Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Suplementasi Temu Ireng (Curcuma Aeruginosa) Dalam Ransum Terhadap Kecernaan Bahan Kering Dan Kecernaan Bahan Organik Pada Kambing Jawarandu Jantan FAIZ, HARUN; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.140-148

Abstract

This study aims to determine the effect of providing ginger ireng supplementation on dry matter digestibility and organic matter digestibility of male Jawarandu goats. This research was carried out in April 2024 - May 2024 at the Margo Lembu cage, Adijaya, Central Lampung. This research was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 3 replications, using 12 male Jawarandu goats. The treatments used were P0: 100% basal ration, P1: 100% basal ration + 750mg temu ireng /head/day, P2: 100% basal ration + 1,500 mg temu ireng/head/day and P3: 100% basal ration + 2,250 mg ireng meeting/tail/day. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). Results of research on the effectiveness of supplementation of temu ireng (cucurma aeruginosa) in rations on dry matter digestibility (P0: 79.42%, P1: 80.98%, P2: 84.94% and P3: 83.34%) and organic matter digestibility ( P0: 73.41%, P1: 76.57 %, P2: 82.38% and P3: 78.43%). The conclusion of this study was that the treatment of curcuma ireng supplementation had no significant effect (P>0.05) on the digestibility of dry matter and the digestibility of organic matter. P2 treatment on dry matter digestibility and organic matter digestibility with the addition of a 1,500mg dose of temu ireng was the best treatment compared to other treatments because it was able to increase dry matter digestibility and organic matter digestibility of male Jawarandu goats.
Pengaruh Suplementasi Temu Ireng (Curcuma aeruginosa) dalam Konsentrat terhadap Total Leukosit dan Deferensial Leukosit pada Darah Kambing Jawarandu Mariska, Refi; Siswanto, Siswanto; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Februari 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.1.102-114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas suplementasi temu ireng (Curcuma aeruginosa) dan untuk mengetahui level terbaik suplementasi temu ireng (Curcuma aeruginosa) pada ransum terhadap total leukosit dan diferensial leukosit kambing Jawa Randu.. Penelitian ini dilakukan pada Maret – Mei 2024 yang berlokasi peternakan kambing Desa Adi Jaya, Kecamatan Terbangi Besar, Kabupaten Lampung Tengah. Pemeriksaan total leukosit, dan diferensial leukosit yang dilaksanakan di Rumah Sakit Hewan Prof. Soeparwi, Fakultas Kedokteran Hewan, Unversitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: Konsentrat; P1: Konsentrat + 750 mg/hari/ekor Temu ireng (Curcuma aeruginosa); P2: Konsentrat + 1.500 mg/hari/ekor Temu ireng (Curcuma aeruginosa); P3: Konsentrat + 2.250 mg /hari/ekor Temu ireng (Curcuma aeruginosa). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of variance (ANOVA). Apabila terdapat beda nyata antar perlakuan maka analisis akan dilanjutkan menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi temu ireng tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap total leukosit dan deferensial leukosit.
Pengaruh Suplementasi Alga Hijau terhadap Kecernaan Neutral Detergent Fiber dan Protein Kasar Ransum Sapi Potong Sutami, Rifqi Anwar; Muhtarudin, Muhtarudin; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.243-252

Abstract

Penelitian ini bertujuan unutk mengetahui pengaruh suplementasi rumput laut Eucheuma cottonii dalam ransum terhadap kecernaan Neutral Detergent Fiber dan proutein kasar pada sapi potong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2023-Desember 2023 di KPT Maju Sejahtera Lampung Selatan dan analisis proksimat dilakukan di Laboratorium Nutrisi Lab TIAP Serpong, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan, dengan menggunakan 18 ekor sapi potong lokal. Perlakuan yang diberikan yaitu P1; rumput pakchong + konsentrat (perbandingan 70%:30% BK pakan), P2; rumput pakchong + konsentrat (perbandingan 70% : 30% BK pakan) + rumput laut eucheuma cottonii (4% BK pakan) dan P3; rumput pakchong + konsentrat (perbandingan 70% : 30% BK pakan) + rumput laut Eucheuma cottonii (4% bk pakan) + biochar (0,05% BK pakan). Peubah yang diamati yaitu Kecernaan Neutral Detergent Fiber (KcNDF) dan Protein Kasar (KcPK). Pada perlakuan P3 menunjukkan hasil tidak berbeda nyata dari P1 dan P2 terhadap nilai kecernaan Neutral Detergent Fiber (KcNDF). Pada perlakuan P3 menunjukkan hasil tidak berbeda nyata juga P1 dan P2 terhadap kecernaan Protein Kasar (KcPK). Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa penambahan rumput laut dalam ransum sapi potong menghasilkan rata-rata daya cerna kecernaan Neutral Detergent Fiber tertinggi yaitu pada P3 sebesar 44,80%, P2 sebesar 43,58%, dan P1 sebesar 42,77%. Sedangkan pada protein kasar rata- rata daya cerna tertinggi yaitu P3 sebesar 64,40%, P2 sebesar 64,03%, dan P1 sebesar 61,58%.
Daya Dukung Limbah Tanaman Pangan Terhadap Pengembangan Ternak Sapi Potong Di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan Syah Khosi, Aghil; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.277-286

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui daya dukung ternak berdasarkan limbah tanaman pangan di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2024-Agustus 2024 bertempat di Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Metode yang digunakan adalah metode survey purposiv sampling. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait diantaranya Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Peternakan dan Dinas Pertanian. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Variabel yang diamati yaitu potensi hijauan alami, potensi bahan pakan limbah tanaman pangan, kapasitas tampung, indeks daya dukung. Hasil penelitian menunjukkan Kecamatan Baradatu memiliki populasi ternak sapi potong 2321,90 ST dengan potensi pakan 24372,10 ton (BK/thn) terdiri dari pakan alami (rumput) sebesar 1179,55 ton (BK/thn) dan limbah tanaman pangan (jerami) sebesar 23192,55 ton (BK/thn). Kapasitas tampung ternak mencapai 21379,04 ST, sehingga memiliki potensi pengembangan sapi potong sebesar 19057,14 ST. Nilai IDD di Kecamatan Baradatu adalah 14,57 dengan status aman artinya sapi potong dapat memanfaatkan sumberdaya pakan dari rumput alami dan limbah pertanian.
Pengaruh Pemberian Air Buah Kelapa Tua dengan Level yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum cv.Thailand) Alfriani, Try Hardianti; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Erwanto, Erwanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.412-421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian air buahkelapa tua dengan level yang berbeda terhadap tinggi tanaman, jumlahtunas, dan jumlah daun pada rumput pakchong (Pennisetumpurpureum cv. Thailand). Penelitian ini dilakukan pada bulanSeptember-Desember 2024 yang berlokasikan di Rumah KacaLaboratorium Lapangan Terpadu, Fakultas Pertanian, UniversitasLampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) dengan perlakuan 4 dan 5 ulangan. Adapun susunan perlakuandalam penelitian ini yaitu P0 : tanpa pemberian air buah kelapa tua(kontrol), P1 : pemberian air buah kelapa tua dengan konsentrasi 25%,P2 : pemberian air buah kelapa tua dengan konsentrasi 50%, P3 :pemberian air buah kelapa tua dengan konsentrasi 75%. Data yangdiperoleh akan dibuat dalam bentuk grafik untuk dianalisis secarastatistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakonsentrasi 25% memberikan respon rata-rata tinggi rumput pakchongyang cukup baik di umur 2 minggu hingga 7 minggu, dan konsentrasi50% memberikan respon yang cukup baik di umur 9 minggu hingga 11minggu. Pada jumlah tunas rumput pakchong, konsentrasi 25%memberikan respon yang cukup baik di minggu ke-10 (1,4 tunas) danminggu ke 11 (1,6 tunas). Pada jumlah daun rumput pakchong,konsentrasi 50% memberikan respon yang cukup baik di umur 2minggu hingga 9 minggu, sementara konsentrasi 75% memberikanrespon cukup baik di umur 10 minggu dan 11 minggu. Perbedaantersebut mengindikasikan kebutuhan zat pengatur tumbuh yangberbeda saat bertambahnya umur tanaman untuk meningkatkanpertumbuhan.
Pemberdayaan UMKM Body Brush Subang Melalui Pemanfaatan Mesin Serat Nanas untuk Ekspor Berkualitas Serevina, Vina; Nasbey, Hady; Humaidi, Humaidi; Ibansari, Judhit; Maulana, Diki; Asyrafy Yacobi, Muhammad Abrar; Rahma Fadilla, Nessa; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6394

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Body Brush Subang menghadapi hambatan serius dalam mempertahankan kapasitas produksinya akibat rusaknya mesin serat nenas, serta minimnya pengetahuan teknis dalam perawatan dan perbaikan mesin. Kondisi ini menyebabkan penurunan pendapatan dan tertundanya peluang ekspor ke pasar internasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM melalui perbaikan dan pemanfaatan kembali mesin serat nenas berbasis teknologi tepat guna serta peningkatan kapasitas manajerial dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan action research melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas produksi UMKM Body Brush Subang, dari 100gram serat nenas basah per hari (secara manual) menjadi 640gram serat nenas basah per hari (dengan mesin decorticator). Selain itu, mitra juga berhasil mengadopsi manajemen usaha sederhana serta memasarkan produk melalui platform digital secara mandiri. Dampak jangka panjangnya mencakup peningkatan daya saing, efisiensi produksi, dan peluang ekspor berkelanjutan berbasis bahan baku lokal. Peningkatan kapasitas produksi ini menghasilkan gain relatif sebesar 540%, yang tergolong dalam kategori tinggi. Kegiatan ini tidak hanya memulihkan kinerja usaha, tetapi juga mendorong kemandirian UMKM sebagai model pemberdayaan yang dapat direplikasi di daerah lain.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI LOKAL SPESIFIK LOKASI DI KAMPUNG SENDANGASRI KECAMATAN SENDANG AGUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Sanjaya, Purba; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Tantalo, Syahrio; Liman, Liman; Muhtarudin, Muhtarudin; Ermawati, Ratna
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8789

Abstract

Kelompok Tani Surya Nusantara di Kampung Sendangasri, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu kampung yang masyarakatnya merupakan petani dan peternak sapi. Masyarakat selain bertani juga banyak memelihara ternak terutama sapi Bali. Setiap harinya sapi Bali dengan bobot sekitar 200-250 kg dapat menghasilkan limbah feses sebanyak 8 – 10 kg feses/hari. Kurangnya ilmu pengetahuan menjadikan masyarakat belum mengetahui alternatif pupuk kimia. Limbah feses dari sapi tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif tambahan pendapatan bagi para peternak dan petani dengan cara menjadikan feses sebagai bahan pembuatan pupuk yang dikombinasikan dengan limbah pertanian seperti jerami padi dan daun singkong sehingga menjadi produk pupuk organik yang menyuburkan lahan pertanian melalui metode penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik. Bentuk evaluasi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah a) evaluasi awal, b) evaluasi proses, dan c) evaluasi akhir untuk mengetahui tingkat pengetahuan petani sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 23 orang anggota Kelompok Tani Surya Nusantara di Kampung Sendangasri, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan bahwa tingkat pengetahuan peternak sebelum pelaksanaan adalah 45,50% kemudian meningkat menjadi 94,30% setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan limbah feses ternak dan limbah pertanian sebagai bahan baku potensial pupuk organik dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Tani Surya Nusantara di Kampung Sendangasri, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah sebesar 48,80% yang termasuk dalam kategori tinggi.
UJI KUALITAS DEDAK PADI DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Nugroho, Muhammad Dika; Liman, Liman; Sutrisna, Rudy; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.286-292

Abstract

Dedak padi yang berkualitas baik mempunyai ciri fisik yaitu baunya khas, tidak tengik, teksturnya halus, lebih padat dan mudah digenggam karena mengandung kadar sekam yang rendah. Dedak yang memiliki ciri seperti ini mempunyai nilai nutrisi yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas dedak padi yang terdapat di pasar dan pabrik di Kabupaten Lampung Tengah. Sedangkan manfaat dari penelitian ini adalah untuk menambah wawasan masyarakat tentang cara membedakan kualitas dedak padi yang baik dan buruk serta untuk mengetahui cara menentukan kualitas dedak padi yang baik melalui karekteristik fisik dedak padi dengan melakukan uji organoletik, uji sekam dan uji kerapatan tumpukan. Pada penelitian ini, teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu metode purposive sampling dengan cara pengambilan sampel dedak padi yang berbeda di Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 5 sampel dari pasar dan 5 sampel dari pabrik penggilingan padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi yang diambil di Kabupaten Lampung Tengah berdasarkan uji organoleptik (warna, aroma, tekstur, serangga) dedak padi dari pabrik lebih baik dibandingkan dedak padi dari pasar. karena dalam segi aroma dedak padi pasar memiliki lebih banyak sampel yang beraroma tengik dan terdapat serangga dibandingkan dedak padi dari pabrik. Berdasarkan uji fluorogucinol didapatkan dedak padi yang berkualitas baik memiliki kadar sekam kurang dari 15% dan berkualitas rendah memiliki kadar sekam lebih dari 15%. Dedak padi berkualitas baik didapatkan dari sampel yang diambil di pabrik dengan kadar sekam 10%, sedangkan dedak padi berkualitas rendah didapatkan dari sampel yang diambil di pasar dengan kadar sekam 25%. Berdasarkan uji kerapatan tumpukan didapatkan dedak padi dari pasar lebih baik dibandingkan dedak padi dari pabrik. karena dedak padi dari pasar memiliki rata rata nilai yang lebih kecil dibanding dedak padi dari pabrik.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK TRICHOKOMPOS DAN PUPUK NPK TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR RUMPUT PAKCHONG Apriliana, Anisa Dwi; Liman, Liman; Erwanto, Erwanto; Muhtarudin, Muhtarudin
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.453-463

Abstract

This study aims to interact and influence the use of a combination of trichocompost and NPK fertilizers on the crude protein and crude fiber content of pakchong grass. This research was conducted from October to December 2023 at the Integrated Field Laboratory Greenhouse, Faculty of Agriculture, University of Lampung, Bandar Lampung. This study used an experimental method with a Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 factors arranged in a 4 × 4 factorial experiment with 3 replications. The treatments given were a combination of the first factor, namely T0: without trichocompost, T1: 15 tons/ha trichocompost, T2: 30 tons/ha trichocompost, T3: 45 tons/ha trichocompost with the second factor which is K0: no NPK fertilizer, K1, 100 kg/ha urea+50 kg/ha TSP+50 kg/ha KCL, K2: 150 kg/ha urea+75 kg/ha TSP+75 kg/ha KCL, K3: 200 kg/ha urea+100 kg/ha TSP+100 kg/ha KCL. The variables observed were crude protein and crude fiber content. The data obtained were analyzed using analysis of variance and continued with the Least Significant Difference Test (LSD) at the 5% level. The results showed that the use of NPK fertilizer gave a significant effect (P <0.05) on the crude protein content and crude fiber content of pakchong grass. The results of the Least Significant Difference (LSD) test on crude protein showed that K3 treatment was significantly different from K0, K1 and K2 (K3: 15.53%; K2: 13.46%; K1: 13.44%; K0: 12.10%). While the crude fiber content of K3 treatment is significantly different from K1 (K3: 31.49%; K1: 28.16%).
PENGARUH PENAMBAHAN KULIT NANAS DENGAN LEVEL BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, DAN UJI ORGANOLEPTIK SILASE TEBON JAGUNG Septia, Dela; Muhtarudin, Muhtarudin; Tantalo, Syahrio; Liman, Liman
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.464-477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level penambahan kulit nanas yang terbaik terhadap kandungan bahan kering, bahan organik, dan uji organoleptik silase tebon jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada Oktober-Desember 2023 di Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P1: Tebon jagung + 4% onggok + 5% kulit nanas, P2: Tebon jagung + 4% onggok + 10% kulit nanas, P3: Tebon jagung + 4% onggok + 15% kulit nanas Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kulit nanas dengan level berbeda pada silase tebon jagung tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap kandungan bahan kering, bahan organik dan uji organoleptik.
Co-Authors ., Humaidi Abhirama, Farid Afif, Dwi Agustina Afrianti, Zulvina Akbar, Khoirul Alamanda, Raddien Laduni Alfriani, Try Hardianti Alya, Anggit Anggraeni, Imas Antika, Nanda Nunik Apriani, Annisa Apriliana, Anisa Dwi Asyrafy Yacobi, Muhammad Abrar Destiana, Gita Dian Septinova Doni Ramadhan, Doni Erikson Situmorang Erwanto Eti Suprihatin Fadilla, Nessa Rahma FAIZ, HARUN Farida Fathul Fitria Tsani Farda Fitriyana, Wina Nur Fratiwi, Nuzulira Janeusse Hamidah Hamidah Hamidah Hamidah Hayati, Metta Purnama Ibansari, Judhit Imelda, Meilita Irawan, Bayu Hadi Setya Irsan Herlandi Putra Junaedi Abdillah, Junaedi Kamal, Roihan Najah Kusuma Adhianto Lestari, Tracy Bintang Lidyana, Ayu Liman Liman, Liman Listianto, Yudhi Madi Hartono Maisa Azizah Asmara Maria Maria Mariska, Refi Maulana, Diki Muhammad Mirandy Pratama Sirat Nanda, Ananda Melysa Fajriyah Nasbey, Hady Nikmah, Namariq Nurul Ningrum, Tiara Arnenda Diah Novita Lestari, Novita Nugraha, Rikky Wisnu Nugroho, Muhammad Dika Nurhayati Pertiwi Purnama Edy Santosa Putri, Syafna Mayshanda Rahma Fadilla, Nessa Rani Ahsani Alfi Ratna Ermawati Reyhan Ilham Wijaya Rija, Mustakim Rizky Amelia, Aniza Rudiana Rudiana, Rudiana Rudy Sutrisna S Siswanto Sahda, Talitha Naflah Sanjaya, Purba Saputri, Haryanti Ana Sentosa, Hilda Riyani Septia, Dela Sopia, Siti SRI KURNIASIH Sri Suharyati Sulastri Sulastri Suprihatin, Eti Sutami, Rifqi Anwar Syah Khosi, Aghil Syahrio Tantalo Syamsul Arifin Syauqi, Muhammad Ulhaq, Afifah Nida Upik Rahma Fitri, Upik Rahma Utama, Itim Putri Veronica Wanniatie Vina Serevina Wajib Ginting Winanti, Ninda Rizkia Yudiyanto, Febri