Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Optimization of oil-based liquid lipstick formula from sesame seed oil (Sesamum indicum L.) and antibacterial activity test against Staphylococcus aureus Miksusanti, Miksusanti; Wijaya, Dina Permata; Kovalina, Yosi; Wardana, Mutia Sari; Herlina, Herlina
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 23 No 2 (2025): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v23i2.1712

Abstract

Liquid lipstick is a type of lip color cosmetic that consumers highly favor. However, repeated use of liquid lipstick can promote the growth of Staphylococcus aureus (S. aureus) bacteria. The formulation of liquid lipstick involves several components, including a mixture of wax, oil, and other additives. Sesame seed oil (Sesamum indicum L.), incorporated into the formulation, serves as both a base and preservative due to its fatty acid content, which is expected to inhibit the growth of S. aureus bacteria. Microcrystalline wax is added to achieve a good texture and enhance the adhesion properties of the formulation. This study aimed to determine the optimum formula and evaluate the antibacterial activity of the liquid lipstick formulation. The formula was developed using a 2² factorial design method, with sesame seed oil and microcrystalline wax as variables. The optimum formula was analyzed using Design Expert® 13 software based on parameters such as viscosity, spreadability, and adhesion. The final optimum formula consisted of 70% sesame seed oil and 5% microcrystalline wax. The formulation demonstrated good stability during the cycling test, maintaining red color, vanilla and sesame-like aroma, liquid texture, and pH 5. The viscosity was 11797.51 cP, the spreadability was 6.06 cm, and the adhesion time was 64 seconds. Antibacterial activity, assessed using the disk diffusion method, yielded an inhibition zone diameter of 15±1.322 mm, indicating a strong inhibition zone. Based on the research findings, it was concluded that the optimum sesame seed oil-based liquid lipstick formula exhibited good product characteristics, stability, and strong antibacterial activity.
Edukasi dan Pelatihan Pemanfaatan Daun Kenikir Sebagai Minuman Fungsional Antioksidan dan Kosmetika Herbal di Desa Ulak Kerbau Baru Herlina, Herlina; Wijaya, Dina Permata; Starlista, Viva; Liberitera, Sternatami; Wardana, Mutia Sari
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.554

Abstract

Penyakit degeneratif dapat dicegah dan disembuhkan dengan mengkonsumsi minuman fungsional ramuan herbal yang mengandung antioksidan. Banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan mengenai tanaman herbal yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Daun kenikir banyak mengandung zat gizi, vitamin, dan metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan dalam bentuk minuman fungsional dan kosmetik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat di Desa Ulak Kerbau Baru untuk memanfaatkan daun kenikir menjadi produk teh celup yang siap dikonsumsi dan produk masker untuk kecantikan sehingga dapat dipasarkan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perekonomian masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan dengan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat khususnya ibu rumah tangga dan remaja putri. Kegiatan pengabdian ini meliputi tiga tahapan yaitu observasi, pengenalan dan pemanfaatan daun kenikir serta demonstrasi pelatihan pembuatan teh celup dan masker. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang tanaman berkhasiat obat dan mampu membuat produk minuman fungsional antioksidan dalam bentuk teh celup dan kosmetika herbal dalam bentuk masker bubuk daun kenikir.  Kegiatan ini berperan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan menjadi peluang bisnis bagi masyarakat setempat untuk membuat produk komersil dalam bidang kesehatan dan kecantikan yang bernilai ekonomis tinggi untuk sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Langkah Pencegahan Stunting Dina Permata Wijaya; Herlina; Viva Starlista; Sternatami Liberitera; Veriza Agistin
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i3.695

Abstract

Stunting merupakan permasalahan yang banyak terjadi pada anak-anak di Indonesia yang kekurangan gizi. Daun kelor memiliki metabolit sekunder dan nutrisi yang dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Daun kelor menjadi tanaman yang sudah banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai makanan fungsional sehingga dapat menjadi bahan untuk mencegah stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Burai Ogan Ilir. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan berupa edukasi berupa materi terkait pemanfaatan daun kelor serta memberikan pelatihan pembuatan gummy dari daun kelor. Berdasarkan hasil dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan menghasilkan masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap makanan fungsional berupa gummy yang berasal dari daun kelor sehingga dapat dimanfaatkan untuk mencegah stunting pada anak.
Transdermal Patch of Gnetum gnemon L. Leaf Extract as Drug Delivery System and Anti-Inflammatory Activity Agains Wistar Mice Dina Permata Wijaya; Addienasyifa Nurul Amalia; Herlina Herlina
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v17i1.43085

Abstract

The melinjo leaf (Gnetum gnemon L.) is a plant of the Gnetaceae family that contains compounds including flavonoids, which have the potential to act as anti-inflammatories. Formulating melinjo leaf extract into a transdermal patch aims to deliver active compounds to the systemic circulation via the skin. The research aimed to develop a melinjo leaf extract into a transdermal patch its anti-inflammatory activity. The extraction of melinjo leaf using the maceration method with 70% ethanol. The transdermal patch containing melinjo leaf extract is formulated in three versions, each containing 20%, 25%, or 30% propylene glycol. The formulation was characterised by organoleptic, pH, moisture content, uniformity of thickness and weight, and elongation. The best formula is characterised by stability, uniformity of drug content, and anti-inflammatory activity in Wistar mice. The results indicated that transdermal application and oral administration of the melinjo leaf extract produced anti-inflammatory effects comparable to those of the positive control group. There were no significant differences between the transdermal treatment group and the positive control in terms of percentage inflammation (48.35%) and inflammation inhibition (45.75%). Similarly, the oral treatment group exhibited an inflammatory percentage of 63.44% and an inflammatory inhibition of 52.21%. It can be concluded that the transdermal patch formulation of melinjo leaf extract is effective as an anti-inflammatory treatment.