Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Belajar Daring yang Efisien dan Menyenangkan Bagi Siswa Sekolah Dasar Desa Kertosari Khasanah, Neneng Uswatun; Safira, Martha Eri; Hasanah, Atika Nur
Khadimul Ummah Vol. 4 No. 2 (2021): Mei (2021)
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v4i2.9258

Abstract

Sudah hampir 2 tahun Pandemi COVID-19 masih terus meresahkan semua Negara di dunia begitu pun dengan Negara Indonesia. Dengan adanya virus COVID-19 ini tentu salah satunya berdampak kepada dunia pendidikan, di mana Pemerintah melarang dengan adanya kegiatan belajar secara langsung diganti dengan metode pembelajaran secara daring. Dalam hal ini menjadikan kendala bagi para siswa dalam pemahaman materi yang disampaikan oleh guru ataupun dalam mengerjakan tugas karena kurangnya pemahaman materi tersebut. Sehingga, berhubungan dengan adanya Kuliah Pengabdian Masyarakat – Daring Dari Rumah (KPM-DDR ini salah satu program kerja yang akan saya lakukan adalah melakukan pendampingan bimbingan belajar. Tujuannya adalah membantu para siswa dalam kegiatan belajar daring di rumah serta meningkatkan semangat belajar siswa selama pandemi COVID-19. Dalam tahapan bimbingan belajar ini terdapat 5 tahapan yaitu: memberikan motivasi, pemberian dan pemahaman materi, pelatihan kreativitas, games tanya jawab, serta pemberian reward.
The Integration of Rationality and Spirituality: Imam Al-Ghazali's Experience through Ta'lim Rabbani Approach in Acquiring Knowledge Hasib, Kholili; Khasanah, Neneng Uswatun
Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies Vol. 21 No. 1: June 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/afkaruna.v21i1.25377

Abstract

This article investigates the integration of rationality and spirituality in the educational philosophy of Imam al-Ghazali, with particular attention to his experience of ta‘līm rabbānī (divine instruction) as a pathway to ma‘rifah (spiritual knowledge). Imam al-Ghazali’s intellectual crisis and subsequent spiritual transformation reflect a shift from reliance on discursive reason to a higher epistemic state grounded in divine guidance. Drawing on al-Munqidh min al-Ḍalāl and key insights from Iḥyā’‘Ulūm al-Dīn, this study analyzes the importance of spirituality or ma'rifah in education. This research employed a literature review grounded in a philosophical approach, wherein analysis was conducted by examining written texts. Methodologies utilized encompass critical review, comparison, summarization, and synthesis, adopting a descriptive-analytical approach to assess various dimensions of the proposed theory. The article argued that al-Ghazali’s ta‘līm rabbānī framework is not a rejection of reason, but a reorientation of reason under the authority of divine truth. The findings suggested that this integrated model provided a relevant paradigm for contemporary Islamic education, particularly in addressing the fragmentation of knowledge and the marginalization of spirituality in academic contexts. In contemporary Islamic education, this model challenges the prevalent separation of intellect and spirituality and calls for a reintegration of ethical, spiritual, and rational dimensions of knowledge in the formation of the human self.
al-Tawḥīd ʿinda Ismāʿīl Rājī al-Fārūqī wa-Ishhāmātuhu fī Taṭwīr ʿIlm al-Kalām al-Jadīd Inayah, Firda; Khasanah, Neneng Uswatun
Al-Zahra : Journal for Islamic and Arabic Studies Vol. 22 No. 1 (2025): Al-Zahra: Journal for Islamic and Arabic Studies
Publisher : Fakultas Dirasat Islamiyah, Univitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/zr.v22i1.46456

Abstract

This article discusses the concept of tawḥīd (the oneness of God) according to Ismail Raji al-Faruqi and his contribution to the development of the new Islamic theology. This study forms part of the foundational research in Islamic studies within the broader effort toward reform and renewal, aimed at strengthening the Islamic worldview in the face of globalization and modernity. The type of this study is qualitative research using a descriptive-analytical method. The findings of the study conclude that tawḥīd, for al-Faruqi, is not merely a doctrinal concept meaning the acknowledgment of the centrality of the Creator in worship but rather, it constitutes a comprehensive system of belief that defines a person’s overall worldview regarding existence and life. Accordingly, al-Faruqi believed that tawḥīd, that is, the testimony "lā ilāha illā Allāh", though expressed in a brief and negative formulation, carries the richest and most profound meanings in Islam. In fact, an entire culture, civilization, or history can be encapsulated in this single phrase. Therefore, the researcher concluded that al-Faruqi’s concept of tawḥīd contributes not only as a new approach within Islamic theology but also as a methodology of integration signifying unity and harmony while rejecting all forms of division, contradiction, and dichotomy.
Penguatan Spiritualitas Pekerja Tambang melalui Dakwah Ramadhan di PT. Halmahera Jaya Feronikel: Pengabdian Amir Sahidin; Harda Armayanto; Usmanul Khakim; Khasanah, Neneng Uswatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5265

Abstract

Program Ramadhan Penjuru Negeri 1444 H dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan spiritual dan ukhuwah Islamiyah bagi pekerja Muslim di kawasan industri pertambangan yang memiliki latar belakang budaya dan mazhab fikih yang beragam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas ibadah, pemahaman keislaman, serta keharmonisan sosial jamaah selama bulan Ramadhan. Program dilaksanakan di Masjid Al-Muhajirin PT. Halmahera Jaya Feronikel (HJF), Kawasi, Pulau Obi, Maluku Utara, melalui metode pendampingan ibadah, kajian keislaman terjadwal, pembinaan tilawah dan tahfidz Al-Qur’an, konsultasi keagamaan, serta kegiatan sosial. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan partisipasi karyawan dalam ibadah berjamaah, meningkatnya motivasi dalam menuntut ilmu agama, serta tumbuhnya sikap toleransi dan ukhuwah di tengah keberagaman jamaah. Kesimpulannya, Program Ramadhan Penjuru Negeri berperan efektif dalam memperkuat ketahanan spiritual pekerja dan menegaskan pentingnya kehadiran dai secara berkelanjutan di kawasan industri terpencil.