Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Intuisi

HUBUNGAN ANTARA KESESAKAN DENGAN PRIVASI PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI PONDOK PESANTREN Maimunah, Wakhidati; Hariyadi, Sugeng
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 8, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesesakan (crowding) dengan privasi pada mahasiswa yang tinggal di Pondok Pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasisaw yang tinggal di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. Jumlah anggota sampel dalam penelitian ini adalah 150 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian diambil menggunakan skala privasi dan skala kesesakan. Penelitian ini menggunakan tryout terpakai, di mana semua anggota sampel dijadikan subjek tryout dan penelitian sekaligus. Tryout skala privasi terdiri dari 20 item, 16 item valid dengan koefisien validitas mulai 0,071 sampai 0,872. Sedangkan skala kesesakan terdiri dari 25 item, 24 item valid dengan koefisien validitas 0,215. Koefisien reliabilitas skala privasi adalah 0,500 dan skala kesesakan adalah 0,937. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan negatif antara kesesakan (crowding) dengan privasi pada mahasiswa yang tinggal di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja (nilai r = 0,396 dengan p < 0,000).This study aims to determine the correlation between crowding with privacy on the students who live in Pondok Pesantren. This research is correlational. The study population was students who live in Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. Number of members of the sample in this study was 150 people by using simple random sampling technique. The research data were taken using a scale of privacy and crowding scale. This study uses a tryout used, in which all members of the sample were subjected tryout and research as well. Tryout privacy scale consists of 20 items, 16 items valid with validity coefficients ranging 0.071 to 0.872. While the crowding scale consists of 25 items, 24 items valid with validity coefficient 0.215. Privacy scale reliability coefficient was 0.500 and crowding scale was 0.937. Methods of data analysis in this research is the analysis of product moment correlation. The results showed a negative correlation between crowding with privacy on the students who live in Pondok Pesantren Durrotu Aswaja (r = 0.396, p <0.000).
KECENDERUNGAN ALIENASI POLITIK MAHASISWAUNNES (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI POLITIK) Hikmawati, Silsilia; Hariyadi, Sugeng
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 7, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v7i1.11610

Abstract

Abstrak. Dewasa ini masyarakat Indonesia mempunyai kesempatan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi sosial politik dengan begitu mudah. Keterbukaan informasi sosial politik Indonesia memberi dampak pada masyarakat untuk ikut menilai kegiatan sosial politik yang sedang berlangsung. Masyarakat kerap mengalami langsung maupun mendapatkan informasi yang tidak menyenangkan dari pemberitaan media massa. Kasus korupsi, penyalahgunaan jabatan dan ketidakharmonisan antar pemegang kebijakan adalah beberapa kasus yang menjadi ‘suguhan drama’ yang lama kelamaan membosankan dan melelahkan untuk diikuti. Muluk (2010: 26) menyebut fenomena kelelahan politis ini sebagai alienasi politik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran kecenderungan alienasi politik mahasiswa UNNES. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa UNNES aktif Strata 1 (angkatan 2011, 2012, 2013) dengan subyek sampel sebanyak 307 mahasiswa UNNES. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah disproportionatestratified random sampling. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala alienasi politik  berdasarkan dimensi-dimensi alienasi politik yang dikemukakan oleh Finifter yang terdiri atas 72 item. Subyek penelitian secara umum mempunyai tingkatan alienasi politik yang sedang. Subyek penelitian mempunyai keunikan yaitu dengan adanya alienasi politik yang mereka rasakan, mereka justru menunjukkan perilaku aktif dalam memberikan hak suara saat Pemilu dan mengajukan petisi. Kata Kunci: Alienasi Politik; Mahasiswa UNNES Abstract. Today, the people of Indonesia have the opportunity to obtain information about the social and political conditions so easily. This disclosure information impact on them to participate in assessing the socio-political activities ongoing. They often have direct or unpleasant information from the mass media. Corruption, abuse of office and disharmony between the policy holder are some cases that become ' drama ' which gradually tedious and tirin. Muluk (2010: 26) calls this political fatigue phenomenon as political alienation. The study aims to describe the trends of political alienation in UNNES student.This study is a descriptive quantitative research. The population was active UNNES students Strata-1 (class of 2011, 2012, and 2013) with sample subjectis 307 of them. The sampling technique used was disproportionate stratified random sampling. Data were taken by using a scale of political alienation based on the dimensions of political alienation expressed by Finifter. Scale of political alienation consisting of 72 items.The subjects of the study generally have moderate levels of political alienation. This study has a unique research subject that is it shows the presence of political alienation on them, but they  actually participate in elections and voting rights currently petitioning. Keywords: Political Alienation; UNNES Students
Social Loafing Dalam Mengerjakan Tugas Kelompok Ditinjau dari The Big Five Personality Traits pada Mahasiswa Atikah, Atikah; Hariyadi, Sugeng
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 11, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v11i1.20118

Abstract

Abstrak. Salah satu sisi negatif tugas kelompok adalah adanya kecenderungan anggota kelompok untuk mengurangi usaha (social loafing). Social loafing terjadi karena berbagai faktor salah satu diantaranya adalah faktor kepribadian. Kepribadian bersifat unik dan konsisten sehingga dapat digunakan untuk membedakan antara individu satu dengan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan social loafing dalam mengerjakan tugas kelompok ditinjau dari the big five personality traits pada mahasiswa UNNES. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi. Sampel penelitian berjumlah 414 mahasiswa UNNES dengan teknik sampling yang digunakan adalah proportional stratified cluster random sampling. Data penelitian diambil menggunakan dua skala, yaitu skala social loafing yang terdiri dari 44 aitem valid dan skala adaptasi the big five inventory yang terdiri dari 59 aitem valid. Koefisien reliabilitas skala social loafing yaitu sebesar 0,883 dan koefisien reliabilitas pada tiap-tiap trait kepribadian sebesar 0,851 (extraversion), 0,737 (agreeableness), 0,853 (consccientiousness), 0,796 (neuroticism) dan 0,813 (opennes). Metode analisis data yang digunakan yaitu ANAVA satu arah. Hasil olah data menunjukan terdapat perbedaan social loafing ditinjau dari the big five personality traits. Analisis lebih lanjut menemukan, pertama ada perbedaan social loafing pada trait kepribadian extraversion dengan trait kepribadian neuroticism dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Kedua, ada perbedaan social loafing pada trait kepribadian extraversion dengan trait kepribadian opennes dengan signifikansi 0,006 (p<0,05). Ketiga, ada perbedaan social loafing pada trait kepribadian agreeableness dengan trait kepribadian conscientiousness dengan signifikansi 0,010 (p<0,05). Keempat, terdapat perbedaan social loafing pada trait kepribadian conscientiousness dengan trait kepribadian neuroticism dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Kelima, ada perbedaan social loafing pada trait kepribadian conscientiousness dengan trait kepribadian opennes dengan signifikansi 0,000 (p<0,05). Secara umum, social loafing berada pada kategori sedang. Kata kunci : social loafing, the big five personality traits   Abstract. One of the negative sides of giving group assignments is the tendency of group members to reduce efforts (social loafing). Social loafing occurs due to various factors, one of which is personality. Personality is unique and consistent so that it can be used to distinguish between individuals from one another. This study aims to determine whether there are differences in social loafing in doing group assignments in terms of the big five personality traits in UNNES students.This research is a quantitative comparative research. The research sample was 414 UNNES students with the sampling technique used was proportional stratified cluster random sampling. The research data was taken using two scales, namely the social loafing scale consisting of 44 valid items with a significance level that moved from 0,000-0,044 and the scale of the big five inventory adaptation consisting of 59 valid items. Extraversion personality trait is declared valid with a significance level of 0,000, agreeableness is declared valid with a significance level of 0,000, conscientiousness is declared valid with a significance level of 0,000, neuroticism is declared valid with a significance level of 0,000, opennes is declared valid with a moving level of 0,000-0,001. The social loafing scale reliability coefficient is 0.883 and reliability on extraversion trait has a reliability coefficient of 0.851, has a reliability coefficient of 0.737, consccientiousness has a reliability coefficient of 0.853, neuroticism has a reliability coefficient of 0.796 and opennes trait has a reliability coefficient of 0.813.The analytical method used is one-way ANAVA. The results of the study indicate that there are differences in social loafing in terms of the big five personality traits. Further analysis found, first there was a difference in social loafing on the extraversion personality trait with the neuroticism personality trait with a significance of 0,000 (p <0.05). Second, there are differences in social loafing on the extraversion personality trait with the opennes personality trait with a significance of 0.006 (p <0.05). Third, there are differences in social loafing on the agreeableness personality trait with the conscientiousness personality trait with a significance of 0.010 (p <0.05). Fourth, there are differences in social loafing on the conscientiousness personality trait with the neuroticism personality trait with a significance of 0.000 (p <0.05). Fifth, there were differences in social loafing on the conscientiousness personality trait with the opennes personality trait with a significance of 0,000 (p <0.05). In general, social loafing is in the medium category. Keywords : social loafing, the big five personality traits
HUBUNGAN ANTARA KESESAKAN DENGAN PRIVASI PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI PONDOK PESANTREN Maimunah, Wakhidati; Hariyadi, Sugeng
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 8, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v8i1.8560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesesakan (crowding) dengan privasi pada mahasiswa yang tinggal di Pondok Pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasisaw yang tinggal di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. Jumlah anggota sampel dalam penelitian ini adalah 150 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Data penelitian diambil menggunakan skala privasi dan skala kesesakan. Penelitian ini menggunakan tryout terpakai, di mana semua anggota sampel dijadikan subjek tryout dan penelitian sekaligus. Tryout skala privasi terdiri dari 20 item, 16 item valid dengan koefisien validitas mulai 0,071 sampai 0,872. Sedangkan skala kesesakan terdiri dari 25 item, 24 item valid dengan koefisien validitas 0,215. Koefisien reliabilitas skala privasi adalah 0,500 dan skala kesesakan adalah 0,937. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan negatif antara kesesakan (crowding) dengan privasi pada mahasiswa yang tinggal di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja (nilai r = 0,396 dengan p < 0,000).This study aims to determine the correlation between crowding with privacy on the students who live in Pondok Pesantren. This research is correlational. The study population was students who live in Pondok Pesantren Durrotu Aswaja. Number of members of the sample in this study was 150 people by using simple random sampling technique. The research data were taken using a scale of privacy and crowding scale. This study uses a tryout used, in which all members of the sample were subjected tryout and research as well. Tryout privacy scale consists of 20 items, 16 items valid with validity coefficients ranging 0.071 to 0.872. While the crowding scale consists of 25 items, 24 items valid with validity coefficient 0.215. Privacy scale reliability coefficient was 0.500 and crowding scale was 0.937. Methods of data analysis in this research is the analysis of product moment correlation. The results showed a negative correlation between crowding with privacy on the students who live in Pondok Pesantren Durrotu Aswaja (r = 0.396, p <0.000).