Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Desain Sistem Akuntansi Penggajian Pada PT. Kalpataruh Abadi Manado Tumiwa, Kiet; Turangan, Jolly; Ruhiyat, Ruhiyat; Kasenda, Novy J.; Pontoh, Revando R.; Masengi, Theofani I.S.
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 7 No. 2 (2025): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v7i2.92

Abstract

Penggajian merupakan salah satu komponen penting dalam operasional perusahaan karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan karyawan dan akurasi laporan keuangan. Sistem penggajian yang tidak efektif dapat menimbulkan ketidaksesuaian dalam pencatatan serta menurunkan tingkat kepuasan kerja. PT Kalpataruh Abadi Manado sebagai perusahaan yang sedang berkembang membutuhkan sistem akuntansi penggajian yang terstruktur dan efisien guna menunjang kelancaran proses administrasi serta akuntabilitas keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem akuntansi penggajian yang terintegrasi agar proses penggajian berjalan lebih transparan, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di perusahaan. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus utama analisis adalah pada proses transaksi penggajian, struktur alur kerja, serta kebutuhan sistem yang sesuai dengan kondisi perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mencakup komponen penting seperti pencatatan data karyawan, kehadiran, penilaian kinerja, perhitungan gaji, pembuatan slip gaji, serta proses otorisasi dan dokumentasi. Penerapan sistem ini diyakini dapat meningkatkan efisiensi operasional, keakuratan data, dan akuntabilitas manajemen penggajian di PT Kalpataruh Abadi Manado.
Modernization of Pesantren and Graduate Quality Ruhiyat, Ruhiyat; Didin Saepudin; Nirwan Syafrin; Budi Handrianto4
Formosa Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjmr.v3i2.8227

Abstract

Pesantren as an educational institution that produces human resources who have faith and the ability to implement knowledge as the quality of its graduates, needs to make adjustments to the times, both technologically and in terms of the quality of graduates. Pesantren graduates will be measured by their ability in the community to do something useful and felt directly in real terms. Therefore, pesantren should not close themselves off from the modern education system, but rather adapt to the existing and developing system to produce quality graduates. Along with the times, the requirements and indicators of quality graduates were born, this became a reference for pesantren to make changes to the education process, as well as changes in technology became a reference for pesantren to make changes to infrastructure facilities as a forum for developing the quality of graduates.
Tradisi Sayyang Pattu'du di Mandar (Studi Kasus Desa Lapeo) Ruhiyat, Ruhiyat
Jurnal Studi Agama dan Masyarakat Vol 13 No 1 (2017): JURNAL STUDI AGAMA DAN MASYARAKAT
Publisher : IAIN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jsam.v13i1.582

Abstract

In the sociological view, Mandarese believes that Sayyang Pattu‟du‟ tradition has a close affinity with each other. As a reason, Pattu'du‟ Sayyang tradition was held in order to appreciate the children who have finished readying all the content of their Al-Qur‟an. For the resident of Mandar especially in Lapeo village, the Tradition of Sayyang Pattu'du‟ meant as a socialization tool because involve the resident in
Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Berbasis SAK EMKM (Studi Kasus Usaha Cuci Mobil Toms Car Wash Di Desa Tombatu) Tuerah, Raykes Hinrich; Kesek, Meike Negawati; Malonda, Deisi Elisabeth; Ruhiyat, Ruhiyat
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3865

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan penyusunan laporan penyusunan laporan keuangan usaha mikro kecil dan menengah berbasis sak EMKM, memahami bagaimana menyusun laporan keuangan sesuai standar dan hanya mencatat laporan pemasukan dan pengeluaran kas saja sehingga usaha cuci mobil tidak mendapatkan informasi akurat dalam laba dan juga pengendalian control dalam hal biaya. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil olahan sesuai dengan SAK EMKM dalam laporan laba rugi secara jelas mengetahui pendapatan bersih dari usaha cuci mobil secara rinci dibandingkan hasil pencatatan sebelumnya yang hanya mencatat pendapatan saja. Laporan Perubahan ekuitas dapat menunjukkan perubahan yang terjadi pada modal pemilik usaha selama menjalankan usahanya. Laporan ini diperuntukkan kepada Tom Car Wash agar supaya dapat mengetahui perubahan modal yang terjadi di dalam usanya tersebut. Kesimpulan, Usaha cuci mobil Toms Car Wash setelah diteliti belum menggunakan pencatatan akuntansi berbasis SAK EMKN (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Menengah Kecil) dikarenakan pemilik usaha tersebut ternyata tidak memahami betul dalam penyusunan laporan keuangan dan ditemui hanya mencatat hasil pendapatan saja tanpa mencatat beban dan tak memperikarakan jumlah aset tersebut hanya berdasaran modal yang dikeluarkan.Kata Kunci: SAK EMKM, Laporan Keuangan, UMKM AbstractThis study aims to prepare reports on the preparation of financial reports for micro, small and medium enterprises based on sak EMKM, understand how to compile financial statements according to standards and only record reports of cash income and expenditures so that the car wash business does not get accurate information in profit and also control in terms of costs. The type of research used in this research is a type of qualitative research. Based on the processed results following SAK EMKM in the income statement, it knows the net income from the car wash business in detail compared to the results of the previous recording, which only recorded income. The Equity Change Report can show changes that occur in the capital of business owners during running their business. This report is intended for Tom Car Wash to be aware of the capital changes that occurred in the many. Conclusion, The Toms Car Wash car wash business, after being studied, has not used SAK EMKN (Financial Accounting Standards for Small and Medium Entities) based on accounting because the business owner did not understand very well in the preparation of financial statements and was found to only record income results without recording expenses and did not estimate the number of assets only based on the capital issued.Keywords: SAK EMKM, Financial Report, MSME
Comparison of the Actuarial Model for A Normal Lumpsum Pension Plan Using Defined-Benefit and Hybrid Models of Company Employees Maharani, Ardella; Purnaba, I Gusti Putu; Ruhiyat, Ruhiyat
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v5i2.32741

Abstract

AbstractIn this research, we delve into the realm of pension plan programs, essential for securing a robust livelihood post-retirement through the provision of pension benefits to retired employees. Addressing the intricate balance between financial sustainability and risk mitigation, companies are mandated to allocate funds for pension benefits. The hybrid pension plan, a novel amalgamation of defined-benefit (DB) and defined-contribution (DC) features, emerges as a strategic solution to minimize the inherent risks of both models. This study undertakes the task of calculating the costs associated with pension benefits and the replacement ratio (RR) for both the traditional DB plan and the innovative hybrid pension plan. Drawing on data from 90 employees at Company X, we assume an effective interest rate of 4% for the DB plan and explore various scenarios for the hybrid plan, ranging from 3% to 5%. The findings present a compelling narrative: the costs required to fund the hybrid plan are found to be notably lower than those for the DB plan, ushering in a more economically sustainable approach. Concurrently, the RR derived from the hybrid plan surpasses that of the DB plan, showcasing its potential to provide a more substantial post-retirement income. Additionally, as the effective interest rate escalates, costs rise, and RR declines, emphasizing the sensitivity of these parameters to the interest rate. Considering these results, a conclusion emerges: the hybrid pension plan stands out as the optimal choice for employees at Company X, presenting a novel and advantageous approach to pension program design and implementation.Keywords: Cost of pension benefits; Defined-benefit; Hybrid; Pension plan; Replacement ratio. AbstrakDalam penelitian ini, kami mendalami program pensiun, yang penting untuk menjamin penghidupan yang kuat setelah pensiun melalui pemberian manfaat pensiun kepada karyawan yang pensiun. Untuk mengatasi keseimbangan rumit antara keberlanjutan finansial dan mitigasi risiko, perusahaan diwajibkan mengalokasikan dana untuk manfaat pensiun. Program pensiun hybrid, yang merupakan penggabungan fitur manfaat pasti (DB) dan iuran pasti (DC), muncul sebagai solusi strategis untuk meminimalkan risiko yang melekat pada kedua model tersebut. Studi ini menghitung biaya yang terkait dengan manfaat pensiun dan replacement ratio (RR) untuk program DB dan program pensiun hybrid. Berdasarkan data dari 90 karyawan di Perusahaan X, kami mengasumsikan tingkat bunga efektif sebesar 4% untuk program DB dan menggunakan rentang 3% hingga 5% untuk program hybrid. Hasil penelitian menemukan bahwa biaya yang diperlukan untuk mendanai program hybrid ternyata jauh lebih rendah dibandingkan dengan program DB, sehingga menghasilkan pendekatan yang lebih berkelanjutan secara ekonomi. Pada saat yang sama, RR yang diperoleh dari program hybrid melampaui program DB, sehingga menunjukkan potensinya dalam memberikan pendapatan pasca-pensiun yang lebih besar. Selain itu, ketika tingkat bunga efektif meningkat, biaya meningkat, dan RR menurun. Hal ini menekankan sensitivitas parameter-parameter ini terhadap tingkat bunga efektif. Kesimpulannya program pensiun hybrid merupakan pilihan optimal bagi karyawan di Perusahaan X, karena menghadirkan pendekatan baru dan menguntungkan dalam perancangan dan implementasi program pensiun.Kata Kunci: Biaya manfaat pensiun; Dana pensiun; Defined-benefit; Hybrid; Replacement ratio. 2020MSC: 62P05.