Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Berbasis Proyek dalam Pembelajaran Fisika: Kajian Sistematis Saddia, Andi; Amir, Faizal
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

Physics education is often considered a challenging subject for students, primarily due to its abstract nature and the need for a strong understanding of concepts and mathematical application. Traditional teacher-centered teaching methods often reduce student engagement, leading to low motivation and suboptimal learning outcomes. The project-based learning (PBL) approach offers a promising solution to enhance the effectiveness of physics education by providing authentic learning experiences relevant to real-world situations. In this model, students actively participate in designing, implementing, and evaluating projects that produce real solutions to real-world problems. This approach not only enhances students' understanding of physics concepts but also develops essential 21st-century skills such as critical thinking, problem-solving, collaboration, and communication. This article examines the implementation of the project-based learning approach in physics education with the goal of improving student motivation and engagement. The study also discusses the challenges and strategies for implementing PBL and its relevance in the context of physics education. The findings of this review indicate that PBL implementation can improve physics concept understanding, develop 21st-century skills, and enhance student motivation.
PELATIHAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAVI BERBANTUAN FLANEL BERGAMBAR TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA DI SEKOLAH DASAR Inayah A.M., Muh.; Mulyana Ramadhani, Dita; Amir, Faizal
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1052-1061

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran SAVI berbantuan flanel bergambar terhadap keterampilan menyimak siswa. Hasil observasi awal, masih banyak guru yang kesulitan dalam mengimplementasikan model pembelajaran SAVI dalam pembelajaran. Kondisi ini diperparah lagi dengan metode mengajar yang masih one-way communication, tidak tersedianya model pembelajaran dan ketidakmampuan membuat model pembelajaran, yang menyebabkan siswa menjadi cepat bosan sehingga materi yang disampaikan guru tidak sampai pada tujuannya. Model SAVI merupakam model pembelajaran yang berpusat student center sehingga dapat meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Menyimak menjadi hambatan masuknya informasi kepada siswa dan akan berdampak langsung kepada proses pembelajaran. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SDN No. 49 Inp. Pasanggrahan dan peserta berjumlah 14 orang guru. Langkah-langkah dalam kegiatan PKM ini mencakup beberapa tahapan yaitu: (1) tahap persiapan, (2) pelaksanaan pelatihan, (3) evaluasi dan penyempurnaan model pembelajaran SAVI oleh tim PKM, dan (4) refleksi dan penutupan kegiatan PKM. Hasil yang dicapai melalui kegiatan ini: (1) adanya peningkatan  pengetahuan dan keterampilan para guru  tentang penerapan model pembelajaran SAVI berbantuan flanel bergambar terhadap keterampilan menyimak, dan (2) tersedianya model pembelajaran SAVI di SDN No. 49 Inp. Pasanggrahan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan mulai bulan April 2024 dan berakhir bulan September 2024.
Pengembangan E-Modul Praktikum berbasis Advance Organizer berbantuan Flipbook Amir, Faizal; Sutrisno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33116

Abstract

Kegiatan praktikum fisika dasar di perguruan tinggi seringkali menghadapi kendala berupa rendahnya kesiapan konseptual mahasiswa dan keterbatasan media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul praktikum fisika dasar berbasis Advance Organizer berbantuan Flipbook yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pemahaman konsep sebelum pelaksanaan eksperimen. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang difokuskan hingga tahap Develop. Teknik pengumpulan data mencakup observasi kebutuhan, validasi ahli (materi, media, soal), uji kepraktisan oleh dosen dan mahasiswa, serta uji efektivitas melalui analisis nilai pretest dan posttest menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul dinyatakan valid oleh para ahli, praktis digunakan oleh pengguna, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa, dengan nilai signifikansi uji efektivitas < 0,001. Produk ini berkontribusi dalam memperkuat pembelajaran praktikum berbasis multimedia dan teori Advance Organizer. Temuan ini mengimplikasikan bahwa e-modul berbasis digital dapat menjadi solusi pembelajaran mandiri yang efisien dan kontekstual dalam pendidikan tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan topik dan mengintegrasikan teknologi imersif seperti AR atau VR
PBahan Ajar Digital Model Oe3c-Etnofisika Berbantuan Augmented Reality Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Literasi Fisika Siswa Saddia, Andi; Amir, Faizal; Hutapea, Bilferi
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v13i2.14155

Abstract

This study aims to develop digital teaching materials using the OE3C-Ethnophysics model assisted by Augmented Reality (AR) to improve students' critical thinking skills and physics literacy in fluid material. The OE3C-Ethnophysics model assisted by Augmented Reality (AR) is an innovation in creating interactive learning by integrating digital technology with ethnophysics. This study uses the Research and Development (R&D) method with the 4D model, namely define, design, development and disseminate. The subjects of this study were students of SMA 3 Majene class XI IPA. Data analysis techniques used include qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that the teaching materials are very valid and practical in improving critical thinking skills and physics science literacy in SMA Negeri 3 Majene. The OE3C-Ethnophysics model assisted by Augmented Reality (AR) strongly supports interactive physics learning based on digital technology and contributes to preserving local culture.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling Serta Manajemen Berbasis Sekolah di MTs DDI Lapeo Kartika Hajati; Muh. Jamil Barambangi; Muflihah Baktiar; Faizal Amir; Bilferi Hutapea
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4863

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait bagaimana implementasi layanan bimbingan dan konseling di MTs DDI Lapeo guna mendukung kesejahteraan mental dan perkembangan karakter siswa. Masalah yang dihadapi oleh siswa di MTs DDI Lapeo, seperti kurangnya dukungan konseling yang terstruktur dan terbatasnya pemahaman siswa serta guru mengenai manfaat bimbingan dan konseling, menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini. Program ini melibatkan serangkaian pelatihan untuk guru, sosialisasi layanan konseling kepada siswa, serta penerapan metode konseling yang berbasis pendekatan individu dan kelompok. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi awal, penyusunan program konseling, pelaksanaan sesi konseling, serta evaluasi efektivitas program. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap layanan konseling, peningkatan keterampilan guru dalam memberikan konseling, serta terbentuknya pola layanan bimbingan dan konseling yang lebih sistematis di sekolah. Melalui pengabdian ini, diharapkan layanan bimbingan dan konseling di MTs DDI Lapeo dapat terus berlanjut secara mandiri, memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan pengembangan karakter siswa.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN STRATEGI PAIR CHECKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Nopita Limbong Ma'dika; Firman Firman; Faizal Amir; Fadhila Fadhila; Andi Rosman
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7842

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar ranah kognitif peserta didik yang diajarkan menggunakan model Problem Based Learning menggunakan strategi Pair Checks dengan yang di ajarkan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan menggunakan nonequivalent control group design. Populasi dari penelitian ini sebanyak 47 orang terdiri dari kelas X IPA 1 dan X IPA 2, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total. Hasil yang diperoleh menggunakan instrumen tes hasil belajar, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis deksriptif dan inferensial untuk memperoleh tingkatan kriteria setiap aspek. Adapun hasil penelitian yang diperoleh pada kelas eksperimen dengan kelas kontrol, untuk skor rata-rata indikator ranah kognitif hasil belajar kelas eksperimen memperoleh persentase 47,92% pada pretest berada pada kategori sedang dan persentase 74,79% pada posttest berada pada kategori tinggi sedangkan pada kelas kontrol memperoleh persentase 49,44% pada pretest  berada pada kategori sedang dan persentase 53,48%  pada posttest berada pada kategori sedang. Pada kelas eksperimen diperoleh nilai N-Gain 0,52 yang menunjukkan interval nilai berada pada 0,30 < g < 0,70 kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol interval nilai berada pada ? 0,30 kategori rendah. oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pada kelas eksperimen peningkatan hasil belajar setelah diterapkan model problem based learning menggunakan strategi pair checks  adalah sedang. Hasil yang diperoleh pada Uji-T adalah nilai signifikan 0,000 yang artinya ? < 0,05 menujukkan adanya perbedaan peningkatan yang siginifikan setelah diterapkan model problem based learning menggunakan startegi pair checks.