Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISA TAPAK DALAM PELETAKKAN RUANG PADA RUMAH TINGGAL DENGAN MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER: SITE ANALYSIS IN PLACING SPACES IN RESIDENCES USING COMPUTER PROGRAMMING LANGUAGE Erick Teguh Leksono; Rully A.D. Soeriaatmadja; Awang Eka Novia Rizali; Resky Annisa Damayanti; Nabila Bunga Ramadhan
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v7i1.19862

Abstract

Ilmu pengetahuan, dan teknologi  serta informasi berkembang pesat di Era digital dan terus meningkat , apalagi sudah banyaknya produk inovasi digital yang dihasilkan, dan dapat memberikan solusi dan memudahkan masyarakat dalam melakukan segala aktivitasnya. khususnya di tengah pandemi global COVID-19 dan keadaan serupa yang mungkin akan terjadi lagi. Situasi ini memotivasi untuk dilakukannya kajian dalam konteks arsitektur dan desain interior, yang datanya kami coba olah dan evaluasi secara digital, dan diharapkan dapat berkesinambungan untuk menciptakan produk digital. Produk digital diharapkan berupa aplikasi perangkat lunak yang dapat masyarakat dalam mewujudkan rumah hunian, yang dapat mendukung terciptanya lingkungan mikro  hunian yang layak huni dan iklim makro yang lebih baik dalam mengurangi pemanasan global serta pembangunan berkelanjutan. Kajian dilakukan dengan menyusun beberapa algoritma dari berbagai sumber literatur dan mengujinya dengan  bahasa pemrograman dengan bantuan perangkat bahasa pemrograman komputer yang bersifat open source. Hasil dapat berupa kumpulan data yang dapat disimpan secara digital dan dimanfaatkan pada tahap selanjutnya.    
EKSPLORASI WASTRA BATIK SEBAGAI MEDIA KOMPLEMEN PADA PRODUK HOME DÉCOR BERBAHAN BONGGOL JAGUNG: EXPLORATION OF BATIK WASTRA AS A COMPLEMENTARY MEDIUM IN HOME DÉCOR PRODUCTS MADE FROM CORNCOBS Cama Juli Rianingrum; Ariesa Pandanwangi; Resky Annisa Damayanti; Ariani; MT. Ardynata
Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah Magister Desain Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Seni dan Reka Rancang : Jurnal Ilmiah Magister Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jsrr.v7i2.20883

Abstract

This research discusses development problems in the creative industry sector related to the collaboration of two different materials, namely corncob material and cloth material with batik motifs. Indonesia is rich in culture with a variety of traditional wastra or cloth, including batik cloth, woven cloth, songket cloth, and so on. Traditional batik motifs as a characteristic of Indonesian literature are very diverse and have been recognized for their beauty. A mix method was used, namely a qualitative descriptive method and an exploration of the collaboration of two different materials, namely cloth material and corncob material to become home decor products. It is hoped that with the collaborative development of this material into a more modern design work it will be able to give a new feel to a room. The aim of this research is to combine a traditional work, namely batik wastra, into a modern home décor product so that the resulting work is novel in keeping up with the times and market developments, but on the other hand, the nuances of Indonesian tradition are not lost.
EVALUASI DESAIN BARU INSTAGRAM @FSRDUSAKTI SEBAGAI MEDIA BRANDING FSRD UNIVERSITAS TRISAKTI Jasjfi, Elda Franzia; Damayanti, Resky Annisa; Puspaningtyas, Valentina Ayu; Sastranegara, Karina Luthfiya
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 7 No. 01 (2021): February 2021
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v7i01.3603

Abstract

AbstrakFakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Trisakti memiliki akun Instagram @fsrdusakti sejak tahun 2016. Hasil penelitian awal, ada ketidakpuasan dari pengguna terhadap desain media sosial Instagram @fsrdusakti yang dinilai kurang tertata rapi dan tidak menunjukkan identitas visual yang menarik dan interaktif. Berdasarkan masukan tersebut, Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti meluncurkan desain baru Instagram @fsrdusakti pada puncak perayaan 50 tahun FSRD Universitas Trisakti pada tanggal 23 November 2019 lalu. Sebagai salah satu media branding Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti kepada khalayak sasaran, desain media sosial Instagram @fsrdusakti perlu dievaluasi, yaitu bagaimana pesan komunikasi visual branding disampaikan melalui elemen visual karakter ilustrasi dan warna. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan deskripsi analitis terhadap keberadaan desain Instagram @fsrdusakti. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi visual dan kuesioner kepuasan kepada pengguna yang meliputi civitas akademika dan siswa SMA sebagai calon mahasiswa. Analisis evaluatif dilakukan berdasarkan data penelitian terhadap (a) Warna (b) Karakter ilustrasi, (c) Instagram feed pada akun Instagram @fsrdusakti. Hasil dari penelitian ini adalah penjabaran evaluatif terhadap rangkuman analisis dan rekomendasi terhadap pengembangan desain media sosial Instagram @fsrdusakti yang akan bermanfaat untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisakti. Kata Kunci: media sosial, Instagram, branding, FSRD Universitas Trisakti AbstractFaculty of Art and Design Trisakti University has Instagram account @fsrdusakti since 2016. The early research result showed, there has an unsatisfied user that mentions the design of social media Instagram @fsrdusakti that are unattractive and not interactive enough for the user. Based upon the recommendations, the Faculty of Art and Design Trisakti University had launched a new design of Instagram @fsrdusakti on November 23, 2019, which was the 50th celebration day of the Faculty of Art and Design Trisakti University. As one of the Faculty of Art and Design Trisakti University's media branding to the audiences the evaluation of social media design, Instagram @fsrdusakti needed.  How visual branding communication message is conveying to the user through illustration character and colors. The research method used is a qualitative method with a descriptive-analytical review of the design. Data collected through visual observation and questionnaires to the users such as academic and high school students as prospectus students. The evaluative analysis was carried based on data research of (a) Colors, (b) Illustration characters, (c) Instagram feed on Instagram account @fsrdusakti. The result of this research is an evaluative explanation of analysis and recommendation about social media design development of Instagram account @fsrdusakti that will support the Faculty of Art and Design Trisakti University. Keywords: social media, Instagram, branding, FSRD Universitas Trisakti
Empowerment of Karang Taruna through Training on the Upcycling of Container Wood Waste into Wall Lamps Awang Eka Novia Rizali; Ariani Ariani; Elda Franzia Jasjfi; Resky Annisa Damayanti; Mahsa Raffa Raffa Luthta; Siti Marshaula Lyravega
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i4.12241

Abstract

Karang Taruna of RT. 10 RW. 005 Kedoya Selatan Village, Kebon Jeruk District, West Jakarta, is a platform for the development of the youth with the objective of promoting social welfare within the community. The results of field observations indicate that Karang Taruna RT. 10 RW. 005 Kedoya Selatan Village does not currently have any productive activities that are focused on the development of the potential of its members and the community in its vicinity. The Community Service team at the Faculty of Fine Arts and Design (FFAD) Trisakti University is motivated by this circumstance to offer training in order to empower the Karang Taruna in the region. The training is designed to instruct individuals on how to create wall lamps by upcycling container wood waste. This activity also seeks to educate participants on the process of converting container wood waste into functional products, in addition to developing their creativity and skills. The experimental method was employed in the preparation stage of this community service activity, while the mentoring method was combined with the PAR (Participatory Action Research) approach to actively engage the participants in the activities. The training session, which took place on Saturday, March 02, 2024, at the Materials and Processes Practicum Room at Trisakti University in West Jakarta, was attended by a total of 10 (ten) male participants between the ages of 17 and 26. The training resulted in the production of 10 wall lamps that functioned effectively and the enhancement of the skills, creativity, and knowledge of the members of Karang Taruna Kedoya Selatan regarding the management of container wood waste.
RUANG KOMUNAL UNTUK KEBERLANJUTAN INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT MINANGKABAU Damayanti, Resky Annisa; Jasjfi, Elda Franzia
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2022
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Communal activity done by Minangkabau society until now. The need of communication and social activity with internal community and the change of places are meaningful to nation sustainability. Human needs to interior activities can be analyzed through cultural and interior design approach, to know the communal room’s role in Rumah Gadang and Minangkabau people’s house in urban area. This research aims to understand the concept of communal room in Rumah Gadang at West Sumatera including its meaning and philosophy, and to know the implementation of communal room in Minangkabau people’s house in urban area as social interaction sustainability of Minangkabau peoples nowadays. This research used qualitative method to describe the meaning, function, and philosophy of Rumah Gadang in Minangkabau and its sustainability in Minangkabau people’s houses in urban area. The data collecting method is documentation and interview with resources to know how they used the communal rooms in the Rumah Gadang Istana Basa Pagaruyung and two houses as study cases of this research. The result is description of Minangkabau people’s communal room in traditional Rumah Gadang to urban houses that carries Minangkabau philosophy in their implementation activities.Abstrak: Aktivitas komunal dilakukan oleh masyarakat Minangkabau sejak dulu hingga saat ini. Adanya kebutuhan masyarakat Minangkabau untuk tetap melakukan aktivitas komunikasi dan sosial bersama saudara sekaum, dan adanya perubahan tempat di mana kegiatan tersebut dilakukan merupakan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang bermakna penting untuk keberlanjutan bangsa. Kebutuhan manusia dalam melakukan aktivitas di dalam ruang dapat dikaji melalui pendekatan budaya dan desain interior, sehingga dapat diketahui peran ruang komunal pada Rumah Gadang dan rumah tinggal masyarakat Minangkabau di perantauan. Penelitian ini dilakukan untuk memahami konsep ruang komunal pada Rumah Gadang di Sumatera Barat meliputi makna dan filosofinya, serta mengetahui bagaimana implementasi ruang komunal pada rumah tinggal orang Minangkabau perantauan sebagai bentuk keberlanjutan interaksi sosial masyarakat Minangkabau saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan makna, fungsi dan falsafah ruang komunal Rumah Gadang di Minangkabau dan keberlangsungannya di rumah tinggal masyarakat Minangkabau di perkotaan. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan wawancara dengan narasumber untuk mengetahui pemanfaatan ruang komunal Rumah Gadang Istana Basa Pagaruyung dan dua buah rumah tinggal yang menjadi studi kasus penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah deskripsi ruang komunal masyarakat Minangkabau dari Rumah Gadang tradisional ke rumah tinggal di perantauan yang masih membawa falsafah adat Minangkabau dalam implementasi penggunaannya.
RAGAM HIAS DAN WARNA TRADISI MINANGKABAU PADA DESAIN INTERIOR RESTORAN PADANG DI JAKARTA Adisurya, Susy Irma; Jasjfi, Elda Franzia; Damayanti, Resky Annisa; Nisa, Mukamilatun
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 2 (2022): Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dim.v18i2.12772

Abstract

AbstractRestaurants with Indonesian cuisine commonly exist in Jakarta, one of them is Padang restaurant that comes from Minangkabau culture and tradition in West Sumatra. Padang restaurant visited by various consumers, including Jakarta residents, local and international travelers. To be recognized by consumers and prospective consumers, Padang restaurants have a unique characteristic in their design. This research focused on three restaurants as research objects which are Sederhana Padang Restaurant, Pagi Sore Restaurant, and Padang Merdeka Restaurant. The research was conducted to understand how Minangkabau ornaments and colors can be applied in Padang restaurants in Jakarta. The research method is qualitative descriptive. Data was collected through field research and photo documentation. Analysis was conducted by triangulated data from observation with visual data and references about Minangkabau tradition, including (1) architectural facade design, (2) applied ornaments in the interior, (3) applied colors in the interior. The result concluded that not all restaurants applied Minangkabau ornaments and colors in the restaurant’s interior. The architectural facade had a unique and interesting form to attract consumers to come to the restaurant. Minangkabau ornaments, motives, and colors in restaurants were not shown explicitly but conveyed through the adaptation process by modern architectural and interior style inlined with restaurant’s concept so every restaurant had a different approach applying Minangkabau’s culture in the interior design. Keyword: padang restaurant, interior design, restaurant interior, Minangkabau cuisine   AbstrakRestoran dengan menu makanan selera nusantara banyak ditemui di kota Jakarta, salah satu di antaranya adalah restoran dengan menu masakan Padang yang berasal dari tradisi budaya Minangkabau, di Sumatra Barat. Restoran Padang dikunjungi oleh konsumen yang beragam, termasuk penduduk Jakarta, wisatawan nusantara dan mancanegara. Agar mudah dikenali oleh konsumen dan calon konsumennya, Restoran Padang memiliki karakteristik tertentu pada desainnya. Penelitian ini terbatas pada tiga restoran yang menjadi objek penelitian, yaitu Restoran Padang Sederhana, Restoran Pagi Sore dan Padang Merdeka. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan ragam hias dan warna tradisi Minangkabau pada interior Restoran Padang di Jakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi lapangan dan dokumentasi foto. Analisis dilakukan pada data hasil observasi secara triangulasi terhadap data visual dan kepustakaan terkait tradisi budaya Minangkabau, meliputi (1) desain fasad bangunan, (2)  penerapan ragam hias dalam interior, (3) penerapan warna dalam interior. Hasil dari penelitian ini memaparkan bahwa tidak semua restoran menerapkan ragam hias, motif dan warna Minangkabau di dalam interior restorannya. Fasad arsitektur yang memiliki bentuk unik dan menarik dapat dikenali dan menarik minat masyarakat untuk datang ke restoran tersebut. Penerapan ragam hias, motif dan warna Minangkabau di restoran tidak ditampilkan secara eksplisit, namun telah mengalami proses adaptasi dengan gaya arsitektural dan interior modern sesuai dengan konsep restoran tersebut sehingga setiap restoran memiliki perbedaan dalam penerapan budaya Minangkabau dalam desain interiornya. Kata Kunci: restoran padang, desain interior, interior restoran, kuliner Minangkabau