Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Imobilisasi Crude Enzyme Dari Limbah Buah dan Sayur Menggunakan Material Berbasis Cangkang Telur Retnoningtyas, Ery Susiany; Anggorowati, Adriana Anteng; Santoso, Shella Permatasari; Ayuningtyas, Debora; Juanda, Kevina Tomiko
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1729

Abstract

Berlimpahnya sisa hasil pertanian seperti kulit buah, sisa sayur dan cangkang telur berpeluang untuk diolah menjadi produk yang berharga seperti enzim maupun biomaterial. Beralihnya proses industri ke arah yang lebih ramah lingkungan berangsur-angsur memunculkan kebutuhan enzim sebagai biokatalis reaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi limbah cangkang telur sebagai material support untuk mengimobilisasi crude enzyme yang dihasilkan dari fermentasi kulit buah naga, kulit jeruk, kulit alpukat dan sisa sayur yaitu sisa batang bawah kangkung. Penelitian dilakukan dalam lingkup skala laboratorium. Metode percobaan terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu: sintesa crude enzyme dari limbah buah dan sayur, purifikasi enzim dengan pemekatan, sintesa material berbahan dasar cangkang telur, dan tahap terakhir adalah imobilisasi crude enzyme ke dalam material. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membran cangkang telur (MCT) dan olahan cangkang telur menjadi material hydroxyapatite (HA) berpotensi menjadi material untuk mengimobilisasi crude enzyme berturut-turut: 33,05 ± 3,62 U.mL-1 dan 46,73 ± 0,27 U.mL-1 untuk MCT dan HA. Dari hasil ini mengindikasikan bahwa material HA lebih berpotensi daripada MCT untuk digunakan sebagai imobilisasi enzim. Material HA dari cangkang telur yang mampu mengimobilisasi crude enzyme ini memberikan gambaran akan manfaat limbah menjadi produk yang dapat digunakan untuk pengembangan proses di industri yang konsen terhadap lingkungan.
Teknologi Tepat Guna Mesin Pencuci Porang untuk Meningkatkan Produktivitas Petani Porang di Desa Morang, Kare, Madiun: Indonesia Irawaty, Wenny; Hadi; Wijaya, Christian Julius; Indrawati, Chatarina Dian; Anggorowati, Adriana Anteng; Soetaredjo, Felycia Edi; Santoso, Shella Permatasari; Ismadji, Suryadi; Yuliana, Maria; Ernest, Edward H; Wardhani, Rinda; Afendi, Yulius; Panjaitan, Imelda
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 06, Issue 01, Maret 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol6.iss1.art9

Abstract

Recently, the productivity of porang tuber-based products has been growing well, especially after the Indonesian Government released a policy to prohibit the export of porang plants and their harvested products. One of the porang-based products is in the form of chips. Before processing, the porang tubers must be washed thoroughly to remove soil/dirt from the surface. The conventional washing process of each tuber can take up to 3-5 minutes. Therefore, the purpose of this activity is to design and manufacture porang washing equipment based on centrifuge washing model with rubber vibration. Four stages to carried out the program, i.e. designed and manufactured the washing machine, run the machine in laboratory, training activities to the porang farmers, and evaluation process. From the observation to porang farmers as our partner during the activity, it can be seen that the partners can operate the washing machine well. The results show that the washing process of porang tuber using this technology can save the washing time up to 90% compared to the conventional washing. The surface cleanliness of porang tubers resulted from the developed washing machine is the same as the conventional one. The noise level of the machine has met the requirement of Indonesian Government. It is clear that the usage of  the machine can increase the production capacity of products-based porang tuber. In addition, the use of this technology may promote a more comfortable and healthy work environment due to ergonomic reason, however, based on RULA analysis, the machine is still need to be improved in the future. Overall, the partners were satisfied with this activity and expected to have further programs in the future.
PELATIHAN PRODUK APLIKATIF BERBASIS KIMIA UNTUK ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI SURABAYA Puspitasari, Nathania; Retnoningtyas, Ery Susiany; Gunarto, Chintya; Hartono, Sandy Budi; Irawaty, Wenny; Santoso, Shella Permatasari; Putro, Jindrayani Nyoo; Wijaya, Christian Julius; Harianto, Octaviani; Widharka, Maria Rosario
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33883

Abstract

Abstrak: Panti asuhan adalah sebuah lembaga yang dikhususkan untuk mengasuh anak-anak yang telah kehilangan keluarga dan menghadapi tantangan dalam hidup mandiri karena kurangnya kasih sayang yang konsisten dan persiapan yang tidak memadai untuk masa dewasa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pengembangan softskill dan hardskill melalui pelatihan pembuatan produk berbasis kimia kepada anak-anak panti asuhan sebagai generasi penerus bangsa. Peserta kegiatan mencangkup anak-anak berusia 10-16 tahun dengan jumlah 30 anak. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelatihan, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan pertama yaitu perencanaan yang berisi persiapan dan sosialisasi kegiatan pengabdian kepada perwakilan panti asuhan di Surabaya, kegiatan kedua yaitu pelatihan pembuatan produk popping boba bersama anak-anak panti asuhan, kegiatan ketiga adalah refleksi dengan mendiskusikan hasil percobaan anak-anak serta evaluasi berupa pembagian kuesioner kepada peserta mengenai program pelatihan ini sehingga dapat dipakai untuk peningkatan kinerja pada kegiatan yang akan datang. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata nilai post-test sebesar 72,45% dibandingkan nilai pre-test. Hal ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis praktek mampu meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan. Diharapkan anak-anak panti asuhan yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini memperoleh motivasi, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengaplikasikan ilmu kimia sehingga dapat bermanfaat untuk masa mendatang.Abstract: An orphanage is institution dedicated to caring for children who have lost their families and face challenges in living independently due to a lack of consistent love and inadequate preparation for adulthood. The purpose of this community service activity is to develop softskills and hardskills through chemical-based products training for the orphanage children, who will become the nation's future generation. Participants include children aged 10-16 years with a total of 30 children. The implementation method includes planning, training, reflection, and evaluation. The first activity was planning which contains preparation and socialization of community service activities to representatives of orphanages in Surabaya, the second activity was training in making popping boba products with orphanage children, the third activity was reflection by discussing the results of the children's experiments and evaluation by distributing questionnaires to participants. Based on the results, there was a significant increase in the average post-test score of 72.45% compared to the pre-test score. This indicates that practice-based learning can significantly improve participants' understanding. It is hoped that orphanage children who have participated in this training activity will gain motivation, knowledge, and skills in applying chemistry so that it can be useful for the future.
PENGEMBANGAN TEPUNG PORANG DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PENEPUNG PORANG Wijaya, Christian Julius; Santoso, Shella Permatasari; Waloyo, L. Anang Setiyo; Lie, Jenni; Gunarto, Chintya; Joewono, Andrew; Indrawati, Chatarina Dian; Irawaty, Wenny; Soetaredjo, Felycia Edi; Ismadji, Suryadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.22591

Abstract

Abstrak: Porang merupakan komoditas alam dengan potensi yang besar dimana dapat terus dikembangkan mengingat kebutuhan ekspor yang cukup tinggi. Porang dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk turunan perantara maupun jadi, seperti mie, beras, tepung, dan keripik. Namun, nilai jual porang saat ini mengalami penurunan yang sangat drastis dimana berdampak negatif pada perekonomian petani porang. Berbagai trobosan diupayakan oleh pemerintah Desa Morang, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun untuk menyelamatkan pertanian porang dan perekonomian petani porang. Pemerintah desa menjalin kemitraan dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya untuk membuka peluang pengembangan teknologi pengolahan porang dan produk-produk turunannya. Kemitraan ini telah menghasilkan berbagai teknologi tepat guna untuk produksi produk-produk turunan porang dimana salah satunya yaitu mesin penepung porang yang dapat dipergunakan untuk produksi tepung porang. Dengan adanya fasilitas mesin ini, petani porang perlu diberikan wawasan dan keterampilan bisnis untuk memanfaatkan mesin tersebut dalam memproduksi tepung porang. Dalam kegiatan ini, pendampingan diberikan kepada kelompok petani porang di Desa Morang yang terdiri dari sekitar 30 petani dalam bentuk pelatihan penggunaan mesin, diseminasi produk turunan porang dan peluang bisnisnya, serta pendampingan produksi skala kecil. Kegiatan ini dievaluasi dengan sistem kuisioner terkait wawasan dan keterampilan yang diberikan serta pelaksanaan kegiatan ini dimana tingkat keberhasilan dari kegiatan ini mencapai lebih dari 75%.Abstract: Porang is a natural commodity with great potential which can continue to be developed considering the high demand for exports. Porang can be used to make various intermediate and finished derivative products, such as noodles, rice, flour and chips. However, the selling value of porang is currently experiencing a very drastic decline which has a negative impact on the economy of porang farmers. Various breakthroughs have been attempted by the government of Morang Village, Kare Sub-district, Madiun District to save porang farming and the economy of porang farmers. The village government has established a partnership with Widya Mandala Surabaya Catholic University to open up opportunities for developing technology for processing porang and its derivative products. This partnership has produced various appropriate technologies for the production of porang derivative products, one of which is a porang flour machine which can be used to produce porang flour. With this machine facility, porang farmers need to be given the insight and business skills to use this machine to produce porang flour. In this activity, assistance was provided to a group of porang farmers in Morang Village consisting of around 30 farmers in the form of training on machine use, dissemination of porang derivative products and business opportunities, as well as assistance with small-scale production. This activity was evaluated using a questionnaire system regarding the insights and skills provided as well as the implementation of this activity where the success rate of this activity reached more than 75%.