Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROGRAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN BENCANA LONGSOR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Firdian Setiya Arinata; Eko Nusantoro; Mulawarman Mulawarman; Eni Rindi Antika; Luvieta Zulgya Nitami; Anggun Karomah; Chandra Mahanani Yunanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v3i1.2424

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana longsor. Pelatihan ini diberikan kepada 80 siswa kelas 4, 5, dan 6 SD Negeri Ngijo 01 Gunungpati Kota Semarang. Pelatihan ini diselenggarakan selama satu hari. Untuk mengukur pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana longsor peneliti menggunakan instrumen variabel pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana longsor. Hasil pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan pada siswa yang ditujukan dengan peningkatan skor pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pelatihan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa sebelum dan sesudah diberikan pelatihan tengan tema anggap, tangkas, tangguh dalam menghadapi bencana longsor
Kontribusi Faktor Terapeutik dalam Konseling Kelompok: Tinjauan Literatur dalam Konteks Pendidikan dan Kesehatan Mental Firdian Setiya Arinata; Erni Kurniawati; Mungin Eddy Wibowo; Muslikah Muslikah; Sinta Saraswati; Muh. Azhar Mubarak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi faktor terapeutik dalam kelompok konseling melalui tinjauan literatur sistematik yang relevan dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental. Faktor terapeutik yang dikemukakan oleh Irvin D.Yalom, seperti penanaman harapan (pemberian harapan), universalitas (Universalisme), altruisme (altruism), dan kekompakan kelompok (kohesi kelompok), merupakan unsur inti yang mendorong perubahan psikologis dalam dinamika kelompok. Melalui penelusuran terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025 dari database google Scholar , Science Direct , dan Scopus , sebanyak 18 artikel terpilih dianalisis berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup relevansi koteks, metodologi yang kuat, dan fokus pada implementasi kelompok konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi faktor terapeutik secara konsisten melemah positif dengan peningkatan efektivitas intervensi kelompok, baik dalam mengurangi gejala psikologis seperti kecemasan, depresi, dan stres, maupun dalam meningkatkan kesejahteraan emosional, efikasi diri, serta hubungan interpersonal antar anggota kelompok. Dalam konteks pendidikan, kelompok konseling berbasis terapeutik terbukti memperkuat ketahanan siswa dan menciptakan iklim belajar yang inklusif. Sementara dalam ranah kesehatan mental, keberadaan faktor-faktor tersebut mendukung pemulihan pasien, mengurangi stigma diri, dan mempercepat proses pemaknaan pascatrauma.Temuan ini menegaskan bahwa faktor terapeutik bukan sekadar aspek tambahan, melainkan komponen mendasar dalam struktur dan keberasilan kelompok konseling. Oleh karena itu, praktisi konseling menyarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor tersebut secara strategis dalam kelompok layanan desain, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuasi-eksperimental dan longitudinal direkomendasikan untuk mengukur secara lebih mendalam pengaruh spesifik dari masing-masing faktor terapeutik dalam berbagai konteks dan populasi target.
THE ROLE OF WORK STRESS IN MARRIAGE COMMITMENT AMONG POLICE PERSONNEL: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Andy Wasono; Firdian Setiya Arinata; Awalya Awalya; Ernest Ceti Septyanti; Binti Isrofin; Joko Sutarto
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 2 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i2.5870

Abstract

Work stress in police personnel is one of the important factors influencing psychological well being and family dynamics, particularly marital commitment. This study aims to identify and analyze the relationship between work stress and marital commitment among Indonesian National Police personnel thru a systematic literature review (SLR) approach to recent national and international research. The study results indicate that work stress has an impact on reducing communication quality, causing role conflict, and increasing emotional tension in the marital relationships of police personnel. Work-family conflict is the main mediator in this relationship. While social support, flexible work policies, and individual coping strategies are important moderating factors in overcoming existing conditions. The limitations of the research found are primarily related to the dominance of quantitative studies, the limitations of the local Indonesian context, and the scarcity of longitudinal studies, which pose challenges for the development of effective interventions. This study recommends strengthening organizational and family support and developing policies responsive to the dynamics of work stress to improve resilience and the quality of marital commitment among police personnel. This finding is very important in efforts to strengthen understanding of the work-life balance in the police environment in order to support the professionalism and well-being of members and their families.