Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Business Planning Strategy for Etnowellness SPA Products in Pinge Tourism Village, Tabanan Regency Komang Shanty Muni Parwati; I Gusti Made Riko Hendrajana; Dewa Putu Kiskenda Erwanda Putra
Enrichment : Journal of Management Vol. 12 No. 5 (2022): December: Management Science And Field
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.291 KB) | DOI: 10.35335/enrichment.v12i5.903

Abstract

The existence of a tourist village should provide benefits that have economic value that can be directly felt by the people in the Pinge tourism village. This study discusses how SPA activitiesas part of how to care for health and beauty, it offers products in the form of products from the inside and outside, seen from the type of use. And the business potential of the ethno wellness spa must receive attention. The method that will be used in this research is to look for potential and opportunities to develop SPA ethno wellness products by collecting relevant information through a survey of villagers. Then by using qualitative methods, survey results through interviews, distributing questionnaires and research matters will directly discuss the topic of business development strategy for ethno spa products as one of the tourism products of the Pinge tourism village.Selection of respondents in this study will use purposive sampling. In collecting data, the research team will use the method of observation, interviews, and documentation. Observations will be carried out to identify potential, available materials, marketing strategies that can be developed in the Pinge tourism village. Interviews will be carried out together with villagers, pokdarwis and village officials. Documentation will be used to collect documents and archives related to local wisdom content around the Pinge tourism village. The results of data collection will be analyzed through three stages, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. The results of the data analysis will be recipes for ethno wellness spa products based on local wisdom.
BISNIS KULINER SOLUSI USAHA OLEH EX HOTELIER DI TENGAH PANDEMI COVID -19 Dewa Putu Kiskenda Erwanda Putra; Nyoman Agus Trimandala; Made Gede Brihanala Putra
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 3: November 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i3.4022

Abstract

Artikel yang berjudul Bisnis Kuliner , Solusi Usaha Oleh Ex Hotelier di tengah Pandemi Covid-19 membahas terkait dampak pandemi terhadap perekonomian masyarakat khususnya para pekerja hotel di Bali. Banyaknya pekerja hotel di Bali yang terdampak covid-19 mencari peruntungan dengan cara berjual ataupun berbisnis di bidang kuliner dan artikel ini memfokuskan bahasan pada bisnis kuliner dengan pemasaran secara online maupun offline. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji fenomena bisnis kuliner yang dilakukan oleh pekerja hotel di Bali yang terkena dampak covid-19 yang merupakan solusi usaha ditengah masa pandemi covid-19 khususnya di Bali. Dalam penelitian ini digunakan penelitian kepustakaan yang dalam proses pengambilan datanya mengambil berbagai sumber referensi yang mendukung suatu penelitian. Teknik pengumpulan data dengan menyimak serta mencatat informasi penting. Pandemi COVID-19 telah mengobrak-abrik perekonomian dunia, khusunya di Bali pada sector pariwisata terutama pekerja-pekerja hotel yang mengalami, banyak masyarakat yg menjadi korban atas pandemi ini, namun ternyata selalu ada hal positif dibalik bencana yang terjadi. Usaha kuliner, menjadi solusi usaha dimasa pandemi covid-19. Usaha kuliner mempunyai sektor pasar yang menjanjikan sebagai kebutuhan dasar manusia.
POTENSI SERTA PELUANG USAHA KECIL PADA WISATA PESISIR DI KECAMATAN KUTA SELATAN, KABUPATEN BADUNG, BALI Nyoman Agus Trimandala; I Dewa Putu Kiskenda Erwanda Putra; I Gusti Made Riko Hendrajana
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 4: September 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata di Bali merupakan pariwisata yang banyak menawarkan keindahan alamnya, salah satunya yaitu Wisata pesisir yang ada di Bali. Wisata pesisir memicu adanya pembangunan yang sangat pesat di pesisir tanpa memperhatikan lingkungan sekitar pesisir. Destinasi wisata pesisir yang dikunjungi secara berkelanjutan dan memberikan dampak pada kualitas lingkungan pesisir di daerak Kuta Selatan. Pembangunan wisata di pesisir masih didasarkan pada permintaan wisatawan untuk menikmati keindahan alam pesisir dan belum mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan pesisir serta berdampak pada peningkatan usaha – usaha kecil yang ada di sekitaran pesisir guna menunjang kebutuhan wisatawan yang berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang keeksistensian usaha kecil pada lingkungan pesisir di Kecamatan Kuta Selatan saat ini dan memberikan solusi berupa perencanaan dan pengelolaan wisata pesisir yang terintegrasi Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan berbagai indikator penilaian untuk mengetahui peluang keeksistensian pada usaha-usaha kecil yang ada di pesisir. Teori SWOT dan konsep pariwisata berkelanjutan untuk pengembangan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan pariwisata pesisir berkelanjutan di Kuta Selatan. Konsep pengelolaan kawasan pesisir terintegrasi digunakan sebagai dasar penyusunan program pengelolaan kawasan wisata pesisir terintegrasi.
PENGEMBANGAN WISATA FOTOGRAFI SEBAGAI MEDIA PROMOSI PARIWISATA PADA DESA TISTA KECAMATAN KERAMBITAN KABUPATEN TABANAN Komang Shanty Muni Parwati; Miko Andi Wardana; Dewa Putu Kiskenda Erwanda Putra
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 12: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan wisata pada dewasa ini telah berkembang cukup pesat hal ini dilihat dari adanya animo kunjungan wisatawan ketika datang ke sebuah kawasan destinasi wisata. Datangnya wisatawan ke suatu kawasan wisata dilandaskan atas dasar informasi yang diterima. Informasi mengenai destinasi wisata biasanya di pasarkan memalui beragam media baik itu media online ataupun offline. Desa Tista memiliki beragam kekayaan pada destinasi wisata yang dimiliki. Ada beragam daya tarik wisata mulai dari daya tarik wisata alam, religi, budaya hingga sistem masyarakat bisa menjadi daya tarik yang utama. Untuk pengembangan dilakukan dengan pendekatan dengan mengenalkan kepada masyarakat terkait dengan komponen kamera yang paling sederhana. Dalam komponen kamera terdapat lensa dan tombol shooter untuk mengambil foto. Kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Desa Tista memiliki pengembangan dalam bidang fotografi yang potensial. Fotografi bisa menjadi daya Tarik yang bisa dilakukan oleh wisatawan.
PENGEMBANGAN DESA WISATA EKOLOGIS SEBAGAI PARIWISATA MINAT KHUSUS DI DESA BELOK SIDAN: (Studi Kasus Ekowisata Jempanang D’ Alas, Desa Belok Sidan, Kabupaten Badung Bali) Dewa Putu Kiskenda; Nyoman Agus Trimandala
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i1.59608

Abstract

Ekowisata Jempanang D’alas sedang mendorong jumlah kunjungan wisatawan yang masih dianggap belum optimal. Penelitian ini membahas kondisi eksisting serta mengkaji kekuatan dan kelemahan sekaligus peluang dan ancaman untuk merumusakan strategi dan program pengembangan wisata ekologis sebagai wisata minat khusus di Jempanang D’alas, Desa Belok Sidan secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam serta kuesioner terhadap 75 responden  secara proposional kepada  (1) pemerintah (Kepala Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang) (2) pengelola ekowisata Jempanang D’alas serta (3) Wisatawan. Analisis data dilakukan dengan metode SWOT dan QSPM. Berdasarkan atas analisis SWOT diperoleh alternatif- alternatif strategi yang dapat diterapkan pada pengembangan Ekowisata Jepanang D’alas yaitu (1) strategi menciptakan produk ekowisata yang berkualitas, (2) strategi peningkatan promosi melalui penerapkan teknologi informasi, (3) strategi pengembangan kompetensi SDM dan (4) strategi pemasaran produk ekowisata bagi wisatawan yang menginap di villa-villa dan daya tarik wisata yang ada di Desa Belok Sidan dan sekitarnya.
Optimaliasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengkemasan Paket Wisata Kampung Cecer, Desa Liang Ndara Manggarai Barat Dewa Putu Kiskenda EP; Nyoman Agus Trimandala
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5164

Abstract

Kampung Cecer, Desa Wisata Liang Ndara adalah desa wisata yang pengelolaan dan pengembangannya mendapat dukungan dari masyarakat. Sebagai desa wisata di Kabupaten Manggarai Barat, NTT dengan  potensi fisik dan lanskap yang alami sangat cocok dikembangkan berbagai aktivitas wisata melalui Paket Wisata Pedesaaan diantaranya wisata cycling dan wisata trekking menjadi produk unggulan di desa ini. Antitesa keinginan masyarakat untuk memanfaatkan potensi desanya yaitu (1) Pemahaman SDM kurang dalam teknik pengemasan paket wisata dan belum mampu mengemas komoditas yang diunggulan baik pertanian, kesenian serta budaya sebagai suatu daya tarik yang unik. (2) Kemampuan masih lemah dalam ketrampilan berbahasa asing, dan (3) permasalahan terkait pada bidang teknologi dan pemasaran produk karena belum memiliki partner serta saluran distribusi yang belum terintegrasi. Permasalahan yang diahadapi oleh masyarakat Kampung Cecer Desa Liang Ndara akan teratasi dengan adanya pemberdayaan (enpowerment) terhadap kelompok masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode analisis situasi, identifikasi masalah, dan rencana pemecahan masalah melalui workhsop dan pelatihan yang terdiri dari (1) Tahap Persiapan  dan Analisis Benchmark, (2) Tahap Sosialisasi Penyusunan Jalur Wisata Trekking & Cycling, (3) Tahap Pendampingan Praktik Penyusunan Jalur Wisata di Kampung Cecer, hingga (4)Tahap Monitoring dan Evaluasi
PELATIHAN SPA THERAPIS HOSPITALITAS BAGI DIFABEL NETRA DI KOTA DENPASAR Komang Shanty Muni Parwati; Dewa Putu Kiskenda Erwanda Putra; Gusti Ngurah Yoga Semadi; Firlie Lanovia Amir; Putu Mega Putra
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 10: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri SPA merupakan sektor yang melibatkan seluruh masyarakat tanpa memandang fisik atau status sosial. Namun, masih terdapat tantangan dalam mempekerjakan penyandang disabilitas di Indonesia, terutama yang berusia produktif. Penelitian ini mempertimbangkan pemberdayaan penyandang disabilitas dalam mendukung Health And Wellness Tourism pada Industri Spa di era New Normal. Kebijakan dan upaya transformasi sosial diperlukan untuk mengatasi stigma diskriminatif. Salah satu langkah konkret adalah melibatkan difabel netra dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Kota Denpasar sebagai peserta dalam pelatihan ini. Peran masyarakat dan industri adalah kunci dalam menciptakan kesetaraan dan memastikan keterlibatan aktif penyandang disabilitas, termasuk difabel netra, dalam sektor pariwisata, khususnya Industri Spa.
Optimaliasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengkemasan Paket Wisata Kampung Cecer, Desa Liang Ndara Manggarai Barat Dewa Putu Kiskenda EP; Nyoman Agus Trimandala
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5164

Abstract

Kampung Cecer, Desa Wisata Liang Ndara adalah desa wisata yang pengelolaan dan pengembangannya mendapat dukungan dari masyarakat. Sebagai desa wisata di Kabupaten Manggarai Barat, NTT dengan  potensi fisik dan lanskap yang alami sangat cocok dikembangkan berbagai aktivitas wisata melalui Paket Wisata Pedesaaan diantaranya wisata cycling dan wisata trekking menjadi produk unggulan di desa ini. Antitesa keinginan masyarakat untuk memanfaatkan potensi desanya yaitu (1) Pemahaman SDM kurang dalam teknik pengemasan paket wisata dan belum mampu mengemas komoditas yang diunggulan baik pertanian, kesenian serta budaya sebagai suatu daya tarik yang unik. (2) Kemampuan masih lemah dalam ketrampilan berbahasa asing, dan (3) permasalahan terkait pada bidang teknologi dan pemasaran produk karena belum memiliki partner serta saluran distribusi yang belum terintegrasi. Permasalahan yang diahadapi oleh masyarakat Kampung Cecer Desa Liang Ndara akan teratasi dengan adanya pemberdayaan (enpowerment) terhadap kelompok masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode analisis situasi, identifikasi masalah, dan rencana pemecahan masalah melalui workhsop dan pelatihan yang terdiri dari (1) Tahap Persiapan  dan Analisis Benchmark, (2) Tahap Sosialisasi Penyusunan Jalur Wisata Trekking & Cycling, (3) Tahap Pendampingan Praktik Penyusunan Jalur Wisata di Kampung Cecer, hingga (4)Tahap Monitoring dan Evaluasi
Kapasitas Panganan Tradisional Bali sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Gianyar Trimandala, Nyoman Agus; Kiskenda, Dewa Putu
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.72780

Abstract

Perkembangan pariwisata saat ini juga mendukung globalisasi dan apresiasi yang lebih besar terhadap sumber daya lokal. Misalnya, maraknya waralaba makanan cepat saji di seluruh dunia bersamaan dengan peningkatan sajian kuliner lokal yang Hubungan antara makanan ataupun panganan dan pariwisata merupakan suatu kesatuan yang sangat padu. Dalam dunia pariwisata, makanan lokal atau panganan tradisional merupakan salah satu aspek yang mendukung keeksitensiannya pariwisata maupun daya Tarik wisata dan sebaliknya dengan adanya suatu daya Tarik wisata keksistensian suatu makanan khas menjadi tetap dikenal oleh masyarakat. tidak kalah saing. Adanya modiffikasi produk makan akan menambah keaslian, kebudayaan, ketertarikan wisatawan, kebiasaan wisatawan dalam mencari panganan tradisional, serta pengalaman yang didapatkan akan memiliki kesan originalitas yang membuat ketertarikan wisatwan berkunjung akan bertambah sehingga keeksistensian daya Tarik wisata akan terus berkembang.
Peran Partisipasi Masyarakat dan Lingkungan Alam pada Pengaruh Ancillary Service Terhadap Pemasaran Wisata Di Desa Liang Ndara, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur Putra, Dewa Putu Kiskenda Erwanda; Trimandala, Nyoman Agus; Panca, Wayan Agung
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 6, No 2 (2023): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (October)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v6i2.58682

Abstract

ABSTRACTTourism Village of Liang Ndara, NTT has physical potential then various cultural traditions from the community which still original and may totally different other villages. However, Liang Ndara's tourist attraction is not fully well developed due to limited human resources; Local tourism management; budget limitations for tourism development to sectoral ego in its management. Therefore, it is important to discuss the causality of tourism in Liang Ndara Village with the variables associated between (1) ancillary, (2) community participation, (3) tourism marketing and (4) the natural environment. The Structural Model and Hypotheses Testing method was carried out to test convergent validity, composite reliability, discriminant validity, average variance extracted test, fornell-lacker with Partial Least Square-SEM software and hypothesis testing was carried out on each causality relationship between variables. The results found a positive and valid relationship in between the four variables directly, namely (1) Ancilary effect on community participation; (2) the effect of community participation on the natural environment; (3) the effect of community participation on tourism marketing; (4) The influence of the natural environment on tourism marketing. The indirect causality relationship was found the community participation, the natural environment and ancillary services are valid as a mediator.ABSTRAKDesa Liang Ndara, NTT memiliki Potensi fisik hingga ragam tradisi kebudayaan masyarakat orisinil dan belum tentu dimiliki oleh desa lainnya. Namun demikian daya tarik wisata Liang Ndara tidak sepenuhnya berkembang dengan baik yang disebabkan oleh Keterbatasan SDM, Kelembagaan pengelola wisata, keterbatasan anggaran hingga, Ego sektoral dalam pengelolaannya. Maka dari itu penting membahas kausalitas kepariwisataan di desa ini dengan variabel yang dihubungkan antara (1) ancilary, (2) partisipasi masyarakat, (3) pemasaran pariwisata dan (4) lingkungan alam. Sehingga ini menjadi cerminan untuk menyelesaikan masalah kepariwisataaan di Desa Liang Ndara. Metode Structural Model and Hypotheses Testing dilakukan untuk pengujian convergent validity, composite reliability, discriminant validity, average variance extracted test, fornell-lacker dengan software Partial Least Square-SEM dan dilakukan pengujian hipotesis pada setiap hubungan kausalitas antar variabel. Hasil penelitian menemukan hubungan kausalitas yang posistif dan valid pada hubungan antara keempat variabel secara langsung yaitu (1) Pengaruh ancilary terhadap partisipasi masyarakat; (2) pengaruh partisipasi masyarakat terhadap lingkungan alam; (3) pengaruh partisipasi masyarakat terhadap pemasaran pariwisata; (4) Pengaruh lingkungan alam terhadap pemasaran pariwisata. Pada hubungan kausalitas secara tidak langsung ditemukan valid sebagai mediator pada partisipasi masyarakat, lingkungan alam dan ancillary service.