Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN KADAR ALBUMIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI WILAYAH PUSKESMAS PASAR IKAN KOTA BENGKULU TAHUN 2024 Febriyanto, Tedy; Baruara, Guntur; Mirza Hanum, Dilah
Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science Vol 4 No 2 (2024): Pentingnya pemeriksaan diri
Publisher : POLTEKKES KEMENKES BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/flms.v4i2.909

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolik mena-hun yang diakibatkan oleh pankreas tidak dapat memproduksi cukupnya insulin, penderita diabetes melitus ini terjadi karena penurunan kadar albumin serum atau hipoalbuminemia. Efek Albumin yang rendah akan berhubungan dengan fungsi mempertahankan sel dalam sirkulasi darah dan jika kondisinya ekstrem akan ber-pengaruh pada fungsi pengantaran zat gizi ke dalam jaringan dan akan menyebab-kan (Edema) penumpukan cairan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gam-baran kadar albumin serum pada penderita Diabetes Melitus di Pukesmas Pasar Ikan di Kota Bengkulu tahun 2024. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran kadar Albumin Normal Abnormal Pada penderita Diabetes Melitus Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan analisis univariat. Sampel penelitian ini berjumlah sebanyak 33 responden Diabetes Meli-tus. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode spektrofotometri dengan sampel serum darah yang dilakukan pengambilan pada bagian median cubiti. Hasil : hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan dari 33 responden didapatkan 17 orang responden dengan kadar albumin normal, dan 16 orang dengan kadar albumin abnormal. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar memiliki kadar albumin normal sebanyak (51,5%) dan hampir sebagian memiliki kadar albumin abnormal sebanyak (48,5).
Pelatihan Kader untuk Deteksi Dini Diabetes Melitus Dan Hiperurisemia di Puskesmas Srikuncoro Bengkulu Tengah: Pengabdian Halimatussa’diah; Sahidan; Halimah; Guntur Baruara
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1357

Abstract

Tingginya kadar gula dalam darah menyebabkan ginjal tidak mampu menyaring semua glukosa. Kinerja ginjal terganggu yang terjadi pada penderita diabetes dapat mengganggu ekskresi asam urat sehingga kadar asam urat meningkat dalam darah. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai diabetes melitus dan hiperurisemia serta mengoptimalkan deteksi dini diabetes melitus dan hiperurisemia melalui pemeriksaan gula darah dan asam urat di wilayah kerja puskesmas Srikuncoro. Metode: pelatihan penggunaan alat PoCT, di aula Puskesmas Sri Kuncoro tanggal 12 September 2024. Hasil:. Pelaksanaan pendampingan sekaligus mengevaluasi kegiatan dilakukan pada saat kegiatan posbindu di desa Srikuncoro pada tanggal 2 Oktober 2024 dan desa Talang Pauh pada tanggal 11 November 2024. Dari 25 kader kesehatan setelah pelatihan, 5 orang kader mampu melakukan pemeriksaan tanpa didampingi, 15 orang kader sudah bisa melakukan pemeriksaan, tetapi masih harus didampingi dan 5 orang kader lainnya masih ragu ragu untuk melakukan pemeriksaan dengan alat PoCT. Simpulan: adanya peningkatan keterampilan dari sebelum dilakukan pelatihan dan sesudah pelatihan.
ASUPAN ZAT GIZI MAKRO PESERTA SENAM OCE DIABETES MILITUS Suryani, Desri; RS, Sunita; Febriyanto, Tedy; Halimatussa'diah, Halimatussa'diah; Fitriani, Evi; Baruara, Guntur
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32491

Abstract

Abstrak: Diabetes mellitus (DM) merupakan gangguan metabolik memerlukan pendekatan penatalaksanaan komprehensif, pengaturan asupan zat gizi makro dan aktivitas fisik seperti senam diabetes. Ketidakseimbangan asupan mempengaruhi kontrol glikemik, senam diabetes teratur dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Tujuan kegiatan untuk mengetahui asupan zat gizi makro penderita senam Oce Diabetes Melitus (OceDM). Metode yang digunakan adalah sosialisasi, praktek, partisipasi, ceramah, diskusi dan wawancara terstruktur. Mitra kegiatan adalah pihak puskesmas dan kader posbindu berjumlah 12 orang Peserta senam berjumlah 41 orang. Kegiatan 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi dilakukan terhadap proses dan efektifitas. Hasil diperoleh asupan karbohidrat kategori kurang 35 orang (85,4%), asupan protein kategori kurang 28 orang (68,3%), asupan lemak kategori tinggi 21 orang (51,2%) dan asupan serat kategori kurang 38 orang (92,6%). Terbentuk kader senam OceDM Terjadi peningkatan pengetahuan peserta sekitar 70% tentang diit DM yang diberikan. Disarankan pemangku kebijakan dan mitra kegiatan memotivasi peserta melaksanakan diit DM.Abstract: Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder that requires a comprehensive management approach, regulating macronutrient intake and physical activity such as diabetes exercise. Intake imbalance affects glycemic control, regular diabetes exercise can improve insulin sensitivity. The purpose of this activity is to determine the macronutrient intake of Oce Diabetes Mellitus (OceDM) exercise patients. The methods used are socialization, practice, participation, lectures, discussions, and structured interviews. The activity partners are the community health center and 12 Posbindu cadres. The exercise participants numbered 41 people. The 3-stage activity, namely preparation, implementation, and evaluation, was carried out on the process and effectiveness. The results obtained were categorized as insufficient carbohydrate intake in 35 people (85.4%), insufficient protein intake in 28 people (68.3%), high fat intake in 21 people (51.2%), and insufficient fiber intake in 38 people (92.6%). OceDM exercise cadres were formed. There was an increase in participants' knowledge of the DM diet provided by around 70%. It is recommended that policy makers and activity partners motivate participants to implement the DM diet.
Gambaran Kadar Asam Urat Dengan Kebiasaan Meminum Wedang Jahe Pada Lansia Di Kelurahan Pagar Dewa Rw 05 Kota Bengkulu Ananda Putri, Meizi; Laksono, Heru; Baruara, Guntur
Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science Vol 5 No 1 (2025): Otomatisasi Laboratorium
Publisher : POLTEKKES KEMENKES BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/flms.v5i1.1012

Abstract

Asam urat disebut juga penyakit gout adalah penyakit yang terjadi karena adanya penumpukan purin berlebih, baik akibat produksi yang meningkat, pembuangan melalui ginjal yang menurun atau akibat paningkatan asupan makan tinggi purin. Lansia merupakan orang dengan usia lebih dari 60 tahun. Masalah yang sering terjadi pada lansia yaitu : Perilaku, Perubahan Psikososial, Pengurangan Aktifitas Fisik dan Kesehatan Mental. Jahe merupakan rempah – rempah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Jahe mengandung zat aktif shogaol dan gingerol yang berfungsi untuk anti inflamasi, antikanker, dan antitumor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik purposive sampling dengan total 34 sampel responden diperiksa menggunakan metode Spektofotometer. Berdasarkan Penelitian ini didapatkan sebagian besar responden memiliki kadar asam urat normal sebesar (85,30%), kadar asam urat rendah sebesar (11,76%), dan kadar asam urat tinggi sebesar (2,94%).
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU-IBU DENGAN BALITA TERHADAP KEJADIAN DIARE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SRI KUNCORO KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENTENG Halimatussa’diah, Halimatussa’diah; Sahidan, Sahidan; Halimah, Halimah; Baruara, Guntur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30891

Abstract

Kejadian diare pada bayi maupun balita dapat berpengaruh pada tumbuh kembang bayi dan balita, dikarenakan kurangnya asupan gizi yang mempengaruhi status gizi. Penyakit diare akut yang terus berulang pada anak dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan karena penyerapan nutrisi mereka terganggu. Stunting merupakan kondisi dimana terjadi gangguan pada masa pertumbuhan dan perkembangan akibat kurangnya gizi kronik dan infeksi berulang. Ada keterkaitan antara kejadian stunting dengan riwayat diare pada balita, karena pada saat terjadi diare anak akan kehilangan cairan dan zat gizi akibatnya akan menyebabkan malnutrisi. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan karena masih tingginya prevalensi kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Srikuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara pencegahan kejadian diare dan stunting. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama ibu ibu dengan balita tentang kejadian diare sebagai upaya deteksi dini kejadian stunting pada anak anak balita di desa Sri Kuncoro kecamatan pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah