Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Tekanan Konsumsi Digital, Pengaruh Influencer Keuangan di Media Sosial, dan Literasi Keuangan Digital terhadap Ketahanan Keuangan Generasi Z melalui Perilaku Pengendalian Konsumsi sebagai Variabel Mediasi Maria Yovita R. Pandin; Prayoga Ersya Kalimasadha; Marcell Diandra Zige
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11360

Abstract

Dalam era digital yang cepat berubah, Generasi Z menghadapi tekanan konsumsi digital yang tinggi akibat paparan iklan daring tanpa henti dan kemudahan akses platform. Penelitian ini bertujuan menyelidiki pengaruh tekanan konsumsi digital, influencer keuangan di media sosial, dan kemahiran fintech terhadap ketahanan finansial Generasi Z, dengan perilaku pengendalian konsumsi sebagai variabel mediasi. Generasi Z dinilai lebih rentan terhadap godaan konsumsi karena informasi komersial terus-menerus dan pengaruh influencer keuangan yang dapat berdampak positif atau negatif pada keputusan keuangan mereka. Studi kuantitatif ini mengumpulkan data melalui kuesioner terstruktur dari responden Generasi Z yang dipilih secara purposif. Analisis jalur digunakan untuk mengestimasi hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel, termasuk efek mediasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan digital memberikan dampak positif signifikan terhadap ketahanan keuangan, sementara tekanan konsumsi digital berdampak negatif. Pengaruh influencer keuangan juga signifikan, namun sifatnya bergantung pada kredibilitas dan kualitas informasi yang disampaikan; influencer kredibel memperkuat literasi, sedangkan yang tidak kredibel memicu konsumsi berlebihan. Perilaku pengendalian konsumsi terbukti sebagai mediator efektif: ia memperkuat efek positif literasi keuangan digital terhadap ketahanan finansial, dan meredam dampak buruk tekanan konsumsi digital. Uji signifikansi mediasi mengonfirmasi peran tersebut signifikan secara statistik. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan digital dan kemampuan mengendalikan konsumsi menjadi faktor kunci untuk memperkuat ketahanan finansial Generasi Z di tengah arus digitalisasi yang semakin masif dan kompleks. Program edukasi keuangan dan pelatihan pengendalian diri sangat diperlukan guna membekali mereka menghadapi tantangan ekosistem keuangan modern secara berkelanjutan.
Pengaruh ESG Disclosure, Profitability, dan Capital Structure terhadap Firm Value Melalui Financial Performance dengan Institutional Ownership sebagai Variabel Moderating Hanna Nelin Solossa; Maria Carolla Jenniver Ati; Junitha Djalil; Maria Yovita R. Pandin
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2188

Abstract

Studi ini dijalankan guna menganalisis dampak dari ESG Disclosure, Profitability, dan Capital Structure terhadap Firm Value melalui Financial Performance selaku variabel mediasi, serta melibatkan Institutional Ownership selaku variabel moderasi. Objek amatan berfokus pada emiten industri perbankan yang aktif di Bursa Efek Indonesia pada rentang tahun 2021 sampai 2024. Pendekatan penelitian yang diaplikasikan adalah kuantitatif memakai basis data sekunder yang dihimpun dari laporan tahunan, laporan keuangan publikasi, beserta laporan keberlanjutan. Penentuan sampel memakai teknik purposive sampling, yang menghasilkan keputusan 18 bank terpilih dengan total 72 amatan tahun perusahaan (firm-year). Pengolahan data dilakukan melalui statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linear berganda berbasis analisis jalur, uji Sobel, beserta Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan instrumen SPSS. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa ESG Disclosure dan Profitability membawa dampak positif serta signifikan terhadap Financial Performance, namun Capital Structure didapati tidak memiliki pengaruh signifikan. Lebih lanjut, Profitability dan Financial Performance memperlihatkan pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap Firm Value. Sebaliknya, ESG Disclosure dan Capital Structure tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap Firm Value. Melalui uji Sobel, dikonfirmasi bahwa Financial Performance bertindak memediasi secara utuh (full mediation) dampak ESG Disclosure terhadap Firm Value, memediasi secara sebagian (partial mediation) dampak Profitability terhadap Firm Value, serta tidak memiliki andil mediasi pada hubungan antara Capital Structure dan Firm Value. Pada pengujian moderasi, dipastikan bahwa Institutional Ownership secara signifikan mampu memperkuat kontribusi positif Financial Performance dalam meningkatkan Firm Value. Kesimpulan riset ini menegaskan bahwa capaian kinerja keuangan yang diiringi oleh mekanisme pengawasan intensif oleh investor institusi menjadi instrumen utama dalam menyalurkan pengaruh nilai fundamental keuangan dan non-keuangan menuju peningkatan Firm Value pada industri perbankan nasional.
The Effect of Cash Conversion Cycle, Sales Growth, and Financial Slack on Firm Value with Business Risk as a Moderating Variable Maria Yovita R. Pandin; Marsha Via Anantasya; Erlyana Rizkya Zalfa
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Economics and Social Sciences (JESS)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1793

Abstract

This study aims to examine the effect of Cash Conversion Cycle, Sales Growth, and Financial Slack on Firm Value with Business Risk as a moderating variable in food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2020–2024 period. Corporate value serves as a critical benchmark that demonstrates market participants' views on a company’s operational efficiency and long-term potential. An empirical quantitative method was adopted, leveraging archival data gathered from published annual disclosures and financial statements. Through a selective sampling framework, a total dataset of 60 firm-year observations was compiled for evaluation. ypothesis testing was executed utilizing Moderated Regression Analysis (MRA). The empirical evidence demonstrates that sales growth significantly boosts corporate worth. Conversely, neither the duration of the cash conversion cycle nor the volume of financial slack exerts any meaningful impact on corporate valuation. Additionally, empirical results indicate that business risk fails to function as a moderating force across all tested relationships. These outcomes imply that when evaluating corporate worth, market players tend to prioritize expansion in revenue streams over operational working capital agility or cash reserves.
PENGARUH SUSTAINABILITY DISCLOSURE, LIQUIDITY, DAN PROFITABILITY TERHADAP FIRM VALUE MELALUI INVESTOR TRUST DENGAN MODERASI INFORMATION ASYMMETRY Janu Adi Mulya; Tri Abdi Wijaksono; Stefanus Kia Airlangga; Julian Nugroho; Mohammad Ramadhan Priatmojo; Muhammad Ari Ramadhani; Maria Yovita R. Pandin
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2926

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sustainability disclosure, liquidity, dan profitability terhadap firm value dengan investor trust sebagai variabel mediasi serta information asymmetry sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2025. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainability disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap investor trust, sedangkan liquidity dan profitability tidak berpengaruh signifikan terhadap investor trust. Selain itu, investor trust tidak terbukti memediasi pengaruh sustainability disclosure, liquidity, maupun profitability terhadap firm value, dan information asymmetry juga tidak terbukti memoderasi hubungan antara investor trust dan firm value. Temuan ini mendukung teori sinyal (signaling theory), yang menjelaskan bahwa pengungkapan informasi keberlanjutan dapat menjadi sinyal positif mengenai kualitas dan prospek keberlangsungan perusahaan bagi investor. Penelitian ini memperkaya kajian mengenai firm value dengan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dan faktor fundamental perusahaan melalui pengujian mekanisme mediasi investor trust dan moderasi information asymmetry dalam konteks sektor perbankan di Indonesia.
PENGARUH INVESTMENT OPPORTUNITY SET, DIVIDEND STABILITY, DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP FIRM VALUE DENGAN OWNERSHIP CONCENTRATION SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA SEPULUH PERUSAHAAN NON - CYCLICAL HIGH DIVIDEND Feris Nur Alif Supriyanto; Loviorla Zefanya Lovely Albertus; Nabila Siloy; David Al Amin; Siti Aisyah; Steven Marcellino; Maria Yovita R. Pandin
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2931

Abstract

Penilaian atas kesuksesan sebuah entitas bisnis dalam mengangkat taraf hidup pemegang saham serta menumbuhkan keyakinan investor umumnya tecermin dari indikator nilai perusahaan. Sepanjang kurun waktu 2021–2025, PT HM Sampoerna Tbk dihadapkan pada beragam dinamika bisnis yang berpotensi memberikan dampak pada nilai korporasi, sehingga menuntut adanya tata kelola yang jitu terkait probabilitas investasi, kebijakan pembagian laba, serta komposisi utang. Riset ini dilaksanakan guna mengevaluasi dampak dari Investment Opportunity Set (IOS), Dividend Stability, serta Financial Leverage terhadap Firm Value, dengan menyertakan Ownership Concentration sebagai variabel pemoderasi pada PT HM Sampoerna Tbk di Bursa Efek Indonesia rentang waktu 2021–2025. Metode kuantitatif diaplikasikan dalam studi ini dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan korporasi. Pengujian dilakukan guna mengukur sejauh mana variabel bebas berdampak pada nilai entitas, serta bagaimana peran moderasi dari konsentrasi kepemilikan pada relasi tersebut. Melalui riset ini, diharapkan muncul gagasan baru bagi literatur manajemen keuangan dan menjadi rujukan praktis bagi pihak manajemen maupun investor untuk menelaah elemen-elemen penentu nilai perusahaan.
Peran Kinerja Lingkungan, Biaya Lingkungan, Dan Carbon Emission dalam Kinerja Keuangan Perusahaan Pertambangan BEI 2021-2023 Nanda Karisma Putri; Maria Yovita R. Pandin
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 2: Januari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i2.6725

Abstract

This study aims to analyze the influence of environmental performance, environmental costs, and carbon emissions on the financial performance of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2023 period. A quantitative method was employed using secondary data obtained from company annual reports. The analysis results show that environmental performance has a significant positive impact on financial performance, while environmental costs have a significant negative impact. In contrast, carbon emissions do not significantly affect financial performance. These findings indicate that effective environmental management can enhance a company’s financial performance, but environmental costs must be managed efficiently. The lack of impact from carbon emissions may be due to limited market or policy attention to this issue during the study period. This research suggests that companies should improve environmental performance and cost efficiency, while regulators should strengthen sustainability policies, such as emission reduction incentives.
PENGARUH IMPLEMENTASI GREEN ACCOUNTING DAN AKUNTABILITAS SOSIAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA INDUSTRI PERTAMBANGAN Ahmad Qois Izzuddin; Maria Yovita R. Pandin
REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 6, No 2 (2025): REMITTANCE DESEMBER 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/remittance.vol6no2.758

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of green accounting and social accountability on the financial performance of mining companies in the 2021-2023 period. This study uses quantitative research methods. The data used in this study are secondary, drawn from sustainability and annual reports for the 2021-2023 period. The study population comprised 46 mining companies. The sample used in this study comprised 10 companies selected through purposive sampling. The data sources were annual and sustainability reports published on the Indonesia Stock Exchange website. In addition, data was also obtained from sustainability reports on each company's website. The research used an outer model and an inner model for data analysis. Data management used the Partial Least Squares (PLS) application. The analysis method in this study used descriptive statistics. The results of the study indicate that the first hypothesis of green accounting with environmental cost indicators, PROPER (Company Performance Rating Program in Environmental Management), and green accounting measurements, have no effect on company financial performance with indicators of return on assets, return on equity, and net profit margin. Furthermore, the second hypothesis states that social accountability, as measured by CSR (corporate social responsibility) indicators across social, environmental, and economic dimensions, has no effect on a company's financial performance, as measured by return on assets, return on equity, and net profit margin.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh green accounting dan akuntabilitas sosial terhadap kinerja keuangan perusahaan pada perusahaan di industri pertambangan periode tahun 2021-2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diambil dari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan periode tahun 2021-2023. Populasi penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang berjumlah 46 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 perusahaan yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Sumber data berasal dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang dipublikasikan oleh website Bursa Efek Indonesia. Selain itu, data juga diperoleh dari sustainability report di website masing-masing perusahaan. Analisis data penelitian menggunakan outer model dan inner model. Pengelolaan data menggunakan aplikasi Partial Least Square (PLS). Metode analisa dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hipotesis pertama green accounting dengan indikator biaya lingkungan, PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup), dan Pengukuran green accounting, tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan indikator return on assets, return on equity, dan net profit margin. Selain itu, pada hipotesis kedua akuntabilitas sosial dengan indikator CSR (corporate sosial responsibility) dari segi sosial, lingkungan dan ekonomi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan berdasarkan indikator return on assets, return on equity, dan net profit margin.
PENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN INOVASI PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Rafi Adyatma; Maria Yovita R. Pandin
REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 6, No 2 (2025): REMITTANCE DESEMBER 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/remittance.vol6no2.759

Abstract

This study aims to determine the effect of green accounting and corporate innovation on the financial performance of companies in the food and beverage industry listed on the Indonesia Stock Exchange in 2021-2023, both partially and simultaneously. This study employed quantitative research methods and utilized secondary data from 12 sample companies for the period 2021-2023. The results showed that green accounting did not affect corporate financial performance. Corporate innovation did not affect corporate financial performance. However, green accounting and corporate innovation simultaneously influenced corporate financial performance.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green accounting dan inovasi perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan pada industri makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021-2023 baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantiatif dan menggunakan data sekunder dari 12 sampel perusahaan pada periode tahun 2021-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Inovasi perusahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Akan tetapi, green accounting dan inovasi perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan.
The Effects of Herding Behavior, Anchoring Bias, and Availability Bias on Retail Investors' Trading Behavior Nevanda Julya Rizki; Ni Putu Ayu Sinta Widiasih; Amelia Wardatus Rizki; Dian Pramesti Agustina; Maria Yovita R. Pandin
HUMAN: Journal of Social Humanities and Science Vol. 3 No. 2 (2026): HUMAN: Journal of Social Humanities and Science, January 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/human.v3i2.1205

Abstract

This study aims to analyze the influence of herding behavior, anchoring bias, and availability bias on retail investor trading behavior, especially among students as novice investors. The phenomenon of increasing the number of retail investors in Indonesia has not been fully balanced with good analytical skills, so investment decisions are often influenced by psychological factors. This study uses a descriptive qualitative approach through an open questionnaire that is distributed to students who have experience or interest in investment activities. The results showed that although the majority of respondents began to show a tendency to think more rationally and independently, the three behavioral biases still had an influence on decision-making. Herding behavior arises when respondents feel more confident following the majority, anchoring bias appears through the habit of making the initial price the main reference, while availability bias can be seen from the dependence of some respondents on information that often appears such as news and social media. This study confirms that retail investors are still in the transition stage towards more mature and rational investment behavior. Improving financial literacy and understanding of investment psychology is needed so that trading decisions can be made more objectively and measurably, thereby minimizing the risk of losses in the capital market.
Pengaruh ABC Classification, Inventory Tracking Technology, dan Order Fulfillment Speed Terhadap Efektivitas Pengendalian Persediaan M. Ilham Syahrul Qur’ani; Adiatma Zefanya Loppies; Jilan Azzahra Salsabila; Supriatun Supriatun; Enisa Tunggal Dewi; Maria Yovita R. Pandin; Hwihanus Hwihanus
Economic Reviews Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v5i1.1009

Abstract

This study aims to analyze the influence of ABC Classification, Inventory Tracking Technology, and Order Fulfillment Speed on the effectiveness of inventory control. The research is motivated by recurring issues of overstock, stockout, and stock record inaccuracies that reduce operational efficiency, increase storage costs, and lower service levels. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using 10 relevant articles published between 2020–2025, with thematic synthesis employed to identify consistent empirical findings. The results show that ABC Classification enhances inventory control effectiveness by prioritizing high-value items, improving picking accuracy, and reducing operational bottlenecks. Inventory Tracking Technology significantly increases stock accuracy, visibility, and reduces stockout risks while lowering holding costs through real-time monitoring. Meanwhile, Order Fulfillment Speed improves inventory turnover, maintains service levels, decreases lead time, and prevents excessive stock accumulation. Collectively, these three variables form a more responsive, efficient, and accurate inventory control system. The study contributes theoretically by strengthening evidence on the integration of classification methods, tracking technologies, and fulfillment strategies in inventory management. Practically, it recommends implementing digital tracking systems, applying ABC prioritization, and improving fulfillment speed to optimize inventory control across industries.
Co-Authors - Hwihanus Abelia Fojroyur Rohman Achmad Bagas Djuan Rajendra Ade Putri Indri Rohmawati Adiatma Zefanya Loppies Afi Masruroh Ahmad Qois Izzuddin Alif Fa'is Nurfadila Allysia Safira Putri Palevy Amar'atus Laila Amelia Wardatus Rizki Anora Rajwa Erbana Arti Mirza Aulia Arya Firma Arifin Aya Soraya Cindy Eka Puspitasari Citra Helena Rahmawati David Al Amin Devi Sapitri Dewa Wahyu Dhaneswara Setya Nirantara Dian Pramesti Agustina Dicko Sebastian Soekardjo Enisa Tunggal Dewi Erlyana Rizkya Zalfa Faaiqotun Nikmah Irsyani Farah Arda Wardani Fatika Rahma Fina Feris Nur Alif Supriyanto Fillah Ardhi Fina Adistianingsih Gita Lidyawati Safitri Hanna Nelin Solossa Ifani Janu Adi Mulya Jilan Azzahra Salsabila Julian Nugroho Junitha Djalil Karina Sekar Rachmadanti Leonardus Reynhard Peri Lisa Lavenia Loviorla Zefanya Lovely Albertus M. Ilham Syahrul Qur’ani Maheswari Nidya Indri Damayanti Marcell Diandra Zige Maretha Wiriaqni Utama Maria Carolla Jenniver Ati Maria Kalista Lambo Marsha Via Anantasya Maslina Samosir Maulana Ikhrom Ababil Miky Ardianus K. Tokan Mohammad Ramadhan Priatmojo Mufita Dea Ananta Muhammad Ari Ramadhani Muhammad Fatwa Hudi Salim Nabila Amelia Putri Nabila Siloy Nadia Dwi Pratiwi Najwa Bioarti Nanda Karisma Putri Nanda Nanda Naufal Gama Neiska Oliviana Nelya Arofatin Nevanda Julya Rizki Ni Putu Ayu Sinta Ni Putu Ayu Sinta Widiasih Nina Marta Nuryani Karim Prayoga Ersya Kalimasadha Putri Ayu Evitasari Rafi Adyatma Rafif Putra W Rio Anggara Putra Safira Permata Kristia Putri Salma Dewi Ambarsari Salva Dewi Ambarwati Shalsa Billa Eka Putri Siti Aisyah Stefanus Kia Airlangga Steven Marcellino Steven Nathanael Handoko Suci Cahyani Supriatun Supriatun Sylvanda Aprilia Divara Tessa Eka Tania Tita Refi Maret Titin Nur Azizah Titing Purwanti Tri Abdi Wijaksono Tsinta Dewi Aryaningtyas Viona Eka Putri Mardiono Wulan Nur Maulida Yaohan Ad’nnia Jannah3