Claim Missing Document
Check
Articles

RENCANA STRATEGI SISTEM INFORMASI PEMASARAN MENGGUNAKAN CRITICAL SUCCESS FACTOR PADA DEPARTEMEN PEMASARAN DI HOTEL XYZ BANDUNG KURNIASIH, SRI; Putri, Syafna Mayshanda; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Teknologi Informasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : INSTITUT DIGITAL EKONOMI LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel merupakan salah satu bentuk akomodasi yang dikelola secara komersial dengan menyediakan jasa penginapan dan fasilitas lainnya. Namun saat ini keberadaan hotel sudah berkembang sebagai kebutuhan lainnya seperti terdapat tempat hiburan, meeting room, kegiatan sosial, olahraga dan lainnya. Hotel XYZ merupakan hotel bintang empat yang sudah berdiri sejak 1995. Meskipun sudah berdiri sejak lama, tetapi masih terdapat permasalahan seperti belum optimalnya fungsi teknologi dan sistem informasi dalam mendukung kegiatan proses bisnis hotel dan manfaat SI sebagai alat strategis dalam mendukung keputusan. Kini, Hotel XYZ perlu merencanakan strategi SI/TI yang bisa mengintegrasikan beberapa divisi yang ada dalam memenuhi kebutuhan proses bisnisnya sehingga diharapkan mampu membantu pihak hotel dalam memenuhi kebutuhan informasi dan kemudahan dalam bisnis nya. Rencana strategi SI/TI yang peneliti lakukan, terdapat pada divisi pemasaran menggunakan Critical Success Factor (CSF). Hasil penelitian ini adalah rumusan CSF strategis sistem informasi yang mengacu pada rencana bisnis organisasi Hotel XYZ, berdasarkan data yang diperoleh melalui analisis yang digunakan serta melibatkan seluruh komponen organisasi. Dengan tujuan agar sistem informasi dapat digunakan sebagai salah satu alat pendukung keberhasilan Hotel XYZ dan mampu mengatasi permasalahan yang ada di Hotel XYZ diantaranya dalam memperluas kerja sama dengan mitra dan melakukan promosi secara luas serta usulan beberapa portofolio aplikasi sebagai rencana pengembangaan SI/TI.
Improving Market Access for Leather SMEs through Marketplace and Franchise Training Wahyu Nurjaya WK; Hamidah; Muhtarudin; Maisa Azizah Asmara
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v8i1.5557

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the leather and snack processing sector in Garut Regency play an important role in the Indonesian economy, especially in creating jobs and supporting regional economic growth. However, these MSMEs face challenges such as limited market access and minimal knowledge of digital marketing and franchise business models, which impact their competitiveness. This community service program aims to empower leather and snack MSMEs by training them to utilize marketplace platforms and introducing franchise models to expand their market access. The main target is to help MSMEs under the auspices of CV. Eka Jaya Mandiri Putra in Garut by increasing their marketing capacity and expanding their reach through digital technology. The program includes needs assessment, digital marketing and marketplace training on platforms such as Tokopedia and Shopee, and guidance on franchise models as a sustainable growth strategy. Participants are trained to create accounts, optimize online stores, and analyze market trends to increase visibility and sales. In addition, they receive instructions on the concept, benefits, and risks of franchising. By improving digital skills and franchise knowledge, MSMEs are expected to be able to manage online accounts independently, expand market access, and reduce capital constraints. This initiative supports local economic growth by creating a more inclusive and competitive business ecosystem. Ultimately, this training aims to address market access limitations, helping MSMEs in Garut increase income, improve competitiveness, and thrive in an increasingly digital economy, with sustainable benefits for the local economy.
Pelatihan dan Pendampingan Pembukuan Keuangan Digital Menggunakan Aplikasi YouTap POS pada the Pituin Coffee House Irsan Herlandi Putra; Hamidah Hamidah; Junaedi Abdillah; Muhtarudin Muhtarudin
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v3i1.1290

Abstract

Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) have an important role in the Indonesian economy, but many business actors still face challenges in systematic and transparent financial records. The Pituin Coffee House, as one of the MSMEs in the culinary sector, faces obstacles in managing bookkeeping effectively. Therefore, digital financial bookkeeping training and assistance are carried out using the YouTap POS application to improve the efficiency and accuracy of financial records. The methods used in this activity include training sessions, hands-on practice, and intensive mentoring to ensure optimal understanding and implementation. The results of this program show that the use of the YouTap POS application is able to improve financial management skills, make it easier to monitor transactions, and support better business decision-making. With the digitization of bookkeeping, it is hoped that MSMEs such as The Pituin Coffee House can be more developed and competitive in the digital era.
Pemberdayaan UMKM Body Brush Subang Melalui Pemanfaatan Mesin Serat Nanas untuk Ekspor Berkualitas Serevina, Vina; Nasbey, Hady; Humaidi, Humaidi; Ibansari, Judhit; Maulana, Diki; Asyrafy Yacobi, Muhammad Abrar; Rahma Fadilla, Nessa; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6394

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Body Brush Subang menghadapi hambatan serius dalam mempertahankan kapasitas produksinya akibat rusaknya mesin serat nenas, serta minimnya pengetahuan teknis dalam perawatan dan perbaikan mesin. Kondisi ini menyebabkan penurunan pendapatan dan tertundanya peluang ekspor ke pasar internasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui perbaikan dan pemanfaatan kembali mesin serat nenas berbasis teknologi tepat guna serta peningkatan kapasitas manajerial dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan action research melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi UMKM Body Brush Subang, dari 100gram serat nenas basah per hari (secara manual) menjadi 640gram serat nenas basah per hari (dengan mesin decorticator). Selain itu, mitra juga berhasil mengadopsi manajemen usaha sederhana serta memasarkan produk melalui platform digital secara mandiri. Dampak jangka panjangnya mencakup peningkatan daya saing, efisiensi produksi, dan peluang ekspor berkelanjutan berbasis bahan baku lokal. Peningkatan kapasitas produksi ini menghasilkan gain relatif sebesar 540%, yang tergolong dalam kategori tinggi. Kegiatan ini tidak hanya memulihkan kinerja usaha, tetapi juga mendorong kemandirian UMKM sebagai model pemberdayaan yang dapat direplikasi di daerah lain.
Pelatihan Media Pembelajaran Fisika Berbasis STEM Menggunakan Phet Simulation untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa Serevina, Vina; Nasbey, Hady; Fitri, Upik Rahma; Maulana, Diki; Kamal, Roihan Najah; Fadilla, Nessa Rahma; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh mitra di SMAN 1 Cibingbin adalah rendahnya kemampuan literasi dan numerasi siswa pada materi teori kinetik gas, serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi seperti Physics Education Technology (PhET) Simulation. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa dalam menggunakan PhET Simulation sebagai media pembelajaran fisika berbasis STEM, serta untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan pelatihan interaktif, diawali dengan pre-test, pemberian materi, simulasi PhET, dan diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan literasi siswa dari nilai rata-rata 53,91 menjadi 57,17 dan numerasi dari 24,68 menjadi 31,48. Peningkatan pada numerasi (6,80) lebih tinggi dibandingkan literasi (3,36), yang menunjukkan bahwa penggunaan PhET Simulation lebih efektif dalam meningkatkan numerasi siswa. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan media digital dan pendekatan pembelajaran berbasis STEM. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pemerataan kualitas pendidikan di daerah 3T serta mendukung pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui partisipasi aktif mahasiswa.
PROSEDUR PERHITUNGAN DAN PENETAPAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 ATAS PENGHASILAN PEGAWAI TETAP DI PT PANDU LESTARI Studi Kasus : PT PANDU LESTARI BANDUNG Muhtarudin, Muhtarudin; Utama, Itim Putri; Anggraeni, Imas
Jurnal Digitalisasi Akuntansi Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Digitalisasi Akuntansi
Publisher : LPPM IDE LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah Pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh seorang Wajib Pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa perhitungan dan penetapan Pajak Penghasilan Pasal 21 yang telah dilakukan oleh PT. PANDU LESTARI. Latar belakang penelitian ini yaitu untuk menghindari timbulnya penambahan biaya akibat dari kesalahan atau keterlambatan dalam memperhitungkan pemotongan atau pelaporan Pajak Penghasilan karyawan dengan membuat aplikasi untuk mempermudah perhitungan PPh pasal 21. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Teknik pengumpulan data yang dilakukan untuk penelitian ini adalah studi lapangan dengan mengunjungi langsung perusahaan dan melakukan praktik kerja lapngan selama dua bulan serta melakukan wawancara kepada karyawan untuk mendapatkan data-data dan informasi yang dibutuhkan untuk penelitian ini, selain itu dilakukan juga studi pustaka yaitu penelitian dilakukan dengan cara membaca dan mempelajari referensi yang berkaitan dengan perpajakan khususnya pajak penghasilan pasal 21 dan juga melakukan studi dokumentasi dengan menyusun data yang telah diperoleh berdasarkan dokumen dan formulir yang berhubungan dengan perhitungan pajak penghasilan pasal 21. PANDU LESTARI adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri publishing dan printing buku-buku perguruan tinggi. Perusahaan ini berlokasi di Bandung dan memiliki 54 Karyawan yang terdiri dari pegawai tetap, pegawai harian dan pegawai borongan. Sebagai pihak pemberi kerja PT PANDU LESTARI berhak melakukan pemotongan pajak penghasilan pasal 21 terhadap seluruh pegawai. PT PANDU LESTARI melakukan perhitungan PPh Pasal 21 sesuai dengan ketentuan perpajakan, tetapi masih dilakukan dengan cara yang sederhana sehingga memungkinkan terjadinya kesalahan dalam perhitungan. Perhitungan pajak pada umumnya mengacu kepada Undang-undang perpajakan dan peraturan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak.
PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI DIGITAL TERHADAP KINERJA UMKM DI INDONESIA: PENDEKATAN TEORI TOE (TECHNOLOGY- ORGANIZATION- ENVIRONMENT) Fitriyana, Wina Nur; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Digitalisasi Akuntansi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Digitalisasi Akuntansi
Publisher : LPPM IDE LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menjadi kebutuhan penting dan mendesak bagi UMKM di Indonesia, khususnya dalam mengelola laporan keuangan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan akuntansi digital terhadap kinerja UMKM melalui pendekatan teori Technology-Organization-Environment (TOE). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksplanatori dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada UMKM yang telah menggunakan aplikasi akuntansi minimal enam bulan. Data dianalisis menggunakan regresi berganda dan SEM-PLS. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa faktor teknologi, organisasi, dan lingkungan berpengaruh signifikan terhadap adopsi akuntansi digital, yang dapat berdampak positif pada kinerja UMKM. Temuan ini memperkaya literatur adopsi teknologi di sektor UMKM dan memberikan rekomendasi praktis bagi pelaku usaha serta pembuat kebijakan dalam merancang strategi digitalisasikeuangan yang efektif. Batasan penelitian mencakup ruang lingkup responden yang terbatas pada UMKM pengguna aplikasi akuntansi digital selama minimal enam bulan, serta fokus pada analisis kuantitatif tanpa mempertimbangkan factor kualitatif mendalam seperti persepsi atau hambatan individual dalam adopsi teknologi.
Optimalisasi Peran BPD dalam Meningkatkan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa di Tanjung Aur Saputri, Haryanti Ana; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Digitalisasi Akuntansi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Digitalisasi Akuntansi
Publisher : LPPM IDE LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Desa Tanjung Aur, Bengkulu Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan wawancara tertulis. Wawancara mendalam dilakukan dengan 11 partisipan yang dipilih secara purposive, meliputi Ketua BPD, tiga anggota BPD yang mewakili berbagai bidang, Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan satu Fasilitator Lokal desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD belum berjalan efektif karena keterbatasan kemampuan anggota dalam memahami aspek teknis pengelolaan keuangan, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurangnya transparansi dan sanksi formal. Dominasi pemerintah desa dalam perencanaan dan pengawasan menyebabkan BPD cenderung formalistik. Saran yang disampaikan antara lain adalah peningkatan kapasitas BPD melalui pelatihan, peningkatan transparansi dengan menerbitkan laporan keuangan, pembentukan forum pemantauan partisipatif, dan pembentukan peraturan desa (Perdes). Dengan terlaksananya saran-saran tersebut, diharapkan BPD dapat menjalankan tugasnya secara efektif guna menjamin akuntabilitas pengelolaan Dana Desa.
MENGATASI KESENJANGAN KEUANGAN UNTUK MENGEVALUASI KINERJA ARUS KAS, MENGIDENTIFIKASI SUMBER-SUMBER PEMBOROSAN, DAN MENGEMBANGKAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN LIKUIDITAS PADA PERUSAHAAN PT ADHI KARYA (PERSERO) Tbk Sentosa, Hilda Riyani; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Digitalisasi Akuntansi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Digitalisasi Akuntansi
Publisher : LPPM IDE LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membahas tentang bagaimana mengatasi kesenjangan keuangan untuk mengevaluasi kinerja arus kas pada perusahaan PT ADHI KARYA (PERSERO) Tbk. Kesenjangan keuangan dapat mengganggu analisis kinerja arus kas, sehingga perlu diatasi. Analisis laporan keuangan, termasuk laporan arus kas, merupakan alat penting untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan dan membantu manajemen dalam pengambilan keputusan. Kesenjangan keuangan bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti kesalahan perhitungan, data yang tidak lengkap, atau perbedaan metode penilaian. Kesenjangan ini dapat mengacaukan analisis arus kas dan memberikan gambaran yang tidak akurat tentang kinerja keuangan perusahaan. Analisis laporan keuangan, terutama laporan arus kas, sangat penting untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, mengidentifikasi masalah, dan membuat keputusan yang tepat. Manfaat Analisis Laporan Arus Kas perusahaan yakni membantu manajemen dalam menilai kinerja perusahaan, menunjukkan bagaimana perusahaan mengelola arus kasnya, memberikan indikasi tentang profitabilitas, likuiditas, dan kesehatan keuangan secara keseluruhan. Sedangkan cara mengatasi Kesenjangan Keuangan pada perusahaan diperlukan langkah-langkah berikut menggunakan metode analisis yang tepat dan konsisten, memastikan data yang digunakan akurat dan lengkap, menganalisis penyebab kesenjangan dan mengambil tindakan korektif, menggunakan rasio keuangan untuk membandingkan kinerja perusahaan dengan perusahaan lain atau dengan periode sebelumnya. Perusahaan mengalami penurunan arus kas namun tidak terlalu signifikan sehingga masih tergolong konstan. Analisis laporan keuangan dan arus kas dapat membantu mengidentifikasi penyebabnya, seperti penurunan penjualan, peningkatan biaya, atau penundaan pembayaran oleh pelanggan. Dengan mengidentifikasi penyebabnya, manajemen dapat mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kinerja arus kas, seperti meningkatkan penjualan, mengontrol biaya, atau menagih piutang lebih cepat. Dengan mengatasi kesenjangan keuangan dan melakukan analisis laporan keuangan yang cermat, perusahaan dapat mengevaluasi kinerja arus kas dengan lebih akurat dan membuat keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan kinerja keuangan secara keseluruhan.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN GRESIK TAHUN ANGGARAN 2020-2024 Nikmah, Namariq Nurul; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Digitalisasi Akuntansi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Digitalisasi Akuntansi
Publisher : LPPM IDE LPKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Gresik selama periode tahun anggaran 2020 hingga 2024 dengan menggunakan pendekatan analisis rasio keuangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang diperoleh dari BPPKAD Kabupaten Gresik. Rasio-rasio yang dianalisis meliputi rasio kemandirian keuangan daerah, rasio ketergantungan keuangan, rasio desentralisasi fiskal, rasio efektivitas, rasio efisiensi, serta tingkat pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio kemandirian keuangan Kabupaten Gresik berada dalam kategori “sangat kurang” sepanjang periode lima tahun, dengan rata-rata sebesar 75,77%. Hal ini menunjukkan tingginya ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Rasio ketergantungan keuangan juga tergolong “sangat tinggi”, dengan rata-rata sebesar 87,50%, yang memperkuat indikasi keterbatasan kapasitas pembiayaan mandiri oleh pemerintah daerah. Sementara itu, tingkat desentralisasi fiskal berada dalam kategori “cukup”, dengan rata-rata 39,23%. Rasio efektivitas menunjukkan hasil yang berfluktuasi dari tahun ke tahun, dengan rata-rata 82,53% yang termasuk dalam kategori “cukup efektif”. Di sisi lain, rasio efisiensi menunjukkan ketidakefisienan yang konsisten, dengan rata-rata sebesar 128,33%, yang menandakan bahwa pengeluaran daerah cenderung melebihi pendapatan yang direalisasikan. Meskipun terdapat pertumbuhan PAD secara umum, terjadi penurunan pada tahun 2023 yang mengindikasikan perlunya strategi peningkatan pendapatan daerah yang lebih berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Gresik masih memerlukan perbaikan, terutama dalam hal perencanaan anggaran, efisiensi belanja, dan optimalisasi potensi sumber daya lokal. Upaya peningkatan kapasitas fiskal daerah, penguatan kelembagaan, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran perlu ditingkatkan agar kinerja keuangan pemerintah daerah dapat berjalan lebih mandiri dan efektif di masa mendatang.