Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Model Alometrik Penduga Biomassa Semai Mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) Di Kawasan Restorasi Budeng, Bali: Allometric Model for Estimating Biomass of Mangrove Seedling (Bruguiera gymnorrhiza) in Budeng Restoration Area, Bali Utami, Revalina Sri; Subiyanto; Ismail, Moch. Rudyansyah; Sunarto; Sidik, Frida
HUTAN TROPIKA Vol 20 No 1 (2025): Volume 20 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i1.19316

Abstract

Currently, mangrove restoration and rehabilitation efforts are rampant through planting, but monitoring of these efforts has not been carried out properly because there is a major problem, namely the lack of monitoring methods. One of the monitoring methods that can be done is through biomass estimation as an indicator of mangrove growth. This study aims to develop an allometric model to estimate the biomass of Bruguiera gymnorrhiza mangrove seedlings as one of the mangrove species often used in planting. The method used in this study was the measurement of diameter and height of mangrove seedlings in the mangrove restoration area of Budeng Village, Jembrana. The data obtained were analyzed using regression analysis to produce an allometric model. The results showed that the resulting polynomial allometric model has a high level of accuracy in estimating mangrove vegetation biomass, by having a high coefficient of determination and a very small percentage error value. Therefore, the resulting polynomial allometric model with predictors of tip diameter and height diameter can be used as a tool to estimate mangrove seedling biomass in mangrove restoration areas.
Implementasi Media Edmodo dalam Mata Kuliah Pengantar Teknologi Informasi Yudha Pratama, Rendy; Subiyanto; Fitria Yulia, Aviv
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/diteksi.v3i1.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang proses pembelajaran mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi, faktor kendala dengan menerapkan media Edmodo. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentai. Observasi digunakan untuk memperoleh gambaran tentang penerapan media Edmodo dengan cara mengamati secara langsung jalannya proses perkuliahan Pengantar Teknologi Informasi. Wawancara digunakan untuk mengumpulkan data dari narasumber yaitu dosen Pengantar Teknologi Informasi maupun mahasiswa semester 1. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian dosen menyampaikan kontrak perkuliahan yang akan dijalani selama satu semester, selanjutnya memberikan pengarahan kepada mahasiswa tentang media Edmodo. kendala masalah jaringan dan apabila ada mahasiswa yang kurang mampu memanfaatkan atau mengoperasikan laptop/komputer, maupun pengoperasian Edmodo, maka akan menghambat proses pemanfaatan media Edmodo sebagai media dalampembelajaran mata kuliah tersebut
SISTEM KONTROL DAYA BERBASIS FUZZY LOGIC PADA KENDARAAN LISTRIK MULTI-SUMBER Subiyanto; Galih Ade Kusuma
Edu Elektrika Journal Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduel.v13i2.31060

Abstract

Permasalahan pemanasan global dan tingginya emisi karbon dari sektor transportasi menjadi perhatian utama di Indonesia. Kebutuhan akan kendaraan listrik yang efisien dan berkelanjutan mendorong pengembangan sistem manajemen energi yang adaptif dan cerdas. Perancangan sistem kontrol daya berbasis Fuzzy Logic pada kendaraan listrik multi-sumber yang mengintegrasikan fuel cell, baterai, superkapasitor, dan plug-in charger menjadi salah satu solusi untuk mengoptimalkan distribusi energi secara dinamis. Sistem ini memanfaatkan kombinasi antara Fuzzy Logic Controller (FLC) dan Proportional-Integral (PI) controller untuk menyesuaikan suplai daya antar sumber energi sesuai dengan kondisi beban kendaraan yang berubah-ubah. Simulasi dilakukan dalam dua skenario utama, yaitu mode discharging (pengosongan daya) dan charging (pengisian daya). Pada mode discharging, fuel cell dan baterai berperan menjaga kestabilan suplai daya dalam kondisi steady state, sementara superkapasitor menyediakan respons cepat terhadap lonjakan beban. Sedangkan pada mode charging, fokus pengisian diarahkan ke baterai melalui plug-in charger dengan dukungan fuel cell, sementara superkapasitor tidak aktif. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu menjaga kestabilan tegangan bus dan meningkatkan efisiensi distribusi energi. 
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN PARTISIPASI POLITIK YANG BERKUALITAS DI DESA KERTASARI Imani, Nafakhatul; Subiyanto; Tity Kusrina
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 14 No 2 (2025): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/k00a9056

Abstract

This study aims to analyze the role of community leaders in promoting quality political participation in Kertasari Village, Suradadi District, Tegal Regency. The research focuses on: (1) the forms of roles carried out by community leaders, (2) the political communication strategies employed, and (3) the challenges faced in building citizens’ political awareness. This study adopts a qualitative approach with a descriptive case study design. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, analyzed using the Miles and Huberman model. The findings reveal that: (1) community leaders serve as educators, mediators, and moral role models through informal spaces such as religious gatherings, community meetings, and personal communication; (2) the strategies applied are persuasive and contextual, considering citizens’ social backgrounds and levels of political literacy; and (3) participation challenges include political apathy, transactional influences, and limited access to information. To address these issues, community leaders employ cultural approaches and exemplary conduct. These findings reinforce the strategic position of community leaders in fostering political participation that is not merely formal, but also substantive and reflective