Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Durasi Penggunaan Smartphone dengan Kejadian Tension-Type Headache pada Mahasiswa Keperawatan Sarah Alatas; Muhammad Isman Jusuf; Sri Yulian Hunowu
Journal of Telenursing (JOTING) Vol. 8 No. 2 (2026): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/anwcxg08

Abstract

This study aimed to determine the relationship between smartphone usage duration and tension-type headache incidence in nursing students at Gorontalo State University. The method used was quantitative with an observational analytical design and a cross-sectional approach. The results showed a p-value of 0.001 (<0.05), indicating a significant relationship between smartphone usage duration and tension-type headache incidence in nursing students at Gorontalo State University. In conclusion, the longer the smartphone usage duration, the higher the likelihood of experiencing tension-type headache. Keywords: Smartphone Usage Duration, Tension-Type Headache
Gambaran Masalah Mental Emosional Siswa Kelas 12 SMA Berdasarkan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) Pretty Zellyn Quieta Derek; Serly Daud; Yuniarty Antu; Muhammad Isman Jusuf; Yancy Lumentut
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 3 No 2 (2026): JKRI - Januari 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi gambaran masalah mental emosional pada siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Limboto berdasarkan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Limboto pada tahun 2025. Sampel penelitian berjumlah 78 siswa kelas 12 yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan SDQ versi Indonesia yang mencakup lima domain, yaitu gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, masalah hubungan teman sebaya, dan perilaku prososial. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi skor total kesulitan dan masing-masing domain. Sebanyak 50% responden berada pada kategori normal berdasarkan skor total SDQ, namun masih ditemukan responden dengan kategori borderline dan abnormal. Domain gejala emosional menunjukkan proporsi kategori abnormal tertinggi, sedangkan domain perilaku prososial sebagian besar berada pada kategori normal. Diperlukan pelaksanaan skrining kesehatan mental secara rutin di lingkungan sekolah serta penguatan program promotif dan preventif melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan layanan kesehatan