Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Empowerment of Housewives through Activities of Processing Coconut into Flower Pots at Palakka District Asmah Amir; Andi Hajar; Fatmawati Ramli; Sitti Asmah
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 2 No. 1 (2022): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.628 KB) | DOI: 10.58879/ijcep.v2i1.23

Abstract

This community service program aims to increase community creativity in utilizing the natural resources available in the surrounding environment into useful and beneficial things, especially for the people in Tanah Tengah Village, Palakka District. The strategy used to achieve this goal is through a series of activities starting with field observations, conducting interviews and approaches to housewives who love ornamental plants (flowers), directing them to collect coconut husks around them so that later they can processed into useful things and reduce spending on buying flower pots that are displayed in various places, especially in the market. In addition, increasing creativity in processing coconut coir into flower pots can make local communities have space to open businesses in increasing economic income for the welfare of families and communities so that later they need continuous assistance to produce products that are of interest to various groups of people (taking into account the feasibility of being used as a business). ). Marketing activities are carried out by advertising products on various social media that are needed at all home scales with various product displays (mats and coconut fiber ropes, etc.) that are friendly to the environment and good for the growth of various ornamental plants, especially orchids and open-pore plants.
PERILAKU PETANI DALAM PENGGUNAAN PESTISIDA KIMIA DI KABUPATEN ENREKANG Suradi, Adam Rahman; Ramli, Fatmawati; Taslim, Andi Irga Satrawati
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i1.667

Abstract

Penggunaan pestisida telah meningkat secara signifikan selama 35 tahun terakhir, dengan tingkat pertumbuhan baru-baru ini sebesar 4 – 5,4% di beberapa wilayah di dunia. Adapun tujuan penelitian ini yakni menganalisis perilaku petani dalam penggunaan pestisida kimia di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan regresi linear berganda. Populasi sebanyak 16.514 petani dan sampel diperoleh dengan metode simple random sampling sehingga diperoleh sebanyak 99 petani. Hasil menunjukkan perilaku petani bawang merah dalam menggunakan pestisida kimia memiliki total skor (129,65) dengan kategori sesuai. Kategori sesuai yakni pada indikator jenis pestisida (19,76), perseiapan penyemprotan (12,68), pencampuran pestisida (13,19), waktu penyemprotan (8,27), perlengkapan yang digunakan (8,28), penyimpanan sia pestisida (19,02) dan penanganan setelah penyemprotan (20,21). Pada indikator mengenai dosis pestisida (7,71), dan aplikasi penyemprotan (17,45) masuk kategori tidak sesuai dan indikator interval penyemprotan kategori sangat tidak sesuai (3,1). Disarankan adanya pengawasan dan penyuluhan mengenai penggunaan pestisida yang benar terhadap petani.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI CENGKEH DI DESA SALEBBA KECAMATAN PONRE KABUPATEN BONE Ramli, Fatmawati; Suradi, Adam Rahman
Jurnal Sains Agribisnis Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jsa.v2i1.668

Abstract

Tanaman cengkeh merupakan jenis tanaman perkebunan yang banyak di usahakan oleh masyarakat di Desa Salebba, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usahtani cengkeh di desa tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salebba pada bulan januari sampai maret 2022. Responden pada penelitian ini sebanyak 40 dengan jumlah populasi petani cengkeh sebanyak 134 Orang. Metode Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah penerimaan petani cengkeh Rp. 20.394736/Ha. Rata-rata total biaya variable Rp. 4.342.105/ha/tahun, Rata-rata biaya tetap Rp. 86.677/Ha. Rata-rata pendapatan petani cengkeh adalah Rp. 15.401.719/Ha/Tahun. Pada kelayakan usahatani cengkeh yakni R/C = 4,08 artinya usahatani cengkeh tersebut layak di usahakan oleh petani mengingat R/C Ratio lebih besar dari 1, dimana nilai tersebut menunjukkan total penerimaan lebih besar dari total biaya biaya yang dikeluarkan oleh petani cengkeh di Desa Salebba, Kecamatan Ponre Kabupaten Bone.
ANALISIS PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNIS SAYURAN DATARAN TINGGI DI KABUPATEN GOWA Halim, Hasriliandi; Suradi, Adam Rahman; Ramli, Fatmawati
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 2, No 1 (2024): Vol 2 No 1 April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v2i1.42

Abstract

This research aims to analyze the role of social capital inupland vegetable farming development in Gowa Regency. Social capital isdefined as a set of values, norms, beliefs, and relationships that exist withina community that can help them achieve common goals. The researchmethod used is a qualitative method with a case study approach. Datacollection techniques were carried out through observation, interviews, andFocus Group Discussions (FGD) with upland vegetable farmers, farmergroups, and related institutions. The research results show that socialcapital plays an important role in the development of upland vegetablefarming in Gowa Regency. Strong social capital can encourage cooperationand coordination between farmers, farmer groups, and related institutionsin various aspects, such as providing infrastructure, training and extension,and marketing of agricultural products. Social capital can also encouragea spirit of mutual help and cooperation among community members inbuilding infrastructure, overcoming plant pests and diseases, and helpingfarmers who are experiencing difficulties. Trust and honesty that are builtwithin a community with strong social capital can also help to facilitatesales transactions, form savings and loan groups, and maintainenvironmental sustainability.
Pemanfaatan Kulit Bawang Sebagai Pestisida Nabati Untuk Menghambat Hama Kutu Daun Dan Ulat Grayak: pemanfaatan kulit bawang menjadi pestisida nabati salda; Marlia Rianti; Fatmawati Ramli; Taslim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9863

Abstract

This service aims to use shallot skins as a vegetable pesticide to control aphids and armyworms in Pekalobean Village, Anggeraja District, Enrekang Regency, South Sulawesi. The methods used include outreach and training in making vegetable pesticides to local communities. The process of making this pesticide uses natural ingredients such as shallot skins, lemongrass stems and soursop leaves which are easy to obtain and not harmful to the environment. The results of this activity show that the community can understand and practice making plant-based pesticides, so it is hoped that they can reduce dependence on chemical pesticides. This activity not only provides new knowledge but also contributes to reducing onion skin waste. In conclusion, the use of botanical pesticides made from shallot skins is an effective and environmentally friendly solution for sustainable agriculture
Kombinasi Limbah Kulit Bawang Merah Dan Cangkang Telur Sebagai Pupuk Kompos Pada Tanaman Sayuran Rukmana, Indah; Andi Irga Satrawati Taslim; Fatmawati Ramli
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.10127

Abstract

This research aims to examine the use of a combination of onion skin waste and egg shells as compost for vegetable crops. This community service activity was carried out in Pekalobean Village, Anggeraja District, Enrekang Regency, involving the women farmer group (KWT) as the target. The methods used include outreach and training about making compost fertilizer, as well as its benefits and advantages compared to chemical fertilizers. The results of this activity show that the community is enthusiastic and able to understand and apply the knowledge gained in their agricultural practices. This training not only increases people's understanding of compost fertilizer, but also provides an environmentally friendly alternative to reduce dependence on chemical fertilizers. It is hoped that this activity can support sustainable agriculture and preserve the environment, as well as open up opportunities for further research regarding the effectiveness and innovation in making compost fertilizer from other natural materials.
Inovasi Kemasan Produk UMKM Desa Bamba Puang, Anggeraja Kabupaten Enrekang Padandi, Tasyahud; Rianti, Marlia; Ramli, Fatmawati; Sandi, Sandi
Empowerment Vol. 7 No. 03 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i03.10866

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Bamba Puang, Kecamatan Anggeraja, terkait pentingnya inovasi kemasan produk dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis pangan lokal. Desa Bamba Puang memiliki potensi sumber daya alam dan wisata yang tinggi, yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal melalui produk olahan hasil pertanian. Namun, kurangnya pemahaman akan kemasan yang menarik dan fungsional menjadi kendala bagi warga dalam meningkatkan daya jual produk mereka. Program ini dilaksanakan oleh KKN Tematik ISS MBKM Universitas Muhammadiyah Bone, yang melibatkan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai peserta utama. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan media presentasi, didukung dengan contoh produk inovatif berupa permen tomat dalam kemasan yang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang tujuan, manfaat, serta pentingnya desain kemasan dalam meningkatkan daya tarik produk. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong warga Desa Bamba Puang untuk lebih kreatif dalam mengembangkan kemasan produk lokal, sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Pendampingan Umkm Belopar Rempeyek Dalam Produksi Keripik Rempeyek Kacang Melalui Strategi Repackaging Andi, Hasriliandi Halim; Rahman Suradi, Adam; Ramli , Fatmawati; Irga Satrawati Taslim , Andi; Agustan
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.447

Abstract

Sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar, muncul berbagai jenis UMKM Baru yang akhirnya menjawab tantangan baru tersebut dalam memproduksi aneka makanan dan keripik di Rumah saja. Populasi UMKM berkembang pesat karena kebiajakan tersebut. UMKM menjadi solusi ekonomi alternatif masyarakat dalam menggerakan kembali perekonomian keluarga yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19. Namun, dari banyaknya UMKM tersebut, hanya sedikit yang mampu bertahan dan melakukan survive dengan pesaing yang ada di pasar, selebihnya bahkan jalan di tempat, bahkan beberapa diantaranya gulung tikar. Kondisi tersebut terjadi karena kurangnya wawasan pemilik dalam mengelola usaha dan ketidakmampuan pemilik untuk mengikuti arus teknologi yang semakin berkembang. Hadirnya pengabdian kepada masyarakat ini yang dilakukan kepada salah seorang pemilik sekaligus pelaku UMKM di desa Bonto Lebang melalui pendampingan UMKM Belopar Rempeyek melalui strategi repackaging. PKM ini berlangsung selama 2 bulan dimulai dari tanggal 28 April 2023 – 28 Juni 2023. Metode yang digunakan adalah metode pendampingan kepada UMKM Belopar rempeyek yang telah cukup lama berjalan namun sulit mengalami perkembangan yang signifikan seperti para pesaing lainnya. Hasil dari strategi repackaging yang dilakukan, diharapkan mampu membuat tampilan produk yang dipasarkan menjadi lebih menarik dan elegan. Tampilan yang lebih menarik tentunya diharapkan akan membuat konsumen lebih tertarik dan membeli produk tersebut.
THE INFLUENCE OF FARMERS' BEHAVIOR ON THE USE OF CERTIFIED RICE SEEDS IN UJUNG TANAH VILLAGE, MARE DISTRICT, BONE REGENCY Sarah, Selvani; Suradi, Adam Rahman; Ramli, Fatmawati
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 3 (2025): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v9i3.7617

Abstract

The use of certified rice seeds plays an essential role in improving rice productivity and ensuring high quality harvests. However, in practice, many farmers have not utilized certified seeds optimally. Farmers behavior is considered one of the factors influencing decision to use certified seeds. This study aims to analyze the effect of farmers behavior on the use of certified rise seeds in Ujung Tanah Village, Mare District, Bone Regency. This research was conducted from March to April 2025 using a quantitative approach with a survey method. Respondents were determined using a simple random sampling method of 48 farmers. Data were collected using a questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The results show that knowledge, attitudes, and skills simultaneously influence the use of certified rice seeds. Partially, knowledge does not have a significant effect, while attitudes and skills significantly effect the use of certified seeds. This indicates that the better the farmers attitudes and skills, the higher farmer tendency to adopt certified rice seeds. Keywords: Certified seed, Farmer behavior, Knowledge, Attitude, Skills
Strategi Peningkatan Daya Saing Produk Melalui Analisis SWOT Pada IKM Nia Raya Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Dwiyani, Dwiyani; Halim, Hasriliandi; Ramli, Fatmawati
Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis Vol 15, No 1 (2026): Agridevina : Berkala Ilmiah Agribisnis
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agridevina.v15i1.5524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan daya saing produk pada IKM Nia Raya. Penelitian ini dilakukan pada usaha IKM Nia Raya. Teknik penentuan informan dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan dasar pertimbangan responden tersebut dianggap bisa memberikan informasi yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data menggunakan matriks IFAS, EFAS, diagram SWOT, dan Matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor internal menggunakan analisis SWOT terdiri dari variabel kekuatan dan kelemahan dengan total skor 3,457. Sedangkan faktor eksternal yaitu berupa peluang dan ancaman dengan total skor 3,240. Strategi peningkatan daya saing produk pada IKM Nia Raya dengan menggunakan analisis SWOT berada pada kuadran I artinya mendukung strategi agresif, selain itu strategi peningkatan daya saing produk pada IKM Nia Raya dapat menggunakan strategi SO, yaitu menekankan pada pemanfaatan kekuatan internal seperti rasa produk yang khas, kemasan menarik, harga terjangkau, serta efisiensi produksi untuk merespons peluang pasar yang besar, khususnya melalui promosi digital dan e-commerce. Implementasinya dapat dilakukan dengan memperkuat kehadiran IKM Nia Raya di platform media sosial dan marketplace online untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan permintaan, serta membangun citra merek yang kuat.