Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Manajemen Pengelolaan Pesantren Bukhori Dasopang, Muhammad; Efendi Hasibuan, Zainal
Komprehensif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pengelolaan pesantren memiliki peran strategis dalam menciptakan lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, berdaya saing, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pengelolaan pesantren dalam aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus di salah satu pesantren di Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang sistematis, keterlibatan aktif semua elemen pesantren, serta pengorganisasian yang efektif menjadi faktor utama keberhasilan pengelolaan. Pelaksanaan kegiatan pendidikan dan keagamaan dilaksanakan secara terstruktur dengan memadukan nilai-nilai tradisional dan modern. Evaluasi rutin dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, yang membutuhkan inovasi dan kolaborasi lebih lanjut. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola pesantren untuk memperkuat sistem manajemen agar dapat menjawab tantangan globalisasi tanpa kehilangan identitas pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
DASAR MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM HADIST Pardomuan Harahap, Tua; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 2 No 3 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v2i3.1011

Abstract

Berdasarkan ajaran Islam, termasuk hadist, manajemen pendidikan Islam memiliki dasar yang kuat. Hadist menyediakan standar untuk perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan pendidikan. Hadist menunjukkan prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam, seperti pentingnya keadilan, kerja sama, dan akuntabilitas. Mengenai sejumlah hadist yang relevan, pendekatan deskriptif-kualitatif digunakan. Menurut penelitian ini, tujuan manajemen pendidikan Islam adalah untuk membangun sistem pendidikan yang efektif, efisien, dan berbasis nilai-nilai Islami. Penelitian ini dimaksudkan untuk berfungsi sebagai referensi dalam proses membangun sistem manajemen pendidikan yang sesuai dengan prinsip Islam.
Manajemen Biaya, Sarana Dan Prasarana Pendidikan Islam Gultom, Nikmatul Hijrah; Efendi Hasibuan, Zainal
Komprehensif Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen biaya, sarana, dan prasarana pendidikan Islam memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan yang efektif dalam mengoptimalkan penggunaan sumber daya finansial serta fasilitas pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa madrasah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan biaya yang transparan dan akuntabel, serta pemeliharaan sarana dan prasarana yang berkelanjutan, mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Selain itu, keterlibatan aktif pihak manajemen, guru, dan masyarakat dalam perencanaan serta evaluasi fasilitas pendidikan berkontribusi pada efisiensi operasional dan peningkatan kinerja akademik siswa. Dengan manajemen yang baik, lembaga pendidikan Islam dapat menghadapi tantangan keterbatasan anggaran dan memperbaiki kondisi infrastruktur untuk mendukung proses pembelajaran yang optimal. Artikel ini memberikan rekomendasi bagi pengelola pendidikan Islam untuk mengadopsi praktik manajemen yang efektif demi mewujudkan pendidikan berkualitas.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tasawuf Tarekat Naqsyabandiyah Yayasan Pondok Pesantren Persulukan Al-Hasanah di Ujung Batu Rokan Hulu Riau Pardomuan Harahap, Tua; Siregar, Ibrahim; Efendi Hasibuan, Zainal
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): June-September 2025
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i2.1083

Abstract

Pendidikan tasawuf yang diterapkan oleh Tarekat Naqsyabandiyah Al- Hasanah, juga memiliki dimensi sosial yang penting. Sebagai salah satu bagian dari masyarakat, tarekat ini memainkan peran penting dalam pembinaan moral dan etika masyarakat setempat. Melalui pendidikan tasawuf, tarekat ini berupaya untuk membentuk masyarakat yang memiliki kesadaran spiritual yang tinggi dan mampu menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini penting dilakukan mengingat peran tasawuf yang semakin relevan di era modern ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D). Pendekatan ini dipilih karena bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pendidikan tasawuf yang sesuai dengan konteks dan kebutuhan Yayasan Pondok Pesantren Persulukan Al-Hasanah Ujung Batu Rokan Hulu Riau. Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat dihasilkan model kurikulum yang aplikatif, relevan, dan mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran tasawuf berbasis Tarekat Naqsyabandiyah. Penelitian yang dilakukan tentang pengembangan kurikulum pendidikan tasawuf di Yayasan Pondok Pesantren Persulukan Al-Hasanah mencapai kesimpulan bahwa menerapkan kurikulum berbasis tasawuf memiliki efek positif pada pembelajaran dan pembentukan karakter spiritual jama'ah. Hasil penelitian ini mencakup hal-hal berikut: 1) Efektivitas Kurikulum Pendidikan Tasawuf. 2) Metode Pembelajaran Berbasis Spiritualitas. 3) Peningkatan Kreativitas dan Disiplin Jama’ah.. 4) Tantangan dalam Implementasi Kurikulum. 5) Rekomendasi Pengembangan Kurikulum. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk integrasi metode pembelajaran berbasis digital, pelatihan bagi syarifah-khalifah dalam penggunaan teknologi pembelajaran, serta penyediaan sumber belajar yang lebih variatif dan mudah diakses oleh jama’ah.
Etika Berkomunikasi Dalam Perspektif Al-Quran Handayani Simanjuntak, Imah; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26347

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ayat Al-Qur’an memandu umat Islam dalam berkomunikasi dan memahami macam-macam komunikasi dalam Al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian Library Research (penelitian kepustakaan), yaitu penelitian dengan menggunakan bahan-bahan tertulis seperti Al-Qur’an, buku-buku tafsir, buku-buku bacaan, jurnal, dan dokumen lainnya yang berhubungan dengan pembahasan. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan metode analitis dengan cara menguraikan tafsiran-tafsiran para ulama yang berhubungan dengan etika berkomunikasi kemudian di kaji secara kritis dan logis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk komunikasi dalam Al-Qur’an yaitu memanfaatkan tulisan, memanfaatkan suara, dan merangsang kualitas dan kuantitas perkataan. Tafsir ayat-ayat tentang komunikasi dalam al-qur’an: 1) Qaulan Sadidan, 2) Qaulan Ma’rufan, 3) Qaulan Maysuran, 4) Qaulan Kariman, 5) Qaulan Balighan dan 6) Qaulan Layyinan. Komunikasi dalam Al-qur’an yaitu Qaulan’ Sadiida (Perkataan Yang Benar Dan Tegas), Qaulan Baligha (Perkataan Yang Membekas Pada Jiwa), Qaulan’ Layyina (Perkataan Yang Lemah Lembut), Qaulan’ Ma’rufa (Menyenangkan Hati), Qaulan ‘Kariima (Perkataan Yang Mulia) dan Qaulan ‘Maisuura (Mudah Dimengerti).
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikultural Untuk Pembentukan Sikap Sosial Siswa Di Smp Negeri 2 Satu Atap Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara Tarihoran, Toiba; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.25767

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bentuk nilai-nilai multikultural yang ditanamkan pada siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Untuk mendeskripsikan strategi guru PAI dalam pembentukan sikap sosial siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Dan untuk mengetahui hasil dari penanaman nilai-nilai multicultural dalam pembentukan sikap sosial siswa di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai multikultural yang ditanamkan di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap yaitu  nilai toleransi, demokrasi, humanisme, pluralisme dan persaudaraan. Nilai-nilai multicultural tersebut yang telah diterapkan di SMP Negeri 2 Simangambat satu atap sudah cukup efektif meski belum sebagaian terlaksana secara sempurna dan belum memiliki kurikulum yang tetap terkait dengan penanaman nilai-nilai multicultural tersebut, hanya dilakukan melalui upaya guru PAI dan sekolah sebagai bentuk menghargai keragaman yang multicultural dengan banyaknya masyarakat sekolah yang beragam, dengan itu sekolah tersebut bisa terwujudkan cita-cita pendidikan tanpa harus ,membedakan suku, golongan dan agama yang berbeda, hidup berkembang secara harmonis. Strategi Guru PAI dalam menanamkan Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembentukan Sikap Sosial Siswa di SMP Negeri 2 Satu Atap yaitu dengan menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) dan Pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenagkan. Hasil Penanaman Nilai-Nilai Multikultural Oleh Guru PAI dalam Pembentukan Sikap Sosial di SMP Negeri 2 Simangambat Satu Atap yaitu memberikan pengaruh terhadap perubahan pada ranah sikap siswa. Sikap yang dimaksud adalah antar masing-masing lebih menghargai dan sikap toleransi antar individu terutama yang berbeda agama lebih terlihat baik
Strategi Penanaman Nilai Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Negeri Padangsidimpuan Harahap, Rendy; Zulhimma, Zulhimma; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui (1) Implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (2) Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. (3) Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Dan (4) Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dengan pengawasan bersama orangtua dalam hal pelaksanaan sholat, pembiasaan berbagi/berinfak, pembiasaan bertutur kata yang baik dan menguatkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Upaya sekolah untuk menunjang implementasi pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius siswa di SMA N 1 Angkola Timur yaitu Memberikan informasi tentang perkembangan pendidikan agama Islam kepada siswa, serta mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan dalam membentuk nilai-nilai religius Dan melakukan kerjasama antar pihak sekolah dengan orangtua dalam membentuk nilai-nilai religius. Pembelajaran intrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu dilakukan dengan berpusat pada peserta didik dan dimaksimalkan pada aspek-aspek materi konseptual dan ilustrasi serta pemberian contoh- contoh yang kontekstual. Kemudian untuk pengamalannya dilakukan dengan penilaian sikap dan kontrol perkembangan sikap serta praktik- praktik keagamaan. Pembelajaran ekstrakulikuler yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam membangun nilai-nilai religius di SMA N 1 Angkola Timur yaitu eliputi kegiatan ekstrakurikuler pilihan yaitu Seni Budaya Quran (SBQ) dan Hadrah serta kegiatan ekstrakurikuler yang lainnya yang berhubungan dengan keagamaan.
Metode Pendidikan Akhlak Dalam Membentuk Sikap Sosial Siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah Hutabarat, Ramadhan; Aziz Siregar, Fatahuddin; Efendi Hasibuan, Zainal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Sikap sosial siswa di Madrasah# Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. 2) Faktor yang mempengaruhi sikap#sosial# siswa# di Madrasah#Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. 3) Pola pendidikan# akhlak# di Madrasah Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. Dan 4) Faktor yang#mempengaruhi pola# pendidikan#akhlak di Madrasah Tsanawiyah Al-Muhajirin Pinangsori. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap sosial siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah dapat dikatakan kategori baik, yang dilihat dari siswa yang masih memiliki sikap jujur, sopan santun, disiplin, dan mampu menanggapi orang lain dengan baik, serta memiliki sikap rasa tolong menolong. Metode pendidikan akhlak dalam membentuk sikap sosial siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi beberapa metode yaitu metode keteladanan, metode pembiasaan, metode memberikan nasehat atau ceramah, dan metode pemberian sanksi atau hukuma. Faktor yang mempengaruhi metode pendidikan akhlak dalam membentuk sikap sosial siswa di Madrasah Tsanawiyah Se Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah sesuai yang ditemukan di lapangan yaitu terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal yaitu keperibadian siswa, dan faktor eksternal yaitu lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah.
PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN: PUSKESMAS PIJORKOLING SEBAGAI PELAKSANA STUDI KUALITATIF PERAN TOKOH AGAMA DALAM LITERASI ASI EKSKLUSIF DAN PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA PADANGSIDEMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Royani Siregar , Hotma; Tua Siregar, Ganti; Harahap, Herawati; Adelina Harahap, Mei; Efendi Hasibuan, Zainal; Pandia, Ruslayni; Mario Harahap, Eky; Sari , Elpiana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i2.2330

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Salah satu upaya pencegahan yang terbukti efektif adalah pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, rendahnya literasi kesehatan, faktor sosial budaya, serta keterbatasan dukungan keluarga menjadi kendala dalam penerapan ASI eksklusif. Dalam konteks ini, keterlibatan tokoh agama penting karena memiliki pengaruh besar dalam memberikan edukasi berbasis nilai keagamaan yang mudah diterima masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan oleh Puskesmas Pijorkoling Kota Padangsidimpuan dengan tujuan mengeksplorasi peran tokoh agama dalam literasi ASI eksklusif dan pencegahan stunting. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tokoh agama Islam Dan Nasrani, serta tenaga kesehatan. Jumlah partisipan dalam penelitian ini delapan orang. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan Dan di sajikan dalam bentuk narasi. Hasil: Penelitian menghasilkan Lima tema yaitu:1) Peran Puskesmas sebagai pelaksana program kesehatan; 2) Kontribusi Tokoh Agama dalam Literasi kesehatan; 3) Literasi ASI eksklusif pada calon ibu; 4) Pencegahan stunting berbasis komunitas; 5) Percepatan penurunan stunting di Kota Padangsidempuan. Kesimpulan: keterlibatan tokoh agama merupakan strategi efektif yang dapat dimanfaatkan oleh Puskesmas dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan tokoh agama perlu ditingkatkan untuk mempercepat pencapaian target pencegahan stunting melalui penguatan praktik ASI eksklusif. Kata kunci : Puskesmas; Tokoh agama; ASI eksklusif; stunting; literasi kesehatan
MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PROGRAM PELATIHAN PENGAJARAN KREATIF Zainal Efendi Hasibuan; Afriyanti Cantikiya; Maryeni Ezy Pardilla; Welly Fadhlan Faiz
Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63424/marsialapari.v3i2.467

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan profesionalisme guru melalui pelatihan pengajaran kreatif. Permasalahan yang dihadapi adalah masih rendahnya kemampuan sebagian tenaga pendidik dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik abad 21. Banyak guru masih bergantung pada pola pengajaran tradisional yang berpusat pada guru, sehingga interaksi kelas kurang dinamis dan kemampuan berpikir kritis siswa tidak berkembang optimal. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan partisipatif, dengan tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan lanjutan. Materi pelatihan meliputi strategi pembelajaran aktif, pemanfaatan media kreatif, teknik ice breaking, serta integrasi teknologi sederhana dalam proses belajar mengajar. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop, diskusi kelompok, simulasi mengajar, dan praktik langsung di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan guru merancang RPP kreatif, mengelola kelas, serta mengembangkan media pembelajaran inovatif. Guru juga lebih percaya diri menerapkan variasi metode pengajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, program ini memperkuat jejaring kolaborasi antar-guru untuk saling berbagi praktik baik. Dengan demikian, pelatihan pengajaran kreatif terbukti mampu meningkatkan profesionalisme guru sekaligus mendukung pencapaian mutu pendidikan di sekolah.