Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan persoalan sosial yang masih mengemuka dan berdampak langsung terhadap ketahanan keluarga serta kualitas relasi sosial. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan nilai-nilai Islam dan respon sosial perempuan dalam upaya pencegahan KDRT. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif-edukatif melalui penyampaian materi secara dialogis dan partisipatif kepada 25 orang terdiri dari Mahasiswa S3 Pendidikan Agama Islam UIN Datokarama Palu dan anggota majelis ta’lim. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui observasi partisipatif, diskusi reflektif, dan umpan balik peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran reflektif peserta mengenai relasi keluarga yang berlandaskan keadilan, kesalingan, dan kasih sayang sebagaimana diajarkan dalam Islam. Internalitas nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi mulai diartikulasikan dalam pengalaman dan sikap sosial peserta sehingga penguatan peran perempuan berbasis nilai-nilai Islam berkontribusi penting dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa raḥmah serta menciptakan lingkungan sosial yang responsif terhadap pencegahan KDRT.