Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Pengaruh Adanya Pasar Terhadap Kinerja Jalan (Studi Kasus Jalan Ciawi Tasikmalaya) Kadarusman, Nita Rahayu; Hendarto, Sri; Kusdian, R. Didin
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i3.1220

Abstract

Peningkatan populasi dan mobilitas kendaraan di kawasan pusat kota berimplikasi pada meningkatnya aktivitas lalu lintas di ruas Jalan Pasar Ciawi, yang berpotensi menurunkan kinerja jalan. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah hambatan samping, yang bersumber dari aktivitas pejalan kaki, kendaraan keluar–masuk, kendaraan lambat, serta parkir di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat hambatan samping dan pengaruhnya terhadap kinerja Jalan Pasar Ciawi. Metode penelitian menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan pendekatan deskriptif berdasarkan data survei primer lalu lintas dan aktivitas sisi jalan. Hasil analisis menunjukkan bahwa ruas jalan berada pada kondisi kinerja sedang, dengan hambatan samping pada kategori sedang yang secara signifikan berkontribusi terhadap penurunan kapasitas dan kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam aktivitas perdagangan tertinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian dan penataan aktivitas sisi jalan sebagai upaya peningkatan kinerja ruas jalan perkotaan. Secara akademik, penelitian ini memperkuat peran hambatan samping sebagai variabel kunci dalam evaluasi kinerja jalan perkotaan berbasis PKJI 2023, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi perencanaan lalu lintas di kawasan komersial.   The increase in population and vehicle mobility in the downtown area has implications for increased traffic activity on Jalan Pasar Ciawi, which has the potential to reduce road performance. One of the main factors influencing this condition is side barriers, which originate from pedestrian activity, vehicle entry and exit, slow-moving vehicles, and on-road parking. This study aims to analyze the level of side barriers and their impact on the performance of Jalan Pasar Ciawi. The research method uses the 2023 Indonesian Road Capacity Guidelines (PKJI) with a descriptive approach based on primary survey data of traffic and roadside activities. The analysis results indicate that the road section is in a moderate performance condition, with side barriers in the moderate category that significantly contribute to reduced capacity and smooth traffic flow, especially during peak trading hours. These findings emphasize the importance of controlling and managing roadside activities as an effort to improve the performance of urban roads. Academically, this study strengthens the role of side barriers as a key variable in evaluating urban road performance based on the 2023 PKJI, while also providing practical implications for traffic planning in commercial areas.  
Evaluasi Modulus Resilien dan Perilaku Fatigue Campuran Stone Matrix Asphalt (SMA) Menggunakan Aspal Modifikasi Asbuton Murni Lawele Qubro, Khodijah Al; Syed, Murtaza Haider; Amalia, Ghina; Nazila, Iva; Hendarto, Sri; Ramadhan, Rio; Lubis, Miftahul Jannah
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1291

Abstract

Pure Lawele Asbuton is a local natural asphalt with a high bitumen content and significant potential as a sustainable alternative binder for road pavement applications. This study aims to evaluate the mechanistic performance of Stone Matrix Asphalt (SMA) mixtures incorporating Lawele Asbuton through resilient modulus and fatigue resistance testing. SMA mixtures containing Lawele Asbuton were compared with mixtures using conventional Pen 60/70 asphalt and polymer-modified asphalt Starbit E-55. All tests were conducted at the Optimum Asphalt Content (OAC) determined using the Marshall method. The results indicate that SMA mixtures with modified binders exhibit superior mechanistic performance compared to Pen 60/70 asphalt. The PMA 2% mixture achieved resilient modulus values of 578 MPa at 35°C and 198 MPa at 45°C, along with a fatigue life of 242,660 cycles at a strain level of ±400 µε, which is significantly higher than that of the Pen 60/70 mixture. These findings demonstrate that pure Lawele Asbuton (PMA 2%) has strong potential as a local alternative binder capable of enhancing the structural performance and fatigue resistance of SMA mixtures.
Manajemen Lalu Lintas di Kawasan Perlintasan Sebidang Kereta Api di Jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut Rizki, Muhammad Ilham; Hendarto, Sri; Kusdian, R. Didin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6195

Abstract

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Garut pada tahun 2024 sekitar 2,717,950 Jiwa dan jumlah kendaraan bermotor sebanyak 460.397 unit. Aktivitas Transportasi antara Garut dan Bandung semakin meningkat setiap tahunnya hingga memicu berbagai masalah transportasi, salah satunya di area perlintasan sebidang kereta api di jalan Raya Kadungora, Kabupaten Garut. Keberadaan simpang sekitar seratus meter dari perlintasan sebidang menyebabkan kemacetan yang cukup panjang dan meningkatkan waktu perjalanan kendaraan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif solusi untuk mengatasi masalah ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan perhitungan untuk mendapatkan kinerja jalan di 5 ruas yang telah ditentukan dan dua simpang menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI, 2023). Hasil penelitian ini yaitu volume kendaraan tertinggi pada jam puncak berada di ruas 4 dengan volume 2606,4 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,81 pada hari kerja dan 3059 SMP/jam dengan derajat kejenuhan 0,95 pada akhir pekan. Waktu urai kendaraan di perlintasan sebidang untuk arah Bandung-Garut lebih cepat dibandingkan kendaraan arah Garut-Bandung. Rekomendasi alternatif solusi manajemen lalu lintas terbaik yaitu peningkatan kapasitas jalan dengan peraturan larangan kendaraan parkir di ruas 4 dan 2, larangan belok kanan di simpang 2 bagi kendaraan arah Bandung- Garut, dan pemasangan APILL di simpang 2 serta ruang henti khusus kendaraan. Selain itu, alternatif pembangunan jalan flyover sepanjang 800meter dapat menurunkan rata-rata derajat kejenuhan dari 0,72 pada hari kerja menjadi tak lebih dari 0,65, serta dapat memangkas waktu perjalanan kendaraan.