Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Nursing Innovation

Perawatan Luka dengan Madu dalam Penyembuhan Luka Diabetikum pada Pasien Diabetes Melitus Khumaidi Khumaidi; Lyvia Fitra; Isnayati Isnayati
Journal of Nursing Innovation Vol 1 No 1 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.522 KB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang prevalensinya terus mengalami peningkatan baik di negara berkembang maupun di negara maju. Perawatan luka diabetes dapat dilakukan dengan menggunakan pengobatan herbal salah satunya dengan menggunakan madu. Tujuan: Pada penulisan ini bertujuan untuk mengetahui perawatan luka diabetes dengan madu dalam upaya penyembuhan luka pada pasien diabetes melitus di Indonesia Metode: Lima penelitian terkait perawatan madu di Indonesia pada luka diabetes dipilih dalam literature review ini . Hasil: Studi literature ini menunjukan bahwa melakukan perawatan luka diabetes dengan madu dapat mempercepat penyembuhan luka diabetes. Kesimpulan: Perawatan luka dengan madu dapat dijadikan salah satu perawatan luka untuk pasien dengan luka diabetes.
Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) untuk Skrining Depresi pada Orang dengan HIV Positif: Validitas dan Reliabilitas Instrumen Khumaidi Khumaidi; Sri Yona; Liya Arista; Siti Nurlaelah
Journal of Nursing Innovation Vol 2 No 1 (2023): Journal of Nursing Innovation
Publisher : Infermia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.487 KB)

Abstract

Pendahuluan: HIV/AIDS adalah penyakit kronis yang mengancam jiwa yang dapat berdampak terhadap munculnya masalah pada kesehatan mental salah satunya adalah depresi. Oleh karena itu penting bagi perawat untuk mendeteksi depresi pada orang-orang dengan HIV. PHQ-9 adalah salah satu instrumen yang  dapat digunakan untuk mengskrining depresi pada orang dengan HIV. Tujuan: Untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen PHQ-9 dalam menskrining depresi pada pasien yang terdiagnosa HIV. Metode : Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen PHQ-9 memiliki item correlation 0,508 sampai 0,907 yang berarti valid dan nilai Cronbach alpha = 0,936 yang berarti reliabel. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa PHQ-9 memiliki nilai validitas dan reliabilitas yang baik dalam menilai depresi pada orang dengan HIV.