Articles
Behind the Appearance of Reference Services at the Library University
Rahmi, Lailatur;
Salim, Tamara A Susetyo;
Irawati, Indira
Record and Library Journal Vol 2, No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (26.491 KB)
|
DOI: 10.20473/rlj.v2i2.3052
This study aims to describe the development of reference services at the Library of Universitas Indonesia. The research discussed about innovation in the development of new activities in the reference services. Analyzing reference services from librariansâ point of view concerning the new activities in reference services, including attitudes and policies toward activities. This research takes a descriptive qualitative approach and uses semiotic analysis refering to Semiology of Roland Bathes concerning significance from two stage,  denotation and connotation, for analyzing the result of interviews. The results showed that the Universitas Indonesia Library reference service provides some new activities. Librarians become more active, revealed to be closer to users, and transformation of information technology is seen as one of the competitive need to accompany the development of knowledge. Transfer media eventually have implications not on technology but rather to communication of reference services in the Universitas Indonesia Library.
Layanan referensi sebagai representasi perpustakaan perguruan tinggi
Putra, Irwin Pratama;
Irawati, Indira
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 1 (2018): 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (243.049 KB)
|
DOI: 10.24198/jkip.v6i1.13464
This study discusses whether the reference service owned by the Universitas Indonesia (UI) Library can be used as a representation of other college libraries. This representation can be seen based on user perception in the University of Indonesia Library of the reference service and also seen from the strategy undertaken by the University of Indonesia Library in improving the quality of their reference service. This research is a qualitative research using case study method. The results of this study indicate that the reference service Library University of Indonesia can be used as a representation of the library of universities, because the University of Indonesia Library managed to make their reference services become more active and more innovative by bringing various innovations in it to get closer to the user. In addition, users also express their opinions regarding reference services in the University of Indonesia Library, this will further strengthen the purpose of this research is a reference service as a representation of the University of Indonesia Library. It is expected that with the innovation made by UI Library to its reference service will make the reference service become the representation of the library itself especially from the user side, because the representation of the reference service is very important to realize the main purpose of university in Indonesia known as Tri Dharma Perguruan Tinggi is education, research and community service.
TRANSISI SOSIAL PEMUSTAKA DALAM TRANSFORMASI MODA LAYANAN REFERENSI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS INDONESIA
Irawati, Indira;
Laksono, PM;
Budiawan, Budiawan
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (985.709 KB)
Teknologi informasi dan komunikasi telah merubah moda layanan referensi di
Perpustakaan Universitas Indonesia (UI). Perubahan selalu membawa implikasi dalam
berbagai aspek. Penelitian membahas tentang fenomena transformasi moda layanan
referensi dari klasik menuju digital di Perpustakaan UI. Tujuannya untuk menganalisis
fenomena digitalisasi moda layanan referensi, dengan fokus pada pemustaka yang
mengalami transisi sosial dalam pemanfaatan layanan referensi. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan jenis penelitian
interpretif-konstruktivistis, dan metode fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan
moda layanan referensi digital direpresentasikan dengan munculnya program-program
layanan referensi baru. Transformasi moda layanan referensi klasik menuju digitalisasi
dimaknai oleh pemustaka (sebagai komunitas digital immigrant) sebagai fenomena
yang tidak dapat dihindari pada era digital yang terus berkembang dan berubah cepat.
Transisi sosial yang dialami pemustaka seperti adaptasi dengan berbagai format dan
karakteristik e-resources, munculnya layanan referensi baru, serta kendala yang
dihadapi perlu mendapat ruang yang diakomodasikan oleh pustakawan.
Kata kunci: layanan referensi digital, transformasi perpustakaan, transisi sosial
Lib Talk Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Sebagai Perluasan Jangkauan Layanan Referensi Melalui Teknologi
Andini, Retno;
Irawati, Indira
Pustakaloka Vol. 15 No. 2 (2023)
Publisher : IAIN Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21154/pustakaloka.v15i2.7064
Abstract: LibTalk is a virtual reference service program offered by the National Library of Indonesia that uses virtual talks to give users with knowledge about specific collections of library science as well as information about librarianship. This research employs a qualitative approach with a case study technique. The results of this research indicate that the success of the LibTalk program is driven by the behavior performance of librarians who are inclusive, approachable, ensure user engagement, carry out good information searches, and provide closure. This research also found that the sustainability of the LibTalk program requires commitment and support from resources and librarians. Therefore, the continuation of the LibTalk program is very necessary with the expansion of resource support and librarian. Keywords : LibTalk; reference services; virtual services; National Library of Republic Indonesia Abstrak: LibTalk merupakan salah satu program layanan referensi virtual yang disediakan Perpustakaan Nasional RI untuk memberikan informasi kepada pemustaka terkait koleksi khusus ilmu perpustakaan serta informasi mengenai kepustakawanan dalam bentuk diskusi virtual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan program LibTalk didorong oleh perilaku pustakawan yang inklusif, mudah didekati, memastikan keterlibatan pemustaka, melakukan pencarian informasi yang baik, dan memberikan penutup. Penelitian ini juga menemukan bahwa keberlangsungan program LibTalk membutuhkan komitmen serta dukungan sumber daya dan tenaga pustakawan. Oleh karena itu, keberlanjutan program LibTalk sangat diperlukan dengan adanya perluasan dukungan sumber daya dan tenaga pustakawan. Kata Kunci : LibTalk; layanan referensi; layanan virtual; Perpustakaan Nasional RI
Pemanfaatan AI dalam Era Kurikulum Merdeka : Perspektif Siswa dan Guru Sekolah Menengah
Ashshiddiqi, Muhammad Hanif;
Mayesti, Nina;
Irawati, Indira;
Rahmi, Rahmi
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9852
Kemunculan AI memiliki dampak dalam perubahan dalam proses pencarian informasi, terutama bagi siswa dalam penyelesaian tugasnya. Pemanfaatan ini tentunya menjadi sebuah tantangan bagi para guru, untuk mengevaluasi dengan perkembangan teknologi saat ini dengan melihat dari sudut pandang dari siswa mengenai AI. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran kondisi dari siswa menengah dan melihat seberapa efektifnya pemanfaatan AI oleh mereka, sehingga guru dapat beradaptasi dengan adanya AI ini. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dan pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan AI dari siswa dan guru sudah banyak digunakan. Berdasarkan perspektif siswa, AI digunakan untuk membantu mereka menyelesaikan tugas sekolah, sedangkan dari perspektif guru, AI dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan mereka, dalam pembuatan soal, penyelesaian administrasi guru, dan penyelesaian tugas pada Platform Merdeka Mengajar di Kurikulum Merdeka. Selain itu, kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa perlunya perubahan metode pembelajaran dan sistem penugasan agar penilaian peserta didik tidak hanya terfokus dalam kemampuan mereka mencari informasi, melainkan dalam hal keterampilan mereka dalam memahami dan menganalisis suatu permasalahan.
Penelitian Etnografi Virtual dalam Mengkaji Fenomena Masyarakat Informasi di Media Sosial: Tinjauan Literatur Sistematis
Iskandar, Fikrisya Ariyani;
Irawati, Indira
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 7, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/anuva.7.4.679-696
Semakin masifnya pertumbuhan teknologi dan media sosial, memunculkan berbagai interaksi virtual di ruang maya. Interaksi ini menarik karena entitas di dalam dunia maya menggunakan identitas lain sebagai jati dirinya. Salah satu alat untuk mengkaji interaksi virtual ini menggunakan etnografi virtual yang banyak dilakukan oleh bidang sosiologi, antropologi, dan komunikasi. Artikel tinjauan literatur sistematis ini membahas fenomena apa saja yang ada di dunia maya dan dikaji dengan etnografi virtual, proses pengumpulan datanya, dan perkembangan bidang ilmu yang mengkaji dengan etnografi, sehingga memberikan gambaran dan ruang penelitian di masa depan bagi bidang perpustakaan dan informasi. Berdasarkan temuan ini, maraknya penelitian etnografi virtual dilakukan pada tahun 2020 bersamaan dengan peningkatan performa media sosial; dan bidang ekonomi, bisnis, dan pariwisata yang juga melakukan kajian etnografi.
Awareness of Personal Data Protection Law in concern to literacy
Sadeli, Annisa Fajriyati;
Irawati, Indira
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 11, No 2 (2023): Accredited by Ministry of Education, Culture, Research and Technology of the Re
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/jkip.v11i2.47526
Understanding privacy literacy can help everyone treat their personal data shared on online platforms. Data protection starts from the idea that individuals have the right to information about themselves. There must be efforts to prevent misuse; hence, it makes digital literacy important. This research aimed to measure students' understanding of the importance of protecting personal data in the PDP Law based on the categories of knowledge, attitudes, and behavior. The research used quantitative methods with an analytical survey approach. Data analysis techniques used the Analytical Hierarchy Process (AHP). The population was 75 undergraduate and postgraduate students in West Java. The final score showed the number 81. Research results showed that the knowledge dimension scored 82, or a good level. It explained that most respondents understood data privacy protection laws. The attitude dimension had a score of 83, classified as good. Respondents were expected to stay informed about information protection and data privacy. The behavioral dimension was lower than the other dimensions, namely 77 or classified as an average level. In conclusion, the awareness level of the Data Privacy Protection Law based on the areas and dimensions that have been taken into account is at a good level, although it still needs improvement in terms of habits or behavior.
Analisis konten promosi dalam akun media sosial tiktok Perpusnas RI (@perpusnas_ri)
Prameswari, Clarissa;
Irawati, Indira;
Fuady, Najmi
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 12 No. 2: Desember 2024
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/pk.v12i2.9738
Perkembangan TIK yang pesat membuat media sosial menjadi tempat yang strategis dalam mempromosikan perpustakaan. Popularitas TikTok di Indonesia, terutama di kalangan generasi Y dan Z, telah mendorong Perpusnas RI untuk memanfaatkan platform tersebut sebagai sarana untuk mempromosikan layanan, koleksi, dan program-program mereka. Perpusnas RI membuat akun TikTok bernama @perpusnas_ri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konten promosi dalam video yang dipublikasikan pada akun media sosial TikTok Perpusnas RI (@perpusnas_ri). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data dikumpulkan dengan mengamati langsung (observasi) konten video yang dipublikasikan pada akun media sosial TikTok Perpusnas RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun TikTok @perpusnas_ri telah menerapkan unsur-unsur promosi berupa informing, persuading, dan influencing. Namun, unsur persuading dan influencing tidak semua tercantum dalam konten video. Konten dengan jumlah likes tertinggi merupakan konten koleksi buku bertema Korea pada Layanan Koleksi Mancanegara Lt. 20 (memiliki unsur informing, persuading, dan influencing). Sedangkan konten dengan jumlah likes terendah merupakan konten rekomendasi eBook iPusnas The Black Cat & Other Stories (hanya memiliki unsur informing dan persuading). Hal ini menandakan bahwa pengguna TikTok lebih menyukai konten yang dapat membujuk dan mempengaruhi mereka untuk berkunjung ke Perpusnas RI dibandingkan konten layanan iPusnas.
Hubungan Literasi Media Sosial Pustakawan Perguruan Tinggi dengan Kualitas Pemanfaatan e-Resources Perpustakaan
Safira, Fidan;
Irawati, Indira
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/lenpust.v6i1.25325
Fenomena banjir informasi dalam media sosial tidak selalu menyediakan informasi yang akurat. Kemampuan dalam mencari, memilih, memilah dan menggunakan informasi dalam dunia digital disebut sebagai literasi media. Kemampuan literasi media yang baik sangat berpotensi menghasilkan informasi yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel literasi media sosial dengan variabel kualitas pemanfaatan e-resources. Acuan teori yang digunakan dalam penelitian, yaitu literasi media sosial terdiri dari tiga aspek kemampuan, yaitu kemampuan teknis, kemampuan kognitif dan kemampuan afektif. Serta konsep kualitas pemanfaatan e-resources yang mencakup lima aspek yaitu: pemahaman kemutakhiran informasi (currency), pemahaman kesesuaian informasi (relevancy), pemahaman kepemilikan informasi (authority), pemahaman ketepatan informasi (accuracy) dan yang terakhir adalah pemahaman alasan publikasi informasi (purpose). Adapun responden penelitian ini adalah 65 pustakawan perguruan tinggi dari total populasi sebesar 645 pustakawan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasannya keseluruhan variabel memiliki hubungan yang cukup kuat antara variabel literasi media sosial dengan variabel kualitas pemanfaatan e-resources dengan nilai korelasi sebesar 0,684. Meskipun nilai korelasi antara kemampuan teknis dengan variabel kualitas pemanfaatan e-resources hanya 0,170 yang artinya memiliki yang sangat lemah.
Kerjasama HeLLIS Indonesia dan Indonesia Onesearch dalam Menyediakan Sumber informasi Kesehatan dan Kedokteran : Sebuah Kajian Literatur
Pramudyo, Gani Nur;
Irawati, Indira
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 7, No 1 (2021): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/lenpust.v7i1.30336
Perpustakaan harus mampu untuk mengikuti perubahan dan perkembangan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Mengatasi persoalan ini, perpustakaan dapat melakukan kerjasama. Kerjasama memberikan akses ke sumber daya lebih luas, meningkatkan jasa dan berbagi sumber daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kerjasama HeLLIS Indonesia dan Indonesia Onesearch untuk memudahkan pencarian sumber informasi kesehatan dan kedokteran. Pendekatan kualitatif dengan mengkaji literatur secara mendalam digunakan untuk membahas penerapan kerjasama yang dilakukan HeLLIS Indonesia dan Indonesia Onesearch. Temuan menunjukkan kerjasama HeLLIS Indonesia telah dilaksanakan sejak tahun 1971 melalui JIDIKK selanjutnya berkembang ke HeLLIS Indonesia. Pengembangan kerjasama dapat dilakukan dengan mengembangkan kebijakan informasi, mengembangkan sumber informasi dan layanan pengguna. Kerjasama HeLLIS Indonesia dan Indonesia Onesearch melahirkan HeLLIS Onesearch sebagai portal satu pintu dan menyediakan deskripsi bibliografis sumber informasi kesehatan dan kedokteran Indonesia. Identifikasi sumber informasi HeLLIS Onesearch menghasilkan deskripsi bibiliografis yang terhubung ke anggota HeLLIS Indonesia. Pengelompokan sumber yang tersedia di HeLLIS Onesearch meliputi afiliasi, institusi, koleksi, format, pengarang, bahasa, tahun, penerbit, dan topik sumber informasi. Penyebaran sumber informasi HeLLIS Onesearch difasilitasi oleh fitur-fitur HeLLIS Onesearch.