Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Kesalahan Morfologi Pada Teks Eksplanasi Siswa SMA Negeri 7 Cirebon Rina Maulindah; Tati Sri Uswati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i1.5210

Abstract

Explanatory texts are new subjects that are important for students to master, including the language system. This study aims to describe the forms of morphological errors in the writing of explanatory essays in class XI students of SMAN 7 Cirebon in the academic year 2019/2020. The subject of this qualitative research was in the form of an explanatory text essay from class XI students of SMA Negeri 7 Cirebon. Data collected through a literature study. Data analysis uses document analysis by identifying, analyzing, and describing morphological errors in explanatory texts written by students. The results of this study indicate that of 58 explanatory texts, there were 296 cases, including 198 or 67% affixation writing errors, 12 or 4% writing reduplication errors and 86 or 29% writing composition/compounding errors. Teks eksplanasi merupakan mata pelajaran baru yang penting untuk dikuasai siswa, termasuk sistem kebahasaannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan morfologi pada penulisan karangan eksplanasi siswa kelas XI SMAN 7 Cirebon tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian kualitatif ini berupa karangan teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Negeri 7 Cirebon. Data dikumpulkan melalui studi pustaka. Analisis data menggunakan analisis dokumen dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan kesalahan morfologi pada teks eksplanasi yang ditulis oleh siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 58 teks eksplanasi, terdapat 296 kasus, meliputi: 198 atau 67% kesalahan penulisan afiksasi, 12 atau 4% kesalahan penulisan reduplikasi, dan 86 atau 29% kesalahan penulisan komposisi/pemajemukan.
Tinjauan Kritis Statements Para Tokoh Tentang Kasus Tanah Golo Mori dalam Pemberitaan Media Massa Daring (Critical Review of Personages Statements About the Golo Mori Land Dispute in the Online Mass Media Reportation) Antonius Nesi; Tati Sri Uswati; B Wahyudi Joko Santoso
Indonesian Language Education and Literature Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v7i2.9271

Abstract

This study aims to critically review the statements of personages related to the land dispute Golo Mori in West Manggarai, Nusa Tenggara Timur, at the online mass media consists of Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, and Voxntt.com. In collecting data the researchers used the listening method, reading, and note-taking techniques. In analyzing the data, the researcher used the content analysis method which was applied through the stages of identification, classification, and meaning of the data. The results showed that the statements of the characters were always repeated; use passive sentences and negative sentences that refer to certain meanings. Each media is unique in its reporting. Two national online media focused more on the authorities, while the other two regional media focused on victims and advocates. Land dispute resolution is actually an ancestral heritage that should be considered as a cultural norm in conflict resolution.Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kritis statements para tokoh dalam pemberitaan media massa online yang secara khusus memberitakan sengketa tanah Golo Mori di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Media massa online yang ditinjau adalah Kompas.com, Cnnindonesia.com, Poskupang.com, dan Voxntt.com. Dalam pengumpulan data, digunakan metode simak, teknik baca dan catat. Analisis data menggunakan metode analisis isi yang diterapkan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan pemaknaan data. Hasil penelitian ini dideskripsikan sebagai berikut. Pada tahap deskripsi, ditemukan bahwa di dalam beberapa pernyataan para tokoh, terdapat kosakata yang selalu diulang atau berlebihan; terdapat juga fitur linguistik yang berkorelasi makna secara antonimi dan konotatif. Pada aspek tata bahasa, ditemukan formulasi kalimat pasif dan kalimat negatif yang merujuk pada makna tertentu. Pada tahap interpretasi disibak bahwa terdapat hubungan antarteks yang saling berterima. Pada pihak lain, ditemukan juga pernyataan lain yang bersifat naratif tetapi memiliki struktur yang rapi. Dari sisi posisi media, masing-masing media memiliki keunikan di dalam pemberitaannya. Dua media online nasional lebih menyoroti pihak aparat, sedangkan dua media regional lainnya menyoroti korban dan advokat. Pada bagian eksplanasi dipaparkan mengenai konteks sosial dan budaya, terutama sistem pembagian tanah dalam budaya Manggarai, termasuk peran struktur Gendang sebagai warisan leluhur.
IMPLEMENTASI MODEL PENDEKATAN COLLABORATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Tati Sri Uswati
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v3i1.358

Abstract

Abstrak Sebagian besar guru juga menuntut siswa untuk menyelesaikan masalah, tapi jarang mengajarkan bagaimana siswa seharusnya menyelesaikan masalah. Dengan demikian dibutuhkan suatu pendekatan dengan mengadaptasikan dan mengintegrasikan strategi-strategi terbaik dari pendekatan Pengajaran Berdasarkan Masalah (Problem Based Intruction) dan Pembelajaran Kooperatif (Cooperative Learning) menjadi Pendekatan Collaborative Problem Solving (CPS) atau Pemecahan Masalah Secara Kolaboratif. CPS akan sangat diperlukan pada sebuah sistem pengetahuan yang kompleks yang dapat dikombinasikan dalam berbagai cara atau ketika suatu pemahaman yang dalam diperlukan. Pada pembelajaran Bahasa Indonesia, salah satu pembelajaran yang tepat untuk menerapkan teori pendekatan CPS adalah pembelajaran menulis dan mempresentasikan karya ilmiah (PMMK). Kata kunci: pembelajaran, kolaborasi, problem solving