Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Strategi Pengembangan Boba Davocas Menggunakan Analisis SWOT Fatinia, Lilis Ayu; Apriani, Fanecia; Ubaidilla, Wildanu; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Wulandari, Sekar Ayu
Journal of Business Management Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jobm.v1i3.12

Abstract

Pemanfaatan teknologi yang ada serta perkembangan inovasi yang cukup pesat, menjadikan masyarakat lebih suka mengonsumsi minuman instan karena dinilai lebih praktis. Antusiasme masyarakat Indonesia yang sangat tinggi terhadap boba memberikan peluang dalam berinovasi. Davocas merupakan bisnis produk boba yang diracik dengan ekstraksi atau saripati dari biji kurma dan biji alpukat. Pengolahan Boba Davocas ini memiliki peluang yang cukup besar untuk diindustrialisasikan. Strategi yang dilakukan berdasarkan analisis SWOT meliputi strategi Strength-Opportunity, Weakness-Opportunity, Strength-Threat, dan Weakness-Opportunity. Mengacu pada beberapa analisis tersebut terdapat beberapa metode yang diterapkan diantaranya yaitu memperluas daerah pemasaran melalui media e-commerce, terus berinovasi dalam pengembangan rasa produk, menggencarkan promosi dan pengenalan produk, membangun relasi dengan para penjual jus buah, memberikan berbagai penawaran menarik pada produk, dan menjalin kerjasama dengan pemasok bahan baku dalam upaya menekan harga.
ECOPRENEURSHIP BERBASIS PRODUK RAMAH LINGKUNGAN MELALUI BATIK ECOPRINT DI DESA SEPANDE Septine Brillyantina; Rahmat Dhandy; Haris Hasanuddin Slamet, Ahmad; Sekar Ayu Wulandari; Dini Nafisatul Mutmainah; Asmunir; Jafri Kasyful Hujbi
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v2i3.2079

Abstract

Batik ecoprint ini merupakan salah satu jenis batik yang metode pembuatannya memanfaatkan pewarna alami dari tanin atau zat warna daun, akar atau batang yang diletakan pada sehelai kain. Ecoprint tidak membutuhkan modal besar, cukup dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang ada di sekitar, produk ecoprint dapat bernilai jual cukup tinggi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada bulan September 2023 di Jalan Kedung Rahmat Gang 1, Desa Sepande, Sidoarjo, Jawa Timur. Peserta yang menjadi target dari kegiatan pengabdian ini yaitu ibu-ibu kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 05 di Desa Sepande. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi pelatihan pembuatan Batik Ecoprint. Hasil dari kegiatan ini diharapkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan limbah dedaunan ataupun tanaman yang tidak digunakan sehingga menjadi lebih bermanfaat dan produktif. Manfaat lebih lanjut diharapkan dapat meningkatkan ekonomi melalui peningkatan penghasilan dari penjualan Batik Ecoprint.
Edukasi Revitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Bank Sampah Berbasis Komunitas dalam Upaya Mewujudkan Desa Sepande Asri Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Dhandy, Rahmat; Mutmainah, Dini Nafisatul; Wulandari, Sekar Ayu; Brillyantina, Septine; Asmunir, Asmunir; Nasrudin, Ahmad Nasri; Firnanda, Aprinda Dewi Yudian
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v4i2.5592

Abstract

Household waste has become a crucial issue that demands serious attention to preserve environmental sustainability. Every year, waste management programs are implemented to create a clean and healthy environment. One of the regions that has intensified its efforts in addressing this issue is Sidoarjo Regency, East Java. Among the areas facing challenges in waste management is Sepande Village, particularly RW 05 in Candi District. The primary issue in this village is the poor handling of waste from small-scale industries, such as tempe production, which often ends up on the streets, polluting the environment. To address this problem, educational efforts involving community participation are essential. These efforts aim to realize a clean and green Sepande Village through several strategic steps. First, household waste revitalization techniques are taught to residents to help them understand proper waste management methods. Second, the introduction of community- based waste banks provides an effective solution. Residents are trained to separate organic and inorganic waste and to record the collected recyclable waste. Through this community-based approach, Sepande Village is expected not only to become cleaner and healthier but also to inspire other villages to manage their waste independently and sustainably. Sampah rumah tangga menjadi isu penting yang memerlukan perhatian serius demi menjaga kelestarian lingkungan. Setiap tahun, program pengelolaan sampah terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Salah satu daerah yang semakin intens dalam mengatasi persoalan ini adalah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Di antara wilayah-wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah, Desa Sepande, khususnya RW 05 di Kecamatan Candi, menjadi sorotan. Masalah utama di desa ini adalah penanganan limbah industri kecil seperti pengolahan tempe yang belum tertata dengan baik, sehingga limbah sering berakhir di jalanan dan mencemari lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan upaya edukasi yang melibatkan partisipasi komunitas setempat. Edukasi ini bertujuan mewujudkan Desa Sepande Asri melalui beberapa langkah strategis. Pertama, teknik revitalisasi sampah rumah tangga diajarkan kepada masyarakat, agar mereka memahami cara mengelola sampah dengan bijak. Kedua, pengelolaan sampah berbasis bank sampah diperkenalkan sebagai solusi yang efektif. Masyarakat diajarkan cara memilah sampah organik dan anorganik, serta mencatat hasil pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang. Dengan pendekatan berbasis komunitas ini, diharapkan Desa Sepande tidak hanya menjadi lebih bersih dan sehat, tetapi juga dapat menginspirasi desa-desa lain untuk mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
DjunkGo: A Mobile Application for Trash Classification with VGG16 Algorithm Wulandari, Sekar Ayu; Ma’ruf, Muhammad; Priyatno, Aditya Rachman; Halimun, Naomi; Abdulah, Zeni Malik; Amartiwi, Utih
GMPI Conference Series Vol 2 (2023): 4th International Conference of Integrated Intellectual Community (ICONIC)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.372 KB) | DOI: 10.53889/gmpics.v2.175

Abstract

Garbage is one of the big problems in many countries including Indonesia. A bad waste management and low awareness of people participating in sorting the trash are 2 obstacles that we face in daily life. However, if we can ask them to sort the trash properly, they will not only help the waste collector, but also improve the waste management in the country. That encourages us to develop a mobile application that helps people to identify the type of the trash they have so that they can sort it by themselves. This application applies image processing and VGG16 algorithm to identify the trash with accuracy 90%. Furthermore, this application also links them to an appropriate agency that can recycle their trash based on its type. Therefore, the waste sorting process will be easier and recycling is also faster.
Komparasi Metode Peramalan Harga Daging Ayam Broiler Di Kabupaten Banyuwangi Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation dan Model Multiplicative Holt-Winters Ahmad Haris Hasanudin Slamet; Rabbani Ischak; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina
Paradigma Agribisnis Vol 4 No 2 (2022): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.6788

Abstract

ABSTRAKHarga daging ayam broiler di Banyuwangi merepresentasikan data ekonomi yang memiliki fluktuasi musiman dengan variasi tidak konstan dan pola trend. Fluktuasi harga daging ayam broiler menjadi permasalahan dalam tingkat konsumsi daging ayam. Peramalan harga merupakan salah satu cara yang cara yang penting dalam menangani fluktuasi harga. Peneltian ini menggunakan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah harga daging ayam broiler di Kabupaten Banyuwangi dalam kurun waktu 2014-2017. Hasil uji menggunakan metode jaringan syarat tiruan didapatkan nilai terbaik yaitu 12-10-1 (12 neuron input, 10 neuron hidden layer, 1 neuron output. Nilai n MAPE yang diperoleh sebesar 18,016 %. Selanjutnya, model Multiplicative Holt-Winters dengan tiga komponen parameter penghalusan, dimana komponen irregular-nya akan dihilangkan. Sehingga peramalan periode mendatang hanya dipengaruhi oleh konstanta level (  = 0,9989), komponen trend (  = 0,0056), dan musiman (  = 0,0008), pada periode ke-12 musiman sebelumnya. Akurasi peramalan menunjukkan bahwa model Multiplicative Holt-Winters dapat meminimalkan persentase kesalahan peramalan dengan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 12,63%, lebih baik dibandingkan Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation. Peramalan harga sangat penting dilakukan baik oleh industri peternakan maupun industri pengolah daging ayam. Peramalan harga yang tepat dapat dijadikan industri peternakan dan industri pengolah daging ayam untuk mengoptimalkan alokasi sumber daya sehingga dapat meningkatkan pendapatan. Kata Kunci: Backpropagation, Peramalan, Multiplicative Holt-Winters
Pemetaan Produksi Beras d Kabupaten Lamongan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Wulandari, Sekar Ayu; Dhandy, Rahmat; Brillyantina, Septine; Rizqullah, Rafly
Jurnal Manajemen Agribisnis dan Agroindustri Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jmaa.v3i1.68

Abstract

Lamongan Regency is known as one of the largest rice producers in East Java with a contribution of 8.76 percent to total rice production in East Java. The use of computer-based technology really supports planning, one of which is mapping. The aim of this research is to map rice production in Lamongan Regency using Geographic Information System (GIS) technology. This research uses spatial data in the form of administrative maps of Lamongan Regency in 2017, sea depth maps in 2018 and rice production data in Lamongan Regency in 2017 and 2019. The results of the research show that rice production in Lamongan Regency is not much different in 2017 and 2019. There are fluctuations in rice production in each sub-district. The largest rice production is in Sugio District while the smallest production is in Paciran District. Factors that influence rice production include the area of ​​rice fields, land characteristics, and Lamongan Regency Government policies. Based on spatial analysis with maps, the largest rice production is in Sugio District because it is lowland with a high level of fertility and has the largest area of ​​rice fields. Meanwhile, the lowest rice production is in the Brondong, Paciran, Solokuro, Kalitengah and Deket sub-districts because the limestone mountains are rocky and areas prone to flooding and have limited rice fields. Apart from that, Paciran, Solokuro and Brondong sub-districts are more prioritized in developing the industrial, tourism and trade sectors
Prasasti Talang Tuo: Jejak Pelestarian Alam dalam Sejarah Sriwijaya Wulandari, Sekar Ayu; Yusuf, Hudaidah
Jurnal Pattingalloang Vol 12, No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pattingalloang.v12i1.71508

Abstract

 Prasasti Talang Tuo merupakan salah satu prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan di daerah Talang Tuo (sekarang dikenal dengan Talang Kelapa) pada tahun 1920 oleh pejabat Inggris, LC Westenegh. Artikel ini akan membahas mengenai Prasasti Talang Tuo sebagai bukti jejak peradaban Sriwijaya dalam sejarah nusantara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari 4 tahap yaitu heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Dalam prasasti ini, Dapunta Hyang Sri Jayanasa menegaskan bahwa taman tersebut harus dipelihara demi kebahagiaan semua makhluk hidup, mencerminkan pandangan hidup yang berakar kuat pada ajaran Buddha.Kata Kunci: Prasasti Talang Tuo, Pelestarian Alam, Sejarah Sriwijaya Abstract The Talang Tuo inscription is one of the relics of the Srivijaya Empire that was discovered in the Talang Tuo area (now known as Talang Kelapa) in 1920 by a British official, LC Westenegh. This article will discuss the Talang Tuo inscription as evidence of Sriwijaya civilisation in the history of the archipelago. This research uses the historical research method which consists of 4 stages, namely heuristics, criticism, interpretation and historiography. In this inscription, Dapunta Hyang Sri Jayanasa asserted that the garden should be maintained for the happiness of all living beings, reflecting a view of life deeply rooted in Buddhism.Keywords: Talang Tuo Inscription, Nature Preservation, Srivijaya HistoryTranslated with DeepL.com (free version)
PROSPECTS AND POTENTIAL FOR THE ESTABLISHMENT OF AGROMART AT THE JEMBER STATE POLYTECHNIC PSDKU SIDOARJO Wulandari, Sekar Ayu; Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Brillyantina, Septine; Mutmainah, Dini Nafisatul; Dhandy, Rahmat
Bina Bangsa International Journal of Business and Management Vol. 5 No. 1 (2025): Bina Bangsa International Journal of Business and Management
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/bbijbm.v5i1.115

Abstract

Agromart is an effort to utilize local potential in Sidoarjo Regency as a form of Teaching Factory (TEFA) at the Jember State Polytechnic PSDKU Sidoarjo. Agromart is also a means of learning for students through activities in business processes, ranging from product planning, operational management, and marketing to financial management. This research aims to plan the development of the Agromart business at the Jember State Polytechnic PSDKU Sidoarjo. This study employs a quantitative descriptive approach, utilizing primary and secondary data sources. The analysis methods used in this study include the Business Model Canvas (BMC) and SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analyses. The study results show that Agromart business has product type and quality advantages. The products offered are quality items that emphasize the local wisdom of Sidoarjo Regency. The SWOT analysis results show that Agromart business is in quadrant one. This quadrant indicates that the business is in a position of strong internal strength and has excellent external opportunities. So, a suitable strategy is to use strength to take advantage of opportunities.
PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEMPE BERDASARKAN PERAMALAN TIME SERIES DI RUMAH TEMPE PAK PON SIDOARJO Farikha Auliza; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/63jxgq84

Abstract

Tempe merupakan olahan kedelai yang tinggi protein nabati, serat pangan, dan isoflavon yang populer di Indonesia. Konsumsi tempe dipengaruhi oleh fluktuasi harga dan ketersediaan kedelai yang sering menyebabkan ketidakseimbangan antara persediaan dan permintaan. Rumah Tempe Pak Pon menghadapi permasalahan dalam perencanaan persediaan material produksi akibat metode pembelian harian yang kurang efisien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perencanaan persediaan bahan baku tempe dengan implementasi metode Material Requirements Planning (MRP) menggunakan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Data permintaan selama 24 bulan dianalisis menggunakan metode Time Series melalui teknik peramalan Single Exponential Smoothing (SES). Selanjutnya, teknik Lot for Lot (LFL) dan Economic Order Quantity (EOQ) diaplikasikan untuk menentukan kuantitas pembelian optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SES dengan konstanta α 0,1 memberikan tingkat error terendah. Implementasi MRP dengan pendekatan EOQ mampu menekankan biaya persediaan terendah sebesar 69,5% sehingga lebih efisien dibandingkan LFL. Oleh karena itu, EOQ dinilai sebagai metode terbaik untuk meningkatkan efisiensi perencanaan persediaan di Rumah Tempe Pak Pon.
Development of an Aquabalance Android Application for Real-Time Monitoring ofWater Temperature and pH in Greenhouses Mochammad Rifki Ulil Albaab; Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Muhammad Haris Suhud; Rasyidah Aisy Ariyanto
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 9 No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Kadiri University - Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v9i2.6202

Abstract

The rapid development of technology has significantly impacted the agricultural sector, particularly in optimising farming activities in restricted spaces like greenhouses. Monitoring environmental parameters such as water temperature and pH is crucial for successful plant cultivation. This research aims to develop an Android application, Aquabalance, for real-time monitoring of water temperature and pH levels in a greenhouse to improve efficiency and minimise the need for manual monitoring. The system integrates Arduino UNO, ESP8266, DHT22 temperature sensor, and a water pH sensor, achieving accuracy levels of ±0.5°C for temperature and ±0.1 pH for water. The development process utilised the Scrum method, ensuring flexibility and user-centric design. Testing was conducted with two participants—a farmer and a researcher—who assessed key functionalities such as registration, login, and data retrieval. The Android application performed with a 95% success rate, with an average response time of 2–3 seconds for real-time data display. User satisfaction was evaluated on a 1-5 scale, with an average score of 4.7 for usability, navigation, and performance. The results indicate that Aquabalance effectively facilitates greenhouse monitoring, providing real-time, remote access to essential environmental data, ultimately enhancing greenhouse management and reducing time spent on manual monitoring tasks.