Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGUATAN LITERASI ANAK MELALUI MEDIA GAMBAR BERMAKNA DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Erlia Hanum; Lissa Zikriana; Bulan Nuri; Siti Khaulah; Sharfina Sharfina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.47119

Abstract

Pendampingan penguatan literasi anak melalui media gambar bermakna bertujuan untuk meningkatkan profil pelajar pancasila. Pemilihan topik ini didasarkan pada rendahnya budaya literasi anak dimana salah satu penyebabnya adalah belum adanya pembiasaan budaya literasi sejak dini. Kesadaran terhadap budaya literasi berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter anak yang selaras dengan profil pelajar pancasila. Perlu lingkungan belajar yang mengarah pada kegiatan pengoptimalan literasi. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdi melakukan pendampingan penguatan literasi anak sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi berkarakter profil pelajar pancasila sesuai tuntutan kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Keuramat Mufakat, Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dengan jumlah partisipan sebanyak 30 anak. Metode pelaksanaan kegiatan mengacu pada pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan profil pelajar pada anak melalui penggunaan media gambar bermakna. Kegiatan ini mendapat respon positif dari anak-anak dilihat dari partisipasi dan antusiasme anak selama pelaksaaan kegiatan. Kesimpulannya, perlu kolaborasi dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang mendukung budaya literasi untuk penguatan pendidikan karakter anak.
The Effect of Edcafe Usage on Students' Mathematics Anxiety in PBL-STEM-Based Statistics Learning Friantiani Safitri; Bulan Nuri; Siti Khulah
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12492

Abstract

Mathematical anxiety constitutes an affective barrier capable of undermining students' numeracy competence and overall mathematics achievement. This study was designed to examine the effect of utilizing the Edcafe platform on the level of mathematical anxiety among senior high school students within a statistics learning framework that integrates Problem-Based Learning with STEM (PBL-STEM). A quantitative method with a one-group pretest-posttest design was employed, involving 31 senior high school students as participants who completed the entire Edcafe PBL-STEM learning process. Mathematical anxiety was measured through a questionnaire encompassing cognitive, affective, and physiological dimensions, administered at two time points before and after the intervention. Data were analyzed descriptively and inferentially using the Wilcoxon Signed Rank Test. Findings revealed a significant decrease in the mean mathematical anxiety score from 56.65 at pretest to 51.10 at posttest (p < 0.05), accompanied by a distributional shift toward lower anxiety categories. These results indicate that the AI features embedded in Edcafe comprising automatic feedback, an adaptive learning chatbot, and contextual PBL-STEM scenarios are capable of constructing a more psychologically conducive learning ecosystem, thereby meaningfully reducing students' mathematical anxiety.
Peningkatan Kesadaran Ekologis Dan Pemecahan Masalah Melalui Pembelajaran Autentik Interdisipliner Dengan Pemanfaatan Sungai Sebagai Sumber Belajar Novianti Novianti; Bulan Nuri; Erlia Hanum; Siti Khaulah; Yuhafliza Yuhafliza
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4633

Abstract

The problem of low ecological awareness among students and the community and the limited application of contextual learning in schools are challenges in 21st century education that demands concern for the environment and critical thinking skills. This community service activity aims to increase ecological awareness and problem-solving skills through the application of interdisciplinary authentic learning by utilizing rivers as a learning resource. The method of implementing the activity uses the Participatory Action Research (PAR) approach which involves the active participation of students, community service teams and the community in all stages of the activity, starting from problem identification, planning, action implementation, reflection, to evaluation. The activity begins with observation and focus group discussions to identify river problems. Furthermore, teacher training is carried out on interdisciplinary authentic learning, mentoring in the development of teaching tools, and the implementation of project-based learning in the river environment. The results of the activity show an increase in teacher understanding in designing contextual learning, active involvement of students in collecting data and compiling environmental solutions, and the emergence of community awareness of the importance of river conservation. Joint reflection confirms that learning based on real problems is able to build concern, collaboration, and ecological literacy in various parties. From this activity, it was concluded that rivers as an effective learning resource are used to build meaningful learning, strengthen 21st century skills, and encourage sustainable environmental action through a community-based collaborative approach.
KEPRAKTISAN DESAIN DIDAKTIS BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION PADA MATERI GARIS DAN SUDUT DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Bulan Nuri; Friantiani Safitri; Novianti Novianti
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 7 No 1 (2026): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/8awcm039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepraktisan desain didaktis berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada materi garis dan sudut yang dikembangkan untuk mengatasi kesulitan belajar siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari aspek mathematical thinking. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengadaptasi model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data kepraktisan diperoleh dari tiga sumber, yaitu lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar penilaian guru, dan lembar penilaian siswa terhadap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang diujicobakan pada 30 siswa kelas VII di salah satu SMP Negeri di Yogyakarta. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan mengonversi skor menjadi klasifikasi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata 91,35% untuk aktivitas guru dan 87,03% untuk aktivitas siswa, penilaian guru terhadap RPP dan LKPD berada pada kategori baik, serta penilaian siswa terhadap LKPD berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 38,53. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa desain didaktis berbasis RME pada materi garis dan sudut memenuhi kriteria praktis dan layak digunakan dalam pembelajaran matematika di SMP.
EFEKTIVITAS APLIKASI DAN WEBSITE INTERAKTIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Bulan Nuri; Friantiani Safitri; Novianti Novianti; Siti Khaulah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.6119

Abstract

Aplikasi digital dan media berbasis web interaktif semakin banyak diperkenalkan sebagai media pembelajaran yang diharapkan dapat menjembatani kesenjangan pemahaman konsep matematika yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis efektivitas aplikasi dan situs web interaktif terhadap pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar melalui tinjauan pustaka sistematis (SLR). Tinjauan ini mengikuti protokol PRISMA 2020 dan mengacu pada artikel-artikel yang terindeks di SINTA (Peringkat 1-4) dan Scopus, yang diperoleh melalui Google Scholar, portal Garuda/SINTA, serta basis data Scopus atau DOAJ, yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026. Setelah melalui proses penyaringan dan penilaian kelayakan bertahap, 14 literatur dan tinjauan memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis berdasarkan tren publikasi, jenis sumber digital, metode penelitian, topik matematika, tingkat kelas, serta hasil belajar yang dipaparkan dalam artikel. Hasil menunjukkan tren publikasi yang meningkat setelah tahun 2023, yang didominasi oleh studi Penelitian dan Pengembangan (R&D) (50%). Sumber digital yang diidentifikasi sebagian besar berupa platform gamifikasi seperti Wordwall dan Educaplay dan aplikasi seluler berbasis Android (35,71%), sedangkan multimedia interaktif umum dan media berbasis situs web seperti Google Sites (14,28%). Materi yang paling sering dibahas yaitu bilangan bulat, pecahan, dan bentuk geometri dasar, yang terkonsentrasi pada tingkat kelas bawah dan menengah. Secara keseluruhan, studi-studi yang ditinjau menunjukkan bahwa aplikasi dan situs web secara konsisten memberikan dampak positif terhadap pemahaman konseptual, yang dibuktikan dengan skor validasi yang tinggi, nilai N-gain yang signifikan, serta peningkatan tingkat kelengkapan hasil tes awal dan akhir. Temuan ini menunjukkan bahwa media digital interaktif memiliki potensi besar untuk mengkonkretkan ide-ide abstrak matematika di kelas sekolah dasar, sekaligus mengungkap kebutuhan yang terus berlanjut akan cakupan kajian yang lebih luas, desain eksperimental yang lebih ketat, serta perhatian yang lebih besar terhadap alat berbasis situs web dibandingkan dengan aplikasi seluler.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATIKA DAN GAYA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN DARING NURUL ANA; Hurul Wilda; Bulan Nuri; Novianti Novianti
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 6 No 2 (2025): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/8r6b4q34

Abstract

kualitas matematika yang kurang memuaskan pada siswa Indonesia tampak jelas dari hasil Programme For International Student Assessment (PISA) 2022, yang mencatat skor rata-rata sebesar 366, menempatkan negara ini di peringkat 68 dari total 81 negara. Ini menunjukkan perluasan analisis mendalam mengenai faktor-faktor yang menghambat pemahaman matematika. Peralihan besar-besaran ke pembelajaran online selama dan setekah pandemi COVID-19 (2020-2022) telah menambah kesulitan ini, terutama dengan meningkanya kecemasan terhadap mata pelajran matematika dan ketidakcocokan metode pembelajaran dengan berbagai gaya belajar siswa. Artikel ini memiliki tujuan untuk memetakan dan menggunakan bukti-bukti empiris tentang hubungan antara tantangan dalam pembelajaran matematika, kecemasan matematika, dan gaya belajar, khususnya dalam konteks pembelajaran daring, melalui Systematic Literature Review (SLR) yang berlandaskan protokol PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan pada empat sumber data (Google Scolar, Portal Garuda, ERIC, dan PubMed) dengan menggunakan kombinasi kata kunci yang terkontrol dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, mengidentifikasi 312 artikel. Setelah melakukan penyaringan, evaluasi kelayakan, dan pemilihan berdasarkan kriteria inkulasi (artikel jurnal terindeks, dari tahun 2019-2024, untuk siswa SD hingga SMA, serta ketersediaan teks penuh), didapatkan 30 artikel yang siap untuk dianalisis. Sintesis hasil menunjukkan: (1) terdapat hubungan negatifa yang signifikan antara kecemasan matematika dengan prestasi dalam mata peljaran ini (r = -0,27 hingga -0,58); (2) siswa dengan gaya belajar kinestetik dan auditori paling rentan terhadap tantangan dalam pembelajaran matematika daring; (3) pembelajaran daring yang tidak disesuaikan dengan pendekatan pedagogis semakin memperburuk kesulitan dalam hal produsen dan pemahaman konseptual; (4) terdapat interaksi timbal balik antara ketiga variabel tersebut dalam lingkungan daring. Artikel ini merekomendasikan adanya desain pembelajaran daring yang peka terhadap gaya belajar serta strategi intervensi berbasis bukti guna mengurangi kecemasan matematika.  
PERAN DESMOS SEBAGAI MEDIA DIGITAL INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIKA SISWA: TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIS Khairunnisak; Udrikul Muna; Bulan Nuri; Friantiani Safitri; Nanda Safarati
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 6 No 2 (2025): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/3t3zx637

Abstract

Literasi matematis merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang memungkinkan siswa memformulasikan, menerapkan, dan menafsirkan matematika dalam berbagai konteks kehidupan nyata. Meskipun demikian, capaian literasi matematis siswa di berbagai negara, termasuk Indonesia, masih tergolong rendah, sehingga dibutuhkan media pembelajaran interaktif yang mampu menjembatani representasi abstrak matematika dengan pengalaman kontekstual siswa. Desmos, sebagai kalkulator grafik daring dan pembangun aktivitas interaktif, semakin banyak digunakan dalam pembelajaran matematika untuk memfasilitasi eksplorasi, visualisasi, dan pemecahan masalah kontekstual. Kajian ini bertujuan mengulas secara sistematis bukti empiris mengenai peran aplikasi Desmos sebagai media digital interaktif dalam meningkatkan literasi matematis siswa pada rentang publikasi 2020–2026. Melalui penelusuran basis data akademik dan penyaringan berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi, sebanyak 14 studi dianalisis dan disintesis secara tematik, mencakup distribusi tahun terbit, konteks geografis, metode penelitian, dan fokus kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Desmos secara konsisten berkontribusi terhadap pemahaman konseptual, keterlibatan belajar, dan kemampuan pemecahan masalah kontekstual siswa, meskipun penelitian yang secara eksplisit mengukur konstruk literasi matematis masih terbatas dan cenderung terkonsentrasi pada beberapa negara. Kajian ini merekomendasikan penelitian lanjutan yang mengukur literasi matematis secara langsung serta penguatan pelatihan guru dalam integrasi Desmos.