Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

A qualitative descriptive study on the meaning of suicide among college students Darni Darni; M Akbar Nugraha; Ramdya Akbar Tukan
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 9 No. 3 (2026): Volume 9 Number 3
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v9i3.2477

Abstract

Background: Suicide is a major public health issue, and the underlying causes have not been definitively identified. Suicide instances continue to be prevalent in media coverage, and there is a rise in the incidence of suicides. In 2023, the incidence of suicides among junior high school students was highest in Central Java with 253 cases, followed by East Kalimantan with 128 cases, and North Kalimantan with 4 cases. Purpose: To investigate the significance, understanding, origins, outcomes, and anticipations of students regarding suicide incidents in coastal regions. Method: This was a descriptive qualitative study. The participants in this study were students from coastal areas. The number of respondents was 13. Data collection using in-depth interviews with interview guidelines, field notes, and data collection results was analyzed using Collaizzi. Results: This study identified four themes: comprehension of suicide incidents in coastal border areas, and factors that lead individuals to commit suicide in coastal zones. Events occurring post-suicide and suicide events are absent in coastal villages. Conclusion: Suicide among students in coastal border regions is shaped by limited awareness, personal and familial stressors, and varied social reactions. While some responses to suicide attempts involve sympathy and support, others perpetuate stigma and exclusion, reinforcing negative narratives.
PENGUATAN KETAHANAN MENTAL MASYARAKAT DI DAERAH WISATA PESISIR MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY-BASED STRESS MANAGEMENT M Akbar Nugraha; Fitriya Handayani; Hasriana Hasriana; Nurman Hidaya
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6454

Abstract

Memperkuat kesehatan mental dalam masyarakat pesisir merupakan bagian penting untuk meningkatkan ketahanan masyarakat. Daerah pesisir sering kali menghadapi berbagai macam pemicu stres, termasuk dampak perubahan iklim, kerentanan ekonomi, dan keterbatasan akses ke sumber daya kesehatan mental. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola stress. Kegiatan pengabdian masyarakat dimulai dari melakukan sesi mengutarakan perasaan dan masalah yang dihadapi saat berada di daerah wisata dan pesisir. Sesi selanjutnya dilanjutkan dengan menggali pengetahuan masyarakat terkait manajemen stress yang dilakukan. Kegiatan selanjutnya yaitu pemaparan materi tentang pengelolaan stres dan dilanjutkan dengan simulasi atau praktik pengelolaan stres yaitu relaksasi napas dalam, dan relaksasi otot progresif. Terdapat peningkatan kemampuan masyarakat setelah dilakukan edukasi dan simulasi. Penguatan ketahanan mental masyarakat di daerah wisata pesisir melalui pendekatan community-based stress management meningkatkan ketahanan mental masyarakat di daerah wisata dan pesisir pulau Derawan.