Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DARI SERAI WANGI (CYMPBOPOGON NARDUS L.) SEBAGAI USAHA KREATIF MASYARAKAT DESA SIAMPORIK DOLOK Meliza, Meliza; Faridah Lubis, Nenni; Mutiara, Mutiara; Dongoran, Julpahmi
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Edisi Agustus 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v4i2.2202

Abstract

Aromaterapi merupakan terapi menggunakan senyawa aroma atau volatile untuk mengobati, mengurangi, atau mencegah suatu penyakit, infeksi, dan kegelisahan. Lilin aromaterapi dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat dalam upaya peningkatan imun tubuh. Pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang terapi komplementer menggunakan lilin aromaterapi masih sedikit, sehingga perlu dilakukan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dengan penambahan minyak atsiri, salah satunya dengan minyak serai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) menjadi lilin aromaterapi sebagai usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun metode yang digunakan dalam bentuk pelatihan dan edukasi kepada segenap masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 32 orang. Untuk data dilakukan evaluasi kegiatan pembuatan produk lilin aromaterapi dari pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil kegiatan pembuatan lilin aromaterapi dari serai wangi (Cympogon Nardus) dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon yang baik sebagai peningkatan usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat semakin meningkat mengenai pemanfaatan serai wangi lilin (Cympogon Nardus) sebagai aromaterapi.
PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DARI SERAI WANGI (CYMPBOPOGON NARDUS L.) SEBAGAI USAHA KREATIF MASYARAKAT DESA SIAMPORIK DOLOK Meliza, Meliza; Faridah Lubis, Nenni; Mutiara, Mutiara; Dongoran, Julpahmi
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Vol. 4 No. 2 Edisi Agustus 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v4i2.2202

Abstract

Aromaterapi merupakan terapi menggunakan senyawa aroma atau volatile untuk mengobati, mengurangi, atau mencegah suatu penyakit, infeksi, dan kegelisahan. Lilin aromaterapi dapat menjadi salah satu solusi bagi masyarakat dalam upaya peningkatan imun tubuh. Pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang terapi komplementer menggunakan lilin aromaterapi masih sedikit, sehingga perlu dilakukan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dengan penambahan minyak atsiri, salah satunya dengan minyak serai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) menjadi lilin aromaterapi sebagai usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun metode yang digunakan dalam bentuk pelatihan dan edukasi kepada segenap masyarakat desa Siamporik Dolok. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 32 orang. Untuk data dilakukan evaluasi kegiatan pembuatan produk lilin aromaterapi dari pemanfaatan serai wangi (Cympogon Nardus) yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil kegiatan pembuatan lilin aromaterapi dari serai wangi (Cympogon Nardus) dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon yang baik sebagai peningkatan usaha kreatif masyarakat desa Siamporik Dolok. Melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat semakin meningkat mengenai pemanfaatan serai wangi lilin (Cympogon Nardus) sebagai aromaterapi.
SOSIALIASI BAHAN KIMIA BERBAHAYA DALAM MAKANAN DI SD NEGERI 200402 PADANGSIDIMPUAN Nenni Faridah Lubis; Roslian Lubis; Meliza Meliza; Nurhidayah Fithriyah Nasution
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1642

Abstract

Makanan yang beredar di masyarakat saat ini, khususnya di Sekolah Dasar lebih banyak berupa makanan instan yang sarat dengan bahan kimia dan aditif seperti bahan pengawet, penyedap rasa, pewarna, serta pemanis (5P), serta kadar nutrisi yang kurang untuk memenuhi kebutuhan harian anak. Hal ini jika dibiarkan tentunya akan mengganggu kesehatan siswa dalam jangka pendek dan dapat mengganggu proses tumbuh kembang siswa dalam skala jangka panjang. Sehingga diberikan sosialisasi bahan kimia berbahaya dalam makanan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar siswa lebih memahami bahaya zat kimia didalam makanan. Kegiatan sosialisasi ini menggunakan metode interaktif dua arah, dilakukan dengan pemberian informasi dari dosen dan mahasiswa/i Pendidikan Kimia melalui penjabaran materi menggunakan power point, pemberian contoh zat-zat berbahaya, dan proses tanya jawab interaktif. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan meliputi kegiatan penyampaian materi dan dialog tanya jawab dengan peserta. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan sukses dan memunculkan kesan baik dari para siswa/i SD Negeri 200402, hal ini dapat dilihat dari keinteraktifan para siswa ketika pelaksana menyampaikan presentasi. Banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diberikan menjadi adanya ketertarikan mereka atas presentasi yang diberikan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan meningkatkan literasi siswa SD tentang bahaya bahan kimia didalam makanan sehingga mereka dapat lebih berhati-hati pada saat memilih jajanan makanan di sekolah
PEMANFAATAN BUAH SALAK (SALACCA ZALACCA) SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN SAMBAL SALAK UNTUK PENINGKATAN UMKM DI DESA SIHOPUR Meliza Meliza; Isti Romadhani Sagala; Apriliya Parizki Simatupang; Aderiani Harahap; Arham Adnan; Samsia Harahap; Sopiyani Daulay; Lanni Masrida Lubis; Hotimayani Lubis; Alimatul Amaliyah Pasaribu; Nova Wahdina Harahap; Raudi Sukron Pohan
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.2212

Abstract

Pendapatan sebagian besar masyarakat desa Sihopur adalah petani salak, tetapi masyarakat desa Sihopur juga ada yang memiliki sawah dan pohon karet. Masyarakat menanam pohon salak sendiri dan menjualnya langsung kepembeli. Banyak masyarakat luar Sihopur yang memesan salak. Terkadang banyak salak yang busuk karena tidak sempat dipanen oleh masyarakat desa Sihopur. Harga buah salak juga terkadang naik turun dipasaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengembangkan produk olahan baru yang berbeda dari produk olahan buah salak yang sudah ada,sehingga dapat menambah pariasi kuliner dan menarik minat konsumen. Menyebar luaskan pengetahuan kepada masyarakat tentang cara mengolah buah salak menjadi produk yang bernilai tambah. Menciptakan resep sambal salak yang enak dan dapat diterima diberbagai kalangan, sekaligus memperluas wawasan mengenai potensi penggunaan buah lokal. Metode yang digunakan dari kegiatan ini adalah pelatihan dan edukasi. Masyarakat diberikan pelatihan pengolahan buah salak menjadi sambal. Agar masyarakat dapat memanfaatkan buah salak dengan baik. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 25 orang. Untuk data dilakukan evaluasi kegiatan pembuatan produk sambal salak dari pemanfaatan buah salak (Salacca Zalacca). Berdasarkan hasil kegiatan pembuatan sambal salak dari buah salak (Salacca Zalacca) dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat respon yang baik sebagai peningkatan usaha kreatif masyarakat desa Sihopur. Melalui kegiatan ini, pengetahuan masyarakat semakin meningkat mengenai pemanfaatan buah salak (Salacca Zalacca) sebagai sambal salak sehingga dapat meningkatkan UMKM masyarakat desa Sihopur.
PEMANFAATAN KULIT BAWANG SEBAGAI BAHAN PEMBASMI HAMA PADA TANAMAN PETANI DESA PARTIHAMAN SAROHA Meliza Meliza; Rahmad Raihan Kamali; Arif Rahman; Epa Novia Harahap; Dhea Putri Ananda; Fatahuddin Fatahuddin; Yudi Pratama Harahap; Adinda Putri Pasaribu; Julia Ananda Siregar; Nirwana Siregar; Silvy Hotmaisyah; Uswatun Inayah Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Vol. 5 No. 2 Edisi Agustus 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i2.2316

Abstract

Desa Partihaman Saroha merupakan komunitas agraris yang mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian. Namun petani sering kali menghadapi tantangan berupa serangan hama yang merusak tanaman dan menurunkan hasil panen. Penggunaan pestisida kimia yang mahal dan berdampak negatif terhadap lingkungan menambah beban para petani. Sehingga dibutuhkan solusi untuk mngatasi hal tersebut. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membantu meningkatkan produksi hasil tani masyarakat dengan memanfaatkan bahan alami kulit bawang sebagai pembasmi hama tanaman. Metode yang digunakan dalam bentuk pelatihan dan edukasi kepada segenap masyarakat desa Partihaman Saroha. Adapun peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 35 orang yang terdiri masyarakat petani desa Partihaman Saroha. Kulit bawang merah mengandung senyawa aktif seperti acetogenin dan squamosin yang memiliki potensi sebagai pestisida nabati. Kulit bawang merah dapat di olah menjadi pestisida nabati, hal ini terbukti efektif dalam mengurangi serangan hama, memberikan alternatif yang lebih murah, aman bagi para petani, serta mendukung keberlanjutan lingkungan. Selain itu menjadi inovasi baru untuk memberantas hama yang bernilai ekonomis untuk para petani di desa Partihaman Saroha.