Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Tim Relawan Association of Medical Doctor of Asian (AMDA) Indonesia dan Asian Medical Students Association (AMSA) UMI pada Banjir Bandang Masamba Sulawesi Selatan Nasrudin Andi Mappaware; Andi Husni Tanra; Syarifuddin Wahid; Syamsu Rijal; Achmad Harun Muchsin; Armanto Makmun; Andi Masdipa; Khusnul Yaqien; Pramuliansyah Haq; Farhah Ayunizar Ramadani; Yasmin Fadhilah; Nabila Fajrin; Adela Rahmat; Hafifah Suci; A. Ahmad Fitrah; M. Syahidul Haq
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 1 No 1 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.732 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v1i1.103

Abstract

Bencana banjir bandang yang terjadi di Masamba pada senin, 13 Juli 2020 menimbulkan banyak korban jiwa, korban luka-luka dan korban mengalami kerugian dalam segi material maupun mental. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya-upaya yang dapat melibatkan masyarakat dalam penanggulangan bencana yaitu upaya yang meliputi penetapan kebijakan dalam kegiatan pencegahan, tanggap darurat bencana dan penyaluran donasi dalam aspek material. Asian Medical Students Association (AMSA) UMI bekerja sama dengan AMDA(Association of Medical Doctor of Asian) Internasional dalam membentuk tim relawan yang dapat membantu korban bencana Masamba dalam segi penyaluran donasi berupa dana untuk keperluan biaya pemulihan bencana kepada Tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD). Waktu pelaksanaan pada tanggal 17-19 Juli 2020, di Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan pada pelaksanaan ini yaitu partisipatif, yakni AMDA Indonesia dan AMDA Internasional serta anggota AMSA-UMI yang berperan aktif dalam kegiatan ini. Jenis kegiatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan kesehatan di posko dan penyaluran donasi berupa dana pemulihan bencana banjir bandang serta pemberian bantuan berupa pakaian dewasa dan anak, selimut dan sarung dewasa dan anak-anak pada tanggal 17 Juli 2020. Bantuan berupa makanan siap saji serta pemberian obat-obatan kepada masyarakat yang membutuhkan yang dilakukan pada tanggal 18 Juli 2020 di beberapa titik pengungsian, dan pada tanggal 19 juli 2020 dilakukan pembagian alat pelindung diri dan penyemprotan disinfektan bekerjasama dengan Fakultas Tehnik Industri Universitas Muslim Indonesia. Bencana banjir bandang yang terjadi di Masamba pada senin, 13 Juli 2020 menimbulkan banyak korban jiwa, korban luka-luka dan korban mengalami kerugian dalam segi material maupun mental. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya-upaya yang dapat melibatkan masyarakat dalam penanggulangan bencana yaitu upaya yang meliputi penetapan kebijakan dalam kegiatan pencegahan, tanggap darurat bencana dan penyaluran donasi dalam aspek material. Asian Medical Students Association (AMSA) UMI bekerja sama dengan AMDA(Association of Medical Doctor of Asian) Internasional dalam membentuk tim relawan yang dapat membantu korban bencana Masamba dalam segi penyaluran donasi berupa dana untuk keperluan biaya pemulihan bencana kepada Tim Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD). Waktu pelaksanaan pada tanggal 17-19 Juli 2020, di Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Metode yang digunakan pada pelaksanaan ini yaitu partisipatif, yakni AMDA Indonesia dan AMDA Internasional serta anggota AMSA-UMI yang berperan aktif dalam kegiatan ini. Jenis kegiatan yang dilakukan yaitu pemeriksaan kesehatan di posko dan penyaluran donasi berupa dana pemulihan bencana banjir bandang serta pemberian bantuan berupa pakaian dewasa dan anak, selimut dan sarung dewasa dan anak-anak pada tanggal 17 Juli 2020. Bantuan berupa makanan siap saji serta pemberian obat-obatan kepada masyarakat yang membutuhkan yang dilakukan pada tanggal 18 Juli 2020 di beberapa titik pengungsian, dan pada tanggal 19 juli 2020 dilakukan pembagian alat pelindung diri dan penyemprotan disinfektan bekerjasama dengan Fakultas Tehnik Industri Universitas Muslim Indonesia.
Tim Relawan AMDA Indonesia dan AMSA UMI pada Banjir Bandang Mamuju Sulawesi Selatan Nasrudin Andi Mappaware; Syarifuddin Wahid; Arman Makmun; Andi Masdipa; Andi Husni Tanra; Farhah Ayunizar Ramadani; Muhammad AlMutaail Basri; Ahmad Fadh Alifian; Yasmin Fadlan
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1609.823 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i1.125

Abstract

Bencana gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat ini terjadi pertama kali pada hari kamis 14 Januari 2021 pukul 14:35 wita dengan magnitudo 5,9 skala richter. Asian Medical Students Association (AMSA) UMI bekerja sama dengan AMDA(Association of Medical Doctor of Asian) Internasional dalam membentuk tim relawan. Dibentuknya Tim Relawan ini diaharapkan dapat membantu korban banjir bandang Masamba kegiatan ini sebagai kegiatan sosial. Waktu pelaksanaan tanggal 16 – 19 Januari 2021 di Madjene, Provinsi Sulawesi Barat. Kegitan ini dibentuk untuk membantu meringkan beban korban Gempa bumi dalam segi pemeriksaan kesehatan dan penyaluran donasi dan juga beberapa kebutuhan yang diperlukan, pada 17 Januari 2021 terdapat 246 pasien, tanggal 18 Januari 2021 sebanyak 249 pasien, pada tanggal 19 Januari 2021 sebanyak 758 pasien. Penyakit tersering didapatkan yaitu hipertensi, demam, batuk, gangguan pencernaan, diare, gatal pada kulit, suara serak, pusing, insomnia, flu. Untuk pemberian bahan logistic untuk korban juga dilakukkan pada tanggal 17 dan 19 Januari 2021 berupa bahan pangan dan susu formula untuk bayi, genset, tikar dan lainnya.
Kegiatan Pengabdian Sirkumsisi dan Penyuluhan Kesehatan Arni Isnaini Arfah; Nasrudin AM; Ida Royani; Syamsu Rijal; Fendy Dimartyono; Reny Purnamasari Juhamran; Andi Masdipa; Rachmat Faisal Syamsu; Utomo Andi Pangnguriseng; Dahlia Dahlia; Sigit Dwi Pramono; Zulfitriani Murfat; Dian Fahmi Utami; Muh. Mursyid; Agung Dirgantara; Armanto Makmun; Farah Ekawati Mulyadi
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 2 (2021): September 2021 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.532 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i2.178

Abstract

Kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat merupakan merupakan salah satu tridarma perguruan dibidang pengabdian. Dukungan dari berbagai pihak yang mengajak kerjasama dengan Fakultas Kedokteran UMI untuk mengadakan kegiatan bakti sosial dalam rangka Milad UMI ke 67 tahun dan Milad Fakultas Kedokteran ke 29 tahun. Oleh karena itu, kami dari Fakultas Kedokteran UMI bekerjasama dengan LPkM UMI, RS Ibnu Sina, dan Forum Komunikasi (Forkom) Kelapa Tiga menyalurkan bantuan tenaga dan materi di lokasi wilayah Kelapa Tiga Makassar berupa Sirkumsisi Massal dan Penyuluhan Kesehatan. Kegiatan ini diagendakan pada tanggal 19 Juni 2021yang bertempatkan di Mesjid Al-Hilal, Jl.Kelapa Tiga. Kel.Ballaparang, Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaksanaan kegiatan Sirkumsisi dengan jumlah total peserta sirkumsisi ada 44 orang dari 45 peserta yang mendaftar, untuk pergantian verban setelah sirkumsisi, kami arahkan anak-anak ke pihak Puskesmas setempat dengan kebutuhan bahan kami sediakan dari FK UMI. Penyuluhan Kesehatan dengan judul Demam Berdarah dan PHBS dengan peserta penyuluhan ada 55 orang. Untuk kegiatan penyuluhan dihadiri oleh orang tua anak-anak yang disirkum serta warga sekitar lokasi kegiatan. Tema penyuluhan membahas tentang penyakit demam berdaarah dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, sesuai keadaan saat ini kondisi cuaca yang kurang baik sehingga penyakit DBD dapat terjadi serta kondisi pandemik sekarang sehingga PHBS sangat penting untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Kegiatan Pengabdian Penyuluhan kesehatan, Pemeriksaan dan Pengobatan, Screening Kulit dan Sirkumsisi M Hamsah; Arni Isnaini Arfah; Syarifuddin Wahid; Nasrudin AM; Ida Royani; Syamsu Rijal; Sri Vitayani; Dian Amelia Abdi; Lisa Yuniati; Zulfiyah Surdam; Sri Julyani; Hermiaty Nasruddin; Yusriani Mangarengi; Rasfayanah Rasfayanah; Ahmad Ardhani Pratama; Shulhana Mocktar; Rezky Putri Indarwati Abdullah; Rahmawati Rahmawati; M. Erwin Rachman; Andi Masdipa; Utomo Andi Pangnguriseng; Andi Husni Esa Darussalam; Sidrah Darma; Irmayanti Haidir Bima; Agung Dirgantara
Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia Vol 2 No 2 (2021): September 2021 (Reuploaded Article Due to Website Crushed Down Months Ago)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.653 KB) | DOI: 10.33096/jpki.v2i2.179

Abstract

Kegiatan yang berorientasi kepada masyarakat merupakan merupakan salah satu tridarma perguruan dibidang pengabdian. Dukungan dari berbagai pihak yang mengajak kerjasama dengan Fakultas Kedokteran UMI untuk mengadakan kegiatan bakti sosial dalam rangka Milad UMI ke 67 tahun dan Milad Fakultas Kedokteran ke 29 tahun. Bukan hanya organisasi kesehatan saja yang dapat mengadakan kegiatan posko kesehatan, namun adanya kerjasama dengan pihak-pihak luar dari kesehatan mampu dijadikan contoh yang baik dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami dari Fakultas Kedokteran UMI bekerjasama dengan Panitia Lokal (ISBA) Pesantren DDI Mangkoso Kegiatan ini diagendakan pada tanggal 20 Juni 2021yang bertempatkan di Pesantren DDI Mangkoso, Barru, Sulawesi Selatan. Pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Kesehatan dengan judul Penyakit Kulit di Asrama, PHBS dan Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support) untuk masyarakat awam, dan Screening penyakit kulit, serta sirkumsisi dengan jumlah total peserta penyuluhan seluruh santri dan santriwati Pesantren DDI Mangkoso, pemeriksaan dan pengobatan sekitar 215 orang (146 santri dan 69 santriwati) dan peserta sirkumsisi ada 11 orang. Untuk kegiatan penyuluhan dihadiri Pembina pesantren dan para antri/santriwati Pesantren DDI Mangkoso. Tema penyuluhan membahas tentang Bantuan Hidup Dasar, penyakit kulit dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, sesuai kondisi yang sering dialami di kalangan pesantren.
Faktor Yang Mempengaruhi Timbulnya Tuberculosis Limfadenitis di Rumah Sakit Umum Pusat Wahidin Sudirohusodo Pada Tahun 2021-2023 Andi Dila Cantika Carmelia; Syamsu Rijal; Amrizal Muchtar; Edward Pandu Wiriansya; Andi Masdipa
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v6i1.158

Abstract

Tuberculosis is a contagious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. This bacterium primarily affects the lungs, but it can also spread to other organs. One of the most commonly found forms of extrapulmonary tuberculosis is Tuberculous Lymphadenitis, which is a TB infection that affects the lymph nodes, especially in the cervical (neck) region. There are many factors that can contribute to the development of this disease. This study aims to identify the factors that influence the occurrence of Tuberculous Lymphadenitis at Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital in Makassar during the period of 2021 to 2023. This quantitative research uses a cross-sectional approach to determine the risk factors—age, gender, nutritional status, history of tuberculosis, history of contact, diabetes mellitus, HIV status, immunization status, and hypertension—associated with the occurrence of Tuberculous Lymphadenitis. Data collection began with identifying TB cases, followed by tracing the associated risk factors that may lead to Tuberculous Lymphadenitis. The study population included all patients diagnosed with Tuberculous Lymphadenitis at Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital from January to December in the years 2021–2023. The sampling technique used was quota sampling, a non-probability method based on non-random selection of a specific number or proportion of participants. A total of 422 samples that met the inclusion criteria were included in the study.The results showed that age, gender, nutritional status, diabetes mellitus, hypertension, and BCG immunization had a significant relationship with the incidence of Tuberculous Lymphadenitis. In contrast, history of tuberculosis, HIV status, and history of contact did not show a significant association with the disease.
Faktor Yang Mempengaruhi Timbulnya Tuberculosis Limfadenitis di Rumah Sakit Umum Pusat Wahidin Sudirohusodo Pada Tahun 2021-2023 Andi Dila Cantika Carmelia; Syamsu Rijal; Amrizal Muchtar; Edward Pandu Wiriansya; Andi Masdipa
Wal'afiat Hospital Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Wal'afiat Hospital Journal
Publisher : Rumah Sakit Ibnu Sina, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/whj.v6i1.158

Abstract

Tuberculosis is a contagious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. This bacterium primarily affects the lungs, but it can also spread to other organs. One of the most commonly found forms of extrapulmonary tuberculosis is Tuberculous Lymphadenitis, which is a TB infection that affects the lymph nodes, especially in the cervical (neck) region. There are many factors that can contribute to the development of this disease. This study aims to identify the factors that influence the occurrence of Tuberculous Lymphadenitis at Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital in Makassar during the period of 2021 to 2023. This quantitative research uses a cross-sectional approach to determine the risk factors—age, gender, nutritional status, history of tuberculosis, history of contact, diabetes mellitus, HIV status, immunization status, and hypertension—associated with the occurrence of Tuberculous Lymphadenitis. Data collection began with identifying TB cases, followed by tracing the associated risk factors that may lead to Tuberculous Lymphadenitis. The study population included all patients diagnosed with Tuberculous Lymphadenitis at Wahidin Sudirohusodo Central General Hospital from January to December in the years 2021–2023. The sampling technique used was quota sampling, a non-probability method based on non-random selection of a specific number or proportion of participants. A total of 422 samples that met the inclusion criteria were included in the study.The results showed that age, gender, nutritional status, diabetes mellitus, hypertension, and BCG immunization had a significant relationship with the incidence of Tuberculous Lymphadenitis. In contrast, history of tuberculosis, HIV status, and history of contact did not show a significant association with the disease.
Karakteristik Pasien Retinopati Hipertensi di Klinik JEC Orbita Makassar Muh Rafly Agung; Sri Vitayani; Nur Aulia; Ratih Natasha; Andi Masdipa
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v5i4.601

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan kerusakan organ target, termasuk retina, melalui mekanisme mikrovaskular yang dikenal sebagai retinopati hipertensi. Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan penglihatan hingga kebutaan apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien retinopati hipertensi di Klinik Utama Mata JEC ORBITA Makassar periode Januari 2023–2025 berdasarkan usia, jenis kelamin, derajat hipertensi, derajat retinopati hipertensi, dan ketajaman penglihatan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan rancangan potong lintang menggunakan data sekunder dari 70 rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah ≥60 tahun (50%), dengan perempuan lebih dominan (64,29%). Berdasarkan derajat hipertensi, sebagian besar pasien berada pada hipertensi derajat 1 (47,14%), sedangkan derajat retinopati hipertensi terbanyak adalah derajat II (35,71%). Sebagian besar pasien memiliki ketajaman penglihatan kategori ringan. Hasil ini menunjukkan bahwa retinopati hipertensi lebih sering terjadi pada kelompok usia lanjut dan perempuan, dengan gangguan penglihatan yang umumnya masih ringan. Oleh karena itu, pemeriksaan funduskopi rutin pada pasien hipertensi dan pengendalian tekanan darah secara teratur sangat penting untuk mencegah progresivitas retinopati hipertensi dan risiko kebutaan.
Gerakan Pengabdian Terintegrasi: Roadshow Tryout SMA dan Layanan Kesehatan Gratis (Sunatan & BHD) Menyambut Harapan Masyarakat Konawe-Kendari Nasrudin Andi Mappaware; Irna Diyana Kartika Kamaluddin; Muh. Nurrisyahdi; M. Hamsah; Berry Erida Hasbi; Andi Masdipa; Nevi Sulvita Karsa; Sidrah Darma; Andi Alamanda Irwan; Mohammad Reza Zainal Abidin; Anna Sari Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19117

Abstract

Program pengabdian masyarakat terintegrasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Program ini menggabungkan kegiatan edukasi akademik (Roadshow dan Tryout) dengan layanan kesehatan gratis (pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan sunatan massal) di empat sekolah menengah atas selama dua hari pada bulan November 2025. Pendekatan community engagement partisipatif digunakan melalui ceramah interaktif, simulasi akademik berbasis komputer, dan prosedur medis langsung. Sebanyak 215 siswa mengikuti Tryout dengan nilai rata-rata 68,4. Motivasi siswa meningkat sebesar 28,1% dan 89,3% peserta menyatakan citra positif terhadap FK UMI. Layanan kesehatan menjangkau 48 peserta pelatihan BHD (85,4% mencapai kompetensi) dan 47 anak menerima layanan sunatan massal. Program ini berhasil menjalin kemitraan institusional dengan empat sekolah. Hasil ini menegaskan bahwa program pengabdian terintegrasi efektif menjembatani kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi institusional. Pendekatan terintegrasi yang menggabungkan intervensi akademik dan kesehatan menunjukkan potensi signifikan untuk pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah serupa. Temuan ini mendukung implementasi yang lebih luas di daerah kurang terlayani untuk meningkatkan literasi kesehatan dan akses pendidikan masyarakat.
Comparison of the Sensitivity Test of Generic and Branded Antifungal Drugs Against Malassezia Muh. Rikho Pratama H.S.; Andi Sitti Fahirah Arsal; Andi Masdipa; Wisudawan; Andi Alamanda Irwan
Jurnal Medis Islam Internasional Vol 8 No 1 (2026): June
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/iimj.v8i1.8568

Abstract

Introduction: Malassezia furfur is a lipophilic yeast commonly associated with pityriasis versicolor, characterized by skin discoloration and mild pruritus. Antifungal therapy is available as generic and branded products, yet differences in laboratory efficacy and cost implications remain relevant for clinical decision-making. Objective: To compare the in vitro antifungal susceptibility of generic versus branded antifungal agents against M. furfur using the disk diffusion method and to consider the economic implications. Methods: A laboratory experimental study was conducted using disk diffusion susceptibility testing on M. furfur isolates. Generic ketoconazole was compared with several branded formulations. The primary outcome was the inhibition zone diameter as an indicator of antifungal effectiveness. Statistical analysis was performed using ANOVA followed by Tukey’s post hoc test to identify intergroup differences. Results: Both generic ketoconazole and branded antifungal agents demonstrated good inhibitory activity against M. furfur. Certain branded products, particularly Brand D showed a slightly larger mean inhibition zone diameter than the generic formulation. ANOVA and Tukey’s tests indicated statistically significant differences among some treatment groups. However, the incremental advantage observed in selected branded products was not proportional to their higher prices, as the generic drug remained substantially more affordable while maintaining comparable inhibitory performance. Conclusions: Based on the results, it is concluded that both generic and branded antifungal topical (ointment) and antifungal oral (capsule) demonstrated "sensitive" results against Malassezia furfur, with no statistically significant difference in efficacy between them.
Perbandingan Kandungan Lemak pada Dangke Susu Sapi Khas Enrekang dan Yogurt Komersial Reyhana Suharto; Asrini Safitri; Andi Masdipa; Ida Royani; Nesyana Nurmadilla
Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Vol. 6 No. 2 (2025): Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mjnf.6.2.90-98

Abstract

Latar belakang: Lemak merupakan zat gizi makro yang berperan penting dalam penyediaan energi dan status gizi, khususnya di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi seperti Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Dangke sebagai keju lunak tradisional khas Enrekang dan yogurt merupakan produk olahan susu yang banyak dikonsumsi, namun informasi mengenai perbedaan kandungan lemak keduanya masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kandungan lemak pada dangke susu sapi khas Enrekang dan yogurt komersial. Metode: Penelitian analitik komparatif laboratorik ini menggunakan sampel dangke susu sapi yang diproduksi di Enrekang dan yogurt komersial jenis squeeze. Analisis kandungan lemak dilakukan dengan metode Mojonnier dan setiap sampel diuji sebanyak tiga kali pengukuran sebagai replikasi analitik untuk memperoleh hasil yang representatif. Data dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan dengan bantuan Statistical Program for Sciences (SPSS). Hasil: Rata-rata kandungan lemak dangke (19,06 ± 0,087%) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan yogurt (3,86 ± 0,050%), dengan selisih rata-rata 15,20% (p < 0,001). Simpulan: Kandungan lemak dangke secara signifikan lebih tinggi dibandingkan yogurt, dipengaruhi oleh perbedaan bahan baku dan proses pengolahan. Kandungan lemak yang tinggi membuat dangke berpotensi sebagai sumber pangan lokal padat energi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan lemak di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi seperti Enrekang.