Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Formulasi Dan Uji Efektivitas Sediaan Patch Ekstrak Etanol 96% Daun Pandan Wangi (Pandanus Amarillyfolius Roxb.) Sebagai Repellent Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti Laila Muarifah; Hasriyani Hasriyani; Fahrudin Arif
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3307

Abstract

Repellent patch adalah salah satu inovasi sediaan repellent penolak nyamuk dalam bentuk stiker atau tempelan, yang dapat ditempelkan pada pakaian atau kulit. Produk repellent umumnya mengandung senyawa kimia DEET (N,N-diethyl-meta-toluamide) yang tidak baik bagi kesehatan, sehingga diperlukan alternatif lain yang lebih aman namun tetap efektif. Salah satu tanaman yang memiliki efek repellent adalah daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.). Daun pandan wangi di esktraksi menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Ekstrak yang didapatkan di uji skrining fitokimia senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan di formulasikan dalam bentuk sediaan patch dengan variasi konsentrasi 25%, 30%, dan 35%. Sediaan patch yang dihasilkan diuji efektivitasnya terhadap nyamuk dan dievaluasi fisik sediaan meliputi uji organoleptis, pH, keseragaman bobot, ketebalan patch, kelembaban, dan daya tahan lipat. Hasil penelitian menunjukkan semua formula telah memenuhi paramenter mutu fisik. Patch dengan konsentrasi 35% memiliki daya tolak tertinggi sebesar 67,11% pada menit ke-10. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada uji keseragaman bobot dan daya tahan lipat (P < 0,05), sementara pada uji kelembaban tidak terdapat perbedaan signifikan yaitu 0,405 (P > 0,05).
Pengaruh Basis Campuran Beeswax Dan Carnauba Wax Terhadap Sifat Fisik Dan Kadar SPF Pada Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Buah Murbei (Morus Alba L.) Nanda Arum Widya Warapsari; Hasriyani Hasriyani; Bintari Tri Sukoharjanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3351

Abstract

Bibir merupakan area spesifik pada kulit yang membutuhkan pelembab yang memadai. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan produk yang dirancang untuk melindungi dan menjaga kesehatan bibir dari paparan sinar matahari, termasuk tabir surya atau bentuk perlindungan matahari lainnya. Sinar ultraviolet (UV) bertindak sebagai radikal bebas yang berkontribusi terhadap pigmentasi kulit bibir, yang mengakibatkan bibir menjadi gelap dan pecah-pecah. Penggunaan tabir surya dalam bentuk Lip balm dapat secara efektif mencegah pigmentasi bibir. Antosianin yang ada dalam buah murbei dapat berfungsi sebagai pewarna merah keunguan alami, yang dipengaruhi oleh formulasi spesifik ekstrak buah murbei yang digunakan. Karakteristik ini bermanfaat karena sifat antioksidannya dan kemampuannya untuk menangkal radikal bebas. Lip balm berfungsi sebagai produk kosmetik yang dirancang untuk mengurangi kekeringan dan melindungi bibir dari paparan radiasi sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti formulasi ekstrak buah murbei sebagai sediaan Lip balm. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan karakteristik formulasi Lip balm yang menggunakan basis carnauba wax pada konsentrasi 15%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Selain itu, penelitian ini juga menilai apakah formula Lip balm tersebut menunjukkan aktivitas sebagai faktor perlindungan matahari (SPF). Metode penelitian ini menggunakan studi eksperimental dengan menggunakan desain One way Anova satu arah. Formulasi ekstrak buah murbei melibatkan pembuatan empat formula yang berbeda, diikuti dengan proses evaluasi yang komprehensif. Hal ini termasuk melakukan uji organoleptik, menilai homogenitas, mengukur tingkat pH, menguji daya oles, dan mengevaluasi aktivitas SPF.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Lip Balm Kombinasi Ekstrak Bunga Mawar (Rosa Sp.) Dengan Minyak Biji Anggur (Vitis Vinifera) Desy Dewi Purbaningrom; Hasriyani Hasriyani; Muhamad Khudzaifi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lip balm yang menggabungkan keduanya, untuk menciptakan produk yang aman dan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan formula lip balm dengan kombinasi ekstrak bunga mawar dan minyak biji anggur serta mengevaluasi efektivitasnya dalam menjaga kelembapan, melindungi, dan menutrisi bibir. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji stabilitas dan kenyamanan produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen formulasi. Beberapa variasi komposisi bunga mawar 5%, 7%, 9% dan minyak biji anggur 5%,10%, 15% diuji untuk mendapatkan formula lip balm yang optimal. Evaluasi dilakukan melalui pengujian fisik (Organoleptis, pH), uji homogenitas, uji daya lekat, uji hedonik dan uji Iritasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksperimental dalam formulasi dan evaluasi sediaan lip balm. Hasil penelitian menunjukkan pada F1 dengan konsentrasi bunga mawar 5% dan minyak biji anggur dengan konsentrasi 5%, F2, dengan konsentrasi bunga mawar 7% dan minyak biji anggur dengan konsentrasi 10%, F3 dengan konsentrasi bunga mawar 9% dan minyak biji anggur dengan konsentrasi 15%, telah memenuhi persyaratan uji pH, homogenitas, uji organoleptik, daya lekat, kesukaan dan uji iritasi. Dapat disimpulkan Ekstrak Bunga Mawar (Rosa hybrida) dan Minyak Biji Anggur (Vitis vinifera) dapat di formulasikan ke dalam sediaan lip balm. Perbedaan variasi konsentrasi dapat berpengaruh pada bentuk fisik dan warna sediaan lip balm. F3 terlihat lebih lembek dari pada sediaan F1 dan F2.