Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The Application of Ai-Based Audio-Visual Learning Media To Student Learning Interest In The Subject of Islamic Cultural History In Madrasah Ibtidaiyah Mansur, Abu; Zuhdiyah, Zuhdiyah; Nurlaeli, Nurlaeli
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5510

Abstract

In the digital era the learning process is directed to computerization such as the application of Competency-Based National Assessment (ANBK) all schools have implemented computerization as well as MI Azizan Palembang has started the learning process and assessment using computer media, the purpose of this study was carried out to determine the Application of Interactive Video Learning Media at Madrasah Ibtidaiyah Azizan, the Effect of Application of Interactive Video on Student Learning Interest, the research method in this study used an experimental method with a pre-test post test design, data collection techniques in this study using questionnaires, interviews and documentation, data analysis techniques carried out with simple linear regression. The research uses validity, reliability, and hypothesis testing, the results of the study, the learning process at MI Azizan has been running properly, from the results of the calculation of the simple regression test shows the significance value of 0.000 <0.05. so it can be concluded that the media used has a significant effect in developing students' learning interest. meaning that Ha which reads "audio-visual media has an effect on developing students' learning interest" has been proven. And from the output the R Square value is 0.915. This means that the effect of audio-visual media in developing students' interest in learning at MI Azizan Palembang is 91.5% and 8.5% is influenced by other variables not examined in this study.
Analisis Peran Ustadz Terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur'an di Rumah Tahfidz Hakan Al-Kindi Lailatun Ni'amah, Siti; Fathoni Ladako, M.; Ferliza , Dhea; Yudistira Nugraha , Muhamad; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan menghafal Al-Qur’an dan peran ustadz dalam mendukung keberhasilan murid. Menghafal Al-Qur’an melibatkan aspek kognitif, spiritual, dan emosional, yang memerlukan konsentrasi, latihan, dan niat yang tulus. Keberhasilan hafalan dipengaruhi oleh faktor internal seperti daya ingat, motivasi, dan kedisiplinan, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran, media, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga. Ustadz berperan sebagai pembimbing, motivator, teladan, dan evaluator dengan menerapkan metode talaqqi, tikrar, muraja’ah, dan sima’an, memberikan dorongan moral dan spiritual, mencontohkan kedisiplinan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta melakukan evaluasi hafalan secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bimbingan ustadz yang profesional dengan kesiapan murid menjadikan proses menghafal Al-Qur’an lebih efektif, berkualitas, dan berkesinambungan, serta menumbuhkan kedekatan spiritual dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.
Nilai-Nilai Kepesantrenan KH. Imam Zarkasyi sebagai Fondasi Moderasi Beragama di Era Globalisasi Sepiana, Yelna; Darmanto; Fauzi, Muhammad; Mansur, Abu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35503

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kepesantrenan yang dirumuskan oleh KH. Imam Zarkasyi serta relevansinya terhadap penguatan moderasi beragama di era globalisasi. Kajian ini berangkat dari pandangan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter moderat umat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis literatur, penelitian ini menelusuri nilai-nilai dasar pesantren seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan berpikir dalam bingkai adab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut memiliki korelasi kuat dengan prinsip-prinsip moderasi beragama, seperti komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap budaya lokal. Implementasi nilai-nilai tersebut tercermin dalam sistem pendidikan Pondok Modern Darussalam Gontor yang menekankan keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Meskipun dihadapkan pada tantangan globalisasi dan digitalisasi, pesantren tetap menjadi benteng moderasi beragama yang adaptif dan relevan. Pemikiran KH. Imam Zarkasyi terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan moderasi beragama di Indonesia melalui model pendidikan Islam yang inklusif, rasional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Strategi Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Untuk Membentuk Akhlak Siswa di SMP Tri Dharma Palembang Nisrina, Athira; Putri, Nada Luthfiyah Eka; Rahman, Azim; Mansur, Abu; Nugraha, Muhamad Yudistira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAIBP) dalam membentuk akhlak siswa di SMP Tri Dharma Palembang. Guru PAIBP berperan penting tidak hanya dalam menyampaikan pengetahuan agama, tetapi juga dalam menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti kepada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara serta menggunakan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAIBP menerapkan berbagai strategi pembelajaran seperti keteladanan (uswah hasanah), pembiasaan religius, pendekatan personal, dan bimbingan spiritual. Strategi tersebut mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun siswa. Implementasi dari hasil penelitian ini tampak dalam kegiatan rutin keagamaan di sekolah seperti salat berjamaah, doa bersama, serta interaksi sosial yang lebih santun antar siswa. Dengan demikian, strategi guru PAIBP berkontribusi nyata dalam membentuk akhlak mulia peserta didik melalui pembelajaran yang humanis, religius, dan kontekstual.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Perilaku Bullying Siswa melalui Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Islami di MTs Miftahus Syafa’ah Indralaya Utara Salwa, Indah; Mustaqimah, Ikma; Alfarizi, M. Ridho; Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying is one of the most prevalent social problems in schools and has a negative impact on students’ development. This study aims to analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in preventing bullying behavior through the inculcation of Islamic moral values at MTs Miftahus Syafa’ah. This research employed a qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that PAI teachers act as educators, mentors, and role models in instilling Islamic morals based on ḥablum minannās (respecting peers, politeness, mutual assistance, refraining from mocking, and avoiding harm). The strategies applied include Islamic education learning, habituation, religious activities, and teacher role modeling. The study also identified several obstacles, such as limited teaching strategies, weak supervision, and the influence of students’ social environment. This research emphasizes that the inculcation of Islamic moral values can serve as an effective preventive strategy against bullying, thereby fostering a religious, harmonious, and conducive school climate.
Analisis Self-Efficacy Santri Tahfiz dalam Proses Menghafal Al-Qur’an (Studi Kasus di Ma'had Miftahul Jannah) Vitriniwati, Vitriniwati; Dzulkhairi, Faiz; Zahra, Elisa; Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efikasi diri santri tahfiz dalam proses menghafal Al-Qur’an di Ma’had Miftahul Jannah, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhi konsistensi mereka dalam menghafal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi tingkat efikasi diri di antara santri, yang terbentuk tidak hanya oleh motivasi individu, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti dukungan orang tua dan budaya kelembagaan ma’had. Dorongan dari orang tua cenderung memperkuat kepercayaan diri santri ketika dipersepsikan sebagai bentuk kepercayaan dan kasih sayang; namun, jika dipahami sebagai tekanan atau kewajiban, hal tersebut justru dapat melemahkan keyakinan terhadap kemampuan diri mereka sendiri. Selain itu, budaya dan peraturan ma’had berperan sebagai faktor mediasi yang membentuk kedisiplinan dan ketekunan santri dalam menghafal. Rutinitas yang terstruktur, sistem setoran harian, serta semangat kebersamaan yang dibangun di lingkungan ma’had turut mengembangkan konsistensi akademik sekaligus karakter religius santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efikasi diri dalam konteks pembelajaran tahfiz bukan sekadar konstruk psikologis, melainkan bagian integral dari pendidikan Islam yang bertujuan menumbuhkan kesadaran spiritual, kedisiplinan, dan integritas moral. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan tahfiz perlu menekankan tidak hanya pada pencapaian kognitif, tetapi juga pada internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan pembentukan karakter.
Implementasi Dan Tantangan Penggunaan Metode An-Nahdliyah Dalam Pembelajaran Al-Quran: Studi Kasus Di Rumah Baca Relawan Muda Peduli Nusantara Sari, Novita; Afriani, Tiara; Nabila, Putri; Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode An-Nahdliyah dalam pembelajaran Al-Qur'an di Rumah Baca Relawan Muda Peduli Nusantara. Metode ini menekankan pada penggunaan irama dan ketukan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an, khususnya dalam aspek makhraj, tajwid, dan kelancaran. Meskipun metode ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar anak-anak, tantangan seperti variasi kemampuan peserta didik dan kurangnya sumber daya tetap perlu diatasi. Hasil penelitian diharapkan memberikan rekomendasi strategis untuk mengoptimalisasi penerapan metode An-Nahdliyah dalam konteks pendidikan nonformal.
Analisis Peran Ustadz Terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Di Rumah Tahfidz Hakan Al Kindi Ni’amah, Siti Lailatun; Ladako, M. Fathoni; Ferliza, Dhea; Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan menghafal Al-Qur’an dan peran ustadz dalam mendukung keberhasilan murid. Menghafal Al-Qur’an melibatkan aspek kognitif, spiritual, dan emosional, yang memerlukan konsentrasi, latihan, dan niat yang tulus. Keberhasilan hafalan dipengaruhi oleh faktor internal seperti daya ingat, motivasi, dan kedisiplinan, serta faktor eksternal seperti metode pembelajaran, media, lingkungan belajar, dan dukungan keluarga. Ustadz berperan sebagai pembimbing, motivator, teladan, dan evaluator dengan menerapkan metode talaqqi, tikrar, muraja’ah, dan sima’an, memberikan dorongan moral dan spiritual, mencontohkan kedisiplinan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta melakukan evaluasi hafalan secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi bimbingan ustadz yang profesional dengan kesiapan murid menjadikan proses menghafal Al-Qur’an lebih efektif, berkualitas, dan berkesinambungan, serta menumbuhkan kedekatan spiritual dengan Allah SWT dan Rasul-Nya.
Pengaruh Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Terhadap Penguatan Moderasi Beragama di Sman 22 Palembang di Era Digital Sari, Aisyah Junia Anindya; Cahya, Nabila; Muhammad Wahid; Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti terhadap penguatan moderasi beragama siswa di SMA Negeri 22 Palembang pada era digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya arus informasi dan interaksi di media sosial yang memunculkan potensi penyebaran paham ekstrem, intoleransi, dan ujaran kebencian di kalangan remaja. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional dengan pengumpulan data melalui angket daring terhadap 18 siswa yang aktif mengikuti pembelajaran PAI dan menggunakan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI dan Budi Pekerti berperan signifikan dalam membentuk karakter moderat siswa, khususnya melalui integrasi nilai-nilai kejujuran, toleransi, dan tanggung jawab. Strategi yang efektif meliputi keteladanan guru, pembiasaan nilai-nilai moral, diskusi kontekstual, serta penguatan literasi digital berbasis ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pendidikan agama, keteladanan pendidik, dan pembinaan digital mampu memperkuat moderasi beragama siswa dalam menghadapi tantangan era media sosial.
Strategi Pengajaran Ustadz Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Baca Tulis Al-Qur’an (BTA) Pada Santri Di Pondok Pesantren Al-Furqon Prabumulih Al Farisi, Salman; Nugraha, Muhamad Yudistira; Mansur, Abu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengajaran yang diterapkan oleh ustadz di Pondok Pesantren Al-Furqon Prabumulih dalam mengatasi kesulitan siswa dalam belajar membaca dan menulis Al-Qur’an (Baca Tulis Al-Qur’an atau BTA). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang proses pembelajaran dan praktik pengajaran yang diterapkan di Lembaga Tahsin dan Tahfizh Al-Qur’an (LTTQ). Temuan menunjukkan bahwa ustadz menerapkan beberapa strategi, termasuk pendekatan individual dan personal, pengelompokan santri berdasarkan kemampuan mereka, serta penerapan metode talaqqi dan musyafahah yang menekankan interaksi langsung antara custadz dan santri. Metode-metode ini memungkinkan ustadz memberikan bimbingan intensif, koreksi langsung, dan umpan balik yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing santri. Selain itu, sistem pembelajaran LTTQ mengadopsi pendekatan yang fleksibel dan berpusat pada santri, yang mendorong partisipasi aktif dan memberikan kesempatan bagi santri untuk mengintegrasikan pembelajaran Al-Qur’an dengan kegiatan keagamaan dan akademik lainnya. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis santri dalam membaca dan menulis Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan disiplin, kesabaran, dan cinta terhadap Al-Qur’an sebagai bagian dari pembentukan karakter. Kesimpulannya, strategi pengajaran yang diterapkan oleh ustadz di LTTQ telah terbukti efektif dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an santri sambil menciptakan lingkungan pendidikan holistik yang menggabungkan pertumbuhan intelektual, spiritual, dan moral