p-Index From 2021 - 2026
3.402
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Sulardjaka Sulardjaka
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH VARIASI KOMPOSISI ZEOLIT ALAM DAN BINDER KAOLIN DENGAN PERLAKUAN KALSINASI TERHADAP PENGGUNAAN SECARA BERULANG PADA KATALIS TERHADAP HASIL UJI KARAKTERISASI BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT Yusuf Hamdhany; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katalis adalah bahan yang meningkatkan laju reaksi tanpa mengubah komposisi zat reaksi. Katalis dibagi menjadi heterogen dan homogen. Katalis heterogen dalam bentuk pelet sering digunakan dalam produksi biodiesel karena kelebihannya seperti kekuatan mekanis tinggi, dapat digunakan berulang, bentuk variatif, dan mudah dikontrol. Produksi pelet katalis melibatkan penghancuran batuan zeolit, pengayakan serbuk, pencampuran serbuk zeolit dengan bahan pengikat, kompaksi serbuk menjadi pelet, lalu dikalsinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi persentase bahan dan penggunaan berulang pada kualitas dan kuantitas biodiesel yang dihasilkan. Pengujian dilakukan pada produksi biodiesel dari minyak kelapa sawit selama 3 jam pada suhu 60℃. Pengujian meliputi penentuan yield dan karakterisasi biodiesel, yang meliputi densitas, viskositas, dan bilangan asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mengalami penurunan dimensi dan perubahan bentuk fisik, pelet tetap layak digunakan kembali dan menunjukkan ketahanan yang baik terhadap siklus penggunaan berulang. Sementara itu pada katalis zeolit alam 75:25, yield awal 96% menurun menjadi 93,33% pada penggunaan ulang. Pada variasi 70:30, yield awal 93,33% menurun menjadi 90,67%. Densitas tertinggi diperoleh pada katalis 75:25 dengan 887,969 kg/m³, menurun menjadi 883,622 kg/m³ pada penggunaan ulang. Viskositas terendah adalah pada katalis 70:30 pengujian 2 dengan 4,170 mm²/s. Angka asam terkecil adalah pada katalis 75:25 pengujian 1 dengan 0,056 mg-KOH/g.
ANALISIS PENGARUH BEDA PERSENTASE BINDER KAOLIN PADA PELET KATALIS TERHADAP NILAI YIELD BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT Aryo Akhtar Palistianto; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global adalah masalah yang semakin mendesak dan memerlukan solusi segera. Penyebab utama pemanasan global adalah emisi karbondioksida yang dihasilkan oleh berbagai sektor kegiatan manusia. Maka dari itu, penggunaan teknologi green energy merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah tersebut. Green energy atau energi hijau adalah pemanfaatan sumber energi yang dapat diperbaharui oleh proses alam dan memiliki keunggulan dalam rendahnya produksi emisi hasil konsumsi energi tersebut. Sebagai contoh yaitu penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yield dari produksi biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dengan menggunakan pelet katalis zeolit alam dengan variasi persentase binder kaolin pada pelet katalis. Pelet katalis diproduksi dengan perbandingan kaolin sebagai binder pengikat sebesar 25% dan 30% menggunakan dies berdiameter 5 mm dan menggunakan metode kompaksi sebesar 1,5 ton dengan alat Hydraulic Press Machine. Setelah itu, produksi biodiesel dengan proses transesterfikasi menggunakan metode pemanasan dan pengadukan dilakukan. Jumlah katalis yang digunakan sebesar 1% terhadap jumlah minyak kelapa sawit untuk masing-masing pelet yang telah dibuat. Hasil pengukuran dan perhitungan menunjukan bahwa persentase kaolin berpengaruh terhadap nilai yield biodiesel. Hasil yield tertinggi dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 25% sebesar 86,67% sedangkan nilai yield terendah dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 30% sebesar 85,33%.
SIMULASI UJI PERFORMA DESAIN KUKUSAN PADA MESIN DISTILASI KAPULAGA DENGAN SOFTWARE ANSYS Marsent Beriman Siagian; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis komparasi performa desain kukusan pada proses penguapan untuk proses distilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa dua jenis piring kukusan yang berbeda melalui simulasi numerik. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak ANSYS dengan metode ANSYS Fluent, yang memungkinkan analisis mendetail terhadap aliran perambatan panas pada masing-masing desain kukusan sehingga simulasi bisa terjadi dengan tepat dan menghasilkan hasil yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam performa kedua kukusan, dengan desain kukusan bersilinder menunjukkan persebaran aliran dan temperatur yang lebih tinggi dalam perambatan panas daripada desain kukusan dengan piringan. Dengan demikian, bentuk desain model kukusan yang memiliki silinder sangat direkomendasikan untuk aplikasi industri dalam proses produksi distilasi.
PENGARUH VARIASI OFFSET TERHADAP KARAKTERISTIK KEKERASAN HASIL PENGELASAN SIMULTANEOUS DOUBLE-SIDED FRICTION STIR WELDED ALUMINIUM AA6061-T6 DENGAN GEOMETRI PIN SEGITIGA Febrina Aulia Sukma; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aluminium Aluminium paduan AA6061-T6 banyak digunakan pada aplikasi struktural karena memiliki kekuatan tinggi, bobot ringan, dan ketahanan korosi yang baik. Namun, pengelasan fusi konvensional sering menimbulkan cacat internal, distorsi termal, serta penurunan sifat mekanik pada daerah las. Sebagai alternatif, metode Simultaneous Double-Sided Friction Stir Welding (SDFSW) dikembangkan untuk menghasilkan sambungan berkualitas melalui proses solid-state welding. Meskipun demikian, kajian mengenai pengaruh variasi offset geometri pin terhadap karakteristik kekerasan sambungan SDFSW masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi offset pin segitiga sebesar 2 mm dan 4 mm terhadap distribusi microhardness Vickers sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6 dengan dukungan pengujian radiografi dan mikrografi. Hasil radiografi menunjukkan bahwa kedua variasi offset bebas dari cacat internal signifikan. Distribusi kekerasan memperlihatkan profil berbentuk “W” dengan nilai base metal sekitar 90–95 VHN dan nilai minimum pada zona HAZ sebesar 45–58 VHN akibat fenomena HAZ softening. Pada zona stir zone (SZ), nilai kekerasan berada pada kisaran 60–72 VHN. Meskipun perbedaan nilai kekerasan antara offset 2 mm dan 4 mm relatif kecil, offset 4 mm menunjukkan distribusi kekerasan yang lebih stabil dan homogen, yang berkorelasi dengan mikrostruktur zona adukan yang lebih seragam. Secara umum, variasi offset 4 mm menghasilkan karakteristik distribusi kekerasan yang lebih konsisten pada sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6.
ANALISIS NUMERIK VARIASI LAPISAN PADA BEJANA TEKAN KOMPOSIT TIPE IV MENGGUNAKAN FEM Fathan Nadhir Rusyandi; Mohammad Tauviqirrahman; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki perilaku struktural bejana tekan komposit Tipe IV di bawah tekanan internal menggunakan analisis elemen hingga (FEA). Model yang digunakan memiliki liner dari polietilena densitas tinggi (HDPE) yang diperkuat dengan lapisan luar komposit polimer yang diperkuat serat karbon. Analisis difokuskan pada pengaruh jumlah lapisan komposit terhadap tegangan lingkar, dan deformasi total. Empat konfigurasi lapisan dievaluasi. Peningkatan jumlah lapisan dari 5 menjadi 20 menyebabkan penurunan tegangan lingkar sebesar 69,9% dan pengurangan deformasi sebesar 66,7%. Hasil ini menyoroti pengaruh signifikan ketebalan laminasi terhadap perilaku tegangan. Optimasi jumlah lapisan dapat secara signifikan meningkatkan keamanan dan efisiensi bejana tekan komposit, khususnya untuk aplikasi penyimpanan hidrogen bertekanan tinggi.
PENGUKURAN KEKERASAN, CASE DEPTH, DAN PANJANG PEMBAKARAN CRANKSHAFT R TIPE A123 HASIL INDUKSI HARDENING DAN PENGUJIAN KESESUAIAN DENGAN STANDART DI PT XYZ Muhammad Rafi Saptohadi; Rifky Ismail; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ sebagai produsen motor dengan skala besar di Indonesia memiliki tuntutan produksi yang tetap harus dijaga setiap harinya dari segi kuantitas dan kualitas part. PT XYZ memiliki kewajiban untuk memproduksi part sepeda motor dari yang terkecil hingga part untuk merakit sepeda motor tersebut menjadi suatu unit utuh sepeda motor. Crankshaft yang menjadi pokok bahasan pada penelitian ini adalah suatu part pada sepeda motor dengan fungsi signifikan untuk membuat motor bergerak. Crankshaft tipe A123 yang diproduksi di PT XYZ adalah jenis crankshaft yang didesain untuk motor 160CC dengan tipe matic pada merk XYZ. Pada penelitian ini dilakukan uji pengukuran untuk crankshaft dari segi kekerasan, panjang pembakaran, dan case depth dengan metoda pengujian langsung dengan pengukuran menggunakan alat ukur yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menjaga kualitas suatu part dari parameter kekerasan, panjang pembakaran, dan case depth berdasarkan standar yang digunakan pada PT XYZ. Dengan pengujian beberapa sample part diharapkan penelitian ini dapat mengetahui kesesuaian part hasil hardening dengan parameter yang ingin dicapai. Pada penelitian ini digunakan alat ukur serta alat pendukung untuk membantu pengukuran part serta ditemukan data valid hasil suatu part.  Standar dan target yang ingin dicapai pada proses hardening juga dilampirkan pada penelitian ini untuk menunjang validasi data penelitian ini dengan acuan aktual perusahaan dalam produksi part. Berbagai bentuk perbandingan part sebelum dan setelah hardening juga dilampirkan dalam penelitian ini untuk menunjukan kesesuaian part hasil hardening secara konkret. Studi literatur juga dilakukan untuk menunjang penelitian ini demi mendapatkan perbandingan serta pandangan dari berbagai penelitian yang telah dilakukan. Secara keseluruhan, penelitian ini mencakup bentuk pengukuran secara manual dan wawancara dengan pihak-pihak terkait di perusahaan dalam pengambilan data serta perbandingan melalui berbagai literatur dalam proses pengolahan data. Setelah data diolah dan dianalisis ditarik suatu kesimpulan hasil uji dengan kesesuaiannya dengan standar yang ada.
PENGARUH BEDA PERSENTASE KATALIS ZEOLIT ALAM DAN BINDER KAOLIN DENGAN KALSINASI TERHADAP NILAI YIELD BIODIESEL BERBAHAN MINYAK GORENG KELAPA SAWIT DENGAN TRANSESTERIFIKASI Danny Ferdiana; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi bahan bakar diesel untuk kendaraan dan industri meningkatkan potensi biodiesel sebagai alternatif, terutama dari minyak nabati seperti minyak kelapa sawit yang dimana produksi di Indonesia terbesar di dunia. Katalis diperlukan dalam proses transesterifikasi biodiesel, namun umumnya sulit dipisahkan, sehingga katalis heterogen berbahan zeolit alam dapat digunakan. Penambahan binder kaolin bertujuan memperkuat kekuatan mekanis katalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan mekanis pelet katalis serta kuantitas yield biodiesel dengan variasi komposisi katalis zeolit alam dengan kaolin seberat 1,2%wt serta dikalsinasi. Pelet katalis yang menggunakan paduan binder kaolin secara konsisten menunjukkan ketahanan mekanis yang lebih baik dibandingkan dengan pelet katalis yang terbuat dari 100% zeolit alam. Hasil biodiesel dengan rasio metanol:minyak 6:1 dan variasi katalis zeolit alam 100% memiliki yield 99,333, dimana lebih tinggi dibandingkan jika biodiesel dengan variasi katalis zeolit:kaolin 80:20 yang memiliki yield 98,667%.
ANALISIS NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PENGELASAN FRICTION STIR WELDING SAMBUNGAN T-JOINT ALUMINIUM 5052-H32 DAN ALUMINIUM 7075-T651 Filbert Manggala Sulianto; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyambungan dua aluminium berbeda jenis dengan konfigurasi T-joint antara AA7075-T651 dan AA5052-H32 dilakukan dengan metode friction stir welding. Fokus dari penelitian ini adalah melihat persebaran dari nilai kekerasan vickers dan struktur mikro dari tiap tiap zona hasil pengelasan. Pengujian struktur mikro difokuskan pada aliran material dan tampilan visual zona hasil pengelasan. Nilai kekerasan dan struktur mikro keduanya menunjukkan hasil yang berbeda di masing masing zona pengelasan. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan di zona pengadukan sebesar 129 HV dan nilai terendah didapatkan di zona TMAZ sebesar 50 HV. Hasil pengamatan struktur mikro didapatkan tampilan struktur yang lebih halus pada zona aduk, struktur terelongasi pada zona TMAZ, dan struktur HAZ yang tidak jauh berbeda dari logam induk.
PENGUJIAN KEKERASAN DAN KEAUSAN PADA ALUMUNIUM DAUR-ULANG DARI UKM YANG DILAPISI TEMBAGA Ivano Patrick Pasomba; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aluminium merupakan material yang banyak digunakan di industri karena ringan dan tahan korosi, namun memiliki kekurangan dalam hal kekerasan dan ketahanan terhadap keausan. Untuk mengatasi kelemahan ini, dilakukan pelapisan menggunakan logam tembaga (Cu) melalui metode elektroplating. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelapisan Cu terhadap peningkatan kekerasan dan ketahanan aus aluminium. Metode yang digunakan meliputi proses elektroplating dengan variasi waktu pelapisan dan tegangan tertentu, dilanjutkan dengan pengujian kekerasan menggunakan metode Vickers dan pengujian keausan menggunakan metode pin-on-disk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu pelapisan menghasilkan ketebalan lapisan yang lebih besar, yang secara langsung meningkatkan nilai kekerasan dan ketahanan aus permukaan aluminium. Lapisan tembaga dapat meningkatkan sifat mekanik (kekerasan) suatu material. Penelitian ini bermanfaat dalam memberikan alternatif teknologi pelapisan permukaan untuk memperkuat aluminium daur ulang, serta sebagai acuan bagi industri dalam memilih jenis lapisan yang sesuai untuk meningkatkan performa dan umur pakai komponen berbahan aluminium daur ulang.
ANALISIS PENGARUH VARIASI KOMPOSISI PLASTICIZER DAN PERLAKUAN KIMIA TERHADAP SERAT PADA KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT RAMI DENGAN MATRIKS GONDORUKEM Reyhan Alif Indryansyach; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya dalam mendukung keberlanjutan dan memenuhi permintaan bahan ramah lingkungan dan terjangkau di masa depan, penelitian ini dilakukan dengan tujuan menginvestigasi kekuatan tarik dan kekuatan impak komposit polimer dengan serat rami guna menciptakan material yang dapat diperbaharui. Fabrikasi komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up dan compression molding, dengan variasi fraksi massa serat 15%wt, 20%wt,25%wt, dan 30% serta tambahan unsur plasticizer 10% dan 25% pada matriks. Selain itu, serat yang digunakan sebagai penguat komposit menjalani perlakuan alkalisasi 5% NaOH dan asetilasi 2% (CH3CO)2O untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap kekuatan tarik dan kekuatan impak. Pengujian dilakukan sesuai dengan ASTM D3039 dan ASTM E23-18 untuk mendapatkan data kekuatan tarik dan kekuatan impak komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit dengan kandungan serat 15%wt dengan treatment 5% NaOH  dan 2% (CH3CO)2O memiliki kekuatan tarik dengan rata-rata 15,70 MPa dan 14,30 MPa. Kekuatan impak kandungan serat 20%wt dengan treatment 5% NaOH dan 2% (CH3CO)2O yaitu 0,096 J/mm2 dan 0,094 J/mm2. Perlakuan pada serat memberikan dampak positif pada kekuatan tarik dan impak. Penemuan ini berkontribusi pada pengembangan komposit kualitas terbaik yang berkelanjutan dan berpotensi digunakan dalam berbagai aplikasi industri.