Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SOSIALISASI PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING (HOMEMADE) DARI DAUN PANDAN WANGI (PANDAMUS AMMARYLLIFOLIUS ROXB) DI DESA PASAR LAMA Meliza, Meliza; Faridah Lubis, Nenni; Mutiara, Mutiara; Sari Harahap, Wilda
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v3i1.1747

Abstract

Sabun adalah bahan yang digunakan untuk mencuci baik pakaian, perabotan, badan, dan lain-lain yang terbuat dari campuran alkali (natrium atau kalium hidroksida), dan trigliserida dari asam lemak rantai karbon. Bahan pembusa yang paling umum digunakan adalah Sodium Lauryl Sulfate (SLS). Dampak negatif dari SLS dapat menyebabkan iritasi kulit ringan maupun berat. Oleh karena itu perlu diformulasikan sabun cuci piring yang ramah lingkungan dan tidak mengandung SLS. Daun pandan (Pandanus amaryllifolius Roxb) merupakan tanaman yang tumbuh liar, termasuk dalam suku Pandanaceae yang dimanfaatkan sebagai obat alami. Daun Pandan (Pandanus Amaryllifolius Roxb) memiliki kandungan alkaloid, saponin, flavonoid, polifenol dan tanin. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa daun pandan dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Kandungan saponin dalam daun pandan tersebut berfungsi sebagai penghasil busa jika di kocok pada air dan juga memiliki zat antibakteri. Tujuan dari sosialisasi ini untuk memberi edukasi pemanfaatan bahan alam untuk pembuatan sabun cuci piring yang ramah lingkungan. Metode Yang digunakan participatory action research dengan melibatkan partisipasi aktif warga masyarakat di desa Pasar Lama. Hal ini akan berpotensi untuk menjadi peluang usaha untuk masyarakat Desa Pasar Lama.
PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DARI SERAI WANGI (CYMPBOPOGON NARDUS L.) SEBAGAI USAHA KREATIF MASYARAKAT DESA SIAMPORIK DOLOK Meliza, Meliza; Faridah Lubis, Nenni; Mutiara, Mutiara; Dongoran, Julpahmi
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Edisi Agustus 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v4i2.2202

Abstract

Aromaterapi merupakan terapi menggunakan senyawa aroma atau volatile untuk mengobati, mengurangi, atau mencegah suatu penyakit, infeksi, dan kegelisahan. Lilin aromaterapi dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat dalam upaya peningkatan imun tubuh. Pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang terapi komplementer menggunakan lilin aromaterapi masih sedikit, sehingga perlu dilakukan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dengan penambahan minyak atsiri, salah satunya dengan minyak serai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) menjadi lilin aromaterapi sebagai usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun metode yang digunakan dalam bentuk pelatihan dan edukasi kepada segenap masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 32 orang. Untuk data dilakukan evaluasi kegiatan pembuatan produk lilin aromaterapi dari pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil kegiatan pembuatan lilin aromaterapi dari serai wangi (Cympogon Nardus) dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon yang baik sebagai peningkatan usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat semakin meningkat mengenai pemanfaatan serai wangi lilin (Cympogon Nardus) sebagai aromaterapi.
PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DARI SERAI WANGI (CYMPBOPOGON NARDUS L.) SEBAGAI USAHA KREATIF MASYARAKAT DESA SIAMPORIK DOLOK Meliza, Meliza; Faridah Lubis, Nenni; Mutiara, Mutiara; Dongoran, Julpahmi
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Edisi Agustus 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v4i2.2202

Abstract

Aromaterapi merupakan terapi menggunakan senyawa aroma atau volatile untuk mengobati, mengurangi, atau mencegah suatu penyakit, infeksi, dan kegelisahan. Lilin aromaterapi dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat dalam upaya peningkatan imun tubuh. Pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang terapi komplementer menggunakan lilin aromaterapi masih sedikit, sehingga perlu dilakukan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dengan penambahan minyak atsiri, salah satunya dengan minyak serai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) menjadi lilin aromaterapi sebagai usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun metode yang digunakan dalam bentuk pelatihan dan edukasi kepada segenap masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 32 orang. Untuk data dilakukan evaluasi kegiatan pembuatan produk lilin aromaterapi dari pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil kegiatan pembuatan lilin aromaterapi dari serai wangi (Cympogon Nardus) dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon yang baik sebagai peningkatan usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat semakin meningkat mengenai pemanfaatan serai wangi lilin (Cympogon Nardus) sebagai aromaterapi.