Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Hubungan Beban Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Tenaga Kependidikan Di UPN Veteran Jakarta Ismiyasa, Suci Wahyu; Prabowo, Eko
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol 2, No.2, Juli 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v2i2.4965

Abstract

Hubungan beban kerja dan keluhan muskuloskeletal pada tenaga kependidikan di UPN Veteran Jakarta. Latar Belakang Untuk mengetahui apakah di suatu tempat kerja mempunyai pekerja yang memiliki beban kerja dan keluhan muskuloskeletal berlebih atau kurang memiliki hubungan. Salah satu yang ingin dilihat dalam beban kerja pada penelitian ini adalah konsumsi oksigen dengan mengukur denyut nadi. Keluhan muskuloskeletal dengan menggunakan kuesioner nordic body maps. Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dampak beban kerja terhadap keluhan muskuloskeletal terutama pada fisik seseorang. Yang akan di teliti adalah bagian tenaga kependidikan UPN Veteran Jakarta. Tujuannya agar pekerja dapat merasa ENASE (Efektif, Nyaman, Aman, Sehat dan Efisien) dalam melaksanakan tugas-tugas yang diberikan. Sebagai langkah selanjutnya dapat dilakukan perbaikan kerja seperti dari sikap kerjanya, posisi kerja, pola kerja dan lain-lain. Metode Penelitian cross sectional Instrumen penelitian Alat oxiometric untuk mengukur SpO2 dan Nordic Body Map untuk mengukur keluhan muskuloskeletal. Hasil Sampel yang diperoleh berjumlah 60 orang. Dilakukan uji analisis univariat dan bivariat. Data berdistribusi normal dengan uji kolomogorov smirnov. Hasil uji spearmen dengan nilai p = 0.036 berarti p kurang dari 0.05 maka ada hubungan beban kerja dan keluhan muskuloskeletal pada tenaga kependidikan UPN Veteran Jakarta. Simpulan Beban kerja yang didapat oleh tenaga kependidikan UPN Veteran Jakarta ringan hal ini dapat dilihat dari hasil HR dan SpO2. Rata-rata tenaga kependidikan UPN Veteran Jakarta mengalami keluhan muskuloskeletal dengan kondisi rendah. Usia dan jenis kelamin apapun akan mengalami keluhan muskuloskeletal.
Tanggung Jawab Sosial Sesama Manusia Dalam Kode Etika Perusahaan Prabowo, Eko; Mahmud, Hamidullah
Advances In Social Humanities Research Vol. 2 No. 1 (2024): Advances in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v2i1.161

Abstract

This article discusses the social responsibilities of fellow humans in the company code of ethics. The aim of this research is to find out the social responsibilities of fellow humans in the code of ethics. Responsibility of fellow humans is important for everyday life. A code of ethics can also be known as a pattern of rules or procedures for carrying out activities within a company. This guideline applies to all aspects of human behavior in everyday life. Discussions about ethics and human responsibility can be carried out because they can be unethical, and there is a lot of evidence such as currently regarding responsibility in unethical companies. The method used in this research to analyze the social responsibility of fellow humans in ethics is descriptive qualitative research. Corporate social responsibility (CSR) is a sustainable effort to act in accordance with a code of ethics and hopes to contribute to the development of society and the company.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lay Up Shoot Melalui Model Pembelajaran Variasi Lompat Pada Siswa SMAN 1 Jakarta Hasyim, Andi Hasriadi; Sujarwo; Nurulfa, Rizky; Prabowo, Eko
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v9i2.1806

Abstract

Bola basket adalah salah satu cabang olahraga yang termasuk populer dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tembakan lay up adalah jenis tembakan yang efektif, karena dilakukan pada jarak yang sedekat – dekatnya dengan ring basket. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Lay Up Shoot Melalui Model Pembelajaran Variasi Lompat pada siswa SMAN 1 Jakarta. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan yang berbasis kelas (Classroom Action Research) yang bersifat deskriptif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 subjek penelitian terdapat 32 siswa dengan persentase 88,9% sudah dalam kategori tuntas dan 4 siswa dengan persentase 11,1% dalam kategori tidak tuntas pada  siklus II. jumlah siswa yang berada pada kategori tuntas mengalami peningkatan sebanyak 22 siswa atau 61,1% pada siklus I, proses ketuntasan terjadi dalam dua kali pertemuan proses pembelajaran dengan materi yang sama, pada siklus II mengalami ketuntasan 88,9% dengan  pelaksanaan proses penelitian yang sampir sama dengan siklus I. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dribble lay up melalui model pembelajaran lompat naik turun bangku siswa kelas XI  di SMAN setiap siswa dengan standar KKM 75 dan nilai ketuntasan seluruh siswa 88,9% pada siklus II, sehingga tidak perlu lagi dilanjutkan ke siklus berikutnya.
Model Pembelajaran Passing Sepak Bola Menggunakan Teaching Games For Understanding (TGFU) di Sekolah Menengah Kejuruan Ragil Wiryawan, Muhammad; Prabowo, Eko; Ginanjar, Shela
Jurnal Muara Olahraga Vol 8 No 1 (2025): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/k041n190

Abstract

This study aims to design a soccer passing learning model using Teaching Games For Understanding (TGFU) in Vocational High Schools. The methodology used in this study is Research and Development (R&D) which focuses on designing models and validating soccer passing learning models using Teaching Games For Understanding (TGFU) in Vocational High Schools. This study uses the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluate) because it has systematic, simple, and easy-to-implement stages. The ADDIE model was chosen as a framework because it has been widely applied in previous studies and has a clear work step structure. A total of 18 learning models were designed, then went through a validation process by three experts, namely learning experts, soccer experts and physical education teachers. The results of the validation stated that 18 learning models were declared valid and met the eligibility criteria to be applied in learning, and based on the results of the questionnaire on the ease of the model that had been filled out by students, 184 (28.4%) said the model was very easy, 390 (60.2%) said easy mode, 73 (11.3%) said the model was less easy, 1 (0.1%) said the model was not easy. In general, the soccer passing learning model using Teaching Games For Understanding (TGFU) was declared feasible to be implemented in Vocational High Schools.