Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisa Penyebab Kerusakan Jalan Beton dengan Metode Bina Marga dan Metode PCI (Pavement Condition Index) (Studi Kasus : Ruas Jalan Kulinjang-Tungka Kabupaten Enrekang Murdani, Widya Fitria; Saleh, Saleh; Rusmawati, Rusmawati; Elihami, Elihami
Jurnal Rekayasa Teknik Vol 3 No 1 (2024): JURETEK: Jurnal Rekayasa Teknik
Publisher : Jurnal Rekayasa Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan raya merupakan salah satu sarana transportasi darat yang mempunyai peranan penting untuk kehidupan manusia. Untuk memudahkan mobilitas masyarakat sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan kapasitas yang diperlukan, bila terjadi kerusakan jalan maka akan terhalang kegiatan masyarakat sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kondisi permukaan jalan beton pada ruas jalan Kulinjang–Tungka terdapat beberapa kerusakan, baik kerusakan ringan maupun berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terdapat pada jalan beton, menganalisis perbandingan hasil pengolahan data menggunakan metode PCI dan Bina Marga dan jenis penanganan yang tepat terhadap kerusakan. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis kerusakn pada ruas jalan raya Kulinjang–Tungka adalah metode Bina Marga dan PCI. Dari hasil analisis data maka didapatkan jenis-jenis kerusakan yang ditemukan pada ruas jalan raya Kulinjang–Tungka adalah retak memanjang, retak melintang, retak tak beraturan, retak balok, retak sudut, amblas, gompal dan lepas agregat. Hasil analisa rata-rata dari metode Bina Marga untuk ruas jalan beton Kulinjang–Tungka adalah 7.5, dimana hasil ini menunjukkan bahwa jalan ini termasuk kategori program pemeliharaan rutin. Sedangkan untuk hasil analisa rata-rata metode PCI pada jalan Kulinjang–Tungka didapatkan 53.83, dimana hasil ini menunjukkan jalan ini tergolong dalam klarifikasi jalan cukup (fair) sehingga perlu suatu penanganan serius dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan menjadi lebih parah.
Pelatihan Digital Marketing Bagi UMKM Dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Digital Saleh, Saleh; Zulkifli, Zulkifli; Pratama Putra, Dani; Izwar, Akmal
Aceh Journal of Community Engagement (AJCE) Vol 3 No 3 (2024): AJCE, Desember 2024
Publisher : LPPM Umuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/ajce.v3i3.3085

Abstract

The training focuses on introducing and implementing effective digital marketing strategies, such as social media marketing, search engine optimization, online advertising, and online reputation management. The methods used include workshops and direct mentoring for SMEs. The results of the activity show a significant increase in participants' understanding of digital marketing strategies, as well as an increased awareness of the importance of digital marketing in improving business competitiveness in the digital age. Additionally, this activity successfully facilitated the formation of a communication network among SMEs, serving as a platform for sharing information and experiences related to utilizing digital marketing strategies. Through this initiative, it is expected that SMEs in Gampong Beurawang will be better prepared to face business competition in the digital era, thereby increasing their income and well-being
The Effect Of The Application Of The Use Of Google Classroom As A Learning Media At SMA Negeri 1 Pancur Batu Arafah, Andini; Mawaddah, Ikra; Saleh, Saleh; hasan batubara, Mukhtar
Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Vol 1, No 3 (2022)
Publisher : Educate: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/edu.v1i3.412

Abstract

In today's era, technological developments are very fast so that they can support learning very well, for example using the classroom application where using this application can make it easier for educators and students to carry out the learning process, where in this classroom application you will be able to send files, videos, links , ppt and so on to be used as learning materials given by educators, so that students can open the files provided anytime and anywhere without having to meet or meet with educators. The research method used is a qualitative method, which uses a questionnaire to be given to 30 students where there are questions about students' opinions in using the classroom application. The research results obtained are where students can greatly improve student learning achievement, because it can help students in learning.
Vlog sebagai Sarana Asesmen Formatif dalam Pembelajaran di Kelas IV Sekolah Dasar Huda, Noor Auliya; Saleh, Saleh; Hasna, Raudhatul; Syaripudin, Ahmad
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1514

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan vlog sebagai media asesmen formatif pada pembelajaran P5 dan IPA di kelas IV Sekolah Dasar. Urgensi penelitian ini didasari oleh tantangan implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut peralihan dari asesmen tradisional menuju asesmen autentik yang berpusat pada siswa, namun di lapangan guru masih sering terjebak pada metode penilaian konvensional yang kurang mampu memotret perkembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan guru dan observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai instrumen asesmen formatif di sekolah dasar, penggunaan vlog efektif dalam memantau perkembangan belajar siswa secara berkelanjutan (on-going assessment). Vlog memungkinkan guru memberikan umpan balik yang lebih personal dan mendalam terhadap pemahaman konsep, kreativitas, serta keterampilan berpikir kritis siswa yang sulit terukur melalui tes tertulis. Selain itu, vlog mendorong internalisasi profil pelajar Pancasila melalui penilaian aspek sosial-emosional seperti tanggung jawab dan kerja sama selama proses pembuatan karya. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana teknologi dan kompetensi digital guru dalam mengelola umpan balik berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa vlog merupakan solusi asesmen formatif inovatif yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Rekomendasi yang diajukan meliputi pelatihan khusus bagi guru mengenai teknik penilaian berbasis video (rubrik vlog) serta peningkatan dukungan fasilitas teknologi sekolah.
FACTORS OF VIOLENCE AGAINST WOMEN DURING COVID-19 PANDEMIC: LITERATURE REVIEW Mauliana, Resty; Hasyim, Hamzah; Betry, Riana Agny; Konar, Pierre Ramandha; Vitriani, Ria; Octariza, Riche; Novita, Rizka Gia; Saleh, Saleh
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 2
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.570

Abstract

Violence Against Women (VWA) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat secara global. Karena kekerasan terhadap perempuan merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak signifikan terhadap korban, keluarga, dan masyarakat. Violence Against Women meningkat dan menjadi perhatian khusus selama COVID-19 karena pandemi mempengaruhi hampir setiap negara secara global dan menyebabkan dampak yang signifikan, seperti dampak negatif pada aspek kesehatan, ekonomi dan sosial. Penelitian menggunakan Literature Review dengan database: Wiley Online Library, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil pencarian yang memenuhi kriteria kemudian dilakukan analisis artikel. Studi apprasial menggunakan Joana Briggs Institute (JBI). Hasil didapatkan dari 26 artikel relevan judul dan abstrak, didapatkan 5 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari 5 artikel kemudian menghasilkan lima tema yaitu pendidikan, ekonomi rendah, kecemasan, usia, dan pernikahan yang tidak diinginkan. Upaya pemerintah pusat dan daerah harus bekerja untuk meningkatkan kesetaraan gender, dalam mengatasi faktor risiko di berbagai tingkat, menggunakan pendekatan berbasis masyarakat dan institusi untuk mencegah terjadinya Violence Against Women.