, 9th and 10th grade MA students to provide knowledge related to sexuality. The implementation of psychoeducation involves Pre-Test and Post-Test to measure changes in students' understanding after the implementation of the activity. Psychoeducational activities carried out at MTs Subulus Salam went well because the audience was quite interactive and enthusiastic when the activity was carried out, and this activity can also be said to be successful with an increase in knowledge which can be seen from the average results of filling out the Pre-test and Post-test where students get an increase in scores from 58 to 95 and there are students who initially 60 to 90.
INOVASI PROGRAM BI’AH LUGHAWIYAH: STRATEGI KEBERLANJUTAN PENGEMBANGAN BAHASA ARAB DAN PEMBINAAN AKHLAK SANTRI Hasna' Huwaida; Mochamad Alfan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Program bi’ah lughawiyyah di Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jember telah berjalan, tetapi masih menghadapi kendala berupa belum tersedianya panduan implementasi yang terstruktur serta keterbatasan media ajar dan sarana pendukung pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan keberlanjutan bi’ah lughawiyyah untuk mendukung pengembangan kemampuan Bahasa Arab dan pembinaan akhlak santri. Metode yang digunakan meliputi observasi, Focus Group Discussion, penyusunan panduan, pengembangan media ajar, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah pimpinan pesantren, guru/ustadz, pengurus Bahasa Arab, dan santri MBS sejumlah 17 peserta. Evaluasi dilakukan melalui observasi aktivitas berbahasa, angket motivasi belajar (5 pertanyaan), dan wawancara (3 pertanyaan). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mufradat dari 30% menjadi 70%, kemampuan mendengar dari skor rata-rata 30 menjadi 65, kemampuan berbicara dari 30% menjadi 70%, serta motivasi belajar dari 40% menjadi 75%. Program ini juga memperkuat konsistensi pelaksanaan lingkungan Bahasa Arab di pesantren.Abstract: The bi’ah lughawiyyah program at Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jember had been implemented, yet it faced challenges such as the absence of a structured implementation guide and limited instructional media and supporting facilities for Arabic learning. This community service program aimed to optimize the sustainability of bi’ah lughawiyyah to support Arabic language development and students’ moral character building. The methods included observation, Focus Group Discussion, guidebook development, instructional media production, training, mentoring, as well as monitoring and evaluation. The partners involved were the boarding school director, teachers, Arabic language coordinators, and students of MBS a total of 17 participants. Evaluation was conducted through language activity observation, learning motivation questionnaires (5 questions), and interviews (3 questions). The results showed an improvement in vocabulary mastery from 30% to 70%, listening skills from an average score of 30 to 65, speaking skills from 30% to 70%, and learning motivation from 40% to 75%. The program also strengthened the consistency of Arabic language environment implementation in the boarding school.
The Implications of the Arabic Artificial Environment at MBS Al Islam Paleran Jember as the Basis for Akhlak Education Hasna' Huwaida; Supiah; Dhofir Catur Bashori
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 10 No 1 (2026): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v10i1.10622

Abstract

Technology development has an effect on society’s declining akhlak standards. Teachers are being forced to put in more effort to sustain and preserve akhlak values in their students as a result of this moral decline. Pesantren institutions that have a hidden curriculum, one that is developed throughout the day for a whole week, are one example of efforts in this direction. Learning Arabic is one of the lessons that contributes to this akhlak education; it aims to impart Islamic principles in addition to language skills. The creation of an artificial environment (bi’ah lughawiyyah) as a direct and authentic Arabic language experience is one of the Arabic language learning methodologies that this study highlights.This study was conducted in the field at Muhammadiyah Boarding School Al Islam Paleran Jember, one of Muhammadiyah’s boarding schools. In order to accomplish this, the author employed a qualitative methodology, gathering data through observation, interviews, and documentation. Additionally, the Miles and Huberman model was used for data analysis. The objective is to outline artificial environment-based Arabic language learning activities offered by MBS Al Islam Paleran, explain how akhlak education is implemented there, and discuss the implications of this bi’ah lughawiyyah for students.The study’s findings clarify the significance of learning Arabic with a clear conceptualization within the framework of akhlak education, particularly with regard to speech, manners, self-confidence, responsibility, and discipline. This language environment requires complete support in terms of infrastructure, supporting facilities, as well as teacher quality.
Panca Jiwa Pondok Modern Ditinjau dari Konsep Ta’dib Syed Muhammad Naquib Al Attas Hasna' Huwaida; Dhian Wahana Putra
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 4 No. 2 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v4i2.128

Abstract

Indonesia sebagai negara Islam yang besar sudah semestinya concern pada solusi Pendidikan di Indonesia berbasis agama dan akhlak. Yang mana, salah satu lembaga yang strategis dan memiliki peran yang besar dalam hal ini adalah pesantren-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam mengonsep seluruh kegiatan dalam pondok pesantren, kyai beserta pembantu kyai menyusun sebuah falsafah yang menjadi landasan, yaitu Panca Jiwa Pondok Modern. Syed Muhammad Naquib Al Attas, seorang pemikir Pendidikan Islam mengemukaan satu istilah yang dikenal dengan ta’dib. Ta’dib menurut beliau lebih tepat disematkan untuk makna Pendidikan Islam sebab mengandung keseluruhan makna tarbiyah dan ta’lim. Ta’dib menekankan pada Pendidikan akhlak sebagai jalan dari pengoptimalan keseluruhan aspek Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yang ingin menemukan benang merah antara Pendidikan Pondok Modern dengan implementasi Panca Jiwa, dengan Konsep ta’dib Syed Muhammad Naquib Al Attas. Sumber data akan didapatkan dari perpustakaan baik berbentuk buku, jurnal ilmiah dan hasil penelitian. Data yang didapat akan dianalisis menggunakan pendekatan pedagogis kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa antara Panca Jiwa Pondok Modern dan konsep ta’dib Al Attas memiliki satu tujuan utama yaitu membentuk insan kamil, yakni manusia yang seimbang antara iman, ilmu dan akhlaknya, melalui pendidikan akhlak dan character building. Sehingga tujuan utama diciptakannya manusia terpenuhi, yaitu menjadi abdullah dan khalifah di atas muka bumi.