Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

TEKNIK PENGAJARAN TATA BAHASA ARAB DENGAN MEDIA KARTU KATA GUNA MEMBERIKAN PEMAHAMAN TENTANG QOWA’ID KEPADA PESERTA DIDIK Roisatul Mu'awwanah; Anin Nurhayati; Luk- Luk Nur Mufidah
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : LP3M IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v2i3.741

Abstract

Arabic language learning is the learning of foreign languages that has been taught in schools. To be able to read and write and translate Arabic writing, it requires an adequate mastery of nahwu and shorof knowledge. The obstacle experienced by students so far is the difficulty of formulating nahwu shorof in an easy way of learning. Judging from these problems, teachers should have developed learning strategies. Which in the learning strategy includes learning methods and techniques, which function so that learning in the classroom can run more effectively and efficiently. In other words, learning techniques are certain activities carried out in the classroom in accordance with the strategies and methods chosen that are in accordance with the approach to the existing problems. In this article, we will discuss grammar learning techniques (qowaid) to make it easier for students to understand nahwu and shorof material.
Metode Al-Bidayah Dalam Meningkatkan Kemampuan Reseptif Bahasa Arab: Qiraah Frisna Septian Renaldi; Luk-Luk Nur Mufidah; Anin Nurhayati
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : LP3M IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v3i1.747

Abstract

Methods are regular means used to carry out a job. The method has a purpose so that the material to be delivered can be received by students well. The choice of learning methods must be adjusted to the needs of students, because improper learning methods will cause the learning process to take place less effectively and learning objectives cannot be carried out optimally. The al-bidayah method is one of the methods in Arabic language learning that is considered effective for learning students' maharah qiraah. Using a qualitative library research approach, this article reviews the complex al-bidayah  method and its role in increasing reseptive. Abillities in the form of maharah qiraah. Reseachers obtained data by reading, writing and analyzing the conntents pf the  manual for the al-bidayah method and using it as a primary research  data source. The  results showed that al-bidayah method is an applicable method used for reseptive learning of arabic. This is because al-bidayah method has a systematic arragement of chapters and sub-chapters. The role of the al-bidayah method in improving students’ reseptive abilities is in the aspects of nahwu and sharf.
Model Pembelajaran Menerjemah Santri Pondok Kreatif Baitul Kilmah Miftahuddin, Mohammad Thoriq; Muhajir, As'aril; Nurhayati, Anin
TSAQOFIYA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 8 No 1 (2026): Tsaqofiya: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Kiai Ageng Muhammad Besari onorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/tn50aj05

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab menghadapi banyak problematika, melalui model pembelajaran berbasis multiliterasi, dapat melatih kemampuan siswa jadi lebih aktif, kreatif, produktif serta lebih bermakna dalam kemampuan menerjemah buku-buku berbahasa Arab. Tujuan penelitian ini menjelaskan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi model pembelajaran bahasa arab berbasis mulitiliterasi untuk meningkatkan kemampuan menerjemah santri Pesantren Kreatif Baitul Kilmah Bantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan model multiliterasi yang diterapkan adalah Multiliterasi Transformasi sebagai berikut: 1) Perencanaan model pembelajaran; (a) penekanan visi misi untuk memperbanyak karya terjemahan. (b) menguasai ilmu menulis, (c) menguasai bahasa Indonesia, (d) menguasai bahasa Arab, (e) menguasai berbagai disiplin ilmu, dan (f) mengakses isu-isu terkini. 2) Penerapan dilaksanakan dengan mengelompokkan santri menjadi dua kelompok, yaitu santri yang masih sekolah dan santri mahasiswa. Pembelajaran bahasa arab bagi santri sekolah yaitu belajar ringkasan jurumiyah, tashrif, kursus bahasa arab, praktik pidato dan hiwar. Sedangkan bagi santri mahasiswa dilakukan dengan; (a) Membangun fondasi kuat, motivasi dan minat siswa, (b) Melakukan penyederhanaan terhadap ilmu alat (nahwu, sharaf, mufradat atau kosa kata bahasa Arab), santri menyusun terjemahan sesuai kaidah bahasa Indonesia, jika kalimat panjang, maka dilakukan pemotongan menjadi sebelas kata.(c) Mengarahkan orientasi siswa pada praktek dan karya nyata, dan (d) Menjalin kerjasama intensif dengan penerbitan. 3) Proses evaluasi yaitu memperbanyak dan menyetorkan naskah hasil terjemahan untuk dikoreksi pengasuh dan guru secara langsung. Jika penerjemahan selesai, naskah diberikan ke penerbitan untuk diterbitkan dan dijual.