Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : inverted

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Materi Topologi Jaringan Di Sma Negeri 1 Marisa Mahmudin Latif; Arip Mulyanto; Sitti Suhada; Tajuddin Abdillah; Rampi Yusuf; Muthia Muthia; Muchlis Polin; Lillyan Hadjaratie
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.32611

Abstract

Proses pembelajaran Informatika selama ini masih menggunakan media seperti buku, komputer, LCD proyektor, dan PowerPoint. Akibatnya, beberapa siswa mengalami kesulitan memahami materi topologi jaringan karena penjelasan yang diberikan guru bersifat abstrak dan visualisasi yang ditampilkan hanya berupa gambar dua dimensi. Hal ini membuat siswa harus membayangkan bentuk topologi jaringan secara mandiri, sehingga menurunkan minat dan pemahaman mereka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality untuk materi topologi jaringan dan menguji kelayakannya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model Four-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tiga teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi dan wawancara untuk menganalisis kebutuhan, pengujian blackbox untuk memastikan fungsi aplikasi, serta angket untuk mengukur validitas dan kelayakan media. Validasi dilakukan oleh 1 ahli materi dan 2 ahli media, serta uji coba pada 32 siswa kelas XI Sains F SMA Negeri 1 Marisa. Hasilnya, media dinyatakan sangat valid dengan persentase penilaian ahli materi 92%, ahli media masing-masing 92% dan 84%, serta tanggapan siswa sebesar 89%. Dengan demikian, media pembelajaran ini layak diterapkan dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Numbered Head Together Berbantuan QR-Code Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas X Pada Materi Dampak Sosial Informatika Nevita Larasati Mokoginta; Mukhlisulfatih Latief; Muthia Muthia; Arip Mulyanto; Roviana H. Dai; Bait Syaiful Rijal; Eka Vickraien Dangkua
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.26942

Abstract

Keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran sangat diperlukan, dimana siswa yang dikatakan aktif adalah siswa yang berpartisipasi, berinteraksi dan berkolaborasi baik dengan siswa lain maupun dengan guru. Dari hasil wawancara di SMA Negeri 6 Gorontalo Utara, adapun permasalahan yang peneliti temukan dalam penelitian ini adalah mengenai keaktifan belajar siswa yang kurang terhadap pembelajaran di kelas salah satunya dalam pembelajaran informatika yang diantaranya yaitu 1) siswa yang kurang aktif bertanya di dalam kelas, 2) siswa yang tidak mampu menjawab pertanyaan yang diberikan guru karena tidak memperhatikan materi yang diberikan oleh guru, dan 3) guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) berbantuan QR-Code terhadap keaktifan belajar siswa kelas X SMA Negeri 6 Gorontalo Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi eksperimen  dengan design nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini kelas X-1 yang berjumlah 20 siswa dan kelas X-2 dengan jumlah 27 siswa sehinggah jumlah keseluruhan sampel adalah 47 sampel atau responden. Instrumen penelitian ini berupa lembar skala keaktifan belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat uji Normalitas, uji Homogenitas dan pengujian hipotesis menggunakan Paired Tample T Test dan Independent Sampel T Test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil rata-rata uji-t nilai keaktifan setelah perlakuan (Posttest) yaitu 69.15% untuk kelas eksperimen dan 45.44% untuk kelas kontrol. Jadi, kesimpulannya bahwa model pembelajaran Cooperative Numbered Head Together Berbantuan QR-Code Berpengaruh Terhadap Keaktifan Belajar siswa kelas X-1 pada materi Dampak Sosial Informatika di SMA Negeri 6 Gorontalo Utara.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis E-Modul Pada Mata Pelajaran Informatika untuk Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kabila Muhammad Dimas Oktaviandy Deu; Lukman A.R Laliyo; Muthia Muthia; Muhammad Rifai Katili; Sitti Suhada; Ahmad Azhar Kadim; Indhitya R. Padiku
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.26982

Abstract

Mata pelajaran Informatika merupakan mata pelajaran yang terdapat di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kabila. Pada mata pelajaran Informatika khususnya pada fase E terdapat elemen materi yaitu Berpikir Komputasional dan Literasi Digital. Dari hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan dalam proses belajar mengajar pada pembelajaran Informatika, antara lain Minimnya penggunaan media pembelajaran berbasis digital di SMA Negeri 1 Kabila dalam proses pembelajaran yang digunakan guru. Kurangnya penggunaan media pembelajaran berbasis e-modul dapat mengakibatkan siswa kesulitan dalam memahami materi dan membuat materi menjadi monoton, sehingga mengakibatkan tidak tercapainya tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menggembangkan bahan ajar berbasis e-modul sebagai pelengkap sumber belajar bagi guru pada pembelajaran Informatika dan membantu proses pembelajaran agar lebih mudah. (2) Mengetahui kelayakan bahan ajar berbasis e modul pada proses pembelajaran Informatika. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan Research and Development (RD) model pengembangan four-D (4D). Tahap pengembangan 4D yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan) dan Disseminate (Pendiseminasian). Adapun hasil penelitian terhadap bahan ajar berbasis e-modul yaitu Ahli materi memperoleh nilai presentase 95,5% dengan kriteria sangat layak dan Ahli media memperoleh nilai presentase 93,5% dengan kriteria sangat layak. Penggunaan bahan ajar berbasis e modul yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai alternatif dalam proses belajar mengajar pada pembelajaran Informatika.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Think And Pair Share Pada Mata Pelajaran Informatika Materi Sistem Bilangan Di SMK Negri 3 Gorontalo Amran Abd Azis Pakaya; Abd Aziz Bouty; Muthia Muthia; Dian Novian; Nikmasari Pakaya; Sri Ayu Ashari; Haeriani H.
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.33903

Abstract

Studi ini membahas masalah krusial mengenai kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, partisipasi yang cenderung pasif, serta hasil belajar yang masih konsisten berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yakni 76. Sebagai solusi, desain belajar kooperatif Think Pair Share (TPS) diusulkan guna mengoptimalkan interaksi dan prestasi belajar siswa secara signifikan. Studi ini dimaksudkan guna menguji pengaruh implementasi model belajar Think-Pair-Share dalam mata kuliah informatika, memakai teknik eksperimen sejati melalui Pretest-Postest Control Group Design yang ketat. Temuan studi menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan dari model Think-Pair-Share pada hasil belajar siswa, khususnya dalam memahami topik Bit (digit biner) dan Heksadesimal. Kelompok kontrol, yang tidak memakai model TPS, mempunyai skor pretest rata-rata 41,67 dan skor posttest 49,17. Sebaliknya, kelompok eksperimen yang menerapkan model TPS menunjukkan peningkatan performa yang jauh lebih tinggi dengan skor pretest rata-rata 43,67 dan skor posttest mencapai 60,00. Hal ini membuktikan bahwa diskusi berpasangan mampu meningkatkan pemahaman konsep informatika
Penerapan Model Pembelajaran Tsts (Two Stay Two Stray) Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Materi Perkakas Teknologi Digital Di Sma Negeri 7 Prasetya Gorontalo Fikri Khairuddin Paramata; Arip Mulyanto; Muthia Muthia; Manda Rohandi; Ahmad Azhar Kadim; Ihsanulfu’ad Suwandi; Jemmy Pakaja
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i1.32717

Abstract

Hasil observasi penelitian di kelas X SMA Negeri 7 Gorontalo, menunjukkan bahwa siswa masih kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran karena selama pembelajaran guru banyak memberikan ceramah sehingga interaksi dan komunikasi antar siswa maupun dengan guru masih belum terjalin selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan belajar siswa dalam penerapan model pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray),  kelas X-3 mata pelajaran Informatika, pada materi perkakas teknologi digital  di SMA Negeri 7 Prasetya Gorontalo. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dari 2 siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 2 kali pertemuan. yang terdiri dari 4 tahap, yaitu  perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan  refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan data hasil observasi keaktifan belajar siswa pada siklus I pertemuan 2 yaitu 48,43% dan siklus 2 pertemuan 2 yaitu 85,93%, selanjutnya dilakukan pengujian normalitas, homogenitas dan hasilnya memenuhi asumsi sehingga dapat dilanjutkan ke uji hipotesis dan terdapat perbedaan antara kedua siklus, dan dinyatakan memenuhi kriteria keberhasilan untuk digunakan dalam membantu proses pembelajaran dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa.
Pengaruh Konten Youtube Web Programming UNPAS Terhadap Persepsi Kompetensi Pemrograman dan Minat Belajar Pemrograman Mahasiswa Teknik Informatika Amanda Nurhaliza E. Budiman; Mukhlisulfatih Latief; Muthia Muthia; Dian Novian; Sri Ayu Ashari; Hermila A; Haeriani H
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 2: Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i2.38769

Abstract

Youtube telah menjadi salah satu media pembelajaran yang banyak dimanfaatkan mahasiswa dalam mempelajari pemrograman. Salah satu kanal yang sering digunakan adalah Youtube Web Programming UNPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten Youtube Web Programming UNPAS terhadap persepsi kompetensi pemrograman dan minat belajar pemrograman mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 85 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Youtube Web Programming UNPAS berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kompetensi pemrograman (Sig. = 0,013; R2 = 0,072) dan minat belajar pemrograman (Sig. = 0,020; R2 = 0,064). Kontribusi yang relatif kecil tersebut menunjukkan bahwa persepsi kompetensi dan minat belajar pemrograman juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar konten Youtube. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa konten Youtube Web Programming UNPAS berpengaruh positif terhadap persepsi kompetensi pemrograman dan minat belajar pemrograman mahasiswa, serta dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar pendukung dalam proses belajar pemrograman.
Analisis Pengelompokan Risiko Keterlambatan Penyelesaian Studi Mahasiswa Menggunakan Algoritma K-Means Balqis Cipta Cinta Ramadhani; Manda Rohandi; Muthia Muthia; Lillyan Hadjaratie; Sri Ayu Ashari; Ihsanulfu'ad Suwandi
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 2: Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i2.39647

Abstract

Keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa merupakan salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi kualitas lulusan dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Data akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Universitas Negeri Gorontalo menunjukkan masih terdapat mahasiswa yang belum menyelesaikan studi sesuai waktu yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan analisis data akademik untuk mengidentifikasi kelompok mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan penyelesaian studi. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan mahasiswa berdasarkan tingkat risiko keterlambatan penyelesaian studi menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode penelitian menggunakan pendekatan data mining dengan kerangka kerja Cross Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM). Data yang digunakan merupakan data akademik sebanyak 1.012 mahasiswa yang diperoleh dari Sistem Informasi Akademik Terpadu (SIAT) Universitas Negeri Gorontalo dengan variabel Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Indeks Prestasi Semester (IPS), dan Lama Studi (Jumlah Semester yang ditempuh). Proses clustering dilakukan menggunakan algoritma K-Means dengan pengujian jumlah cluster k=2, k=3, dan k=4, kemudian dievaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal diperoleh pada k=3 dengan nilai DBI sebesar 0,713. Hasil clustering menghasilkan tiga kelompok mahasiswa, yaitu Cluster 1 sebanyak 477 mahasiswa (47,1%) dengan kategori risiko rendah, Cluster 2 sebanyak 362 mahasiswa (35,8%) dengan kategori risiko sedang, dan Cluster 0 sebanyak 173 mahasiswa (17,1%) dengan kategori risiko tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu mengidentifikasi pola akademik mahasiswa berdasarkan IPK, IPS, dan Lama Studi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar monitoring akademik dan pendampingan bagi mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan penyelesaian studi.
Pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division Berbantuan Media Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa Nurfitria A Nango; Jemmy A Pakaja; Ahmad Azhar Kadim; Sunardi Sunardi; Lilliyan Hadjaratie; Muthia Muthia
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 6, No 2: Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v6i2.28520

Abstract

Pada mata pelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual di SMK 2 Negeri Gorontalo, Jurusan DKV ditemukan beberapa permasalahan pada proses pembelajaran, meskipun pembelajaran dirancang untuk mendukung kompetensi siswa, kendala seperti kurangnya kemampuan analisis, keterampilan kolaborasi, pemahaman materi, serta minat belajar akibat bahan ajar yang kurang menarik masih menghambat proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh penggunaan model pembelajaran STAD berbantuan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar-dasar desain komunikasi visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode True Eksperomental Design dengan pola The Posstest – Only Control Group Design. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka uji normalitas diperoleh bahwa sampel yang diperoleh berasal dari populasi yang berdistribusi normal, terlihat dari perhitungan hasil uji data Posttest dengan nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) 0,0820,05 untuk kelas kontrol, dan 0,0930,05 untuk kelas eksperimen. Kemudian uji homogenitas diperoleh bahwa varian data Posttest hasil belajar adalah Homogen, terlihat dari perhitungan uji homogenitas data nilai Posttest dengan nilai sig 0,3100,05. Berdasarkan nilai rata-rata yang didapat kelas kontrol maupun kelas eksperimen dapat diketahui bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibanding dengan kelas kontrol dan juga berdasarkan hasil uji t dapat dilihat dari sig.  (2-tailed) adalah sebesar 0,0020,05, maka dapat dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran STAD berbantuan media pembelajaran pada hasil belajar siswa. Demikian penelitian ini yang dapat disimpulkan dengan penerapan model pembelajaran STAD berbantuan media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa sehingga dapat direkomendasikan untuk lebih diterapkan dalam dunia pendidikan.