Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Efektivitas Biaya Pengobatan Pasien Gagal Jantung Dengan Penyerta Hipertensi Rawat Inap RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru Wati, Erda; Serawaidi, Nadya Putri Auliya; ., Siska
Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Hasi Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah Eksakta - JPPIE
Publisher : LPPM Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jppie.v5i1.2351

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, dan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas biaya pengobatan pasien gagal jantung dengan penyerta hipertensi yang dirawat inap di RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru, khususnya bagi pasien BPJS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain cross-sectional dan rancangan rekam medis serta data administrasi pasien rawat inap BPJS penderita gagal jantung. Pada penelitian ini didapatkan gambaran terapi yang paling banyak digunakan adalah obat Gagal Jantung ARB + CCB dan kombinasi Diuretik + ACEI + Aspilets dengan jumlah persentase 12,06%. kemudian efektivitas terapi yang paling tinggi terdapat pada golongan Diuretik, ARB + CCB, ARB + Diuretik, Diuretik + Aspilets, ARB + CCB + Diuretik, Diuretik + ACEI + Aspilets, ACEI + Diuretik + ???? B + Aspilets masing – masing dengan persentase sebesar 100%, dan cost effectivenes dari terapi gagal jantung dengan penyerta hipertensi yang digunakan dengan ACER. Hasil ACER yang menunjukkan nilai terkecil yaitu dari golongan Diuretik + ARB + ???? B dengan biaya Rp.13.950. Kesimpulannya terapi gagal jantung dengan penyerta hipertensi kombinasi Diuretik + ARB + ???? B yang lebih cost effectivenes.
Implementasi Program KKN Gerakan Pangan Murah untuk Meningkatkan Akses Pangan dan Kesadaran Gizi Masyarakat di Kecamatan Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau Nadya Putri Auliya Serawaidi; Dwi Yana Rahmadilla; Fadhly Akbar; Gloria Leluri RFC; Innaya Iqlima Wanda Putri; Nur Sri Rejeki; Neila Amalina; Rifqah Khairunnisa; Reni Nurfahizah; Yuli Noviani; Wardatuzzakia Wardatuzzakia
Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember :Svarga Pena : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/svargapena.v2i4.187

Abstract

The Cheap Food Movement (Gerakan Pangan Murah / GPM) is a government initiative aimed at ensuring the availability of affordable basic food commodities while simultaneously increasing public awareness of balanced and healthy nutrition. This study describes the implementation of the GPM program carried out by KKN 04 students from Universitas Abdurrab in Lubuk Dalam Subdistrict, Siak Regency, Riau Province, on August 30, 2025. The research employed a qualitative descriptive approach to capture the dynamics of program implementation, with a focus on food distribution mechanisms, nutrition education activities, and patterns of interaction between students and the local community. Data were obtained through direct observation, documentation, and participation in program activities. The results indicate that the distribution of 300 food packages was conducted efficiently and reached the targeted beneficiaries. In addition, nutrition education sessions were well received by residents, reflecting a high level of community participation and interest. These activities contributed to increased awareness of healthy eating habits and the importance of balanced nutrition. The KKN 04 students played a strategic role as intermediaries between government programs and community needs. Overall, the GPM program provided tangible economic relief and positive health-related impacts for local residents.
PENDEKATAN DOCKING MOLEKULAR EUGENOL SEBAGAI INHIBITOR SEL KANKER PAYUDARA MCF-7 DAN ANTIOKSIDAN ROS 1 Junjung Buih, Putri Helena; Suryatinah, Yuniarti; Serawaidi, Nadya Putri Auliya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56373

Abstract

Eugenol atau yang biasa disebut minyak cengkeh merupakan salah satu senyawa aromatik yang terkandung dalam tanaman cengkeh (Syzigium aromaticum). Efektivitas eugenol sebagai senyawa antioksidan telah ditunjukkan di beberapa studi in vitro. Aktivitas antioksidan sangat berpengaruh terhadap potensinya sebagai antikanker. Tujuan utama docking molekular adalah untuk memperkirakan struktur kompleks antara ligan dan reseptor melalui pendekatan komputasi, guna memperoleh pemahaman mengenai afinitas dan orientasi ikatan yang paling stabil di antara keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas eugenol sebagai antioksidan terhadap radikal bebas Reactive Oxygen Species (ROS1) kinase dan mengetahui potensi aktivitas yang dapat ditimbulkan sebagai antikanker dengan mengamati daya hambat terhadap sel kanker payudara Michigan Cancer Foundation (MCF-7) secara in silico dengan metode docking molekular. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi penyiapan database struktur ligan eugenol dan protein radikal bebas ROS1 kinase dan sel kanker payudara MCF-7 menggunakan aplikasi Biovia Discovery Studio, dilanjutkan dengan docking senyawa eugenol pada protein antioksidan ROS dan sel MCF-7 menggunakan aplikasi Autodock Vina dan visualisasi hasil penambatan ligan-protein dengan menggunakan aplikasi Ligplot+ v2.2. Studi docking molekular ini menunjukkan bahwa senyawa eugenol memiliki afinitas (energy ikatan) dan membentuk ikatan hydrogen dengan radikal bebas ROS1 kinase dan sel MCF-7 masing-masing sebesar -5,7 Kkal/mol dan -6,6 Kkal/mol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa senyawa eugenol yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan berpotensi dalam menghambat sel kanker payudara MCF-7 karena menghasilkan energi ikatan (afinitas) yang baik.